
* selemat membaca !!*
sebuah prefound ark raksasa sedang terbang di atas ibukota kekaisaran meskipun ukuranya yang jauh dari ukuran prefound ark pada umumnya namun tak seorangpun dapat melihat wujud aslinya di karenakan teknologi kamuflase siluman yang menyelimutinya.
setelah beberapa waktu prefound ark tersebut berhenti di atas sebuah kediaman yang sangat megah dengan tembok besar di beberapa bagian terutama yang mengelilingi kediaman tersebut memiliki tampilan tembok layaknya sebuah benteng.
dengan prajurit yang sedang berpatroli membawa beberapa tombak sebagai senjata mereka. setelah beberapa saat salah satu Pitu Palka dari prefound ark mulai terbuka terlihat 4 sosok mengenakan pakaian serba hitam.
【 menatap sosok lainya 】 " apa kalian ingat apa tugas kalian ??" ucap pria berbadan tegap yang merupakan pemimpin dari group tersebut. mendengar itu ke 3nya mengangguk paham secara bersamaan.
mereka pun melompat dari prefound ark tersebut dan terjung bebas ke arah kediaman tersebut tepat mendekati sebuah bangunan yang cukup besar ke 4 nya mulai melambat dan mendarat di atas genteng yang merupakan atap dari kediaman di tempat tersebut tampa menimbulkan suara sedikitpun.
〚 PRIORITASKAN UTAMA KALIAN ADALAH PENYELAMATAN NYONYA HAN 〛
〚 RENCANA KE 2 AMBIL HARTA YANG BERADA DI PENYIMPANAN RAHASIA DI LANTAI BAWAH DI KEDIAMAN UTAMA 〛
〚 DAN JUGA PERINTAH BARU BUNUH SEMUA PENJAGA TERMASUK PARA PELAYANG YANG TERLIHAT KECUALI KE 4 TARGET UTAMA JANGAN DI BUNUH JIKA MEREKA MENGGANGGU RENCANA CUKUP LUKAI DAN TINGGALKAN KEDIAMAN.... MASTER MEMILIKI RENCANA UNTUK MEREKA 〛
mendengar itu mereka mengangguk kompak lalu berpencar Mu Rao bersama Yu long bergerak ke arah kediaman nyonya Han, Chen Yu bergerak untuk membunuh para penjaga dan pelayang. sementara Gu Yi bergerak ke dalam kediaman utama untuk mengambil semua harta yang tersimpan di ruang rahasia.
setelah beberapa saat mereka mulai melakukan aksinya. Mu Rao dan Yi long telah tiba di kediaman yang di maksud terlihat 2 penjaga di pintu gerbang kediaman tersebut.
【 mengantuk 】 " Hoam.. ahh tuan benar benar aneh memberikan kita tugas seperti ini !!" ucapnya mengeluh.
__ADS_1
【 Bertumbuh pada tongkat 】 " benar lagi pula siapa juga yang mau menculik seorang pelayang tua seperti itu !!" ucapnya mencela sosok di kediaman yang mereka jaga.
【 menggosok mata 】 " jangan berkata seperti itu dia kan Mantang nyonya besar kita " candanya.
【 tertawa 】 " hahaha dia hanya sebagai alat untuk tuan besar jadi untuk apa menghormati alat yang lebih rendah dari anjink haha !!" mereka pun tertawa memecah beningnya malam.
tepat beberapa saat sebuah tombak melayang dari arah samping kiri menembus kepala ke 2 penjaga tersebut dan mendorong tubuh mereka hingga tombak tersebut menancap di dinding bangunan yang berjarak puluhan meter dari tempat mereka berdiri sebelumnya.
【 berbisik 】 " urus mayat itu dan juga bunuh siapa saja yang mendekat " ucap sosok bertopeng satunya " biar aku yang masuk dan mengeluarkan Nyonya Han " mendengar itu sosok lainya mengangguk paham.
sebenarnya mereka bisa masuk Tampa melakukan membunuh penjaga tersebut namun hal itu agar terlihat seperti di lakukan oleh perampok atau penculik sehingga meninggalkan bukti patut di lakukan.
sebuah bola menggelinding ke dalam bangunan yang di yakini sebagai kamar dari nyonya han, bola tersebut mulai mengeluarkan asap putih lalu beberapa saat asap putih telah memenuhi ruangan tersebut membuat siapa saja yang menghirup asap tersebut akan kehilangan kesadaran.
setelah itu sosok yang melempar bola itu berjalan masuk dia menatap sosok yang tengah berbaring di atas tempat tidur beralaskan tikar tipis Ma Rao memerhatikan wajah wanita yang tengah berbaring lalu mencocokannya dengan gambar yang dia bawah.
sementara itu di sisi lain kediaman tersebut Chen lu telah memulai pembantainya semua ruangan dia masuki dan membunuh siapa saja yang dia temui bahkan hewan sekalipun tak luput dari kekejamannya.
di melangkah keluar dari sebuah ruangan yang di dalamnya terlihat tubuh yang telah terpisah dari kepalanya darah menggenang di dalam sebelum Chen lu melangkah pergi dia menutup pintu tersebut dengan tatapan kecewa.
terdengar suara langkah kaki yang mendekat terdengar 5 sampai 6 orang melangkah mendekati lokasi Chen lu, menyadari hal itu Chen lu menggunakan tehnik andalannya di masuk kedalam bayangan seolah - olah menyatu dengan banyangannya.
dia bergerak menuju target selanjutnya terdengar juga pembicaraan di antara mereka Chen lu yang muncul di atas palang penyangga atap menurunkan tali dan menggaet kepala salah satu dari penjaga tersebut.
__ADS_1
Tampa suara penjaga itu kehilangan nyawa, hal itu di lanjutkan kini Chen lu masuk ke dalam bayangan prajurit lain, setelah itu dia muncul dan menutup mulut prajurit bersamaan dengan itu sebuah bilah belati menusuk punggung hingga menembus ke jantungnya seketika prajurit itu mati Tampa melakukan perlawanan sedikitpun.
Chen lu lalu masuk kembali ke dalam bayangnya menyeret mayat prajurit tersebut bersamanya.hal itu kembali terulang ke 4 prajurit lain tidak menyadari hal itu karena asik berbicara terutama sang pria besar berotot yang terus berbicara menyombongkan kemampuanya.
sehingga prajurit lain hanya fokus mendengar cerita dari pria tersebut, Chen lu kembali membunuh pria selanjutnya belum sempat beberapa langkah dari pembunuhan pertama kini hanya tersisa pria berotot yang asik berbicara tiba - tiba terdiam karena bilah belati yang menembus dari belakang kepalanya hingga kemulut pria tersebut.
dengan darah segar melompat dari mulutnya dia berbalik dan dalam sekejap dia tumbang sebelum tubuhnya menyentuh lantai banyangan dari pria tersebut mencuat keluar dan menahan jatuhnya sehingga meredam suara yang bisa saja keras karena ukuranya.
Chen lu menarik belati yang menancap di mulut pria tersebut.
【 menatap dingin 】 " aku tak suka pria yang banyak bicara !!" ucapnya lalu meninggalkan tempat tersebut.
sementara itu di sebuah ruangan belajar Gu Yi muncul dari wujud sebelum nya adalah angin dan mendarat tepat di depan sebuah lemari pakaian dia memperhatikan lemari tersebut.
【 menatap serius 】 " seharunya lemarinya yang ini kan ?" gumamnya dia mencoba masuk dengan cara berubah menjadi angin namun entah kenapa tak ada celah sama sekali untuk ia lalui karena hal itu ia kembali ke wujud aslinya " haaa benar benar merepotkan !!" Gu Yi mengeluarkan belati kecil dan memotong gembok lemari tersebut sebelum gembok terjatuh, namun sebelum mencapai lantai Gu Yi dengan cekatan menangkap gembok tersebut agar tak menghasilkan bunyi yang akan menarik perhatian yang tak di perlukan.
setelah meletakannya di meja Gu Yi membuka lemari tersebut di dalamnya terlihat susunan gulungan yang amat banyak karena akan merepotkan untuk di pindahkan sehingga Gu Yi menggunakan cincin dimensi yang di percayakan untuknya dalam sekejap lemari itu menjadi bersih.
Gu Yi mengetuk bagian dalam lemari tersebut dan mendengar dentuman aneh yang menandakan bahwa di bagian belakang dari lemari tersebut terdapat ruangan lainya dia kembali menggunakan belati dan dia cukup terkejut karena di balik lemari tersebut terdapat lempengan besi.
Gu Yi mengalirkan energi Qi-nya ke belati yang ia genggam dan mulai memotong papan serta lempengan besi secara bersamaan dan dengan mudah layaknya memotong mentega menggunakan pisau yang panas. tak memakan waktu lama Gu YI telah membuat lubang seukuran kepalan tangan setelah itu Gu Yi berubah menjadi Anging dan masuk melalui lubang tersebut.
setelah menuruni tangga terlihat sebuah ruang di penuhi peti tersusun rapi di rak rak dan puluhan ribu botol keramik yang indah serta tumpukan emas setinggi orang dewasa serta beberapa senjata pusaka yang memiliki dekorasi mewah , melihat hal itu mulut Gu YI tersenyum meskipun tertutup topeng namun matanya menunjukan bahwa dirinya saat ini sedang kegirangan.
__ADS_1
tak butuh waktu lama kini di ruangan seluas 30 m² sepenuhnya telah kosong. Gu Yi kembali memeriksa jika ada ruangan rahasia lainnya namun dia harus kecewa karna ekspektasinya menkhianati dirinya.
【 mendengus kesal 】 " dasar miskin !! " ucapnya lalu berubah menjadi angin meninggalkan ruangan yang kini menjadi kosong melompong.