THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
AKU DAN DIRINYA BERBEDA ( Bagian 2 : Kepanikan di dalam kekaisaran )


__ADS_3

Ling Xia terkejut melihat sosok pria asing yang kini berada di hadapannya dalam keadaan yang menyedihkan, entah mengapa sosok yang ada di hadapannya mengangkat kepalanya lalu menatapnya, Ling Xia terkejut melihat betapa menarik bentuk wajahnya bahkan anehnya Ling Xia merasa familiar terhadap sosok yang ia tengah ia tatap saat ini.


Tetapi entah mengapa sorot mata serta ekspresi dari pria tersebut berubah ketika melihat ke arah Ling Xia, atau lebih tepatnya terkejut terlihat jelas di wajahnya ia kemudian terlihat mengatakan sesuatu yang cukup membuat Ling Xia penasaran, meskipun ia mengatakan sesuatu tetapi Ling Xia tak mampu mendengar suaranya, bahkan dengan kemampuan membaca gerakan bibir yang Ling Xia kuasai juga tak mengerti apa yang pria itu katakan dan Akhirnya Ling Xia menyadari bahwa bahasa yang di gunakan pria tersebut berbeda dengan bahasa yang selama ini ia pahami.


Akhirnya Ling Xia hanya bisa menatap aneh ke arah pria tersebut tanpa memahami apapun yang ia katakan sama sekali, tetapi Ling Xia menyadari bahwa pria tersebut nampak sedang menyesal sambil meminta maaf setelah mengamati ekspres wajah yang di tunjukan pria tersebut cukup menyedihkan, namun entah mengapa setelah beberapa wajah pria tersebut berubah, seolah - olah pemuda tersebut mendengar suara Guntur di samping telinganya ekspres terkejut jelas terlihat di wajahnya.


Menyadari perubahan ekspresi dari pria tersebut ia paham bahwa sebenarnya sosok dirinya sebenarnya sedang berbicara juga tetapi bukan Ling Xia yang sedang berbicara melainkan wujud yang tengah ia tempati, Ling Xia mulai berpikir keras apa yang sebenarnya terjadi terhadap dirinya hingga beberapa saat ia hanya dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya semua ini terkait dengan menara evil monastery ini, karena ia dapat melihat sosok prajurit kematian yang merupakan pengikutnya dan juga tampilan tempat ini juga mirip dengan ruang tahanan di menara terakhir yang Ling Xia gunakan, itulah kesimpulan yang ia dapatkan setelah berpikir cukup lama.


Ling Xia kembali fokus atas keadaan yang terjadi dengan situasi aneh yang menjebaknya saat ini dan juga untuk memahami lebih jauh apa yang sebenarnya terjadi, tetapi hal yang cukup aneh terjadi sekali terjadi pria tersebut menatap kearah Ling Xia dengan tatapan terkejut, namun entah mengapa pandangan Ling Xia mulai memudar dan lambat laun ia terjatuh dalam kegelapan, Ling Xia merasa lega karena dapat terbebas dari kondisi yang cukup aneh seperti itu.


" Yang..."


" Tolong sadarlah.. "


" Yang mulia telah sadar !!"


" Syukurlah permaisuri baik - baik saja !! "


Suara - suara tersebut terdengar di sekelilingnya.

__ADS_1


" Ahhh akhirnya aku bisa kembali, setelah aku kembali akan ku periksa tempat itu !! " Pikirnya lega, namun tiba - tiba sekali ia kembali terkejut dengan apa yang ia lihat.


Sebuah kamar mewah dengan luas mencapai seluruh klinik yang keluarganya, di tambah lagi beberapa pria dengan penampilan yang cukup mengintimidasi dengan zirah berwarna merah, yang tengah berada cukup jauh dari tempat tidur, sementara para wanita juga mengenakan pakaian yang sangat indah yang berada di sekitar tempat tidur, apalagi semua hiasan dinding yang ada semuanya cukup mewah termasuk beberapa patung dan sebuah kolam yang berada di tengah di ruangan tersebut.


Hingga akhirnya Ling Xia juga menyadari bahwa dirinya tengah melayang di atas semua sosok asing yang berada di ruangan tersebut, ia kembali berpikir perihal apa yang sebenarnya hal apa yang menimpa dirinya tiba - tiba entah mengapa ada sosok yang menarik perhatiannya yakni sosok yang saat ini sedang di tatap semua orang, yang mengarah ke sebuah tempat tidur mewah dengan hiasan sulaman emas di kelambunya serta beberapa batu mulia yang menghiasi di beberapa tempat.


Namun yang lebih menarik adalah sosok yang sedang terduduk di tempat tidur yang mengenakan pakaian yang di dominasi warna emas, karena wajahnya tak terlihat jelas Ling Xia menjadi penasaran dengan sosok tersebut dan akhirnya ia mendekatinya, mata Ling Xia awalnya sedikit kebingungan karena wanita tersebut nampak tidak asing hingga akhirnya ia menyadari sesuatu yang mengejutkan, sosok tersebut memiliki rupa yang sama dengan dirinya yang berasal dari bumi ketika berusia antara 24 hingga 27 tahun di bumi.


Perasaan bingung terkejut serta beberapa perasaan lainya bercampur aduk di dalam hatinya, seluruh kata -kata yang bercampur di dalam ruang tersebut terabaikan oleh Ling Xia yang hanya mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, Ling Xia kembali mencoba terbang lebih dekat untuk memastikan rupa wanita tersebut namun pandangannya kembali menjadi kabur.


" Ahhh lagi lagi ?? ayolah ini belum 5 menit !!" Ucapnya protes dengan ke adanya.


Sementara itu di dalam ruang sebelumnya yang di tempati oleh Ling Xia kini sudah terlihat beberapa sosok yang tengah mengitari tubuhnya yang terbaring tidak sadarkan diri dia atas sofa yang mana di dekat kepalanya terlihat seorang wanita dewasa bersama seorang gadis kecil sedang panik akan apa yang menimpa Ling Xia, tiba - tiba pintu terbuka lebar dan sesosok wanita yang di balud dengan pakaian berwarna hitam datang dengan tergesa - gesa.


" Adik ada apa dengan adik ??" ucapnya lalu berjalan dengan cepat menuju tempat Ling Xia tengah terbaring.


" Saudari Ciyi tolong tenanglah, adik tidak kenapa-kenapa di nampaknya ke kehilangan kesadaran akibat kelelahan, itu saja !!" Ucapnya mencoba menenangkan wanita tersebut.


" Be- benarkah tetapi tadi aku merasakan bahwa adik sudah..." Namun kalimatnya di hentikan oleh Tian Xue yang tiba lebih awal dari yang lain karena langsung lompat keluar dari dalam alam semesta milik Ling Xia.

__ADS_1


" Saudari tenanglah Kak sekarang kakak duduklah dan minum dulu !! " Ucapnya sambil memberikan sebuah gelas lalu mengeluarkan sebuah teko berisikan air dari embun kehidupan, setelah Zhao Ciyi meminumnya ia mulai tenang,


" Haaa terimakasih adik " Ucap Zhao Ciyi sebelum meletakkan gelas tersebut di atas meja.


" Sama - sama kak !!" Ucapnya kemudian memasukkan kembali teko serta gelas tersebut ke dalam cincin miliknya.


" Tadi itu sungguh membuatku terkejut ketika menyadari bahwa hubungan batin antara aku dan adik melemah saya sungguh panik di buatnya !!" Ucap Zhao Ciyi kemudian berdiri untuk menghampiri tubuh Ling Xia yang terbaring di atas sofa.


" Adik juga terkejut bukan kepalang bahkan adik tergesa gesa langsung keluar bersama putriku untuk melihat adik Xi er dan melihat ia tergeletak di samping meja membuat adik semakin panik di buatnya !!" Jelasnya sambil memangku putrinya yang masih menatap sekeliling dengan wajah polos miliknya.


" Syukurlah adik selalu bersama dengan adik jika tidak mungkin aku akan menggila jika mendapati adik dalam kondisi seperti itu !!" Ucapnya lalu menggendong tubuh Ling Xia.


" Itu sudah tugas kita jadi tak perlu berterimakasih atau semacamnya, oh iya bagaimana dengan yang lainya apakah mereka sudah mengetahui ke adaan adik ??" Tanyanya ini menyangkut 16 juta prajurit kematian yang memiliki jumlah cukup banyak yang tersebar di seluruh wilayah kekaisaran, dan bahkan di kekaisaran lain menjalankan tugas yang mereka dapatkan dari Ling Xia.


[ SAYA SUDAH MEMBERITAHUKAN HAL INI KEPADA SELURUH PRAJURIT KEMATIAN BEBERAPA SAAT YANG LALU JADI NONA TIAN DAN NONA ZHAO TAK PERLU KHAWATIR DENGAN KEPANIKAN YANG TAK AKAN TERJADI ]


Suara bergema di dalam ruangan tersebut, sehingga membuat keduanya merasa lega di buatnya.


Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol 👍 yaahh !!....

__ADS_1


Kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya. 😉😉


__ADS_2