
di aula ruangan tahta yang megah terlihat beberapa sosok yang sedang berlutut terhadap seorang wanita bergaun putih tak ada seorang pun yang bersuara hingga sang gadis menjawab.
【 dengan wajah tenang 】 " mengenai jumlah nya aku memiliki 2 yang saat ini kita tempati dan yang satu lagi berada di dalam jiwaku apakah ada sesuatu ??" jawabnya dengan tenang
【 dengan wajah ragu 】〘 mo - mohon ampun sebesar-besarnya permaisuri namun sepertinya dalam penggunaan artefak selanjutnya sepertinya sangat beresiko untuk permaisuri 〙 ucapnya ragu.
【 dengan wajah penasaran menatap Ciyi 】 " jika demikian ratu Ciyi bisa kau jelaskan mengapa hal itu bisa beresiko ???" jawabnya sambil menahan dagunya dengan tangan kanannya, mendengar jawaban dari permaisurinya membuat ratu Ciyi menjadi tenang, karena sebelumnya di berpikir akan di bentak.
【 dengan wajah tenang 】〘 sebelum-nya maafkan hamba jika menyinggung permaisuri, sebetulnya menara evil monastery adalah artefak yang di gunakan untuk menyegel para pemberontak yang beresiko meruntuhkan seluruh kekuatan yang ada di dunia ini tetapi dalam penggunaannya sangat beresiko, saat aku dan bawahanku di segel banyak dewa yang memiliki kekuatan mengerikan terbunuh karna menggunakan artifak ini, jadi saya mohon permaisuri mempertimbangkan penggunaannya sekali lagi 〙 jawabnya karna takut jika terjadi sesuatu kepada permaisuri nya .
mendengar hal itu membuat para prajurit dan terutama Ling Xia terkejut, Ling Xia dengan cepat bertanya kepada Pandora.
【 berusaha bersikap tenang 】 ' Pandora apakah itu benar jika aku mengaktifkan artefak evil monastery aku akan kehilangan nyawaku ?' tanyanya karna mulai merasa takut.
〚 MENJAWAB KERAGUAN MASTER, JAWABAN NEGATIF KARNA ESENSI ENERGI SERTA EKSISTENSI TUBUH YANG MASTER MILIKI SAAT INI MERUPAKAN EKSISTENSI YANG DAPAT MENENTANG DUNIA INI 〛
mendengar jawaban dari Pandora membuat Ling Xia kembali tenang
' fyuhh untung saja kupikir aku akan mati terimakasih Pandora ' responya terhadap jawaban yang di berikan Pandora
〚 SUDAH KEWAJIBAN SAYA MASTER 〛
【 dengan wajah takut 】〘 Permaisuri apakah semuanya baik baik saja ?? ku mohon permaisuri menghukum hamba jika permaisuri terganggu dengan pendapat hamba 〙 tanyanya Ciyi dan makin merendahkan kepalanya karena rasa takutnya.
【 dengan senyum merekah 】 "siapa yang akan marah seharusnya aku berterimakasih kepada ratu Ciyi karna sudah menghawatirkan saya tapi," diam sesaat lalu melihat kepada jendral Ning dan prajurit lain " rencana akan di lanjutkan ! jendral Ning siapkan prajurit sebanyak 400 ribu prajurit dan lengkapi dengan persenjataan lalu semuanya kembali !!" mendengar hal itu membuat semua yang di ruangan itu terdiam lalu tiba tiba .
【 dengan wajah tidak karuan 】〘 SESUAI KEINGINAN PERMAISURI 〙 " mendengar ucapan dari bawahanya Ling Xia berjalan dan matanya kembali bersinar berencana membuka gerbang di dekat benteng giok hitam, namun langkahnya berhenti cahaya di matanya meredup karena tiba tiba dari belakang Ratu Ciyi serta jendral Ning Li Bei muncul.
【 dengan wajah sedih 】〘 permaisuri apakah permaisuri tidak berubah pikiran jika permaisuri tetap melanjutkan rencana ini maka aku takut... 〙 ucapannya berhenti karna takut memikirkan selanjutnya apa yang terjadi .
【 dengan wajah risau 】 〘 benar permaisuri kami di tugaskan untuk mengawal keselamatan permaisuri jadi aku harap permaisuri dapat mempertimbangkannya sekali lagi !! 〙 ucap jendral Ning tak kalah khawatir setelah mendengar keputusan dari permaisuri mereka.
【 dengan tenang 】 " terimakasih atas perhatian kalian tepi tenang saja semuanya sudah sesuai yang di rencanakan " ucapnya " kalau begitu kita akan bertemu lagi di medang perang " ucapnya lalu mengaktifkan gerbang yang sebelumnya akan Ling Xia buka tepat setelah gerbang itu aktif Ling Xia pun melangkah masuk dan gerbang pun menghilang.
【 dengan wajah ragu 】〘 ratu Ciyi bagaimana menurutmu apa yang harus kita lakukan ?? jika seperti ini keselamatan permaisuri bisa terancam ??〙 tanyanya karna tak tahu lagi harus berbuat apa.
【 dengan wajah sedih 】〘 aku pun tak tahu tapi jika itu yang di inginkan permaisuri maka kita hanya bisa membantunya sekuat tenaga 〙 jawabnya, meninggalkan ruangan tersebut dalam kesunyian.
Ling Xia yang muncul 1 km dari benteng namun saat dia melangkah keluar dari kabut darahnya
BOOOMMM
suara keras terdengar dari kejauhan terlihat asap mengepul di udara.
【 dengan wajah terkejut dan sedikit bingung 】 " sebenarnya apa yang terjadi dengan benteng itu ?? sepertinya benar yang di katakan kak Tian " monolognya
4 jam sebelumnya di hutang bayangan kematian atau lebih tepatnya benteng giok hitam, perang telah di mula namun kali ini kondisi semakin menyudutkan pihak benteng giok hitam, kali ini dari dalam hutan muncul 4 beast yang memiliki tingkat surga yakni Merak api Bintang 71 dan badak bercula api Bintang 73, Harimau api bintang 74 dan ular hijau bintang 74 dengan serangan dari mereka membuat pelindung mudah di hancurkan menyebabkan keadaan dari para prajurit di depan benteng menjadi kewalahan karna serangan beast, mahluk beast dan buas menyerang membabi buta para prajurit terus menembakan anak panah menombak beast atau mahluk buas saat mencapai pinggiran benteng pertarungan terus berlangsung namun mereka dapat menahan serangan tersebut berkat keuletan para prajurit yang telah menghadapi mahluk beast selama bertahun tahun, di tambah lagi bantuan dari para kultivator.
perang terus berlanjut Dekan mu dan dekan Xu terus bertarung dengan gagahnya sementara itu beberapa km darinya terlihat Yilu dan gengnya berusaha mempertahankan mengalahkan beast yang turun dari benteng, wu jie yang berada di menara pengawas terus menembak panahnya ke arah beast yang berusaha mendekati benteng tersebut. 3 jam telah berlalu namun energi mereka semua semakin terkuras sementara itu jendral muda Gu Wang maju ke depan menghadapi para beast tingkat surga bersama dekan Xu dan dekan Mo Xie pertarungan terus berlanjut dengan intens
dekan mo menghadapi merak api menciptakan arai air untuk menahan mahluk itu beserta beberapa beast lain di dalamnya, melihat temanya di tahan membuat para beast memusatkan serangan ke arah 3 sosok tersebut
【 sambil mengayungkan pedangnya】 " TEBASAN PEMBELAH LANGIT " teriaknya sebuah bilah berwarna emas muncul dan menebas beberapa beast termasuk merak api dan terbunuh, sementara itu dekan Xu melemparkan sebuah cairan dalam jumlah besar berwarna ungu dan mengenai beast namun harimau api menyadari hal itu dan melompat mundur beast yang terkena pun meleleh menyisahkan beberapa tulang saja
【 mendecakan lidahnya 】 " Tch ternyata beast ini cukup cerdas " tepat setelah itu dari samping terlihat ayunan ekor yang cepat menyadari hal itu membuat ke 3 melompat keudara untuk menghindari serangan tersebut. terpat ketika di udara jendral Gu melemparkan tombak yang dia keluarkan dari dalam penyimpananya dan SLAP tombak itu menusuk di kepala mahluk itu dengan cepat suara erangan terdengar dan mulai Pelang dan mati kini tinggal 2 beast badak bercula api dan harimau api, melihat kawanya mati mereka memutuskan menyerang mereka bersamaan badak api melaju dengan cepat berniat menyeruduk ke 3 sosok tersebut namun rencananya terbaca oleh dekan Mo kemudian melompat melindungi taman seperjuangannya.
【 membuat Aray 】 " KALIAN BERSEMBUNYI DI BELAKANGKU " setelah menggerakkan tangannya untuk mengaktifkan Aray pertahanan begitu jarak badak tersebut sangat dekat dekan mo mengaktifkan araynya .
BOM suara keras dan badak itu terlontar kedapan dengan cula yang patah ,malihat hal itu ke 3 sosok tersebut cukup terkejut belum sempat selesai tiba tiba dari samping kanan sebuah semburan api muncul dari harimau api melihat hal itu denkan Xu melompat dan melemparkan sesuatu kedalam mulut harimau tersebut namun harimau itu spontan menutup mulutnya sehingga api sebelum-nya yang nyaris mengenai mereka menguap dan menghilang cairang yang mengenai hidungnya mulai bereaksi, merasakan hawa panas dari paru parunya menyebabkan hariamau api meraung keras dan mulai terkulai lemas dan mati ternyata cairan itu merupakan cairan kabut panas yang memang akan lebih berbahaya jika berubah menjadi uap.
ketiga sosok tersebut akhirnya bernafas lega karena menganggap bahwa mereka berhasil membunuh beast yang paling meresahkan tiba tiba suara tepuk tangan terdengar .
__ADS_1
clap clap clap
【 sambil berjalan mendekat 】 " sungguh hebat aku tak menyangka ke 3 sosok di hadapanku berhasil membunuh hewan hewan yang ku kontrol hahaha " ucap pria bertudung
【 bersikap waspada 】 " sepertinya penyebab perang ini telah muncul apakah aku benar sekte iblis Yu San ?" kalimat dari dekan Xu membuat Gu Wang berbalik melihat dekan Xu dan semakin memegang keras pedangnya yang di tujukan ke arah pria di depanya karna terkejut .
【 tertawa】 " ahahahaha ternyata aku cukup terkenal !!" lalu mengambil senjata dari dalam penyimpananya.
【 sambil mengacungkan pedangnya 】 " menyerahlah ini telah berakhir semua bawahanmu telah terbunuh !!" ucapan dari komandan jendral Gu Wang semakin membuat Yu San semakin tertawa.
【 menatap sinis 】 " menurutmu jika aku maju kesini berarti perang ini berakhir ahahahahah betapa naifnya dirimu komanda jendral " tapat seketika menyelesaikan kalimatnya dia menghentikan jari.
BOOOMMM
suara keras terdengar membuat ke 3 sosok tersebut berbalik dan dengan ekpresi terkejut
【 menggeratkan giginya dengan kemarahanya 】 " kau dasar brengsek matilah tebasan ke 3 TEBASAN PEMBELAH SURGA " muncul sebuah bilah berwarna biru muda dari pedangnya menyerang pria bertudung tersebut. pria di hadapannya menggerakan senjatanya yang berupa kapak dan meneriakkan nama jurusnya" TEBASAN DARAH " sebuah bilah merah mengerikan meluncur dan saat kedua bilah tersebut berbenturan sebuah ledakan yang cukup besar terdengar. setelah kabut itu menghilang terlihat ke 4 sosok di sana, jendral gu memuntahkan darah segar dari mulutnya akibat efek dari benturan tersebut dengan cepat dekan Xu dan dekan Mo Xie menahan tubuh jendral Gu.
【 berdiri tegak sambil tersenyum 】 " hmm kekuatan yang hebat namun sayang tak sekuat ayahmu " ucapnya mendengar hal itu ke 3 pria di depanya melihat dengan tajam ke arah Yu San dengan tatapan seolah olah ingin memakanya.
【 melayang 】 " sepertinya tugasku sudah selesai " ucapnya dan terbang menjauh, meninggalkan ke 3 pria tersebut,
jendral gu yang termakan amarah berniat mengejar namun di hentikan oleh dekan mo dan berpikir untuk kembali karna kondisi dekan Xu juga tak kalah parah karna kehabisan energi qi di sebabkan mengeluarkan Aray tingkat 5 terus menerus, menyadari hal tersebut jendral gu menunduk pasrah dan mengikuti ke dua dekan tersebut kembali ke benteng sekaligus melihat kondisi dari dari benteng karna khawatir dampak dari ledakan Sebelum-nya.
【 mendarat 】 " bagaimana keadaan benteng ??" ucapnya dan seorang jendral maju lalu berlutut
【 berlutut 】 " komandan jendral Gu kondisi benteng cukup parah tapi tak sampai runtuh tetapi jika musuh mengincar bagian itu di takutkan .... !!" mendengar hal itu jendral gu menjadi cukup tenang karna masih ada harapan namun belum sempat tenang suara lonceng peringatan terdengar dari kejauhan terlihat beberapa prajurit, anggota berjubah hitam yang di yakini berasal darisekte iblis dan iblis yang sebelumnya menyerang Tian Xue, ribuan beast , dan yu san berdiri di depan , melihat hal itu jendral gu dan semua yang berada di benteng hanya bisa diam seribu bahasa ' sepertinya ini adalah akhir dari keagungan benteng hitam ' ucap prajurit semua dalam benak mereka.
【 dengan wajah gagahnya 】 " KELUARKAN ARAKNYA " teriak jendral gu dan setelah beberapa saat semua prajurit dan kultivator memegan cawan milik mereka masing masing lalu komandan jendral Gu malanjutkan pidato untuk membakar semangatnya" KITA AKAN BERJUANG HINGGA TITIK DARAH PENGHABISAN DAN MELINDUNGI KELUARGA SERTA NEGARA KITA UNTUK ITU AKU UCAPKAN TERIMAKASIH SEMUANYA ANGKAT SENJATA KALIAN UNTUK KEKAISARAN LANGIT AGUNG " mengangkat gelas yang berisi arak meminumnya dan memecahkan gelas
【 dengan kompak 】 " UNTUK KEKAISARAN LANGIT AGUNG!!" ucap para prajurit dan memecahkan gelasnya termasuk yang terluka parah entah itu karna kehilangan mata ataupun cacat karna kehilangan anggota tubuh, tidak hanya itu semua kultivator juga melakukan hal yang sama tepat ketika itu juga semua orang di benteng itu kembali bersemangat mereka pun bersiap untuk berperang.
dari sisi lain Yu San berdiri di depang prajurit dari kekaisaran batu hitam, sekte iblis serta beast yang mereka kendalikan.
BOMM
ledakan keras terdengar di bagian benteng yang sebelumnya sehingga karna ledakan kedua menyebabkan benteng itu runtuh akibat kekuatan ledakan tersebut, melihat hal itu semua prajurit menjadi panik dan sebagian temenung namun kembali sadar setelah mendengar perintah dari komandan jendral Gu wang
【 mengeluarkan perintah 】 " pergi dan halangi para beast itu jangan sampai ada musuh yang lewat !! " sebagian kultivator dan prajurit pergi ke arah yang di perintahkan
seketika itu juga semua musuh mulai berlari menuju benteng dengan agresifnya, semua prajurit di benteng menegang sehingga suasana menjadi sunyi tiba tiba seorang wanita dengan pakaian serba putih menepuk pundak jendral Gu yang tegang karna musuh yang akan mencapai benteng.
【 dengan wajah centil 】 " Hei apakah aku bisa ikut membantu ??" ucapanya dengan suara lembut sambil menggoda terdengar di benteng tersebut karna ketegangan dari para prajurit sehingga membuat semuanya menjadi diam dalam hening, semua mata tertuju kepada Ling Xia yang memiliki paras yang cantik serta mata yang berwarna emas di tambah lagi dengan rambut hitam panjangnya yang tergerai lurus layaknya air terjun membuat semua di benteng tersebut terpesona tidak terkecuali dengan dekan Xu dan Mo Sakin terpesonanya melupakan serangan dari parah musuh.
seorang prajurit tidak mengerti kenapa semua orang menoleh ke arah komandan jendral mereka lalu berbalik karna penasaran hingga akhirnya dia ikut terpesona.
【 sambil memegang pundak kawanya 】 " hei apa yang...." ucapanya terhenti seketika itu juga dan memanggil temanya yang fokus kedepan, tak tahan temanya terus menepuk pundaknya Akhirnya dia pun berbalik dengan wajah emosi tepat seketika di berbalik dia melihat sosok Ling Xia dan juga ikut terpesona akan kecantikan Ling Xia.
Ling Xia yang bingung karna tidak di gubris kembali mengulangi perkataannya." ehem tuan apakah aku bisa ikut berperang ?? " komandan jendral Gu akhirnya tersadar.
【 dengan tegas 】 " SI-SIAPA KAU INI ??" dengan wajah galak nya sambil mengarahkan pedangnya ke arah Ling Xia namun pedang yang ia genggam Sebelumnya telah menghilang, semua orang di sana kembali tersadar oleh bentakan dari komandan jendral mereka.
【 pura pura terkejut】 " ya ampun tuan jangan galak begitu dan apakah tuan mencari ini !!" sambil memperlihatkan pedang tersebut
【 dengan wajah terkejut 】 " kembalikan pedangku !!" ucapnya dengan nada kesal sehingga Ling Xia pun akhirnya mengembalikan pedang yang sebelum nya di genggam oleh pria yang menyandang posisi tertinggi di benteng tersebut.
sementara itu para prajurit dari pihak musuh keheranan karna belum mendapat serangan panah atau busur silang dari musuh yang berada di tengah menyadari hal tersebut mereka memusatkan serangan ke arah tengah.
【 dengan wajah terkejut 】 ' bagaimana dia bisa ??' herannya dalam batin dan melihat wajah Ling Xia yang menggembung kan pipinya karna kesal, jendral Gu Wang hanya bisa terkelitik ingin mencubit pipi putih dan mulus tersebut memajukan tanganya berniat mengambil pedangnya kembali namun Tampa sadar tangan komandan jendral Gu Wang terluka membuat Ling Xia dengan cepat menjatuhkan pedang tersebut dan memegang tangan jendral Gu yang terluka.
【 dengan wajah panik 】 " ya ampun tuan kenapa tidak berhati hati fuu fuu" sambil meniup tangan jendral Gu yang berdarah karna teriris oleh bilah pedang yang tajam.
__ADS_1
sementara itu jendral Gu hanya terdiam karna sensasi lembut yang dia rasakan berasal dari tangan Ling Xia membuat jantungnya berdetak tak karuan berbeda dengan pria lain yang hanya bisa membayangkan diri meraka berada di posisi sang komandan jendral, setelah pendarahannya berhenti Ling Xia mengeluarkan sapu tangan dengan sulaman teratai emas dan membalut luka tersebut dan di akhiri dengan ciuman membuat semua yang di sana membuka mulutnya ,
【 melepas genggaman tanganya 】 " nah sekarang selesai " ucapnya Ling Xia yang telah selesai mulai berjalan menuju tepian benteng
【 berjalan dan berbalik 】 " Baiklah jika tuan tidak mengisinkaku maka " Ling Xia pun melompat dari benteng sambil menatap jendral Gu dan sekali lagi menggodanya dengan mengedipkan matanya lalu meluncur turun dari benteng tersebut sementara itu semua prajurit yang melihatnya terkejut termasuk komandan jendral Gu sehingga dia ikut meluncur turun berusaha menggapai Ling Xia , Ling Xia yang menyadari itu mengeluarkan kemampuan kabut darahnya sebelum jendral itu masuk Ling Xia hanya tersenyum yang membuat komandan jendral semakin berusaha untuk menggapai Ling Xia.
foopp suara komandan jendral yang memasuki kabut darah dan kembali ke atas benteng.
Ling Xia yang masih jatuh kemudian memasuki kabut dan muncul di bawah kaki benteng dan di hadapannya terlihat ribuan prajurit kekaisaran batu hitam, anggota sekte iblis , iblis yang di panggil menggunakan tehnik terlarang dan ribuan beast melihat hal itu membuat semuanya terkejut akan kemunculan Ling Xia yang tiba tiba.
KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.368 JT TAEL EMAS BESAR
471 KOIN EMAS
40 KOIN PERAK
POIN KEHIDUPAN
2.975.000 point kelebihan poin untuk meningkatkan LVL Pandora dan ketika level 3.0 mampu di tukarkan dengan shop khusus
<<<< ITEM >>>>
⌑ Sabit Pembunuh Dewa.{ tingkat ilahi }
⌑ pistol FN - five 7. { dari dimensi lain }
⌑ Grappling Hook. { dari dimensi lain }
⌑ Lentera Jam Pasir Kematian.
⌑ Cincin Surga Gelap.
⌑ Cincin Phionix Naga
⌑ Evil monastery { 1x }
⌑ Cawang Jiwa
⌑ Jarum jiwa { Senjata Dewi Penyembuhan }
⌑ Pakaian Permaisuri { Gaun,Tiara, Anting, Sepatu, Sarung tangan }
⌑ Kitab Rantai iblis ( Tingkat tidak di ketahui )
⌑ Tiket Emas { 3 x dapat di gunakan untuk membeli perlengkapan, herbal, Hewan Spiritual,Obat secara gratis }
⌑ Tiket Berlian { 1 x bisa di gunakan saat sistem berada pada level 5.0 }
TEHNIK YANG DI KUASAI.
⌑ Tehnik Kabut darah : mampu membuat pengguna dan orang yang bersentuhan dengan pengguna dapat menghilang dan muncul di tempat sejauh yang di lihat serta ketempat yang di ingat dan kabut yang tertinggal setelah menghilang mampu membunuh orang begitu terhirup ( level penguasaan selanjutnya mampu memindahkan sebuah desa yang di targetkan )
⌑ Mata Emas : mampu membuka yang menghubungkan antara dunia nyata dan alam batin. ( masih terdapat rahasia lain )
⌑ Mata Dewi Kesembuhan : mempu melihat semua jenis penyakit ( Level penguasaan selanjutnya mampu membuka kebun rahasia )
⌑ Mata Permaisuri Neraka : mampu membuka gerbang menuju Neraka ( belum di sadari )
⌑ Teratai Kehidupan : membuat pengguna mampu mengeluarkan kelopak yang mampu menyegel penyakit dan racun ke dalam kelopak ( level penguasaan selanjutnya dapat di kombinasikan dengan element lain )
⌑ SISTEM : TIDAK ADA BATAS PENINGKATAN
__ADS_1
ADUH MAAF TELAT UPLOAD SOALNYA LIKENYA KURANG MAKANYA AKU JADI NGGA SEMANGAT NULIS TAPI KARNA ADA PEMBACA SETIA MAKANYA AKUPUN MEMAKSA KAN DIRI BUAT NULIS MESKIPUN KEPALA SANGAT SAKIT SIH KARNA SEPERTINYA OBATNYA BLUM NGEFEK TAPI BUAT PEMBACA AKU USAHA KAN KOK JADI JANGAN LUPA LIKE
HAPPY NICE DAY🤗🤗🤗