THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
JAWABAN SOSOK BERTOPENG ( Bag.1 )


__ADS_3

* hai semua 🤗 wah tidak terasa dah sampai di bagian ke 100 maka dari itu saya berharap ke semuanya untuk vote sedikit ke karya saya ini.


anggap saja sebagai penambah semangat meskipun karyaku sudah memiliki kontrak tetapi sayangnya karya saya ini masih belum memiliki penghasilan yang memumpuni.


maka dari itu saya berharap bisa mendapatkan vote dari kalian semua, maaf jika ini terlihat bagaimana.


tapi inilah kenyataan bagi penulis seperti saya yang tak memiliki kesempatan menunjukan kemampuan saya di dunia kerja sehingga saya hanya berharap bahwa saya dapat di kenal melalui karya saya.


yang terbilang jauh dari kata sempurna jadi jika boleh vote dan jika tidak bisa saya berharap akan komentar kalian itu saja yang saya harapkan, terimakasih !!*


pertandingan kini memasuki putaran ke 3 dari total 5 putaran dalam sesi kali ini, yang terdiri dari 100 peserta yang mana 50 peserta yang mewakili organisasi atau pihak penting seperti sebuah keluarga bangsawan, kerajaan, sekte terkenal maupun kekaisaran itu sendiri.


dan 50 peserta lainnya berasal dari mereka yang tak mewakili pihak manapun untuk di wakili yang murni menggunakan kemampuan mereka sendiri untuk mendapatkan posisi mereka saat ini.


sehingga karena perbedaan tersebut sehingga sering terjadi diskriminasi terhadap mereka yang tak menjadi perwakilan pihak manapun.


karena di dunia kultivasi meskipun memiliki kemapuan yang tinggi namun jika tak ada yang menjadi pendukung di belakangnya atau latar belakang yang kuat terkadang kultivator sering di pandang sebelah mata.


kecuali bagi mereka yang telah lama malang melintang di dunia kultivasi sehingga dapat memperkuat posisi mereka meskipun tak memiliki pendukung, tetapi kenyataanya hanya sedikit yang mampu melakukan hal tersebut.


kebanyakan mereka terbunuh entah karena di anggap ancaman dari pihak lain atau mengalami kesalahan dalam kultivasi mereka sehingga itulah alasan mengapa mereka hanya berjumlah sedikit yang dapat berdiri sendiri.


sementara itu ke dua murid Ling Xia yakni Jiangying dan Mingmei berada di pihak Tampa perwakilan karena alasan tertentu.


mingmei pun berdiri di atas arena berusaha menahan emosinya yang sedari tadi telah bergejolak, sementara itu suara orang - orang yang mulai membicarakan akan kemampuanya mulai terdengar hampir di seluruh stadion sehingga Tampa mingmei sadari kini ia telah menjadi pusat perhatian.


lawannya yang sedari tadi berdiri dengan ke angkuhan mulai mengamati Mingmei dari ujung kaki hingga ujung kepala mamastikan kemampuan lawanya.

__ADS_1


sang wasit yang bertugas mengawal pertarungan mulai naik keatas arena namun ia terhenti begitu melihat sosok gadis yang tak asing yang tengah berdiri di atas arena.


' oh ya ampun !! a..a' tekejut karena telah mengetahui kemampuan Mingmei dengan cepat iapun lalu menatap lawanya.


setelah melihat lawan dari mingmei ia lalu menatap lawanya dengan tatapan simpati namun sosok pemuda tak menyadari tatapan dari sang wasit karena masih mengamati Mingmei.


para penonton yang sebelumnya terkejut akan kemunculan Mingmei menyangkan stadionpun menjadi penuh dengan suara bisikan antar sesama penonton yang datang menandakan bahwa berita akan kemampuan yang di miliki Mingmei telah menyebar luas.


dan tak sedikit juga orang orang yang mulai menatap Mingmei dengan tatapan kagum serta berminat untuk menjadikan Mingmei sebagai anggota dari kelompok mereka ataupun sekte mereka, tak terkecuali bagi mereka yang berasal dari keluarga penting maupun kerajaan bahkan kekaisaran.


itu terlihat dari sorot mata sang kaisar yang kagum akan kemampuan mingmei yang ia dengar Sebelum-nya dari sang panitia, dan jika Mingmei berhasil bergabung dalam fraksi kekaisaran sudah pasti ia akan menjadi aset berharga di masa depan tak perduli tingkat kultivasi apa yang ia miliki saat ini.


sudah pasti di masa depan ia akan menjadi kekuatan besar dalam peperangan ataupun dalam menekan kekuatan keluarga lain yang semakin hari semakin kuat.


sementara di arena lain pertarungan telah di mulai beberapa menit yang lalu para peserta yang bukan perwakilan bertarung dengan penuh semangat yang berkobar - kobar sehingga lawanya menjadi kesulitan karena hal tersebut.


meskipun mereka tidak yakin bisa masuk ke semifinal alasannya karena adanya peserta yang menjadi perwakilan sudah pasti memiliki kemampuan bertarung serta tingkat kultivasi yang tinggi.


karena tak ada jaminan bahwa di pertandingan selanjutnya mereka tidak bertemu dengan ke duanya maka dari itu para peserta yang mengetahui kemampuan Mingmei dan Jiangying memutuskan bertarung habis-habisan saat ini.


setidaknya mereka berharap untuk menunjukan kemampuan maksimal yang mereka miliki, dan berharap ada fraksi yang tertarik akan kemampuan yang mereka miliki dan mengajak mereka untuk bergabung itu sudah pasti akan menjadi hadiah terbesar untuk mereka.


namun kenyataanya hanya sedikit yang menonton pertandingan itu dan kebanyakan dari penonton tersebut merupakan pendukung, keluarga ataupun anggota sesama sekte dari lawan mereka.


sementara penonton yang lain menatap penuh rasa penasaran ke arah arena di mana Mingmei berada, berharap kejutan seperti apa yang akan Mingmei tunjukan.


" hei apa yang kau lakukan ?? cepat mulai pertandingannya !!" ucap asisten wasit yang berdiri di luar arena.

__ADS_1


" ah ?? ba - baik lah !!" ucapnya terkejut sambil mengangguk lalu kembali menatap para kontestan terutama sang pemuda yang menjadi lawan mingmei' semoga dewa melindungi mu nak ' batinya dengan tatapan penuh harap ke arah sang pemuda.


" baiklah silahkan untuk saling memperkenalkan diri !!" ucapnya tegas dan sedikit rasa penasaran apakah pemuda ini akan selamat.


" perkenalkan namaku Jhu hi Xu anak ke 4 dari kediaman keluarga Jhu " ucapnya bangga lalu berdiri tegak dengan wajah bangganya. namun hanya sedikit yang merespon akan hal itu kebanyakan dari mereka lebih penasaran terhadap sosok gadis yang menjadi lawan dari pemuda Ju hi Xu tersebut.


Mingmei dengan ogah ogahan berniat memperkenalkan diri namun..


" IYYAAAAA ITU BARU ANAKKU HAHAHAHAH !! " teriak sosok Pria dengan penampilan berusia 30 sampai 40an dari baris bangku penonton kelas 3 sambil berdiri.


" AYAH DIAMLAH, KAU MEMBUATKU MALU !!" teriak balik menanggapi teriakan ayahnya.


" DASAR BOCAH KURANG AJAR APA BEGITU CARAKU MENDIDIKMU HA ??" balasnya sambil menunjukan tinjunya.


mereka pun saling mengumpat satu sama lain seolah - olah mereka bukan ayah dan anak melainkan teman sebaya, meskipun demikian para penonton hanya menatap dengan satu pemikiran yang sama


' PASANGAN AYAH DAN ANAK YANG ANEH ' di hampir semua orang yang melihat hal itu.


" SUDAH DIAM SAJA AYAH DAN LIHATLAH DARI SANA BETAPA HEBATNYA ANAKMU INI !! " ucapnya percaya diri sambil menunjuk cengirnya yang paling lebar sementara itu sosok pria yang meragukan sebagai ayahnya tersenyum sementara itu sang pemuda lalu menatap Mingmei yang bergetar di seluruh tubuh.


" ahhh maaf maaf karena sikap ayahku aku harap kamu tak tersinggung !!" ucapnya meminta maaf karena berpikir bahwa Mingmei sedang menahan amarah karena di abaikan.


setelah beberapa saat mingmei berhasil meredam getaran tubuhnya.


" ahh tidak, tak perlu minta maaf aku marah malah sebaliknya karena kalian pasangan ayah dan anak yang hebat jadi tak apa " ucapnya lalu membungkuk sedikit lalu membuka sedikit topengnya untuk menyeka air matanya yang keluar karena menahan tawa,mendengar itu Tuan muda Jhu terkejut lalu menatap Mingmei dengan ekspresi demikian.


" hmmm itu benar dia ayah yang baik " ucapnya lalu kembali menatap sang ayah yang kini telah duduk di kursinya.

__ADS_1


menyadari tatapan anaknya ia pun kembali tersenyum percaya diri.


" hmm baiklah sekarang tolong perkenalkan namamu nona ??" ucapnya percaya diri.


__ADS_2