THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
OKEY ??


__ADS_3

πŸ€— Hay semua sebelum membaca πŸ€—


Saya harap semuanya mau menjadi pembaca yang baik dan menghargai penulis dengan cara tolong klik tombol πŸ‘( Likenya ) , Eiitttss jangan lupa juga dengan komentarnya yang positif dan membangun πŸ™.


Dan saya akan sangat senang jika para pembaca sekalian mau memberikan VOTE kepada saya, jadi saya tunggu nih vote dari kalian heheh πŸ˜‹!! ... πŸ˜‰πŸ˜‰


πŸŽ‰HAPPY READING ALLπŸ€—


" Hmmm jika itu mengenai arai penyegelannya itu akan dapat aku lepas meskipun membutuhkan waktu sekitar 3 hari lebih, di tambah lagi jika sang raja naga hitam mengamuk bisa di pastikan menara akan mengalami kerusakan yang tidak akan ringan !! " Ucapnya sedikit ragu akan keputusan dari Zhao Ciyi.


" Saudari Chu mengenai hal itu tenang saja meskipun arai penyegelannya sudah tidak ada bukan berarti sang raja naga akan terbebas coba kamu lihat rantai yang terpasang di tubuh patung raja naga itu, apa kamu tahu rantai apa itu !?!" Tanyanya sambil menunjukan rantai rantai yang sedang terpasang ke patung tersebut.


" Coba ku ingat - ingat, melihat warna dan aura yang di pancarkan dari rantai ini.. Kalau tidak salah rantai ini adalah rantai penghukuman yang di kategorikan ke dalam senjata suci kuno atau artefak suci kuno yang mampu menahan mahluk apapun selama ada kedengkian serta kemarahan di hati mereka dan sekuat apapun mahluk tersebut perlawanannya akan sia - sia dan juga rantai ini juga menyerap energi dari yang di ikatnya untuk memperkuat rantai tersebut dan akan terlepas tergantung dari keputusan dari sang pemilik dari senjata ini jadi... ya ampun saya baru menyadari bahwa rantai ini sepertinya tak memiliki pemilik seperti dengan menara ini jadi apa gunanya melepas segel dari raja naga ini " jawabnya bingung sambil menatap Zhao Ciyi namun Zhao Ciyi tersenyum sehingga membuat Zhao Chu menjadi bingung akan maksud dari senyumannya itu.


" Saudari Chu memang hebat dalam mengamati dan menarik kesimpulan dari sesuatu tetapi ada satu hal penting yang saudari Chu lupakan !!" Jawabnya dengan nada misterius.


" Saudari Ciyi kalau boleh tahu hal apa yang saya lupakan. " Desaknya sedikit bingung.


" Sepertinya faktor usia juga berlaku terhadap mahluk seperti kita yah ?? " Ucapnya menyindir.


" Saudari Ciyi tolong serius dan katakan maksud dari perkataan saudari sebelumnnya !!" Dengan nada sedikit tidak senang.

__ADS_1


" Baiklah akan kukatakan menurutmu rantai ini terhubung kemana ??" Ucapnya.


" Tentu saja terhubung ke menara ini dan..." Matanya terbuka lebar ketika menyadari fakta bahwa menara ini sudah merupakan milik dari permaisurinya Ling Xia, ia pun menoleh ke arah Zhao Ciyi yang menatapnya sambil tersenyum.


" Benar jadi saudara Chu tidak perlu khawatir jika kadal ini mengamuk cukup lepaskan Aray penyegelannya. " Zhao Chu yang mendengar ungkapan yang di tujukan kepada patung tersebut membuat dirinya tergelitik ingin tertawa tetapi ia menahanya karena bagaiamana pun ras naga itu cukup kuat di antara para mahluk yang pernah ia temui.


Sosok yang berada di dalam patung yang kebetulan Indra pendengarannya bisa ia gunakan merasa tersinggung atas ucapan Zhao Ciyi tetapi menyadari fakta bahwa dirinya saat ini tidak bisa berbuat apa - apa membuatnya harus menahan diri, di tambah lagi ia juga sedikit risau akan keselamatan ras naga lainya.


" Baik saudari Ciyi, saya akan melakukan sesuai perintahmu. " Jawabnya.


" Kalau begitu aku akan melaporkan hal ini kepada Permaisuri !!" jawabnya lalu melangkah menuruni panggung tempat patung tersebut berada.


" Saudari tunggu dulu sebentar." Panggilnya dari belakang membuat Zhao Ciyi menghentikan langkahnya.


" Tidak hanya saja aku ingin menanyakan apakah yang mulia permaisuri akan datang, saat segelnya terlepas nanti !!" Tanyanya penasaran.


" Yang mulia mempercayakan tugas ini kepada saya sepenuhnya, jadi yang mulia besar kemungkinan tidak akan datang. " Jawabnya singkat.


" Hmm baiklah jika demikian " Jawabnya dengan nada sedikit kecewa.


" Memangnya ada apa ? jika hal itu penting saya akan mengatakanya saat saya melapor nanti !!" Ucapnya sedikit penasaran akan maksud dari Zhao Chu.

__ADS_1


" Jika demikian saya tak akan menahan diri lagi " jawabnya pasrah " Ini mengenai artifak ta blet yang saat ini kugunakan, saya berharap bahwa yang mulia dapat menyediakan beberapa artifak ta blet lagi untuk mendukung kegiatan kami kelak di masa mendatang " Jelasnya singkat, karena dari pengalaman Zhao Chu bahwa Zhao Ciyi tidak menyukai individu yang menjelaskan secara berbelit - belit karena menurutnya itu sangat mengganggu dan menyita banyak waktu.


" Hmm baiklah saya akan melaporkan hal ini kepada yang mulia nanti bersamaan dengan laporan saya tapi saya tak menjamin apakah yang mulia akan mengabulkannya atau tidak !!" Mendengar itu Zhao Chu hanya mengangguk paham dan menyadari betapa hebatnya dan mengangumkannya artefak tersebut dari pengalamannya selama ini. selain mudah untuk menyimpan gambar dari gambar sebuah arai artefak ini juga dapat di gunakan untuk menulis


" Jika tak ada lagi saya akan melaporkan hal ini kepada yang mulia. " Ucapnya lalu berbalik.


" Sepertinya tersegel di menara evil monastery selama ini tidak terlalu buruk juga untuk kami." setelah mengamati sikap dari mantan ketuanya dari masa lalu itu Zhao Chu menyadari perubahan yang terjadi padanya.


Sementara itu 1 km dari desa Hong Nang sebuah kabut merah muncul dan lambat lah mulai memadat tak berselang lama seorang pria berusia antara 30 hingga 35 melangkah keluar dengan Ekspresi yang rumit. tak lama berselang beberapa orang termasuk anak - anak juga ikut keluar dari dalam kabut tersebut dengan ekspresi yang sama dan hingga pada akhirnya sosok pemilik dari kabut merah.


" Baiklah semuanya tolong lihat kesini !!" ucap Ling Xia meminta perhatian kumpulan orang orang tersebut. sementara orang - orang dengan ekspresi Rumit terkejut lalu menatap arah dari Suara tersebut berasal setelah Ling Xia mendapatkan perhatian mereka semua Ling Xia lalu mengatakan niatnya membawa mereka ke sini.


" Terimakasih semua telah mau mengikuti saya termasuk anak - anak jadi mulai sekarang kalian akan menjadi penduduk dari desa tempatku berasal, dengan syarat semua kejadian yang terjadi sebelumnya itu akan menjadi rahasia kita bagaimana ??" tanyanya kepada kelompok tersebut.


Semua mengangguk tanda paham dan menerima persyaratan tersebut dari Ling Xia meskipun masih ada beberapa orang yang agak sedikit ragu untuk menyimpan rahasia tersebut untuk dirinya sendiri, tetapi mengingat ketulusan yang mereka dapatkan dari Ling Xia sebelumnnya membuat semua pemikiran tersebut tersingkirkan.


" Baiklah karena semuanya sudah paham kalau begitu mari kita pergi !! " Ucapnya lalu melangkah, sementara para penduduk menatap satu sama lain lalu merekapun ikut melangkah namu Ling Xia mengingat sesuatu yang penting hingga ia pun spontan menghentikan langkahnya.


" Oh aku juga baru ingat mulai sekarang kalian harus memanggilku Ling Er.. oke ??" ucapnya lalu kembali melanjutkan langkahnya, sementara itu para penduduk baru menjadi bingung terutama kata terakhir yang asing di telinga mereka.


Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol πŸ‘ yaahh !!....

__ADS_1


Kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya. πŸ˜‰πŸ˜‰


" Maaf untuk semua karena saya jarang up ini karena moodnya baru dapat sekarang makanya baru nulis soalnya aku ngga mau buat cerita yang terbilang asal up atau asal jadi yah meskipun masih ada kekurangan di beberapa bagian sih jadi tolong tetap dukung dan vote karya saya ini bye bye !! "


__ADS_2