
Tetapi kedamaian setelah terbebas dari perlakuan buruk oleh para pelayang di kediamannya hanya memakan waktu yang singkat sebelum badai lainya menerpa kehidupannya, karena tepat 1 Minggu setelahnya terdengar sebuah rumor yang mulai merebak yang mengetakan bahwa putri Qin Xiao Yi membawa Malapetaka bagi siapa saja yang dekat dengannya, akibat rumor tersebut ia menjadi di jauhi oleh siapa saja.
Qin Xiao Yi tak menanggapi rumor tersebut ia hanya gadis polos yang mencoba mencari kebahagiaan miliknya, di dalam kejamnya kehidupan istana kekaisaran. Tepat setelah rumor tersebut merebak sudah terlihat jelas bahwa rumor tersebut tidak patut lagi di pandang sebelah mata, faktanya bahkan pelayang yang biasanya mengantarkan makanan untuknya sudah jarang datang kembali.
Sang putri masih tetap tersenyum menguatkan dirinya karena menurutnya ia masih memiliki adiknya, meskipun tak seibu tetapi hubungan ke duanya sungguh bagaikan saudara seibu se ayah, namun kenyataan berkata lain tepatnya ketika ia mendatangi mansion adiknya ia di abaikan bahkan tak di gubris oleh adiknya.
dan yang paling menyakitkan bahwa adiknya malah mengusir dirinya dengan ucapan yang sangat menyakitkan, mendapatkan perlakuan seperti itu kepribadiannya mulai ikut berubah dia sudah tak perduli lagi dengan keluarganya bahkan sudah tak perduli dengan status miliknya, dalam beberapa tahun selanjutnya ia hanya hidup seorang diri di dalam mansion miliknya.
Sang permaisuri yang mengetahui hal tersebut membuat hatinya yang lembut terluka ia pun memutuskan untuk membawa putri Qin Xiao Yi kedalam kediamannnya, tetapi nasi sudah jadi bubur kepribadian putri Qin Xiao Yi telah berubah 180 derajat hatinya yang dulu hangat kini berubah menjadi dingin, tak adalagi senyuman hangat, tak ada lagi pengertian maupun empati semua yang ia tahu hanya satu hal tetap hidup.
Begitulah pesan mendiang ibunya, dan kekacauan dalam hidupnya semakin menjadi ketika sang permaisuri memutuskan untuk berkunjung ke kediaman sang putri bersama dengan putri Qin Ru Xhi yang sudah menginjak usia 7 tahun. Qin Xiao Yi dengan sengaja menutup rapat mansion miliknya bahkan ia tak menggubris teriakan para pelayang dari luar mansion kecil miliknya.
Permaisuri bersama dengan putrinya merasa khawatir, sehingga memerintahkan pengawalnya untuk mendobrak pintu mansion, tepat begitu pintu terbuka bau kurang sedap mulai menyeruak keluar. Semua orang nyaris muntah karena bau tersebut, Qin Xiao Yi melangkah keluar dengan tatapan dingin miliknya.
" Ada apa kalian kemari ?? " mendengar ucapan dari Qin Xiao Yi bagaikan bunyi petir di siang bolong, semua orang terkejut bahkan sang permaisuri sudah tidak di anggap oleh dirinya.
" Ma-maaf yang mulia permaisuri sepertinya putri Qin Xiao Yi baru bangun dari tidurnya, sehingga perasaannya kurang baik jadi hamba mohon izinkan hamba untuk mengantar sang putri untuk berbenah diri yang mulia !!" ucap dayang kepercayaan sang putri.
__ADS_1
" Ku..kurasa kamu benar, tolong rapikan putri terlebih dahulu, putriku ibu ingin kamu ikut dengan kami ke acara ulang tahun kaisar jadi cepatlah ibu dan adikmu akan menunggumu di sini !!" Ucap sang permaisuri.
" Aahhh itu tidak perlu jika kalian ingin pergi, pergi saja aku akan baik baik saja di sini, lagi pula memang aku di anggap oleh kalian ?? tidak kan jadi tolong kalian tinggalkan tempat ini !!" Ucapnya sembari berniat menutup kembali pintu mansionya para pengawal yang merasa jengkel mencoba menahan tindakan sang putri.
Sang permaisuri menjadi terkejut Bukan kepalang mendengar apa yang baru saja ia dengarkan,sementara itu putri bungsu menjadi takut karena tatapan yang ia dapatkan dari kakaknya itu. Semua pelayang menjadi jengkel atas sikap sang putri mereka menganggap bahwa sikapnya sudah keterlaluan.
Permaisuri yang Kembali tersadar berniat menghentikan sang prajurit yang menahan pintu agar tidak di tutup oleh putri ke 3.
Namun tiba - tiba Qin Xiao Yi meninju perut sang pengawal awalnya terlihat seperti seorang anak kecil memukul orang dewasa, tetapi tak berapa lama darah mulai merembes dari sela sela zirah sang prajurit, semua orang terkejut dan bahkan sang permaisuri tak pernah menyangka akan melihat hal yang sedemikian rupa.
" Inilah yang kau dapatkan ketika bersikap kasar di kediaman orang lain !!" Ucapnya dingin lalu menyarangkan belati sepanjang 15 cm miliknya ia menutup pintu mensionya, sang permaisuri beserta para dayang menjadi panik dan terkejut para dayang dengan cepat menolong sang prajurit sementara putri Qin Ru Xhi hanya tertegun melihat hal kejadian di depan matanya.
Tepat keesokan harinya sang kaisar yang telah mendengar berita tersebut berniat mendatangi putrinya itu, tetapi sayang kejadian serupa ikut terjadi bahkan kali ini putri Qin Xiao Yi mengatakan kalimat kasar kepada kaisar, sang kaisar bahkan di usir keluar dari mension.
Sang permaisuri beserta sang kaisar berkali kali mencoba mendekati sang putri tetapi sayang sang putri sudah terlanjur tidak menyukai keluarganya, Putri Qin Xiao Yi berlatih kultivasi seorang diri di dalam mensionya yang ia pelajari dari buku yang di tinggalkan ibunya sehingga jika suatu hari ia harus keluar dari istana tak ada yang perlu ia khawatirkan.
Tetapi berita mengenai keahlian bela dirinya terdengar oleh sang kaisar dan permaisuri keduanya senang mendengar hal itu, tetapi kejamnya sang putri malah semakin kasar dan kasar banyak pelayang serta prajurit yang diutus untuk bertemu dengan putri atau mengundangnya bertemu ke duanya malah berakhir terluka.
__ADS_1
Pemberontakan sang putri semakin menjadi - jadi bersamaan dengan itu nama baiknya sudah tak pernah di dengar lagi, karena siapa saja yang menyebut namanya akan celaka keesokan harinya, dan pelakunya tentu saja sang putri sendiri. Bahkan saking brutalnya pernah ada seorang selir baru yang mencari muka dengan cara mengolok - olok ibu dari putri Qin Xiao Yi sebagai pembawa sial, dan selir tersebut berakhir dengan leher yang patah.
Semua orang mengetahui siapa pelakunya tetapi tak ada yang berani mengatakannya, bahkan sang kaisar tidak berniat menghukum putrinya itu karena selain fakta yang ada, ia juga memiliki rasa bersalah karena telah mengabaikan sang putri sehingga membuatnya menjadi memiliki sikap yang kejam sehingga ia tak berani menghukumnya dengan berat, bahkan jika ia melakukan hal tersebut sang permaisuri pasti akan menentang hal tersebut.
Meskipun sang kaisar serta sang permaisuri bersikap baik kepadanya, namun sang putri sudah terlanjur tak menyukai mereka bahkan sempat pada satu hari, tepat ketika ia sedang berulang tahun yang ke 12 sang kaisar beserta seluruh keluarga kekaisaran berniat memberikannya hadiah. Berharap sang putri mau berubah sikap meskipun sedikit, ia pun muncul dengan gaun yang di berikan oleh sang permaisuri semua orang senang tetapi tentu saja ada pihak yang tak senang yakni putri ke 1 yang merupakan adik kandung dari pangeran ke 2 yang terlahir dari selir.
Semuanya bersuka cinta hingga pada tengah acara saat penyerahan hadiah semua orang silih berganti memberikan hadiah, Qin Xiao Yi tersenyum namun entah mengapa hanya ada hawa dingin dari senyuman tersebut. Semua orang yang menatapnya merinding di buatnya dan tak sedikit orang yang mencoba menebak makna di balik senyumannya itu. dan tepak ketika acara berakhir Qin Xiao Yi melakukan aksinya.
Ia membakar semua hadiah tersebut tepat di hadapan semua orang, terkejut itulah ekspresi yang di perlihatkan semua orang banyak yang kecewa atas sikap tersebut setelah melakukan hal tersebut ia meninggalkan tempat itu dan berniat untuk kembali ke mansionnya, tetapi sang kaisar yang sudah tak tahan akan sikap putri ke 3 nya itupun meledak ia menampar Qin Xiao Yi di hadapan semua orang.
Tetapi bukanya meminta maaf ia justru mengabaikan sang kaisar beserta permaisuri yang sudah tak kuasa menahan kesedihan akan perubahan putri ke 3nya itu, sejak saat itu Tak ada lagi yang menyebut putri ke 3 ataupun menyinggungnya apalagi setelah berhasil menorehkan prestasi di Medan militer ia mendapatkan statusnya sebagai komandan batalion tampa campur tangan orang tuanya.
Dan tak sedikit peperangan yang ia menangkan tetapi kali ini, di depan Mingmei ia kembali menjadi gadis berumur 7 tahun yang ketakutan akan tersakiti.
Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol 👍 yaahh !!....
Kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya. 😉😉
__ADS_1