THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
SENJATA TERKUTUK


__ADS_3

Merasakan tekanan yang ia rasakan dari pihak pesaing, tanpa ia sadari kini telah kehilangan raut wajah penuh semangat sebelumnya, berpikir bahwa perjalanannya kali ini, yang awalnya akan membuatnya mampu merekrut murid dengan kualitas yang sangat hebat pupus, dengan demikian kini sudah bertambah lagi pihak yang kecewa sebelum mencoba merekrut ke duanya.


Kembali ke pertarungan ke 13.


Sang putri ke 3 kini telah berdiri sambil memperlihatkan kuda kuda gaya berperang yang Mingmei kenali.


" Tehnik pedang 9 penjuru !! " Pikirnya dengan cepat ia mengingat ketika master Ciyi mengajari mereka tehnik tersebut dan fakta pahit bahwa kakaknya jauh lebih unggul dalam menangani tehnik pedang di bandingkan dirinya, yang lebih ahli dalam persenjataan seperti kapak, martil raksasa maupun tombak begitupun dengan kapak, yang mana membuatnya sedikit merasa kecewa.


" Yang mulia putri, mohon maaf, atas sikap saya sebelumnya karena telah bersikap kasar kepada yang mulia !!" Ucap Mingmei membungkuk memberi hormat.


Sementara itu sang putri kembali di kejutkan atas ucapan serta ucapan dari Mingmei.


" H...hmmm ada apa dengan perubahan sikapmu itu, meskipun tadi aku sedikit lengah tapi jangan harap kamu akan mampu melakukannya untuk ke 2 kalinya !!" Ucapnya dengan nada bangga, kini ia telah mulai mengeluarkan aura Ki di tubuhnya.


Dan dari sudut pandang Mingmei dan mereka yang memiliki kultivasi tingkat saint ke atas, mereka dapat melihat bahwa energi tersebut tersalurkan ke dalam pedang sang putri. Melihat rasa percaya diri sang putri kembali, Mingmei kemudian mengeluarkan senjata miliknya berupa tombak dengan ujungnya menyerupai kapak sementara di belakang dari bilah kapak terlihat sebuah tombak dengan bentuk yang unik.


Terlihat corak indah terukir menyelimuti seluruh permukaan senjata tersebut, warna hitam gelapnya menambah kesan misterius, dengan warna dasar hitam membuat coraknya yang terlihat memancarkan cahaya merah dari ukirannya. Tidak hanya sampai di situ setelah Mingmei memberikan sedikit aura miliknya seolah-olah senjata tersebut menyambut hal tersebut, tombak tersebut mulai beraksi liar auranya semakin kuat membuat tekanan di sekelilingnya.

__ADS_1


Jiangying yang berada di kursi penonton terkejut karena sikap adiknya yang gegabah, ia berniat untuk menghentikan perbuatan adiknya yang sudah terlalu berlebihan. Tetapi niatnya ia urungkan setelah menyadari bahwa kali ini, adiknya tak mengeluarkan aura membunuh ataupun kematian sama sekali, yang ia keluarkan seperti di jurus pertama.


Sementara itu sang putri mulai merasakan tekanan Dari senjata tersebut, yang mana semakin lama semakin memberikan tekanan kepada sekitar, bahkan tak sedikit orang di kursi penonton yang ikut merasakan aura aneh dari arah arena.


" hmmmm sepertinya kali ini aku akan menggunakan tombak ini ? " Ucap Mingmei yang ikut merasakan kekuatannya bertambah beberapa kali lipat, serta perasaan aneh yang ia rasakan.


Sementara itu...


" Senjata tingkat surga !! " Ucap kagum seorang pria paruh bayah yang berdiri di dekat sang Pangeran pertama.


Pangeran pertama yang mendengar ucap pendampingnya menoleh ke arah sang pria tersebut, tetapi ia tak mengatakan apapun dan kembali menatap ke arah arena dan menatap kagum ke pada Mingmei, berbeda dengan sang pangeran pertama beberapa orang malah menatap Mingmei dengan tatapan keserakahan.


Senjata tersebut merupakan hadiah karena talah berhasil menginjakan kaki di tahap saint, begitupun dengan Jiangying ia juga mendapatkan hadiah, berupa pedang dengan wujud yang menyerupai senjata katana. Dan karena senjata tersebut di segel di menara evil monastery pertama yang identik dengan Ras iblis, maka senjata dari keduanya merupakan senjata iblis.


itu terlihat dari mata yang terdapat di senjata keduanya yang mana milik Mingmei terdapat di bilah kapak miliknya, sementara senjata pedang milik Jiangying memiliki mata di bilahnnya. Bersamaan dengan itu mata yang terdapat di senjata Mingmei terbuka dan dengan itu pula aura mengerikan meledak dari senjata tersebut, dan mulai memenuhi arena dengan aura yang mempengaruhi energi qi.


Bukan hanya itu terlihat beberapa helai rambut yang berasal dari senjata itu mulai menusuk kulit Mingmei untuk menyerap energinya, darah, serta menambah energi qi kepada sang pemilik.

__ADS_1


" BUNUH, BANTAI, MUSNAHKAN, DARAH, DAGING " Suara tersebut mulai terngiang - ngiang di kepala Mingmei, bersamaan dengan itu dari balik topeng mingmei mulai menesteskan darah, sehingga membuat siapa saja menjadi ketakutan akan hal itu.


Bersamaan dengan perubahan Mingmei serta bahaya yang akan ia timbulkan membuat semua orang mulai bersiap untuk menyerang, bahkan tak sedikit penjaga yang sudah mulai mengepung arena untuk melakukan tindakan pencegahan, tetapi karena aura semakin menebal sehingga membuat semuanya kesulitan untuk mendekat.


" Arggg ternyata kamu masih belum tunduk rupanya !! " Geram Mingmei dalam hatinya, terapi suara yang ada di kepalanya terus mengucapkan kalimat yang sama.


Tempat sekitar Mingmei mulai membentuk hembusan energi qi negatif yang membuat semua orang yang ada mulai merasakan kesakitan luar biasa di kulit mereka, merasakan keadaan semakin liar membuat semua panitia memutuskan untuk mengevakuasi penonton.


Semua orang mulai di evakuasi keluar dari arena, bersamaan dengan keluarnya para penonton para prajurit mulai masuk ke dalam stadion, langit mulai menghitam bukan karena mendung tetapi karena partikel energi qi hitam yang mulai memadat. Putri yang menjadi lawan mingmei terjatuh ketakutan selain karena rasa haus darah dari Mingmei yang mulai merembes kemana mana, niat membunuhnya pun semakin menggila.


Beberapa orang mencoba menyelamatkan sang putri tetapi tak satupun yang berhasil mendekat karena tekanan di sekitar arena meningkat hingga 10 ton sehingga membuat semua prajurit kewalahan dan bahkan tak sedikit yang kehilangan kesadaran.


" Pangeran tolong berikan perintah karena gadis tersebut tak lama lagi akan berubah menjadi iblis seutuhnya !!" mendengar ucapan pendampingnya dengan cepat wajahnya yang sebelumnya khawatir kini semakin khawatir, ia tak meminta penjelasan dan langsung mengeluarkan perintah.


" SEMUANYA CEPAT HENTIKAN GADIS ITU SEBELUM IA BERUBAH MENJADI IBLIS SEUTUHNYA " Teriak sang Pangerang Pertama.


Semua kultivator dan keluarga besar lainya terkejut mendengar ucapan pangeran, mereka awalnya tak mengetahui hal tersebut karena kumpulan enegi qi negatif yang berkumpul sudah mulai memadat sehingga pandangan mereka terhalangi, dan juga karena kepadatan dari energi qi negatif membuat mereka tak mampu mengetahui yang terjadi di dalam, mereka semua mulai mencoba mendekat, semua kultivator menjadi panik.

__ADS_1


*Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol 👍 yaahh !!....


Kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya. 😉😉*


__ADS_2