
sesuai dengan perintah Ling Xia, rudal balistik pun meluncur dengan kecepatan tinggi menjulang ke angkasa para bawahan Ling Xia yang melihat kejadian dari layar terkagum - kagum karena baru kali ini mereka melihat hal menakjubkan seperti itu.
tak lama kemudian mereka melihat rudal balistik sudah terbang di angkasa bersamaan dengan itu gambar di layar mulai berubah menjadi tampilan peta dengan titik merah mulai bergerak menuju sasaran, dan di pojok kanan atas terlihat timer hingga rudal mencapai sasaran.
namun tak ada yang memperhatikan hal tersebut mereka hanya fokus menatap layar yang memperlihatkan peta semua menatap dalam sunyi. 15 detik menjelang mencapai target gambar di layar berganti memperlihatkan menara pagoda yang memiliki ukuran yang luar biasa besar.
tak berapa lama kemudian begitu rudal mencapai target gambar tiba - tiba menjadi terang membuat para beast menutup mata karena intensitas cahaya dari ledakan yang sangat terang, semua prajurit menatap dalam diam dan setelah beberapa saat para beast mulai membuka mata.
mata mereka terbuka lebar melihat bangunan yang berlantai tujuh dengan ukuran besar sebelumnya kini berubah menjadi kawah berdiameter cukup luas dan kedalaman yang lumayan mencengangkan sementara bangunan yang tak jauh dari target sebelumnya kini tinggal puing - puing akibat dari gelombang yang di hasilkan dari ledakan, membuat semua yang hadir terkejut termasuk Ling Xia sendiri.
mengetahui bahwa bukan hanya bangunan yang menjadi sasaran yang musnah tak berbekas melainkan beberapa bangunan lainya serta pepohonan, lalu sebuah angka muncul layar bertuliskan jumlah korban yang menunjukkan angka 8.
semua menjadi sunyi bahkan tak sedikit beast yang mulai berkeringat dingin melihat kekuatan dari senjata yang di sebut rudal balistik oleh junjungan mereka, tak ada yang bersuara semua tenang hanya keterkejutan dalam ketakutan yang menguasai lapangan tersebut.
yang terlihat tidak hanya beast namun para prajurit kematian itu sendiri juga mulai risau. mereka berpikir bagaimana jika itu mengenai mereka. sementara Ling Xia membuang nafas lega karena percobaan kali ini berhasil.
terutama karena korbannya hanya dapat di hitung dengan 2 tangan, Ling Xia kemudian mengeluarkan 4 drone kecil berukuran 5 cm melayang di udara dan mulai merekam dirinya bersamaan dengan itu gambar dirinya pun muncul di layar sehingga semua prajurit dan beast yang berada jauh bisa melihat wajahnya.
" demikianlah demonstrasi hari ini dan di masa depan saya, tidak kita akan menciptakan senjata yang jauh lebih kuat di bandingkan yang telah kalian lihat saat ini jadi saya harap tolong kerja samanya mulai sekarang !! " ucapnya di akhiri dengan senyuman percaya diri Ling Xia yang imut.
bersamaan dengan itu semua prajurit kematian bersorak bangga sekaligus takjub kepada Ling Xia yang merupakan junjungan mereka. para beast yang awalnya ketakutan lambat laun ikut bersorak meskipun tak semaksimal prajurit kematian.
para beast tak menyangka bahwa sosok gadis kecil yang mereka anggap sebelumnnya sudah mengerikan ternyata menyimpan sesuatu yang jauh lebih mengerikan melampaui ekspektasi mereka.
sementara itu Ling Xia yang melihat para bawahannya yang bersorak bahagia mulai Tampa di sadari tersesnyum licik dalam hati dan menciptakan visi baru yang membuatnya di masa depan akan memiliki kekuatan absolut yang akan membuat siapa saja yang mendengar namanya akan bergindik ketakutan.
__ADS_1
***
beberapa menit sebelum rudal balistik tiba.
di sebuah aula yang megah di dominasi dengan warna merah terlihat beberapa patriak dan para master dari sekte tersebut sedang duduk di kursi dengan bahagia sambil menikmati arak.
" hahahaha patriak benar benar bijak dengan hanya sedikit bantuan kepada calon kaisar selanjutnya kita akan menjadi salah satu sekte terkuat di kekaisaran Wěidà de tiānkōng " ucapnya penuh dengan percaya diri.
" benar benar Patriak Wei ini yang di sebut mencapai tujuan dengan langkah kecil hahahah " ucapnya sambil menengguk arak putih dari gelas kecil.
" kalian tenang jangan terlalu senang dahulu lagi pula kekuatan dari pangeran pertama juga tak bisa di anggap enteng !!" ucap sosok patriak agung dari sekte pedang merah yang sedang duduk di kursi utama.
" tak perlu khawatir patriak agung kita tak akan kalah lagi pula pangeran ke dua juga di dukung oleh sekte aliran hitam lainya.. yah meskipun sejujurnya saya tak menyukai bekerja sama dengan mereka tapi tetap saja ini adalah keuntungan besar hahahha " sambil berdiri dari kursinya.
" kalau begitu bersulang untuk pangeran ke 2 " ucap sang patriak agung sambil mengangkat gelas.
sfx : BOOMMMMM
bersamaan dengan suara keras dan di ikuti tanah bergetar sesaat membuat para patriak terkejut. mereka dengan cepat keluar dan melihat sebuah jamur api menerangi malam dari sisi barat, melihat hal itu wajah mereka menjadi terkejut dan panik.
beberapa saat kemudian muncul beberapa murid yang berlari sekuat tenaga mereka berniat melapor akan kejadian yang baru saja terjadi.
" master master ... !!" teriaknya memanggil.
" a-apa yang terjadi ??" ucapnya salah satu master dengan gelagapan.
__ADS_1
" master bangunan paviliun senjata dan beberapa gudang penyimpanan herbal telah hancur master " mendengar itu dengan cepat mereka semua pergi menuju tempat yang di maksud sang murid.
namun sesampainya di sana semua terkejut melihat apa yang mereka saksikan di depan mata mereka sebuah kawah yang cukup luas kini terlihat.
sehingga membuat siapa saja yang melihat ketakutan mengetahui ada kekuatan yang mampu melakukan hal yang sedemikian rupa dalam waktu sekejap. beberapa murid yang berniat mencari sisah - sisah senjata yang tersisah hanya bisa menelan pill pahit dari apa yang mereka saksikan.
melihat itu sang patriak agung tersungkur berlutut di atas tanah dengan wajah putus asa mengetahui bahwa tempat di depanya yang sebelumnya tidak hanya menyimpan senjata melainkan gulungan dan Pill tingkat tinggi yang di simpan secara rahasia di bangunan tersebut kini hilang menjadi abu.
beberapa patriak wanita pingsang tak berdaya mengetahui bahwa semua senjata yang menjadi daya tarik dari sekte mereka kini menghilang tak berbekas.
semua patriak menatap dengan kemarahan dan bertanya tanya apa yang terjadi dalam. beberapa patriak mulai bertanya kepada para murid yang berada di sekitar sana namun tak ada jawaban sama sekali.
" patriak apakah ini ulah dari sekte lain ??" ucap salah satu patriak dari aula hukum.
"i- itu mustahil... jika ada seseorang masuk... maka Aray pelindung akan aktif .. namun " ucapnya lirih menatap langit yang terlihat sekilas Aray masih beroperasi dengan baik.
" Ka-kalau begitu pa-pasti ada penghianat di sekte ini !!" ucapnya salah satu patriak dengan kesal.
" itu mustahil " ucap patriak dari aula obat.
" kenapa kamu berkata seperti itu patriak Jia " ucapnya dengan nada kesal.
" coba pikirkan selama 1 tahun ini apakah ada yang keluar masuk jika ada seharusnya tercatat di buku namun kenyataannya tidak ada satupun nama yang tercantum di sana !!" jelasnya dengan nada ketus." dan juga kita telah memeriksa semua murid sebelum membuat kesepakatan dengan pangeran ke 2 " tambahnya.
" a-aku akan ke ibukota untuk melaporkan hal ini kepada Pangeran " ucapnya sambil tertunduk lemas setelah mendengar penjelasan dari Patriak Jia.
__ADS_1
" tidak. jangan laporkan, tutupi kasus ini jangan sampai ada pihak luar yang mengetahuinya jika ada yang membocorkan perihal hal yang terjadi di sini maka aku perintahkan bunuh dia !!" perintah sang patriak agung.
semua patriak paham maksud dari Patriak agung dan memberi hormat dan mulai melakukan pembersihan dan memindahkan beberapa mayat.