THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
SENSASI EKOR RUBAH


__ADS_3

" Pandora di mana kamar milik keponakanku ??" tanya Ling Xia ketus karena sudah di perkukan seperti itu oleh kakak angkatnya.


[ MASTER GADIS TERSEBUT BERADA DI LANTAI 1987 RUANG TEPAT SETELAH GADIS TERSEBUT SEHAT DIA DIPINDAHKAN MENUJU RUANGAN TERSEBUT KARENA KONDISI TERTENTU YANG IA ALAMI SAAT ITU ]


" Apa maksudmu dia belum pulih sepenuhnya ??"


[ MENJAWAB MASTER BENAR APA YANG MASTER KATAKAN MENGENAI KONDISI GADIS TERSEBUT BELUM DAPAT DI KATAKAN PULIH SEPENUHNYA TETAPI UNTUK KEGIATAN SEDERHANA SEPERTI JALAN JALAN ATAUPUN MAKAN DIA SUDAH DAPAT MELAKUKAN HAL TERSEBUT ]


" Hmm baiklah kalau begitu kita akan membesuknya sekarang !!"


[ TAPI MASTER APAKAH BAIK BAIK SAJA KITA MEMBESUKNYA LANGSUNG SEPERTI INI ]


" Apa maksudmu apakah pakaianku kurang pantas ataukah saya perlu membawakanya hadiah ??"


[ TIDAK MASTER MAKSUD SAYA ALANGKAH BAIKNYA JIKA MASTER PERGI BERSAMA NONA TIAN XUE MENGINGAT BAHWA IA ADALAH IBU ANGKAT DARI GADIS NAGA TERSEBUT ]


" Ucapanmu memang masuk akal tetapi mengingat perlakuan dia sebelumnya itu sungguh merusak citraku sebagai seorang permaisuri !!" menjawab dengan nada ketus.


[ MASTER BAGAIMANA PUN KONDISI TERSEBUT TERJADI BUKAN KARENA SALAH NONA TIAN TETAPI ITU SEMUA SALAH MASTER ]


" Maksudmu saya harus di cubit seperti itu hanya untuk memuaskan kesenangan Kakak Tian begitu saja ?? "


[ BU - BUKAN BEGITU MASTER, TETAPI KARENA WAJAH MASTER MEMANG SANGAT MENGGEMASKAN DI TAMBAH LAGI SIKAP SEPERTI ITU MEMANG SERING TERJADI DI ANTARA HUBUNGAN KAKAK DAN ADIK APA MASTER TIDAK MENGETAHUI HAL TERSEBUT ]


" Pandora jika demikian apakah aku sudah berbuat salah kepada Kakak Tian karena marah padanya ??" tanya Ling Xia karena sejujurnya fakta bahwa ia anak yatim piatu di masa lalu dengan pengalaman kelam miliknya dalam bertahan hidup, hubungan seperti itu sungguh merupakan hal asing baginya.


[ TIDAK MASTER, MASTER TIDAK SALAH MALAHAN MASTER TERLIHAT LEBIH IMUT SAAT MARAH ]

__ADS_1


" Pandora sebenarnya kamu ini berpihak padaku atau ke pihak kakak sih ??" Jawa Ling Xia jengkel.


" adik Ling tunggu kakak !!" teriak Tian Xue dari arah lift Aray.


" Apa.. apa kakak ingin mencubitku lagi ??" tanya Ling Xia ketus.


" Maafkan kakak adik.. kakak menyesal karena melakukan hal keterlaluan seperti itu, jadi bisakah adik memaafkan kakak !!" jawabnya dengan nada menyesal.


" akhirnya kakak sadar akan hal itu !!" ucap Ling Xia bangga.


" jadi adik sudah memaafkan kakak ??" tanyanya dengan nada senang.


" iya " jawabnya spontan.


" benarkah jika..."


" ka- kalau boleh tahu syarat apa itu ??" tanya Tian Xue khawatir.


" syarat nya adalah..... kakak harus mengizinkan adik untuk mengelus ekor kakak !"


" oh menge.. mengelus apa ??" terkejut mengenai hal itu.


" mengelus ekor kakak, apa tidak bisa ??" tanya Ling Xia dengan wajah polos.


" bu- bukanya tidak bisa hanya saja... hanya saja "


" hanya saja apa kak ?? bicara yang jelas !!"

__ADS_1


" hanya saja itu bagian sensitif kami para ras rubah es " ucapnya dengan nada kecil karena malu.


" ehh benarkah, jadi adik tidak bisa mengelus ekor kakak kalau begitu ??" tanyanya dengan nada jahil.


" Bu - bukanya seperti itu tapi....!!"


" ayolah kak izinkan aku melakukannya kumohon !!" tanyanya dengan mata berbinar binar.


" meskipun adik menggunakan trik seperti itu kakak tidak akan luluh !!"


" ayolah kak kalau begitu kakak tidak ingin adik maafkan ??" ancam Ling Xia.


" eee....eee ahh baiklah baiklah adik menang !!" ucapnya sambil menjulurkan ekornya ke pada Ling Xia.


Ling Xia terpukau setelah memperhatikan bulu dari ekor milik Tian Xue yang memiliki warnah putih bersih yang bahkan di kehidupan sebelumnya ia bahkan belum pernah melihat bulu seindah itu bahkan sal yang ia belli dengan harga 3 juta dollar yang merupakan bulu dari se ekor harimau putih bahkan tak seindah bulu yang saat ini ada di hadapannya.


dengan semangat dan hati yang berdebar sebar Ling Xia kemudian meraih ekor milik Tian Xue, seolah - olah tubuhnya tersengat listrik sensasi lembut Sakin lembutnya perasaan Ling Xia dan bahkan sekujur tubuhnya langsung merasakan rileks.


" ahhh sungguh kebahagian hidup !!" gumam Ling Xia lalu membenamkan wajahnya ke dalam bulu tersebut, berbeda dengan Ling Xia Tian Xue hanya dapat memasang wajah merona yang karena kulit putihnya membuat seluruh wajah memerah karena sensasi yang ia rasakan.


" a-apa adik su-sudah puas !!" ucapnya tergagap karena menahan rangsangan yang dia dapatkan dari ekornya yang saat ini sedang di nikmati oleh Ling Xia.


" kakak apa kakak baik baik saja ??" tanya Ling Xia setelah memperhatikan wajah Tian Xue yang sudah merah padam.


" ka- kakak baik - ba-ik saja tapi jika ad-ik sudah p-puas t- tolong lepas !!" jawabnya berusaha sekuat tenaga tidak mengeluarkan suara aneh.


" kakak apa ekor kakak merupakan titik sensitif kakak ??" mendengar itu Tian Xue tersentak karena terkejut lalu mengangguk pelan dengan wajah malu.

__ADS_1


Dengan cepat Ling Xia melepas ekor tersebut dan kemudian meminta maaf.


__ADS_2