THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
KESURAMAN HATI SANG PERMAISURI ( BAGIAN 2 )


__ADS_3

Di dalam ruang yang gelap terlihat cahaya berwarna hijau samar - samar menerangi ruangan tersebut, di pinggiran ruangan tersebut terlihat sumber dari cahaya kehijauan tersebut itu adalah pusaka yang biasanya di gunakan untuk memulihkan jiwa serta membantu proses penyembuhan bagi pasien yang terluka entah fisik maupun jiwa, atasnya terlihat gundukan selimut yang di salah satu bagian memperlihatkan sepasang mata yang mengintip keluar dari selimut tersebut.


" Mempercayai ?? hmm sungguh kalimat yang rapuh penuh keraguan di antara kebenaran yang di yakini sebagai sebuah janji di mana kita berharap bahwa pihak lain tidak akan mengecewakan kita, serta... fakta pahit yang telah ku lalui selama ini karena kalimat tersebut, bahkan lebih menyakitkan tak kala semakin dalam kau tenggelam ke dalamnya maka akan semakin menyakitkan rasanya ketika mereka mengkhianatimu " Pikir Ling Xia yang di masa hidup sebelumnya ia telah di khianati berkali - kali sebelum akhirnya ia berubah menjadi kejam dan bahkan tidak berprikemanusiaan.


[ MASTER BUKANKAH MEREKA SEMUA TERIKAT KONTRAK JIWA DENGAN MASTER, SEHINGGA KEMUNGKINAN MASTER DI KHIANATI ITU KECIL ]


Membuka selimut yang menutupi tubuh bagian atasnya.


" Pandora ini dan itu adalah hal yang berbeda, kau pikir karena kurangnya kepercayaan yang kumiliki sudah berapa banyak bawahanku yang harus ku korbankan karena hal itu ??" Tanya Ling Xia karena di masa lalu begitu Ling Xia merasakan keraguan terhadap bawahannya mereka langsung di buatkan misi untuk menyingkirkan mereka entah itu di bunuh langsung oleh orang suruhannya maupun dengan membunuh mereka untuk di jadikan kambing hitam, sehingga tak sedikit bawahannya yang terbunuh karena keraguannya meskipun mereka telah mengabdi hingga puluhan tahun.


Namun bagi Ling Xia sebuah ancaman lebih menakutkan di bandingkan kehilangan orang kepercayaan, sehingga semasa hidupnya di masa lalu tak pernah ada bawahannya yang bertahan hingga 30 tahun, mengingat semua itu Pandora tak menjawabnya karena fakta menakutkannya Ling Xia tak pernah melupakan wajah mereka bahkan sampai saat ini.


[ MASTER JIKA SEPERTI INI APAKAH MASTER MASIH YAKIN MAU TETAP MELANJUTKAN SEMUA INI ?? ]


" Entahlah Pandora awan kelabu ini entah bagaimana sudah memenuhi kepalaku sehingga aku ragu atas semua keputusan selanjutnya !! " Sambil menatap langit - langit.


[ MASTER KALAU BEGITU BAGAIMANA DENGAN MELEPAS KONTRAK DENGAN MEREKA DAN MEMUTUSKAN HUBUNGAN DENGAN MEREKA KEMUDIAN FOKUS MENJALANI HIDUP MASTER SEPERTI RENCANA AWAL KITA, MEMBANGUN SEBUAH KLINIK DAN MENJAGA KEDUA PASANGAN TERSEBUT ]


" Memutuskan hubungan yah ?? " Ling Xia terkejut dan mulai berpikir sambil mempertimbangkan ide yang baru saja Pandora sarankan, ekspresi wajahnya terus berubah - ubah semakin dalam ia memikirkannya, tiba - tiba ia mengingat semua kenangan dengan mereka mulai dari saat pertemuan mereka hingga saat ini.


[ BAGAIMANA MASTER DENGAN HAL TERSEBUT ?? ]


" Pandora apakah menurutmu selama ini aku terlalu egois karena takut tersakiti karena telah sering di khianati di masa lalu ...." Tanyanya sambil bangun lalu terduduk sambil memeluk ke dua lututnya.

__ADS_1


[ MASTER SAYA AKAN BERBOHONG JIKA MASTER TIDAK AKAN WASPADA SETELAH SEMUA ITU, TETAPI MASTER JUGA HARUS MENGINGAT BAHWA DI DUNIA INI DAN DI SANA ITU BERBEDA JADI COBALAH UNTUK PERCAYA KEPADA MEREKA, LAGI PULA JIKA MASTER TIDAK MEMPERCAYAI MEREKA BAGAIMANA MEREKA BISA MEMPERCAYAI MASTER ]


" Eh apakah selama ini mereka tidak mempercayai ku ??" Ucapnya merujuk kepada semua yang dekat dengannya di dunia ini, dan Tampa sadar ekspresi sedih nampak di wajah Ling Xia.


[ TIDAK MASTER BUKAN BEGITU MAKSUDKU, DARI PENGAMATAN SELAMA INI MEREKA MEMPERCAYAI MASTER 100 % ITU TERBUKTI DIMANA SELAMA INI MEREKA SELALU MENJALANKAN SEMUA PERINTAH DARI MASTER TANPA MEMPERTANYAKAN HAL YANG DAPAT MENYINGGUNG KEPERCAYAAN MASTER KEPADA MEREKA ]


" Benarkah ??" Mulai merasa senang.


[ BENAR MASTER !! ]


Mendengar jawaban dari Pandora membuat Ling Xia tersenyum penuh arti.


" Hmmm baiklah kalau begitu !!" Tiba - tiba terdiam, lalu ekspresi sedih kembali terlihat di wajahnya " Pand aku merasa telah melakukan kesalahan dengan sikapku beberapa waktu yang lalu.. terutama kepada Tian Xue " Ucapnya menyesal setelah mengingat kejadian sebelumnya.


[ MASTER ITU BUKAN KESALAHAN MASTER 100%, LAGI PULA MASTER JUGA HARUS BERHATI - HATI DENGAN ASAL USUL MASTER.. TETAPI JIKA DI AMATI DENGAN SEKSAMA MESKIPUN MEREKA MENGETAHUI ASAL USUL MASTER SEPERTINYA ITU TIDAK MENIMBULKAN MASALAH ]


" Apakah kamu yakin ??" Ucapnya meragukan pemikiran Pandora.


[ ..... ]


" Haaa sudah kuduga !!" Sambil menghela nafas.


[ LALU MENGAPA MASTER TAK MENCOBANYA ]

__ADS_1


" Maksudmu... jujur kepada mereka begitu ?? "


[ BENAR MASTER !! ]


" Apakah itu sudah di perhitungkan bagaimana akhirnya ??" Ucap Ling Xia sedikit tidak suka dengan ide dari Pandora.


[ TAPI MASTER SAYA PAHAM MASTER MASIH RAGU TETAPI APA SALAHNYA MENCOBA LAGI PULA COBA TEBAK APA YANG AKAN MASTER DAPATKAN, MAKSUDKU MASTER BISA SEKALIAN MENGUJI MEREKA DAN JIKA ITU SESUAI DENGAN KEINGINAN MASTER ITU AKAN..]


" Apakah kau gila.. lihat jumlah mereka bahkan untuk jujur kepada Tian Xue dan Zhao Ciyi itu sudah membuatku kurang yakin mereka akan menerimaku seoenuhnya belum lagi dengan seluruh prajurit kematian dengan jumlah mereka itu sungguh tidak masuk akal aku takut sebagian dari mereka akan mencoba melepaskan diri dengan kontrak yang ada dan mencoba mengkhianati ku apalagi dengan para beast belum lagi " Sontak terdiam sebelum melanjutkan dengan air mata mulai menetes di pipinya " Belum lagi dengan kakek dan nenek.. memikirkannya saja sudah membuatku frustasi aku .. aku tak ingin kehilangan mereka berdua jika mereka mengetahui bahwa aku bukan cucu mereka bisa - bisa !!" Tiba - tiba kenangan ketika ia sendiri di masa lalu terlintas di benaknya " Aku tak ingin sendirian lagi pand, itu menakutkan, aku tak ingin makan sendiri lagi aku tak ingin melewati tahu baru sendiri lagi itu menyakitkan pand sangat menyakitkan !!" Ucapnya histeris akan kenangan menyedihkan yang terjadi di masa lalu.


Suasana canggung kembali menyelimuti ruangan tersebut yang ada hanya suara Isak tangis dari Ling Xia yang takut jika fakta dirinya di ketahui bahwa ia bukan cucu dari kakek dan neneknya dan kemungkinan ia akan kehilangan segalanya jika ia jujur, sementara itu Pandora hanya terdiam menunggu Ling Xia menjadi tenang namun Tampa di duga Ling Xia menangis hingga akhirnya ia tertidur.


Tak berapa lama pintu kemudian terbuka dan 2 sosok wanita masuk kedalam mereka adalah Tian Xue dan Zhao Ciyi dengan ekspresi penuh kesedihan karena ternyata mereka telah melihat semua itu dari kamera pengawas yang terpasang di ruangan tersebut untuk mengawasi pasien yang rencananya akan di terapkan di masa depan, namun siapa yang menyangka hal seperti ini dapat membantu di saat seperti ini.


" Saudari Tian apakah kau puas sekarang !!" Tanya Zhao Ciyi yang tengah mengusap air mata di pipi Ling Xia.


" Sa-saya sungguh menyesal, saya tak menyangka akan berakhir seperti ini !!" Ucapnya sambil mengusap air mata yang masih menetes dari kedua matanya


" Hmmm sudah cukup saudari, lagi pula memang benar adik ternyata memang menyembunyikan sesuatu dari kita semua, sekarang yang perlu kita lakukan hingga saat di mana adik akan jujur kepada kita yakni menunggu dengan sebar !!" Ucapnya


" Terimakasih saudari !!"


Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol 👍 yaahh !!....

__ADS_1


Kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya. 😉😉


Sekedar himbauan novel saya ini akan berakhir di chapter 200 san dan saya akan membuat novel yang lain entah itu lanjutan dari novel ini atau cerita baru lainya jika kalian mau memberi saran silahkan tulis di kolom komentar bye bye !!


__ADS_2