
" hmm pria yang bijak " gumam Ling Xia sembari menatap gambar hologram yang ada di kepalanya.
" yang mulia apa anda mengetakan sesuatu ?? " ucap Ciyi yang berdiri di depanya.
" ahh tidak ratu Ciyi " ucap Ling Xia terkejut.
Ling Xia kini berada di tengah hutan bayangan setelah pamit kepada kakek dan neneknya untuk kembali ke klinik mereka itu yang kedua kakek dan neneknya ketahui.
" jadi apa sudah siap ??" tanya Ling Xia kepada Ciyi yang tengah berdiri di depanya.
" iya yang mulia semuanya sudah siap !!" ucap Zhao Ciyi kepada Ling Xia.
" bagus kalau begitu mari kita mulai !!" ucap Ling Xia. namun wajah Zhao Ciyi menjadi risau dan sedih Ling Xia yang melihat itu melangkah mendekatinya.
" kak tolong jangan memasang wajah seperti itu " ucapnya memasang wajah sedih.
" tapi Adi....." ucapnya terhenti karena Ling Xia meletakan jarinya di bibir Zhao Ciyi.
" kak tolong !! aku tak ingin mendengarnya dan juga percayalah padaku, jadi mari mulai acaranya " ucapnya lalu berjalan menuju podium yang terbuat dari batu khusus yang di keluarkan dari menara evil monastery. Zhao Ciyi berdiri mematung merasa bimbang karena konflik yang terjadi di pikirannya
'bagaimana ini jika mengenain kepercayaan kepadamu saya sangat percaya dengan hal itu karena kamu memiliki kemampuan yang luar biasa meskipun demikian semua orang di masa lalu yang pernah menggunakan pusaka itu juga luar biasa namun mereka semua mati aku tak ingin kamu adikku pertama yang harus ku lindungi celaka begitu saja di depan mataku sendiri, tapi ini perintah darinya jadi apa yang harus kulakukan ?? ' konflik dalan batin, Ling Xia yang berjalan lebih depan berbalik.
" kak Ciyi bukankah sudah tugas dari tangan kanan untuk menyabut sang permaisuri !!" ucapnya sambil menoleh yang membuat Zhao Ciyi terkejut dan membuyarkan lamunannya.
" ba-baik adik !!" ucapnya Tampa sadar dan bergegas melangkah saat melewati Ling Xia.
__ADS_1
" kak tenang saja !!" ucap Ling Xia.
" apa Permaisuri mengucapkan sesuatu ??" tanyanya Ling Xia menggeleng pelan.
" aku berkata kakak tenang saja !!" ucapnya sambil tersenyum.
" hmm apa itu perintah untuk aku kakakmu ??" tanyanya.
" jika itu bisa membuat Kakak tenang maka itu adalah perintah, apa kakak paham ??" ucapnya.
" baik permaisuri ku sayang !!" balas Zhao Ciyi menggoda.
" hmm itu lebih baik sekarang. kalau begitu mari " ajak Ling Xia. keduanya pun melanjutkan langkah mereka yang sebelumnya terhenti akibat kegundahan yang mereka miliki.
di lokasi yang merupakan pusat hutan bayangan kematian terlihat jutaan prajurit yang tengah berbaris dengan rapi, bersamaan dengan para beast yang berhasil di taklukan oleh Ling Xia selama penaklukan wilayah hutan bayangan kematian.
para beast masih berdiri dengan gagahnya terlihat berbagai jenis beast yang dapat membuat para kultivator tingkat saint ketakutan baik karena kekuatan maupun karena tekanan intimidasi yang mereka keluarkan karena Rata rata dari mereka yang hadir semua adalah beast tingkat surga bintang 74 dan 75.
mereka dapat mencapai tingkatan itu setelah berlatih dan berkultivasi sembari menggunakan Pill yang di berikan oleh Ling Xia yang ia dapatkan dari dalam menara evil monastery dan juga Pill yang ia buat sendiri.
meskipun kebanyakan dari mereka belum bisa berubah menjadi manusia karena alasan tertentu baik itu karena ras mereka maupun karena hal lainya sehingga mereka tetap dalam wujud mereka berupa beast.
sehingga udara di tempat itu mulai tak karuan akibat perpaduan aura yang di hasilkan dari para beast maupun para prajurit kematian.
" mulai acaranya.." gumam Ling Xia di akhiri dengan senyuman Ling Xia melangkah dan bersamaan dengan itu wujud Ling Xia mulai di selimuti oleh api merah menyala dan yang dari dalamnya keluar cahaya ungu indah dan aura kematian yang menyeruak keluar tak berapa lama api mulai melemah dan aura kematian mulai menebal.
__ADS_1
bersamaan dengan itu muncul sosok wanita dewasa dengan gaun merah khas permaisuri yang di hiasi tulang dan api yang membara di bahu dan juga Tiara yang terbentuk dari api rambutnya hitam pekat tergerai lurus dengan ujungnya yang terbakar.
ia tak membuka matanya karena dapat memancarkan cahaya yang sangat terang akibat berpadu dengan tubuh berkah dan juga kekuatan kehidupan yang ia miliki saat ini sehingga kekuatan matanya sangatlah luar biasa itu tak mengherankan karena mata tersebut merupakan mata spesial seperti tubuhnya yang menyimpan banyak rahasia.
Ling Xia mengetahui hal itu karena pernah mencobanya saat berlatih bertarung menghadapi Zhao Ciyi dan Tian Xue sembari menguji kemampuannya tetapi akibat ia berubah wujud sepenuhnya dan membuka matanya Tampa mengetahui hal itu sehingga membuat Tian Xue dan Zhao Ciyi menjadi buta seharian sehingga ia tak pernah membuka matanya saat berubah ke wujud sepenuhnya.
* back to Story *
dan juga karena memancarkan aura dari berkah Dewi kesembuhan yang ia miliki sehingga siapa saja yang melihatnya akan merasa tenang dan hormat di waktu yang bersamaan.
namun karena kekuatan yang ia dapatkan dari kaisar kematian sehingga aura kematian miliknya lebih mendominasi sehingga aura tersebut dapat menekan sekelilingnya meskipun Ling Xia telah menekanya menggunakan artefak berupa cincin surga gelap.
bersamaan dengan itu semua beast menjadi risih mereka mulai menatap sekelilingnya mencari asal dari aura mengerikan tersebut.
Zhao Ciyi muncul dan berdiri tegap dan berubah wujud bersamaan dengan itu semua prajurit ikut berubah menjadi sosok aslinya ukuran tubuh mereka bertambah sehingga kini mereka nyaris setinggi 2,5 meter dengan zirah yang mereka kenakan semakin menyeramkan dan juga senjata yang mereka pegang ikut berubah dan memancarkan aura kematian dari tubuh mereka.
meskipun telah mereka tekan namun tetap saja ada aura yang merembes keluar melalui zirah mereka, aura para beast yang awalnya terlihat mendominasi merasa terintimidasi akibat perubahan tersebut udara kini di penuhi oleh aura kematian yang membuat para beast menjadi ketakutan.
meskipun hanya sedikit yang keluar dari tubuh mereka namun karena jumlah mereka yang melampaui 16 juta sehingga membuat aura mereka tetap lebih mendominasi.
semua beast berjuang menghadapi ketakutan yang kini mereka alami. tiba - tiba terdengar perintah yang keras dari arah podium membuat semua beast terkejut.
" SAYA PERSEMBAHKAN YANG MULIA PERMAISURI LING XIA !!" teriak Zhao Ciyi bersamaan dengan itu Ling Xia pun muncul dengan aura mengerikan yang menyeruak keluar dari tubuhnya yang terlihat layaknya awan hitam pekat di sekitarnya membuat bahkan para prajurit kematian pun terkejut.
sementara itu para beast semakin ketakutan terdengar juga beast yang menelan ludah akibat syok dengan apa yang mereka lihat. seolah - olah mengabaikan yang di alami para beast semua prajurit kematian berlutut, para beast terkejut dengan hal itu dan dengan cepat ikut berlutut secara tergesa-gesa.
__ADS_1
semetara para beast yang belum bisa berubah wujud menundukan kepala mereka serendah mungkin kini Ling Xia pun melangkah maju dan berdiri di atas podium.