THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
KETEGANGAN DI MALAM HARI


__ADS_3

πŸ€— Hay semua sebelum membaca πŸ€—


Tolong klik tombol πŸ‘, Eiitttss jangan lupa juga dengan komentarnya yang positif dan membangun πŸ™.


Dan saya akan sangat senang jika para pembaca sekalian mau memberikan VOTE kepada saya jadi saya tunggu yah !! ... πŸ˜‰πŸ˜‰


πŸŽ‰HAPPY READINGπŸ₯°


Sementara itu peluru yang di muntah kan oleh Barett meluncur dengan kecepatan tinggi menuju sang target begitu tiba kepalanya hancur bagaikan semangka yang terjatuh dari lantai 10 sebuah bangunan tidak hanya itu peluru tersebut terus meluncur mengabaikan bahwa ia telah menghancurkan tengkorak kepala seseorang, hingga akhirnya peluru berhenti ketika mengenai tanah. Ling Xia lalu membuang nafas yang ia tahan sebelumnya.


Tak pikir panjang Ling Xia lalu menggeser arah tembakannya ke belakang kelompok tersebut terlihat sosok berwarna hijau tumpang tindih menandakan bahwa mereka tengah berbaris dengan tegak lurus dari sudut pandang Ling Xia, melihat hal itu Ling Xia kembali menahan nafasnya lalu menarik kembali pelatuknya.


Dentuman keras kembali bergema di hutan tersebut sosok yang terlihat di teropong Ling Xia hancur berantakan, kini hentakannya dari senjata yang Ling Xia gunakan tak terlalu keras karena Ling Xia menambah lebih banyak energi qi kebagian bahunya sehingga mengurangi rasa sakit serta hentakan ketika Ling Xia menembak.

__ADS_1


Salah satu dari sosok yang terlihat di dalam teropong Ling Xia berniat mengangkat tangan entah apa maksudnya, tetapi Ling Xia kembali tersenyum karena ada pria lain di belakangnya meskipun tertutupi oleh ukuran pria tersebut tapi terlihat sekilas tubuh nya mengintip dari balik tubuh besar pria di depanya, tak pikir panjang Ling Xia langsung menarik pelatuk dari senjata yang telah menelan 4 korban.


Dentuman keras kembali terdengar sosok pria besar tersebut hancur di bagian kepalanya yang tercerai berai kemana - mana namun Ling Xia tak dapat menebak apa yang terjadi dengan pria yang ada di belakangnya, namun melihat kekuatan tembakan dari senjata yang berada di tangan Ling Xia sudah pasti bahwa pria tersebut juga meregang nyawa.


Ling Xia dapat menebak apa yang kini orang - orang tersebut alami sehingga Ling Xia tak melewatkan kesempatan tersebut untuk menembak tetapi karena popor yang bertumpu pada pundaknya sedikit bergeser dari posisi Sebelumnnya sehingga Ling Xia membenarkan posisinya terlebih dahulu.


Setelah merasa posisinya di rasa nyaman Ling Xia terkejut akan suara teriakan dari arah kelompok tersebut dengan cepat Ling Xia kembali mengintip kedalam bidikannya ia sedikit terkejut ketika melihat salah satu di antara mereka keluar dari kelompok tersebut berniat melarikan diri.


Ling Xia hanya tersenyum melihat reaksi tersebut karena merasa bahwa tantangan akan meningkat 2x lipat di bandingkan menembak target yang tidak bergerak sama sekali, Ling Xia lalu membaca ke arah mana rute pelariannya dan setalah membaca arah lari dari pria malang itu Ling Xia lalu membidik posisi yang akan di lalui oleh pria tersebut.


Menandakan bahwa kakinya hancur tetapi tubuh bagian atas masih memperlihatkan cahaya berwarna hijau sehingga Ling Xia dapat menyimpulkan bahwa peluru sebelumnnya hanya mengenai bagian kakinya saja, sekilas terlihat dari dalam teropong kepala pria tersebut bergerak dan sesaat kemudian terdengar suara teriakan.


Yang Ling Xia yakini bahwa suara tersebut berasal dari pria yang tertelungkup di bawah sana, Ling Xia lalu kembali menarik pelatuk dan suara dentuman kembali terdengar dan targetnya tentu saja pria sebelumnya yang kehilangan kakinya.

__ADS_1


Dari dalam teropong tidak terlihat cahaya apapun sehingga Ling Xia menyimpulkan bahwa tubuh tersebut hancur berkeping - keping, meskipun masih terlihat beberapa cahaya yang mulai meredup yang Ling Xia yakini merupakan potongan tubuh pria sebelum-nya.


Ling Xia kembali menggeser arah teropongnya ke arah kelompok sebelumnnya yang mana Ling Xia tertarik karena mendengar sebuah perintah dari arah kelompok tersebut, terlihat bahwa mereka sedang melakukan sesuatu Ling Xia menjadi bingung dan memutuskan melihat gambar di peta hologram yang Pandora Sebelum-nya pindah.


Terlihat titik -titik berwarna merah tengah menjajarkan 3 titik hijau yang berada di antara posisi Ling Xia dan kelompok bandit tersebut. Ling Xia mengeratkan giginya ketika menyadari maksud dari kelompok itu.


" Dasar bajingan busuk !! " Umpatnya dalam hati Ling Xia sedikit bingung ketika melihat beberapa titik hijau lain tidak bergerak sedikitpun sehingga Ling Xia mengintip ke dalam teropongnya.


terlihat tubuh yang lainya sedang terbaring di tanah Ling Xia pun mulai menebak - nebak apa yang terjadi hingga kepalanya menemukan kesimpulan bahwa mereka kehilangan kesadaran karena jika mereka di bunuh sudah pasti tubuh mereka tidak akan mengeluarkan cahaya sama sekali.


Ling Xia lalu mengecek tubuh lainya yang tak bergerak di peta dan setelah memeriksa yang lain bidikannya terhenti ketika melihat 2 sosok berwana hijau tengah berdempetan sehingga menarik kecurigaan Ling Xia, untuk memastikan kecurigaannya Ling Xia kembali mengecek peta terlihat titik merah tengah menarik titik hijau. Melihat itu Ling Xia semakin emosi melihat kebusukan dari pria - pria tersebut


sekedar mengingatkan tolong klik tombol πŸ‘ dan tulis komentarnya mengenai cerita kali ini dan tak lupa pula tolong di vote yah salam saya sebagai penulis

__ADS_1


sampai jumpa di chapter selanjutnya !!πŸ€—


__ADS_2