
46 km dari lokasi Yilu terdengar geraman dari sesosok mahluk setinggi 2 meter berlari sosok tersebut terlihat melalui sela sela pohon layaknya cahaya yang yang mengejar sesuatu, burung burung yang bertengger di pohon terbang meninggalkan tempat nyamannya sementara hewan hewan mulai meringkuk ketakutan akibat suara geraman tersebut berbeda dengan sosok yang sedang di kejar dia hanya tertawa layaknya anak kecil di kejar oleh anjink peliharaanya.
meskipun sangat cepat namun anehnya sosok gadis kecil tersebut tidak tersentuh meskipun nyaris tergigit oleh taring dari sosok di belakangnya namun tak kunjung mampu menggapai wujud mungil di hadapannya sehingga sosok mahluk itu mulai geram dan makin geram, lambat laun kecepatan dari sosok tersebut melambat dan melambat.
【 kelelahan 】 " grrrrr " dan akhirnya berhenti dan ambruk di akibatkan luka yang dia alami, lambat laun akibat energinya terkuras begitu banyak di karnakan berlari mengejar serta menahan lukanya agar tidak terbuka lebar namun apa daya karna kelelahan setalah melakukan pelarian dengan terluka yang jarak serta kesulitan yang ia alami sehingga kontrolnya pun lepas sesaat dan itu ternyata mampu membuatnya memiliki resiko kehilangan nyawa, setelah beberapa saat dia pun berubah wujud menjadi sosok manusia, dengan wajah yang terus serta mata yang indah layaknya bulan yang bersinar di malam hari menghantarkan ketenangan bagi mereka yang melihatnya satu kata yang terbersit saat melihatnya cantik.
BERIKUT UNTUK REFRENSI
melihat hal tersebut Ling Xia berbalik dan melihat rubah tersebut yang sudah berubah wujud menjadi gadis Tampa kain apapun menutupi tubuhnya, jika Ling Xia adalah pria sudah pasti dia akan tergoda akan tubuhnya dan menjadi liar, namun berbeda dengan Ling Xia dia hanya tersenyum melihat sosok di hadapannya tumbang Tampa melakukan perkelahian apapun.
Ling Xia yang melihat hal tersebut mendekatinya dengan sedikit panik dan mengeluarkan kain berwarna putih dengan kain corak 2 ekor anak kucing dan menutupi tubuh gadis tersebut setelah itu dia berjongkok.
【 sambil berjongkok 】 " seharusnya kakak tenang dan jangan mudah terpancing emosinya jika aku orang jahat aku sudah membunuhmu dan mengambil inti mu " ucapnya lalu mengotak Atik mengerjakan tanganya yang terlihat aneh jika orang lain yang melihatnya.
sang rubah yang tak senang di perlakukan seperti itu mengangkat tanganya dan berubah menjadi cakar dan akan menyerang Ling xia, menyadari hal tersebut Ling Xia menggenggam pergelangan tangan dari sang rubah.
【 sambil tersenyum 】 " tenang kakak, semuanya akan baik baik saja jadi istrahatlah " dengan suara lembut yang dia ucapkan.
mendengar hal tersebut sosok rubah yang awalnya bringas mulai pasrah dan tertidur akibat tak sanggup menahan kantuknya,
' haaa akhirnya dia bisa tertidur juga ternyata obat serbuk yang ku giling di rumah kakek ternyata lumayan kuat karna mampu melumpuhkan mahluk ini yah meskipun cukup lama juga sih hehe 'ucapnya dalam batin karna sebelum-nya obat tersebut untuk **** sebab menurut Pandora akan lebih mudah jika kita menggunakan serbuk tersebut untuk melumpuhkan **** raksasa sebelumnya " oke selanjutnya aku akan menggunakan cairan yang kudapat dari shop meskipun ini elixir kelas atas namun lebih baik tapi harganya ya ampun ini cukup gila sih hanya untuk satu botol berakhir dengan harga 100 Tael emas haaaa sudahlah !! baiklah Pandora apakah elixir ini cukup untuk menyembuhkannya ucapnya kepada Pandora karna ragu setelah melihat ukuran tersebut
〚 BENAR MASTER KERENA ELIXIR 1000 KEHIDUPAN ADALAH EXTRACKSI DARI RIBUAN TANAMAN LANGIT YANG SULIT DI TEMUKAN DAN KARNA HAL ITU OBAT INI BISA MENYEMBUHKAN DAN MENINGKATKAN TINGKAT KULTIVASI DARI ORANG YANG MENGONSUMSI ELIXIR INI 〛
【 dengan wajah lunglai 】 " aahh baiklah semoga ini berhasil !! " lalu memasukkanya ke dalam mulut mahluk tersebut. meskipun berbahaya untuk menyelamatkan mahluk ini namun Ling Xia juga membenci jika mahluk ini harus bertarung dengan keadaanya saat ini dan tewas dengan tak adil ,Ling Xia pun membantu mahluk itu lalu lambat laun semua lukanya mulai menghilang dan di gantikan dengan kulit yang halus dan ekornya tiba tiba muncul ekor kecil dan lambat laun membesar dan menghilang. tepat setelah itu Ling Xia pun akan menghilang karna menurutnya dia sudah cukup membantu namun dia khawatir jika gadis di depanya akan mati entah itu karna orang lain ataupun karna hewan buas yang berada di hutan tersebut, sehingga dia memutuskan untuk menunggu mahluk itu sadar dan pergi.
setelah 3 jam pun berlalu hingga suara gagak mulai terdengar menandakan bahwa senja sudah tiba namun gadis itu belum kunjung sadar juga hingga pada akhirnya Ling Xia pergi mencari tempat yang aman dengan menggunakan kabut darahnya namun tak menemukan tempat yang tepat lalu dia pun mengingat bahwa di shop tersedia building atau bangunan akhirnya Ling Xia pun membukanya dan melihat-lihat dan ada sebuah pondok namun tepat sebelum dia membeli pondok tersebut gadis itu tersadar namun masih lemas akibat dari obat bius yang belum menghilang 100%,
" haaa kakak akhirnya kamu sadar !!" suara gadis kecil dari sampingya sontak gadis rubah menoleh dan melihat gadis kecil sedang duduk di tanah sambil memeluk lututnya sendiri melihat gadis tersebut dengan cepat wajah gadis rubah yang terbaring berubah menjadi waspada
" tak perlu waspada aku hanya mengobatimu dan maaf aku sudah lancang karna telah memprovokasi mu !! " lirihnya sambil menunduk memberikan hormat
"....." wajah bingung mendengar apa yang baru saja terjadi.
" oh aku lupa memperkenalkan diri nama saya Ling Xia cucu dari pasangan kakek Ling jingmi dan neneku Ling Qixuan " ucapnya dengan bangga.
"...." masih dalam diam
" ahahhaha a... apakah kamu bisu ?" ucap Ling Xia dengan sedikit gagap.
" kenapa kau menolongku ??" ucapnya sambil menatap dengan intens seolah-olah yang dia lihat bukan tubuh Ling Xia melainkan jiwanya.
" memangnya aku butuh alasan untuk menolong orang yang terluka ??" ucap Ling Xia dengan cuek dan khawatir dengan suasana yang semakin gelap ' uuuuuu apakah sudah malam ??' paniknya dalam hati.
__ADS_1
【 menatap Ling Xia dengan wajah bingung 】" apakah kamu tidak tertarik dengan cristal inti yang kumiliki, ataukah kamu ingin menjualku ??" ucapnya untuk menguji Ling xia.
【 wajahnya semakin panik 】 " dengar kakak aku tak tertarik dengan cristal intimu apakah kamu mengerti aku menolongmu karna tulus lagi pula kakek dan nenek ku adalah tabib sehingga aku pun memiliki sifat penolong dan hmm sudah lupakan, yang penting sekarang apakah kamu sudah baik baik saja ?? " ucap Ling Xia meng akhiri jawabannya. 'sebaiknya aku pulang dulu aku takut nenek dan kakek malah masuk ke dalam hutan mencariku Jika demikian bisa bisa.. tidak tidak ' sambil menggelengkan kepalanya paniknya dalam batin.
' dia jujur apakah gadis ini baik hati atau naif , tapi aku menyukainya tidak hanya menolongku dia juga meningkatkan kultivasiku aku akan mengujinya sedikit lagi dan jika dia lulus aku akan mengakuinya sebagai masterku ' ucapanya dalam batin, yah meskipun rubah terkenal akan kemampuanya memanipulasi kebohongan itu tak jauh dari matanya yang mampu melihat kejujuran dan kebohongan itulah alasanya mengapa muncul istilah "selicik rubah" karna mampu memanipulasi segala sesuatu di sekitarnya kecuali kepada masternya mereka akan menunduk dan patuh terhadapnya bahkan mereka tak ragu untuk mati jika itu perintah dari junjungannya " aku masih belum bisa mengerakan tubuhku seratus persen apakah kamu akan pergi gadis kecil ???" ucapnya lembut .
' ehh kemana tadi rubah nyeremin dan galak tadi ?? ahh sudahlah mending aku pulang dulu itu yang terpenting' bingungnya dalam batin " iya aku terlambat pulang aku takut kakek dan nenek sedang kebingungan dan khawatir, baiklah aku ucapkan selamat tinggal !! hati hatilah saat pulang !! " ucapnya dan berbalik ingin meninggalkan tempat tersebut.
【 dengan wajah sedih 】 " bisakah aku ikut denganmu gadis kecil ?!? " ucapnya, Ling Xia yang mendengar itu kebingungan mendengarnya.
【 dengan wajah bingung 】 "bagaimana dengan auramu meskipun kamu bisa berubah menjadi seperti manusia namun aura yang kamu keluarkan cukup intens !?! jika kakek dan nenekku sih tidak mengapa tapi jika orang la.." belum sempat Ling Xia menyelesaikan ucapanya sang rubah telah menyerap semua aura yang dia miliki.
' ahh aku lupa kalau dia bukan beast biasa, apakah karna tingkatannya ' dalam batinya, " baiklah karna kamu bisa menekanya aku akan mengijinkanmu ikut tapi ingat selalu bersikap tenang " ucapnya lalu memeriksa list pakaian di shop dia menemukan pakaian yang cocok dan harganya hanya 1 tael emas jadi dia membeli 5 yah lagi pula siapa juga yang mau punya baju kalau cuma satu lagi pula untuk berjaga jaga kalau terjadi sesuatu.
〚 PEMBELIAN TELAH DI LAKUKAN OLEH MASTER JUMLAH DI AMBIL DARI AKUN MASTER SEBANYAK 5 TAEL EMAS 〛
【 sambil menyerahkan pakaian 】 "hmmm gunakan gaun ini dan, dan tolong sembunyikan telingamu itu "instruksinya terhadap gadis rubah tersebut,
【 dengan wajah bahagia 】 " terimakasih master" ucapnya keceplosan, karna senang terhadap perlakuan yang dia dapatkan.
【 wajah kebingungan 】" master..??aku ?? tapi akukan hanya anak kecil! apakah tidak masalah memanggilku seperti itu ?? " ucapnya ragu.
【 dengan wajah sedikit ragu 】 " apakah kamu tidak tertarik dengan memiliki pengikut sepertiku " ucapnya sedikit sedih.
【 sambil tersenyum panik】 " ba... baiklah jika kamu tidak keberatan denganku aku akan senang " ucapnya.
【 wajah bingung 】 " Untuk ?? " ucapnya sedikit bingung.
【 senyum bangga 】 " untuk membuat ikatan darah dan master bisa mendapatkan kekuatanku untuk meningkatkan kultivasi master, mengingat bahwa aku adalah hewan surga bintang 75" ucapnya.
" hmmm baiklah jika demikian, berapa banyak yang kakak butuhkan ?? " ucapnya sedikit ragu karna terakhir dia kehilangan kesadaran akibat membuat hubungan dengan sabit pembunuh dewa sehingga dia berpikir bahwa darahnya terkuras. yah meskipun Ling Xia bingung dari mana shop bisa memiliki kualivikasi untuk menjual senjata mengerikan seperti itu. lalu Ling Xia memberikan jarinya yang telah dia lukai dengan cara menggigit nya sendiri.
【 dengan senyum indah 】" kalau master tak keberatan" dengan posisi sujud dan menyambut tangan dari calon masternya dan menjilat darah dari ujung jari milik Ling Xia namun wajahnya terkejut karna tiba tiba dia merasakan energi hebat mengalir kedalam tubuhnya layaknya sungai kecil mendapatkan air dari laut secara mendadak matanya terpejam karna selain derasnya dia juga merasakan hangat, sementara wajah Ling Xia yang biasa-biasa saja lalu ekpresinya berubah ketika di balik gadis rubah muncul ekornya yang berjumlah delapan dan mulai terbentuk semacam motif indah di ekor putihnya berwarna emas dan terus merambat sepanjang ekornya sementara di wajah sang gadis rubah muncul motif indah wajah kaki lengan dan tubuh terutama di punggung muncul pola indah berwarna emas tersebut dan aura yang dia miliki berubah menjadi kupu kupu yang trasparan berwarna biru yang beterbangan mengitari tubuh rubah tersebut, sementara itu Ling Xia kagum dengan apa yang terjadi dengan teman sekaligus pengikut pertamanya di dunia ini ( dalam artian masih hidup ), setelah beberapa saat dia tersadar dari kekagumannya dan mulai risih sehingga menegur gadis tersebut.
【 denngan wajah mulai risih 】" jadi berapa lama kakak akan mengisap jariku ?? " ucapanya kepada gadis rubah tersebut yang awalnya hanya memasukan jarinya ke dalam mulutnya kini menjilatinya dengan nafsu jangan lupa dengan wajahnya karna merasa nikmat, setelah mendengar ucapan masternya dia pun berhenti dengan wajah memerah akibat rasa malu yang dia alami lalu tersadar dengan kondisi tubuhnya dan tingkatannya yang terjadi pada dirinya dia telah menginjak tingkat bintang 90 nirwana puncak, setelah kekaguman nya pada dirinya sediri lalu melihat dirinya bahwa dia memiliki tubuh yang begitu indah namun sekali lagi di merasa bersalah akibat perbuatannya terhadap masternya sediri
' apa yang kulakukan kepada masterku, dasar tidak bermoral ' ejeknya kepada dirinya sendiri.
【 wajah memerah 】 " maafkan sikap saya master !! " ucapnya di ikuti penyesalan.
【 raut wajah tenang 】" tidak apa jadi cepat pakai bajumu dan kita pulang" berbalik untuk pulang namun langkahnya terhenti karna panggilang dari belakangan.
【 dengan wajah risau dan mengangkat tanganya kedepan 】" Master tunggu, master belum memberiku nama?? " ucapnya untuk mengingatkan masternya .
【 dengan wajah bingung 】" bukanya kamu punya nama ??" ucap Ling Xia Tampa tahu kebenarannya.
__ADS_1
【 dengan wajah paham 】 " sebenarnya kami para beast yang belum memiliki master hanya menyebut diri kami menggunakan nama dari jenis kami dan tidak memiliki nama Bahkan sejak kami lahir karna lamanya waktu terkadang kami lupa siapa nama kami, jadi aku berharap master bisa memberiku nama " jelasnya dengan raut wajah yang berubah menjadi sedih.
【 sambil memikirkan nama 】 " baiklah bagaimana dengan Tian Xue artinya rubah manis ?? " ucapnya dengan bangga karna di kehidupan sebelumnya banyak yang meminta saran kepadanya untuk nama anak yang baru lahir.
【 dengan raut wajah memerah 】 " Tian Xue yah aku akan menerimanya terimakasih master!! " ucapnya lembut smabil memberikan hormat .
" baiklah sekarang kamu pakai pakaian yang telah ku berikan dan kenakan kita akan pulang !! " ucapnya.
" baiklah master " membungkuk lalu dia pun mengambil pakaian di tanah dan mulai memakainya namun yang hebat dia tak menyentuhnya dia hanya menunjuk dan menggerakan jarinya dan baju putih itu melayang ke arahnya dan memasang sendiri sementara Ling Xia hanya melihat langit dengan khawatir karna cahaya matahari sudah tak terlihat tak lama kemudian.
【 dengan raut wajah cuek 】" apakah kamu sudah selesa......i ??" ucapnya aneh setelah melihat wajah gadis rubah tersebut
sosok tersebut sangat cantik dengan rambut silvernya yang tergerai indah di sertai dengan aura misterius yang dia pancarkan membuatnya memiliki keindahan layaknya mutiara dari surga.
【 sambil merapikan pakaian nya 】 " master aku sudah selesai " ucapnya kepada gadis di depanya.
【 dengan wajah kagum 】 " aku tahu dia itu cantik namun sekarang dia sangat cantik " gumamnya pelan tanpa sadar. namun itu dapat di dengar oleh Tian Xue dan menyebabkan Tian Xue memerah dan menundukkan wajahnya.
【 sambil mengingatkan 】 " okeh karna kamu telah selesai, sekarang ayo kita pulang dan ingat panggil aku adik Xia dan aku akan memanggilmu kakak Xue di depan yang lainya ini untuk mengurangi kecurigaan dari yang lain " sambil melangkah. dia memberikan itu karna menurutnya hanya ciptaanya yang bisa menyebutnya master atau memang di perlukan.
【 dengan wajah serius 】 " baik master !! " ucapnya dan kembali tenang.
【 sambil menggenggam tangan Tian Xue 】 " baiklah perhentian selanjutnya rumah " Setelah itu huff kedua sosok tersebut menghilang.
15 menit kemudian....
sosok putih muncul di langit dengan wajah cukup kelelahan karna menggunakan banyak energi QI untuk berkeliling mencari gadis kecil tersebut namun dia terkejut ketika dia melihat noda darah yang mulai mengering, setelah itu dia mendarat dan memastikan apa yang di lihatnya adalah ilusi namun dia semakin frustasi ketika melihat jejak anak kecil dan bekas cakar di pohon dan berbagai tempat wajahnya menjadi sangat pahit dan sedih di waktu yang bersamaan karna membayangkan gadis kecil yang di makan oleh rubah tersebut hidup hidup dia melihat darah yang tercerai berai di mana mana membuatnya semakin pilu membayangkan hal tersebut tanganya mengepal dan mengeras " karna pengorbananmu murid terbaik kami masih hidup namun tunggulah aku dan para muridku akan membalaskan dendammu, andai saja aku menemukan mu lebih cepat pasti akan baik baik saja !! " lirihnya lalu diapun terbang dan menghilang di gelapnya malam.
KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.369 JT TAEL EMAS BESAR
481 KOIN EMAS
50 KOIN PERAK
<<<< ITEM >>>>
⌑ Sabit Pembunuh Dewa.
⌑ pistol FN - five 7.
⌑ Grappling Hook.
⌑ Lentera Jam Pasir Kematian.
⌑ Cincin Surga Gelap.
__ADS_1
⌑ Cincin Phionix Naga