
{{{{{{BACK TO STORY }}}}}}
【 dengan wajah penasaran 】 " apakah dia komandan jendral dari pihak kekaisaran batu hitam. ??" Tanyanya sambil menunjuk ke arah pria yang terduduk lemas dengan ke dua kaki di tekuk ke belakang dengan akibat kultivasi serta dentian yang rusak.
【 dengan wajah yakin 】 " benar sekali yang mulia, dia adalah komandan jendral dari kekaisaran batu hitam " jawabnya setelah menatap pria yang terlihat menyedihkan tersebut.
【 melihat ke arah Ciyi 】 " baiklah serahkan dia ke pihak benteng giok hitam dan kita kembali, lagi pula semuanya urusan kita disini telah selesai " ucapnya Ling Xia .
【 Memberi hormat 】 " seperti yang mulia inginkan !!" Setelah mengatakan itu Ciyi melangkah ke hadapan pria yang terduduk dengan wajah putus asa yang di apik oleh 2 prajurit kematian, setelah tiba Ciyi lalu mencekik belakang leher dari pria tersebut dan menyeretnya ke hadapan komandan jendral Gu Wang sementara itu yang sedang di seret meronta berusaha melepaskan cengkraman tersebut sambil memegangi tangan dari Ciyi di sertai gerakan kaki yang aneh namun tetap saja perlawanannya tak membuahkan hasil apapun, setelah beberapa meter dari orang yang di maksud Ling Xia, Ciyi lalu menjatuhkanya bawaannya di hadapan sang komandan Jendral Gu wang, seolah olah itu bukan apa apa.
【 dengan tatapan dingin 】 " sekarang dia adalah milikmu !! " Ucapnya lalu berbalik dan berjalan menuju Ling Xia, sementara itu Gu Wang menjadi tersulut emosinya karena perlakuan yang di dapatkan oleh pihak kekaisaran batu hitam yang sangat kejam bahkan tak manusiawi melihat hal itu dia tak sanggup lagi menahan emosinya.
【 dengan wajah di penuhi emosi 】 " APAKAH BEGINI CARAMU MEMPERLAKUKAN MANUSIA" Teriaknya ke arah Ciyi , sementara itu Ciyi yang mendengar hal tersebut spontan menoleh menatap dengan tajam lalu tiba tiba semua aura yang dia miliki lepas membuat semua yang hadir di ruang tersebut menjadi panik ada yang kehilangan kesadaran, ada pula yang berusaha melawan dengan qi yang mereka miliki semetara itu dekan mo yang menyadari hal tersebut mengeluarkan Aray yang sebelumnya dia persiapkan dan membentuk penahan berupa kaca namun tetap saja penghalang tersebut lambat laun retak.
【 dengan wajah tenang 】 " ratu Ciyi tolong tenanglah !!" Ucapnya kepada bawahannya, mendengar hal tersebut Ciyi menyerap kembali aura yang dia miliki membuat semua orang yang sebelumnya berusaha bertahan dengan putus asa menjadi tenang kembali sehingga mereka bisa mengurus orang-orang yang kehilangan kesadaran akibat dari tekanan aura milik ciyi.
【 dengan sikap tenang menatap kearah Gu Wang 】 " Tuan apakah ada sesuatu yang mengganggu anda sehingga membentak bawahan saya ??" Tanyanya kepada pria yang saat ini sedang berwajah pucat setelah merasakan aura sesungguhnya dari ras iblis kuno.
【 dengan wajah pucat 】 "iya.. saya tidak suka perlakuan bawahan mu kepada prajurit yang telah menyerah di tambah lagi apa alasanmu sehingga ikut campur dalam perang ini .." ucapnya spontan membuat Ling Xia untuk tertawa.
【 sambil tertawa sambil menutup mulutnya dengan tangan yang sedang menggengam lengan gaunya 】 "hahhaha... !!!" tawanya menggema di ruangan tersebut sehingga membuat semua orang kebingungan dengan reaksi yang di keluarkan oleh Ling Xia, melihat hal itu komandan jendral Gu Wang menjadi lebih emosi.
【 dengan wajah merah akibat amarah 】 " APAKAH ADA YANG LUCU ??" ucapnya karna merasa ganjil dengan tawa yang di keluarkan Ling xia, mendengar hal itu Ling Xia mencoba menenangkan dirinya dan menjelaskan secara singkat.
【 menatap jendral Gu Wang 】 " menurutmu apakah salah jika kami berbuat demikian di Medang perang, di tambah lagi kami ikut perang ini karna kami mengingingkan Cristal beast tingkat surga dan kebetulan di sini ada begitu banyak, jadi saya harap anda tidak berpikir berlebihan kepada kami " jawabnya kemudian berbalik dan membuka gerbang. sementara semua yang disana memahami perkataan yang di keluarkan oleh Ling Xia yakni ( dalam perang semua bisa terjadi ) yang memahami hal itu hanya mengangguk dalam hati memahami maksudnya dan yang lainya hanya menatap ke arah komandan jendral Gu Wang yang terlihat bodoh dengan beberapa argumen sebelumnya.
【 dengan wajah tak berkutik 】 ' ternyata itu alasanya,ahahahaha kupikir dia menyukaiku sepertinya aku yang berlebihan menanggapi senyuman serta perlakuanya kepadaku ' racaunya dalam pikirannya.
Setelah gerbang terbuka Ling Xia beserta bawahanya melangkah masuk ke gerbang tersebut, bersamaan dengan itu prajurit kematian yang berada di tempat lain masuk ke gerbang yang terbuka di bawah benteng seperti sebelum saat kedatangan mereka, setalah Ling Xia merasakan semua telah masuk Ling Xia pun berniat menutup gerbang tersebut namun mengingat ledakan yang sebelumnya terasa mengganjal.
【 berdiri di sisi lain gerbang 】 " tuan ku harap tuan memikirkan penyebab ledakan Sebelum-nya !!" ucapnya dan tak berapa lama gerbang pun tertutup,komandan jendral Gu yang sebelumnya terjebak dalam pemikirannya kemudian tersadar akan ledakan Sebelum-nya.
【 dengan wajah terkejut 】 " cepat pergi dan lihat apa yang menyebabkan sehingga bisa ada ledakan di benteng bagian Utara " perintahnya kepada bawahanya dengan cepat beberapa komandan pergi dan melihat hal itu namun belum sempat dia menenangkan pikirannya sekelompok remaja memasuki pintu ruangan tersebut dengan wajah panik sambil melihat sekeliling mencoba mencari sosok yang menurut mereka dapat membantu, setelah melihat sosok itu mereka pun pergi ke arah pria tua yang mereka kenali.
【 dengan wajah panik 】 " Dekan mo Yilu Yilu di culik !! " ucapnya meracau sementara itu dekan Xu yang masih lemas akibat aura dari Ciyi sebelum nya terkejut dan terjatuh dengan mata terbuka lebar karna terkejut sementara dekan Mo yang sebelumnya membantu dekan Xue hanya berdiri dalam diam begitupun dengan yang berada di dalam ruangan tersebut.
【 dengan wajah panik dan terkejut 】 " apa ??? lalu apalagi yang kau tunggu cepat jelaskan !! " tanyanya kepada Ru Xhi yang masih panik, mendengar hal itu Ru Xhi yang masih bingung kini menjelaskan semuanya dan setelah itu dekan mo dan dekan Xue mengepalkan tinjunya dan menggeratkan giginya akibat amarah, mereka tak menyangka bahwa para dermawan mereka dapat melakukan hal tersebut.
【 dengan wajah rumit 】 " ternyata kita telah di tipu, ternyata dia mengincar cucu dari patriack !! " ucapnya setelah mendengar penjelasan Ru Xhi sementara itu dekan mo hanya diam karna keterkejutanya dengan sikap dari orang yang dia anggap sebagai dermawan.
DI MENARA EVIL MONASTER
〚 selamat kepada master telah menerima 135.096.840.000 point kehidupan 〛
sementara itu Ling Xia yang sedang berjalan menuju tahtanya terhenti setelah mendengar pemberitahuan dari Pandora, dengan siggap semua yang berada di belakangnya berhenti berjalan.
【 dengan wajah terkejut 】 ' ehhh sebanyak ini ya ampun... hahah jika poin sebanyak ini aku bisa meningkatkan Pandora hingga level berapa yah ?? ahhh ya ampun ini sungguh hebat tapi itu nanti saja sekarang aku harus menyebuhkan muridku terlebih dahulu dan meng-upgrade Pandora setelahnya HAHAHHA ' girang nya dalam batin setelah itu Ling Xia pun kembali melanjutkan langkahnya menuju ruang tahtanya, setelah sampai di ruang tahta Ling Xia menerima 16 Cristal beast dari perang sebelum-nya dari ciyi lalu memasukkan kedalam penyimpanannya, dan berjanji akan memberikan mereka hadiah atas kontribusi yang mereka lakukan, namun mereka menolak, karna menurut mereka itu sudah kewajiban mereka untuk menjalankan perintah dari junjungan mereka yakni Ling Xia mendengar hal tersebut membuat Ling Xia menyatakanya bahwa itu perintah sehingga mereka tak dapat menolak hal tersebut, karena merasakan perasaan khawatir Ling Xia memutuskan mengirimkan telepati kepada Tian xue yang berjaga di desa Hong Nang .
__ADS_1
【dengan wajah bahagia】 ' kak Tian apakah di sana baik baik saja ? kuharap semau orang belum pergi'!!: tanyanya khawatir karna bisa saja mereka pergi untuk mengungsi ke ibu kota provinsi.
【dengan wajah senang 】 ' adik Ling Er semuanya baik baik saja tapi sepertinya penduduk desa memutuskan untuk mengungsi !! cepatlah kembali karna kakek dan nenek sudah khawatir !! ' jawabnya dengan wajah girangnya karna bisa mendengar bahwa masternya baik baik saja.
【 memainkan rambutnya 】 ' jadi mereka memutuskan untuk mengungsi kalau begitu aku kembali secepat mungkin, hmmm lalu kak bagaimana keadaan ke dua gadis itu ??'tanyanya penasaran dengan kondisi gadis gadis tersebut.
【 sambil melirik ke dalam kamar yang di sana terlihat gadis yang sedang berkultivasi dan yang satunya sedang istirahat 】 ' gadis Mingmei sedang berkultivasi sementara gadis jiangying sedang tertidur untuk memulihkan tubuhnya seperti intruksi dari adik Ling Er ' jawabnya dan kembali berdiri di dekat pintu menatap penduduk desa yang sudah bersiap siap untuk mengungsi.
【 dengan wajah tenang 】 'kalau begitu aku akan menyelesaikan urusan di sini dan kembali !!' ucapnya.
【 masih menatap penduduk 】 ' baik adik Ling Er !! ' jawabnya setelah itu Ling Xia menghentikan telepatinya.
【 berdiri 】 " SELANJUTNYA KITA AKAN MELAKUKAN PENJELAJAHAN KE DALAM HUTAN BAYANGAN KEMATIAN AKU HARAP KALIAN BERSIAP APAKAH SEMUANYA PAHAM !!". intruksinya menggema di dalam ruangan tersebut.
【 sambil berlutut 】〘 SESUAI KEINGINAN PERMAISURI!! 〙 ucap mereka serempak, setelah itu mereka membubarkan diri, sementara Ciyi mengundurkan diri untuk mempersiapkan ruangan tertentu, sehingga ruangan tersebut kini tinggal Ling Xia sendiri meskipun ada sosok lain di ruangan tersebut.
setelah itu Ling Xia kembali ke desa Hong Nang menggunakan kemampuan mata jiwanya ( di kasih nama gini biar ngga rumit ), selama melangkah menuju gerbang tubuh Ling Xia di selimuti kegelapan dan menyusut menjadi gadis kecil dengan pakaian lusuhnya setelah masuk ,lalu gerbang tersebut menghilang,
di desa Hong Nang para penduduk telah bersiap untuk menuju ibukota provinsi, Ling Xia yang muncul beberapa ratus meter dan berjalan menuju ke klinik tempat mereka menunggu selama proses pengambilan keputusan di rumah kepala desa. Ling Xia pun berjalan menuju klinik milik keluarganya selama perjalanan Ling Xia melihat semua orang telah bersiap siap mengemas barang yang akan mereka bawah namun saat itu sudah cukup sore sehingga mereka was was melakukan perjalanan namun karna keadaan yang sulit sehingga mereka mau tidak mau harus melakukanya, Ling Xia melewati rumah rumah hingga melihat sebuah bangunan yang memiliki papan nama yang dia kenali dia pun bergegas menuju kesana.
setelah tiba dia melihat kakek dan neneknya beserta Tian Xue dan ke dua muridnya.
【 dengan wajah polos 】 " kakek ada apa apakah semuanya akan pergi ke ibukota untuk mengungsi ??" tanyanya berpura pura tidak tahu .
【 dengan wajah cemas 】 " benar meskipun waktunya seperti ini tapi kita terpaksa harus pergi!!!" merasa berat karna harus melakukan perjalanan yang sangat jauh.
【 dengan wajah sedikit terkejut 】 " lalu cucuku kamu dari mana saja ?? kami khawatir karna saat kami kembali kamu sudah tidak ada !!" ucapnya sambil memarahi cucunya.
【 dengan wajah polos 】 " ahaha aku pergi untuk mencari air tiba tiba aku bertemu dengan master dan oh iya aku baru ingat katanya perang di benteng giok hitam telah selesai jadi kita tak perlu mengungsi !!" mendengar hal itu mata kedua pasangan paruh baya tersebut terbuka lebar karena terkejut dengan apa yang di ucapkan cucu kecilnya.
【 dengan wajah cerah 】 " jika begitu ini merupakan kabar bagus, kalau begitu aku akan pergi ke kepala desa dan memberitahukanya mengenai kabar bagus ini !!! " ucapnya dengan semangat
【 dengan wajah senang 】 " benar suamiku aku akan ikut pergi bersamamu..!!" dengan semangat .
【 dengan wajah khawatir】 " tidak istriku tetaplah di sini dan istrahatlah biar aku yang pergi " ucapnya mengkhawatirkan istrinya karna melihat wajah istrinya yang kelelahan Karena semalam gelisah memikirkan ke adaan yang akan mereka hadapi sehingga sulit tidur.
setelah mendengar jawaban dari suaminya nenek Ling Qixuan pun menurutinya sehingga yang pergi menuju ke rumah kepala desa hanya suaminya.
【 dengan wajah khawatir 】 " nenek apakah nenek baik baik saja ?? " risau karna baru memperhatikan bahwa wajah nenek Ling sedikit pucat karna kekurangan tidur, hal seperti itu dengan mudah di ketahui Ling Xia karna sering bertemu dengan bawahnya di masa lalu yang mengalami kurang tidur.
【 sambil menatap wajah cucunya 】 " nenek baik baik saja hmmm sebaiknya kita masuk ke dalam karna hari mulai gelap !! " ucapnya sambil melihat langit yang di mana terlihat cahaya senja. setelah itu Ling Xia pung memegang tangan nenek tercintanya dan memandunya masuk sementara itu Mingmei dengan sigap mengambil bungkusan pakaian yang di bawah oleh nenek Qixuan. sesampainya di dalam Tian Xue bergegas ke dapur bersama Ling Xia untuk menyiapkan makan malam sementara jiangying menyeduh teh pemberian masternya dan Mingmei pergi menata meja untuk makan malam tepat beberapa saat sang kakek tiba dengan senyuman puas di wajahnya yang menandakan bahwa berita tersebut di terima dengan baik.
merekapun makan malam seperti malam sebelumnya dan berencana besok akan kembali ke gubuk mereka di pegunungan.
KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.368 JT TAEL EMAS BESAR
471 KOIN EMAS
__ADS_1
40 KOIN PERAK
POIN KEHIDUPAN
135.099.815.000 point kehidupan
dan poin kehidupan ketika Level Pandora berada di level 3.0 mampu di tukarkan dengan shop khusus
<<<< ITEM >>>>
⌑ Sabit Pembunuh Dewa.{ tingkat ilahi }
⌑ pistol FN - five 7. { dari dimensi lain }
⌑ Grappling Hook. { dari dimensi lain }
⌑ Lentera Jam Pasir Kematian.
⌑ Cincin Surga Gelap.
⌑ Cincin Phionix Naga
⌑ Evil monastery { 1x }
⌑ Cawang Jiwa
⌑ Jarum jiwa { Senjata Dewi Penyembuhan }
⌑ Pakaian Permaisuri { Gaun,Tiara, Anting, Sepatu, Sarung tangan }
⌑ Kitab Rantai iblis ( Tingkat tidak di ketahui )
⌑ Tiket Emas { 3 x dapat di gunakan untuk membeli perlengkapan, herbal, Hewan Spiritual,Obat secara gratis }
⌑ Tiket Berlian { 1 x bisa di gunakan saat sistem berada pada level 5.0 }
TEHNIK YANG DI KUASAI.
⌑ Tehnik Kabut darah : mampu membuat pengguna dan orang yang bersentuhan dengan pengguna dapat menghilang dan muncul di tempat sejauh yang di lihat serta ketempat yang di ingat dan kabut yang tertinggal setelah menghilang mampu membunuh orang begitu terhirup ( level penguasaan selanjutnya mampu memindahkan sebuah desa yang di targetkan )
⌑ Mata Emas : mampu membuka yang menghubungkan antara dunia nyata dan alam batin. ( masih terdapat rahasia lain )
⌑ Mata Dewi Kesembuhan : mempu melihat semua jenis penyakit ( Level penguasaan selanjutnya mampu membuka kebun rahasia )
⌑ Mata Permaisuri Neraka : mampu membuka gerbang menuju Neraka ( belum di sadari )
⌑ Teratai Kehidupan : membuat pengguna mampu mengeluarkan kelopak yang mampu menyegel penyakit dan racun ke dalam kelopak ( level penguasaan selanjutnya dapat di kombinasikan dengan element lain )
__ADS_1
⌑ SISTEM : TIDAK ADA BATAS PENINGKATAN