
setelah kehilangan kesadaran Ling Xia kecil kembali ke dalam alam batin milik Ling Xia yang di mana Ling Xia telah menunggunya sambil duduk di bawah pohon aprikot sambil menatap angkasa.
tiba-tiba angin kembali bertiup dan sosok gadis kecil muncul di atas permukaan air dengan sambil tertunduk. menyadari hal itu Ling Xia dengan cepat berdiri dan menghampirinya hadis kecil yang kini menatapnya wajah berlinang air mata.
" terimakasih kak Ling karena telah mengabulkan keinginan terakhirku dan juga terimakasih karena telah menjaga kakek dan nenek dan kuharap kakak mau menjaga mereka seterusnya " ucapnya sambil menatap wajah Ling Xia dengan senyum terukir di wajahnya.
" adik Ling kamu tak perlu berterimakasih, karena seharusnya aku lah yang berterimakasih kepadamu dan untuk kakek dan nenek itu juga sudah kewajibanku untuk menjaga mereka karena sekarang mereka juga keluargaku " lalu tersenyum.
" terimakasih kak Ling sekarang aku bisa pergi dengan tenang , aku ucapkan selamat tinggal dan aku berharap agar di kehidupan selanjutnya kita bisa menjadi keluarga " ucapnya lalu tersenyum hangat lalu memudar di ikuti dedaunan dari pohon aprikot berjatuhan dan mengantar kepergian Ling Xia kecil.
" haaa aku berharap juga demikian" gumamnya penuh harap " tenanglah disana aku akan menjaga mereka sekuat tenagaku, nah sekarang saatnya untuk kembali " lalu kesadarannya mulai memudar.
***
di dalam gubuk kecil terbaring tubuh Ling Xia yang tidak sadarkan diri sementara di sampingnya duduk seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah nenek Ling Xia dengan wajah sedih, tak berapa lama mata Ling Xia mulai terbuka secara perlahan lalu bangkit.
begitu dia terduduk nenek Ling Qixuan lalu memeluknya membuat Ling Xia terkejut akan hal itu dengan wajah bingung mencoba memproses apa yang terjadi belum sempat selesai berpikir neneknya memegang pundaknya lalu melihat sekeliling tubuh Ling Xia.
" nenek aku baik baik saja tak perlu sampai seperti ini " ucapnya mulai bingung.
" diam Tak akan ada asap kalau tak ada api, KAKEK CEPAT KEMARI LING ER SUDAH SADAR " teriaknya, tak lama berselang seorang pria paruh baya telah berdiri di depan pintu sambil membawa gelas lalu berjalan cepat menghampiri ke 2nya dan memeluk Ling Xia yang tengah terduduk.
" kakek aku baik baik saja, Ling Er hanya kecapean jadi tenang saja kakek " ucapnya sedikit sesak karena di peluk dengan cukup erat mendengar itu kakeknya melepasnya setelah itu ia menyodorkan secangkir cairan berwarna hijau dengan bau yang sedikit menyengat.
melihat itu Ling Xia menatap penasaran kearah gelas yang di pegang kakeknya apalagi dengan bau yang berasal dari gelas tersebut membaut Ling Xia sedikit risau akan isinya.
" kakek apa ini ??" ucapnya sambil memegang gelas tersebut menggunakan ke dua tanganya.
" sudah minum saja itu baik untuk kesehatan terutama untuk kelelahan ini sangat manjur" mendengar itu Ling Xia menelan air liurnya dan Tampa pikir panjang Ling Xia lalu meminum isi gelas tersebut dalam sekali teguk.
namun karena rasanya yang sangat pahit membuat Ling Xia memejamkan matanya sambil menjulurkan lidahnya keluar melihat hal itu kakek dan neneknya tersenyum melihat tingkah Ling Xia.
" wah cucuku sudah besar sekarang, padahal dulu kamu bahkan lebih memilih sakit ketimbang meminum obat " ucap nenek Ling sambil menatapnya dengan bangga.
" ahahaha benar sekali Ling Er kamu telah tumbuh " tambah kakeknya.
__ADS_1
" tentu saja Ling Er juga sudah tumbuh besar karena sekarang Ling Er sudah berumur 10 tahun " ucapnya dengan wajah bangga 'sakin besarnya aku mampu membuat kakek dan nenek menjadi kaisar dan permaisuri dari kekaisaran ini ' pikir Ling Xia setelah mengingat kekuatan yang ia miliki.
〚 MASTERKU NONA JIANG, NONA MING DAN NYONYA HAN TELAH BANGUN 〛
' kalau begitu perintahkan kak jiang dan kak Mei untuk pergi ke ruang pertemuan ' perintahnya.
" Ling Er ada apa apakah ada yang sakit ??" tanya neneknya, mendengar itu Ling Xia sadar dengan tatapan ke duanya yang melihatnya dengan tatapan risau karena ia tiba-tiba terdiam.
" ahhh tidak kakek nenek aku baru sadar ada hal lain yang harus kulakukan " ucapnya lalu tersenyum.
" Ling Er istirahatlah dulu besok baru kembali nenek khawatir dengan keadaanmu terutama" dengan ekpresi sedih, melihat itu Ling Xia menjadi bingun.
" benar Ling Er tinggallah dulu kakek takut kamu kenapa Napa dalam perjalanan kembali ke desa " tambah kakek Ling jingmi.
"hmmmm" berpikir sesaat ' aku tak bisa pergi dan membuat kakek dan nenek khawatir ' pikirnya " baiklah Ling Er akan tinggal dan kembali besok saja " mendengar itu wajah kakek dan neneknya menjadi senang.
" kalau begitu kakek dan nenek akan kembali kek kebung sekarang, ingat I S T I R A H A T " kembali mengingatkan Ling Xia.
" nenek akan cepat kembali untuk mengecek kondisimu jadi istrahatlah " ucapnya lalu berdiri dari tempat tidur.
" adik Ling kamu sungguh beruntung karena memiliki mereka berdua " gumamnya lalu menatap langit biru dari jendela di kamarnya.
" Pandora aku akan beristirahat sekarang jadi katakan ke pada keduanya untuk pergi mendaftar untuk kompetisi " perintahnya lalu berbaring.
〚 BAIK MASTER 〛
mendengar itu Ling Xia pun menutup matanya mencoba untuk tidur dan setelah 10 menit berusaha tidur akhirnya ia tertidur.
***
sementara itu di dalam sebuah ruangan pertemuan terlihat 2 orang gadis kecil sedang duduk di kursi mereka masing - masing.
" menurutmu mengapa adik Ling meminta kita untuk kesini ? " ucap Jiangying Kepada Mingmei yang tengah asik memakan cemilannya.
" entahlah, tapi jika itu adik Ling yang meminta pasti penting " ucapnya lalu kembali merogoh bungkusan cemilannya, melihat itu Jiangying hanya menghela nafas melihat tingkah adiknya.
__ADS_1
〚 SEPERTINYA MASTER TIDAK AKAN HADIR HARI INI KARENA KONDISI TERTENTU 〛
mendengar itu Jiangying tersentak kaget dan berdiri dari kursinya.
" nyonya pan, apakah adik Ling baik baik saja ??" ucapnya khawatir.
" kak Ying tenang kakak pikir adik Ling selemah apa.. tapi benar apakah adik Ling baik baik saja ??" mendengar ucapan Mingmei membuat Jiangying menatapnya dengan tatapan datar " apa ?? apakah saya tidak boleh khawatir dengan adik Ling ??" mendengar itu Jianying kembali menatap layar.
〚 MASTER BAIK - BAIK SAJA 〛
Pandora tidak mau menjelaskan kondisi Ling Xia lebih jauh takut keduanya menjadi panik dan berpikir lalu pergi menuju Ling Xia yang hanya beristirahat karena di minta oleh kakek dan neneknya.
" ahhh syukurlah jika seperti itu !!" ucapnya sambil menjatuhkan diri ke atas kursinya yang empuk.
"hmm adik Ling memang pandai membuat kejutan " ucapnya lalu kembali merogoh cemilannya.
" jadi nyonya Pandora ada apa sehingga adik Ling meminta kita kemari ??" ucapnya dengan wajah serius.
〚 MASTER MEMINTA KALIAN UNTUK PERGI MENDAFTAR UNTUK KOMPETISI 〛
mendengar itu Jiangying dan Mingmei menjadi bingung akan apa yang baru saja di ucapkan oleh Pandora.
" bukanya kita telah menyelamatkan ibunda ??" ucap Mingmei.
〚 BENAR NAMUN MASIH ADA HAL LAIN YANG HARUS KALIAN LAKUKAN DAN PENYELAMATAN NYONYA HAN BELUM SEPENUHNYA TERSELESAIKAN 〛
" hmmm, kalau begitu kapan kami berangkat " ucap Jiangying.
〚 KAPAN SAJA KALIAN SIAP 〛
" baik nyonya Pandora kami akan secepatnya berangkat tapi bagaimana dengan ibunda !!" tanya Jiangying.
〚 UNTUK NYONYA HAN KEAMANANNYA AKAN TERJAMIN LAGI PULA KALIAN HANYA PERGI SEBENTAR 〛
mendengar itu Jiangying dan Mingmei memberi hormat ke arah layar tersebut.
__ADS_1
" Terimakasih nyonya pan !!" ucap keduanya kompak