THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
MENUNGGU


__ADS_3

Tak berselang lama Lei Zhen mendengar suara asing yang berasal dari arah timur laut, meskipun samar tetapi bagi dirinya mendengar seekor jangkrik yang berada beberapa kilometer dari dirinya bukanlah hal yang mustahil.


" Sepertinya jemputannya sudah akan tiba !"


Dalam gelapnya malam suara aneh nan asing mulai terdengar.


Di dalam ke dua ruang kokpit.


[ MULAI MENURUNKAN KETINGGIAN ]


Ke dua helikopter tersebut mulai menurunkan ketinggian hingga 15 meter dari permukaan tanah, ilalang kering tertiup angin saat ke dua benda tersebut lewat daerah tersebut.


" Gadis kecil bisa kau pergi untuk membangunkan ibumu !!" Ucapnya kepada gadis yang sedang ia pangku lalu menurunkannya.


" Eh ada apa nona, apakah ada sesuatu ??" Tanyanya dengan tatapan bingung.


" Iya saya akan pergi dan aku tak bisa tenang jika meninggalkanmu beserta ibumu di sini, jadi nona ini memanggil jemputan untuk mengantar kalian ke tempat yang lebih aman !!" Jawabnya sambil menepuk kepala sang gadis kecil tersebut.


" Ah ka- kalau begitu saya akan pergi membangunkan ibu !!" Ucapnya semangat lalu berlari menuju pintu yang di tutupi gorden usang.


" Kapten, kapten !!" Panggilnya menggunakan telepati.


tak berselang lama terdengar balasan.


" Ada apa nona Lei ??


" Kapten setelah keduanya berangkat, aku juga akan menyusul kapten !!" Ucapnya sambil menatap ke arah tempat di mana ke dua helikopter tersebut berada.


" Baik lokasi kami beberapa kilometer dari tempat nona Lei saat ini cukup terbang ke arah sebelumnya dan kamu akan menemukan desa dengan pagar dari batang kayu !!"


" Terimakasih kapten !!"

__ADS_1


Tak berselang lama ke duanya penghuni gubuk tersebut keluar dari dalam gubuk sambil membawa bungkusan, bersamaan dengan itu ke dua helikopter pun mulai menampakkan wujudnya dan lambat laun semakin membesar, ke 2 pasangan ibu dan anak terkejut bukan kepalang saat melihat benda besar yang terbang di udara dengan suara khasnya yang di mana keduanya menganggap bahwa benda tersebut merupakan beast, tetapi setelah di tenangkan oleh nona Lei akhirnya keduanya pun paham bahwa ke dua benda tersebut merupakan jemputan mereka.


Setelah Lei Zhen menutup pintu helikopter, helikopter tersebut mulai menaikkan ketinggiannya dan terbang menuju arah perbatasan kekaisaran blood moon, Lei Zhen juga ikut di samping heli tersebut sambil menatap gadis kecil yang juga menatapnya dari dalam jendela Lei Zhen melambaikan tangan dan di balas, sementara ibu dari anak tersebut menunduk memberi hormat.


Lei Zhen kemudian berbelok dan ke 3 nya pun berpisah.


Sinar matahari mulai menampakan cahayanya di ufuk timur menandakan bahwa dunia sekali lagi akan sibuk oleh kegiatan masing - masing dari mahluk hidup yang ada di alam tersebut. cahaya cahaya dari pelita maupun artefak yang di gunakan untuk penerangan mulai di matikan.


Orang orang mulai melakukan kegiatan baik itu di istana hingga ke rumah rumah penduduk mulai terlihat banyak orang memulai kegiatan mereka terutama di pasar - pasar yang sudah mulai ramai oleh pedagang yang menyiapkan barang dagangan mereka.


Ling Xia berdiri di atas anjungan Colosal sambil menatap ke bawah dengan segelas teh menemani dirinya dan beberapa bawahannya mengawal dirinya sambil berdiri tak jauh dari tempatnya duduk.


" Sungguh pagi yang indah !!" Ucapnya sambil tersenyum bahwa kakeknya akan datang hari ini ia kemudian menyeruput teh dari cangkirnya dengan perasaan senang.


[ MASTER SEPERTINYA KEDATANGAN KAKEK MASTER AKAN DI TERTUNDA ]


Mendengar itu mata Ling Xia terbuka lebar karena terkejut kemudian dengan cepat ia meletakkan gelas miliknya.


" Apakah terjadi sesuatu kepada kakek ??" Tanyanya spontan.


Mengetahui hal tersebut membuat Ling Xia mulai berpikir yang aneh - aneh dan bahkan terlihat dari wajahnya yang berekspresi panik.


" Ada apa dengan nenek ??" Tanyanya dengan nada mendesak.


[ NENEK MASTER BERNIAT UNTUK IKUT KE KLINIK SEHINGGA IA MENDESAK KAKEK MASTER UNTUK MENYELESAIKAN URUSAN DI KEBUN HERBAL BESERTA MENYELESAIKAN PEKERJAAN LAINYA AGAR BISA BERMALAM DI KLINIK HINGGA BESOK ]


Ekspresi Ling Xia menjadi lega dan tentu saja senang.


" Haaa kupikir ada apa yah nenek memang tak pernah ke desa hingga beberapa bulan terakhir jadi tentu saja ia akan meminta untuk pergi ke desa cepat atau lambat tapi ta ku sangka ia baru memintanya sekarang !!" Ucap Ling Xia " Jadi kapan kakek dan nenek akan tiba di klinik ??" Tanyanya kemudian kembali menikmati teh miliknya.


[ MENURUT INFO DARI DRONE YANG MENGAWASI KE DUANYA DAPAT DI PASTIKAN MEREKA BERENCANA BERANGKAT DI SIANG HARI SEHINGGA KE DUANYA AKAN TIBA TEPAT SEBELUM PUKUL 9 MALAM DI DESA ]

__ADS_1


" Sebelum 9 malam yah ??, hmmm... kalau begitu tolong periksa jalan yang akan di lalui kakek dan nenek jika perlu buat 200 meter dari kanan dan kiri jalan yang keduanya lalui di amankan se aman mungkin, aku tak ingin jika ada apa apa terjadi, kalau perlu kirimkan heli untuk menjem.. tidak tidak kirim Black Orion jika.." Belum Ling Xia ia selesai Pandora memotongnya ucapannya.


[ MASTER TOLONG TENANG, LAGI PULA JARAK DARI RUMAH KAKEK DAN NENEK KE DESA HONG NANG HANYA 8 KILOMETER, DI TAMBAH LAGI ]


Sekarang giliran Ling Xia yang memotong kalimat dari Pandora.


" Oh iya 8 kilometer.... ahh seharusnya dulu aku memberikan mereka kuda beserta kereta, padahal dulu ada di shop tunggu sebentar jika aku membelinya sekarang apakah sempat !!" Ucapnya lalu sebuah khayalan menghinggapi benak Ling Xia sehingga Tampa ia sadari sebuah senyuman terlihat di wajahnya yang polos.


[ °°°°° ]


Pandora tak menanggapi apa yang Ling Xia lakukan karena menurutnya itu tak salah.


[ MASTER KENAPA MASTER TIDAK MENGUNJUNGI MEREKA DAN MELAPORKAN KEADAAN KLINIK SECARA LANGSUNG ]


" Yang ini juga ba.." Menghentikan kegiatannya saat ia memilih beberapa kereta yang bagus di daftar shop, ia pun sadar bahwa sikapnya sungguh kekanak-kanakan sehingga Tampa ia sadari wajahnya pun memerah.


" Ehem baiklah Pandora kita mengikuti saranmu " Sementara itu sebuah tanda peringatan muncul di hadapan Ling Xia yang ternyata merupakan pengingat bahwa prajurit yang di kirim Kekaisaran telah tiba.


[ MEREKA TELAH TIBA MASTER ]


" Hmm bagus maka bersiap siaplah !!"


Bersamaan dengan itu semua tabung yang berada di lantai ke dua yang memuat para prajurit kematian mulai mencuat. sambil di baluri cahaya kekuningan dari lampu peringatan mereka mulai keluar satu demi satu.


Sementara itu di sebuah prefound ark berbentuk kapal layar yang sedang mengangkut prajurit, obat - obatan serta persenjataan dan berniat menuju ke arah benteng Giok Hitam.


" Jendral besar Gu, Apakah memang kita harus berangkat sekarang ??" Tanya wakilnya yang berjalan ke arah sang jendral.


" Dari surat yang ku terima katanya para beast yang berada di barisan musuh mulai melakukan pergerakan - pergerakan yang cukup mencurigakan serta terlihat sosok yang sedikit mencolok di antara barisan mereka !!" Ucapnya dengan nada serius, ia kemudian menggenggam keras sebuah lain di tangannya. sang wakil memperhatikan hal tersebut hanya menatap dengan ekpresi paham


" Dan mungkin saja, mungkin saja kita akan bertemu lagi !!" Gumamnya kecil sambil menatap lurus kedepan.

__ADS_1


Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol 👍 yaahh !!....


Kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya. 😉😉


__ADS_2