
*Bagi yang sudah membaca dari cahpter 1 sampai sekarang jangan lupa di like yah *
ke 2 gadis tersebut masih menikmati makanan mereka dengan tenang meskipun sesekali terdengar bisikan pembicaraan mengenai kedua sosok gadis cantik tersebut yang tak lain adalah Jiangying dan Mingmei, namun keduanya tidak memperdulikan hal tersebut selama tidak mengganggu waktu makan siang mereka.
hingga salah satu pemuda dari kelompok kultivator di ruang tersebut berdiri dan dengan percaya diri berjalan menghampiri meja yang di gunakan Jiangying dan Mingmei, setelah merasa jaraknya dekat dia pun berniat menyapa namun belum sempat dia mengucapkan kalimatnya Mingmei yang tidak suka di ganggu saat makan melepas niat membunuhnya ke arah pemuda itu untuk memoeringatkanya.
merasakan niat membunuh yang intens membuat sang pemuda dengan wajah lumayan tampan berubah pucat bulir bulir keringat di wajahnya mulai terlihat meskipun hanya sebentar namun karena tekanan tersebut sangat kuat membuatnya mengurungkan niatnya .
karena di dalam dunia kultivator bagi mereka yang telah memiliki nafsu membunuh sebesar itu menunjukkan bahwa kultivator tersebut telah melakukan banyak pertarungan dan pembunuhan terutama yang telah di tunjukan Mingmei di tambah lagi dengan fakta bahwa Mingmei telah berlatih lebih dari 2000 tahun di dalam alam batin milik Ling Xia di tambah lagi misi berupa membunuh ribuan beast dari Zhao Ciyi selama pelatihan sehingga niat membunuh yang di miliki Mingmei setara dengan para tertua yang ada di dalam sekte menengah di Kekaisaran tersebut.
pemuda tersebut kembali ke kursinya terlihat juga teman temannya mengolok olok dirinya karena kembali begitu cepat Tampa mengatakan apapun kepada ke 2 gadis tersebut, namun setelah pemuda tersebut berbicara semua anggotanya yang awalnya tertawa mengejek berubah menjadi serius dan setelah berapa lama mereka memutuskan untuk pergi karna takut telah menyinggung sesuatu yang tak seharusnya mereka singgung.
Jiangying yang menyadari apa yang terjadi tidak mempermasalahkannya dan tetap melanjutkan makannya dengan tenang sementara Mingmei hanya tersenyum menghina, setelah beberapa saat mereka menyelesaikan makan siang ke duanya dan memutuskan untuk pergi melanjutkan niat mereka yakni mencari penginapan.
****
setelah berjalan beberapa saat Jiangying dan Mingmei telah menemukan bangunan besar berlantai 9 dengan tampilan megah dengan papan nama bertuliskan penginapan langit, alasan sehingga kedua gadis itu berhasil menemukan penginapan tersebut di karenakan petunjuk dari resepsionis Restoran sebelumnya yang tak sengaja mendengar pembicaraan keduanya saat berjalan keluar.
Jiangying dan Mingmei berjalan ke arah bangunan tersebut terlihat di sekitarnya cukup sepi alasanya di karenakan penginapan tersebut terkenal akan terif yang cukup tinggi sehingga tak semua orang bisa menginap di tempat megah itu.
__ADS_1
Jiangying dan Mingmei mendekati bangunan tersebut tepat ketika ke duanya masuk mereka telah di sambut dengan ruangan yang begitu megah di hiasi bunga yang indah serta sebuah kolam yang tepat berada di tengah ruangan tersebut, dan tepat di balik kolam itu terlihat meja resepsionis dengan pelayang yang mengenakan pakaian emas khas China dengan motif yang terbilang mewah.
Mingmei berjalan mendekati meja tersebut untuk memesan kamar sementara Jiangying memutuskan untuk duduk di kursi yang berada tidak jauh dari meja resepsionis tersebut. sang pelayang menyambut Mingmei dengan senyuman terbaiknya.
【 tersenyum hangat 】 "nona apa ada yang bisa saya bantu ?? "ucapnya sambil memperhatikan Mingmei.
【 tersenyum 】 " tolong 2 kamar untuk nonaku dan diri saya sendiri " jawabnya tenang sementara sang resepsionis menatap Mingmei dengan sedikit terkejut karna gadis di hadapannya mengucapakan kata nona, sehingga dia berpikir sejenak.
【 menatap khawatir 】 " maaf nona apakah menurut nona itu keputusan yang bijak ?? saya menyarangkan untuk memesang satu kamar saja di karenakan harganya cukup mahal " ucapnya dengan suara pelan takut menarik perhatian yang lainya, sementara Mingmei tersenyum mendengar ucapan dari si pelayang resepsionis tersebut.
" menarik dia tak menghinaku akan posisiku di tambah lagi dia juga mengingatkanku sungguh wanita yang baik !! " pikir Mingmei terhadap wanita tersebut.
sudah menjadi rahasia umum bagi rakyat di seluruh kekaisaran di benua tersebut akan kebiasaan memandang rendah seorang pelayang kecuali bagi pelayang dari bangsawan dan pelayang dari istana kerajaan terutama istana kekaisaran.
【 tersenyum hangat 】 " biaya untuk menginap tergantung kamarnya di sini terdapat 4 jenis kamar, untuk yang paling murah yakni 100 keping emas untuk satu malam beserta makan di tempat ini sementara untuk kamar sedang dengan fasilitas kamar mandi dengan harga 250 keping emas untuk satu malam sementara untuk kamar kelas bangsawan tersedia dengan harga 500 keping emas " berhenti menjelaskan sejenak karna sedikit bingung dengan ekspresi tenang yang di tunjukan Mingmei namun sang resepsionis tetap melanjutkan penjelasannya " dan untuk kamar kelas raja seharga 1000 keping emas untuk semalam !!" tambahnya.
Mingmei yang mendengar itu sedikit terkejut dengan harga yang di sebutkan sang resepsionis. sementara beberapa orang yang berada di sisi meja lain terlihat sangat terkejut akan hal yang baru mereka dengar dari wanita yang berada di hadapan Mingmei,
【 berpikir sejenak 】 " ahh kalau begitu aku pesan 2 kamar kelas bangsawan untuk 7 hari !!" ucapnya santai sementara itu sang resepsionis cukup terkejut akan hal yang baru saja di ucapkan gadis yang berada di hadapanya lalu menatap wanita yang duduk tidak jauh dari posisi meja resepsionis yang dia percayainya sebagai nona dari gadis yang berada di hadapanya namun tak ada respon dari sosok tersebut.
__ADS_1
【 menatap bingung 】 " permisi apa ada yang salah ??" ucapnya karna melihat gelagat dari resepsionis di hadapannya.
【 gelagapan 】 " ahh tidak tidak nona, kalau begitu sebentar biar saya menghitung jumlahnya pembayarannya terlebih dahulu !!" ucapnya sambil mengeluarkan sebuah alat hitung sederhana.
【 mengeluarkan 3 kantung uang 】 " tidak perlu di hitung jumlahnya keseluruhan yakni 3500 koin emas dan kebetulan di etiga kantung ini terdapat jumlah yang di butuhkan !!" ucapnya di akhiri dengan senyuman, melihat hal itu membuat sang pelayang resepsionis sedikit teekejut karna seharusnya seorang pelayang tidak semuanya bisa menghitung kecuali pelayang dari keluarga besar.
sehingga dia menyimpulkan bahwa gadis yang berada di hadapanya adalah pelayang dari keluarga besar, setelah itu sang pelayang menghitung jumlahnya namun dia sedikit terkejut karna jumlahnya lebih dari jumlah seharusnya.
【 sedikit ragu 】 " maaf nona sepertinya jumlahnya lebih 100 koin emas ??" ucapnya pelan khawatir wanita di hadapanya tersinggung.
【 tersenyum 】 " tidak itu sebagai hadiah karna sikap nona yang ramah terhadap setiap pelanggan, apakah anda keberatan dengan hal itu ??" tanyanya, sementara sang pelayang resepsionis tersenyum canggung tak mengatakan apa apa takut membuat sang gadis terganggu dengan jawabannya nanti. setelah itu sang pelayang resepsionis dengan cepat berbalik dan mengambil 2 kunci kamar kelas bangsawan dengan bentuk di hiasi dengan emas dan sebuah cristal di pegangannya.
【 menyerahkan kunci 】 " silahkan ini kunci kamar yang telah nona pesan dan kamar nona berada di lantai 7 !!" ucapnya sambil memberikan kunci namun tiba tiba terdengar suara bentakan dari meja resepsionis di sisi lain.
【 dengan wajah gusar 】 " Apa yang kau katakan, apakah kamu tidak tahu siapa beliau ?? beliau adalah pangeran dari kerjaan Tian hu. Hu Bai Yhi !! " ucap seorang pria gemuk dengan wajah berusia antar 30 hingga 40 sambil menunjuk penuh hormat kearah seorang pemuda dengan tampan angkuh dan seorang gadis dengan tatapan menghina karna tak terlalu senang dengan tingkah sang resepsionis.
【 ketakutan 】 "ma-maaf tuan meskipun tuan mengetakan demikian namun kamar kelas bangsawan telah habis " ucapnya sambil menunduk gemetaran takut menyinggung keluarga kerajaan " ta- tapi kami masih memiliki kamar kelas raja yan- yang sesuai dengan atasan tuan " tambahnya berusaha tidak membuat bawahan dari sang pangeran tidak marah.
【 semakin murka 】 " sudah cukup panggil kemari pengurus penginapan ini !!" bentaknya sang resepsionis agak ragu melakukan hal itu karna jika seperti itu sang resepsionis akan terlihat tak mampu melakukan tugasnya namun karna terus di bentak akhirnya dia pun pergi untuk melakukan hal sangat enggang dia lakukan.
__ADS_1
sementara itu Mingmei yang tak perduli akan hal itu pergi setelah menerima kunci dari resepsionis tersebut lalu berjalan menuju Jiangying yang masih duduk di kursinya sambil bersandar ke sandaran kursi tersebut , melihat Mingmei mendekat Jiangying kemudian berdiri dari kursinya.
【 berdiri 】 " bagaimana apakah kamu telah mendapatkan kamarnya ??" ucapnya sedikit ragu karna keributan yang ia dengar. mingnei tersenyum sambil menunjukan dua kunci yang telah ia dapatkan.