
di sebuah taman di salah satu ruangan dari evil monastery, semua pemandangan yang ada di dalam menara tersebut serta tata letak barang di dalamnya merupakan keinginan dari pemiliknya itulah penjelasan Ciyi karna menara tersebut sangat misterius.
Setelah perbincangan hangat yang mereka bahas di tengah tengah Ling Xia mengeluarkan teko serta teh dan menyeduhnya melihat hal tersebut membuat kedua wanita malah meminta agar mereka yang melakukannya.
【 tetap melanjutkan menyeduh 】 " tidak mengapa di sini saya yang paling muda jadi biarkan saya yang mengurusnya " ucapnya kepada dua wanita lain, namun ke duanya tetap ngotot karna tidak enak dengan posisi yang di miliki Ling Xia namun ketika Ling Xia menatap tajam ke dua wanita tersebut merekapun menghentikan niat mereka, dan melanjutkan perbincangan ke dua wanita tersebut.
setelah Ling Xia selesai dia pun menyodorkan hasil suduhanya lalu karna merasa ada yang kurang dia pun memperhatikan apa yang kurang hingga dia menyadari bahwa tak ada cemilan, Ling Xia membuka shop dan melihat isi katalog makanan di sana ada berbagai camilan serta makanan namun karna bingung dengan selera Tian Xue dan Ciyi sehingga Ling Xia menanyakan makanan seperti apa yang mereka kedua wanita itu inginkan namun ke duanya hanya mengikuti keinginan dari Ling Xia Ling Xia pun mengeluarkan pie susu mini dan beberapa wafer, mekipun harganya murah yakni sekitar 100 koin perak sehingga Ling Xia pun mengeluarkan 1 koin emas.
setelah mengeluarkan makan ringan tersebut Ling Xia pun yakin dan menyajikan semuanya ke dua wanita itu terkejut dengan apa yang mereka lihat.
【 wajah penasaran dan tertarik 】〘 Permaisuri apa ini ?? 〙 sambil menunjuk makanan di atas piring indah, mendengar hal itu Tian Xue juga mengangguk karna penasaran.
【 dengan senyum 】 " hmmm ?? ahh ini adalah pie susu mini dan wafer, ini enak di makan bersama dengan teh, cobalah !!" sambil mengambil satu dan memakan pie susu mini tersebut ' hmmm enaknya wah sudah lama aku tak makan pie susu mini haa ' senangnya dalam batin sambil memegang pipinya dengan ekspresi senang, melihat hal itu membuat ke dua wanita mencobanya dan terkejut dengan tekstur serta rasa manis yang muncul dari krim susunya membuat keduanya menutup mata dan menikmati sensasi di mulutnya, Ling Xia terkejut dengan apa yang baru saja dia rasakan dan bertanya
【 dengan wajah terkejut 】 " master apa ini rasanya benar benar luar biasa selama aku hidup belum sekalipun saya merasakan makanan se enak ini " sambil melanjutkan menggigit kue tersebut.
【 sambil mengangguk 】〘 benar permaisuri ini adalah makanan paling enak yang pernah aku rasakan meskipun dari dulu aku tak memiliki cap perasa karna wujudku namun setelah aku mendapatkan esensi darah dari permaisuri aku bisa merasakan makanan se enak ini terimakasih Permaisuri 〙 " terharu dengan rasa yang dia rasakan.
【 dengan wajah terkejut dengan reaksi ke dua wanita tersebut 】 " be.. benarkah jika demikian nikmatilah jangan lupa dengan tehnya " sambil memakan pie susu di tanganya mereka pun melanjutkan pembicaraan mereka namun seketika itu juga dia mengingat nenek dan kakeknya
【 sambil memukul pelan keningnya 】 " Aiya aku lupa !!"
【 bingung 】 " ada apa master ??" ucap tian Xue yang bingung
【 dengan wajah bingung 】〘 benar permaisuri apakah master mengingat sesuatu ?? 〙
melihat ke arah ke 2 wanita lainya
【 dengan wajah panik 】" benar aku lupa kakek dan nenek aku takut ketika mereka akan khawatir dengan kita karna tak ada saat mereka terbangung dan kita sudah pergi cukup lama bagaimana ini kak Tian ??" ucapnya bingung.
〚 MASTER TENANG SAJA KECEPATAN WAKTU DI SINI LEBIH CEPAT DI BANDINGKAN DENGAN DUNIA LUAR 〛
【 dengan wajah terkejut 】 'benarkah ?? syukurlah jika demikian , tapi tetap saja aku ingin melihat mereka ' ucapnya dalam batin.
【 dengan wajah tenang 】 " kak Tian apakah kakak ingin tinggal di sini?? saya akan kembali ke dunia kultivator apakah kakak ingin ikut ??" ucapnya kepada Tian Xue yang asik berbicara dengan ciyi, mendengar perkataan Ling Xia di memutuskan untuk pergi dan mereka pun berpamitan Ciyi yang melihat hal tersebut paham dan melanjutkan menikmati kue dan teh yang masih ada.
Ling Xia yang membuka portal kembali muncul beberapa meter dari desa tersebut dan berjalan ke arah desa dan benar meskipun mereka pergi lama namun mereka hanya pergi selama satu jam sebelum berangkat dia mengubah bajunya menggunakan kemampuan Tian Xue yang mampu memanipulasi ilusi sehingga pakainya terlihat seperti sebelum-nya
ketika Ling Xia dan Tian Xue mencapai desa Hong Nang mereka terkejut dengan warga yang sudah berkumpul melihat hal itu Ling Xia berlari mencari kakek dan neneknya setelah beberapa saat Ling Xia pun menemukan mereka
【 dengan wajah haru 】 " NENEK KAKEK !!"ucapnya kepada kakek dan neneknya yang masih mencari keberadaannya sementara Tian Xue hanya bisa berdiri melihat hal tersebut
【 sambil memeluk cucunya 】 " oh cucuku kamu dari mana saja ?? kamu membuatku khatir " dengan wajah bahagia.
【sambil menangis 】 "uaaa maaf nek tadi saat aku tersadar aku telah berada di pinggiran hutan setelah beberapa saat kak Tian datang dan menyelamatkanku dan membawaku kembali " jelasnya yang 100 % kebohongan membuatnya resah sekali lagi, mendengar itu kakeknya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
【 sambil melepaskan pelukannya 】 " lalu nenek kenapa ramai sekali ??" ucapnya bingung dengan keadaan desa Hongnang saat ini.
kakeknya pun menceritakan bahwa ada seorang kultivator yang datang dan memberikan surat pemberitahuan untuk mengungsi ke ibukota provinsi katanya karena ada ribuan mahluk buas yang akan menyerang dan benteng giok hitam sedang menahan, mereka mendengar hal itu mata Ling Xia terkejut begitupun dengan Tian Xue.
【 dengan wajah penasaran 】 " jadi kakek apakah kita akan pergi ke kota provinsi ??" penasaran
【 dengan wajah murung 】 " itu sulit di tambah lagi jaraknya yang sangat jauh tapi jika kita tinggal .... maka dari itu keputusan di berikan kepada kepala desa " ucapnya terhenti karena takut akan membuat cucunya ketakutan sementara nenek Ling hanya bisa tertunduk
【 mencoba mengalihkan pembicaraan 】 " lalu bagaimana dengan keadaan ke 2 gadis tersebut ?" ucapnya merujuk pada 2 gadis yang membawa racun mayat di tubuh mereka.
【 mengingat 】 " ahh mereka berdua sedang beristirahat di ruang perawatan klinik " belum sempat menyelesaikan ucapanya kepala desa keluar bersama penjaga dan istrinya melihat hal itu kakek dan nenek Ling menoleh dan meminta Ling Xia dan Tian Xue ke tempat lain, mendapatkan kesempatan pergi Ling Xia memutuskan pergi ke klinik melihat ke adaan ke 2 gadis tersebut dan berniat membunuh mereka karna berani membahayakan orang terkasihnya yakni kakek dan neneknya. merasakan keinginan dari tuanya Tian Xue mengajukan diri untuk membunuh ke 2 gadis tersebut.
berjalan beberapa menit mereka tiba di depan bangunan sederhana yang di atasnya terdapat papan nama bertuliskan klinik Ling, Ling Xia pun berjalan masuk dan melihat seorang gadis yang sebelumnya menggendong gadis yang tengah terbaring, gadis tersebut menggenggam dengan erat tangan gadis yang terbaring. melihat hal itu tiang Xue mengeluarkan aura membunuhnya yang dingin sehingga udara di ruangan itu menjadi dingin lalu membentuk membentuk cakar es yang menutupi tanganya, menyadari bahaya gadis tersebut berbalik dan mendapati Tian Xue dengan cakar esnya yang berniat membunuh dirinya dan nonanya.
【 dengan wajah ketakutan dan panik 】 " si...siapa kalian ?apakah kalian bagian dari pembunuh sebelum-nya ? " ucapnya dengan wajah panik, Ling Xia yang mendengar perkataan dari gadis di depanya sedikit terkejut lalu mengangkat tangannya setelah itu Tian Xue yang mengerti hal itu menyerap kembali aura miliknya dan menghilangkan cakar esnya, tak beberapa saat terdengar suara keras dari perut dari gadis di hadapannya dan mulai melemah sebelum terjatuh Ling Xia menghilang menggunakanya kabut darahnya dan menahan tubuh gadis tersebut dan memapahnya ke kursi di dekatnya setelah mendudukanya Ling Xia mengeluarkan makanan hangat dari nasi dan semangkuk mie ramen menyadari hal itu gadis tersebut lalu berniat makan namun ragu karna nonanya belum makan namun dia berani makan deluan itu keterlaluan.
【 dengan senyum manis 】 " tidak apa makanlah jika kamu tak makan siapa yang akan menjaga nonamu ?? lagi pula aku punya banyak jadi kamu bisa makan dengan tenang !!" ucapnya mencoba meyakinkan gadis tersebut, melihat hal tersebut Tian Xue menarik baju dari Ling xia.
Ling Xia yang sadar mengeluarkan semangkuk mie lain dan Tian Xue yang melihat hal itu matanya berbinar,
【 dengan wajah bahagian 】 " terimakasih master ucapnya lalu duduk "
【 dengan wajah bingung 】 " master ??" sambil melirik ke dua sosok di hadapannya.
mendengar hal itu ke gadis itu mulai makan dan ketika dia memasukan mie nya ke dalam mulutnya cita rasa dan kaldu serta rasa rempah rempah yang saling melengkapi layaknya alat musik dalam acara musik yang meledak di dalam mulutnya membuat wajah merona dan tak henti hentinya memakan mie tersebut, tak jauh berbeda dengan Tian Xue yang dengan semangat menyeruput mie tersebut, setelah selesai Ling Xia memasukkan mangkuk yang kosong ke dalam penyimpanan di cincinya.
gadis yang keyang itu mulai memperkenalkan diri dia bernama Mingmei dan biasa di panggil oleh nonanya yakni Mei setelah itu Ling Xia memperkenalkan dirinya dan memperkenalkan Tian Xue
tak lama kemudian karna mencium aroma nikmat yang berasal dari sisah aroma mie ramen membuat gadis yang sebelumnya tidak sadar kan diri mulai membuka matanya dan menerawang ke arah aroma itu berasal dan melihat ke 1 anak keci dan gadis yang dia kenal serta wanita cantik duduk di atas kursi sedang berbicara , menyadari pergerakan dari gadis lain membuat Ling Xia melirik dan melihat gadis dengan wajah yang sangat menyedihkan matanya lebam dan bekas luka bakar di keningnya pipinya terus dan matanya kuning membuat Ling Xia sadar bahwa gadis tersebut sedang kekurangan gizi tak tega melihat hal itu dia pun berjalan mendekati gadis itu tepat ketika tiba di sana Ling Xia mengeluarkan beberapa makanan seperti bubur ayam dan teh hangat, melihat itu awalnya dia ragu namun setelah di jelaskan oleh Mingmei akhirnya dia makan dengan tenang setelah selesai, Mingmei memperkenalkan nya
【 sambil memperkenalkan nonanya 】 "Perkenalkan nonamu Mao Jianying dia adalah anak dari .." belum sempat menyelesaikan perkenalan nonanya Jianying telah memukul nampang dengan tanganya beserta sendoknya Tian Xue yang melihat hal itu berniat menyerang karna menurutnya gadis itu bersikap kurang ajar namun di hentikan dengan isyarat tangan dari Ling Xia.
【 dengan wajah sedih 】 " maaf Mei aku membentakmu tapi aku tak kuat mendengar nama ayah buruk itu, ahhh maaf kan saya perkenalkan saya adalah Jianying terimakasih kepada nona Ling sudah menyelamatkan saya, dan terimakasih untuk makananya, tapi Mei bantu aku kita harus keluar dari desa ini, kita tak bisa membahayakan penduduk yang telah membantu kita ! " mendengar ucapan dari nonanya Mei pun memapahnya dah berniat meninggalkan klinik tersebut.
【 kembali duduk dan Tian Xue menuangkan teh ke gelas】 " kalian pikir kalian ingin kemana ?? berdasarkan perkataan kak Mei kalian berdua datang dari dalam hutan bayangan kematian, aku salut kalian bisa hidup namun jika kalian pergi ke desa maru kalian hanya mati karna yang kudengar semua desa sudah mendapatkan surat untuk melakukan evakuasi dari benteng giok hitam jadi sebaiknya kalian disini dan mungkin aku bisa membantu kalian mendapatkan keadilan bagaimana bukankah itu adil ??dengan satu syarat, tapi yahhh keputusan akhir ada pada kalian atau lebih tepatnya anda nona !!" sambil meminum teh
【 berpikir 】 ' jika seperti itu, semuanya hanya jalan buntu di tambah lagi nyawa Mei tergantung dari pilihanku aku tak bisa lagi melihatnya meminta minta makanan atau tidur di udara yang dingin, tapi jika aku menerima tawarannya tapi syaratnya aku tak tahu ini bisa lebih beresiko ...' wajahnya bingung.
【 sambil meletakan gelas 】 " ingat nona waktu terus berjalan aku harap nona bisa menemukan tempat yang lebih aman !! " lalu berdiri
【 dengan ragu 】 " ba..ba.. baiklah aku terima tawaran dari nona la.. lalu apa syaratnya ??" di ikuti wajah terkejut dari Mei Karena mendengar jawaban dari nonanya.
【 duduk kembali 】 " itu simpel aku ingin kalian menjadi muridku bagaimana ??" ucapnya santai sambil menuangkan teh ke arah 2 gelas kecil.
【 dengan wajah terkejut 】 " ma..maaf tapi sepertinya dentianku telah rusak karna racun mayat serta tubuhku untuk saat ini.." ucapnya berhenti karna fakta pahit yang di alami tubuhnya, Sementara Mingmei tertunduk sedih karna tubuhnya memiliki cacat karna kolam Qi-nya sangat kecil.
__ADS_1
【 sambil menyodorkan nampang dengan gelas berisi teh 】 " mengenai itu aku punya jalanya sendiri untuk sekarang kalian terima atau tidak ??" ucapnya
mendengar hal itu mereka saling menatap dan mengambil gelas tersebut dan meminum teh tersebut dan menuangkan teh untuk Ling Xia
【 sambil bersujud 3x 】 "HORMAT KAMI KEPADA MASTER " ucap mereka kompak .
KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.368 JT TAEL EMAS BESAR
476 KOIN EMAS
50 KOIN PERAK
POIN KEHIDUPAN
2.975.000 point kelebihan poin untuk meningkatkan LVL Pandora dan ketika level 3.0 mampu di tukarkan dengan shop khusus
<<<< ITEM >>>>
⌑ Sabit Pembunuh Dewa.{ tingkat ilahi }
⌑ pistol FN - five 7. { dari dimensi lain }
⌑ Grappling Hook. { dari dimensi lain }
⌑ Lentera Jam Pasir Kematian.
⌑ Cincin Surga Gelap.
⌑ Cincin Phionix Naga
⌑ Evil monastery { 1x }
⌑ Cawang Jiwa
⌑ Jarum jiwa { Senjata Dewi Penyembuhan }
⌑ Pakaian Permaisuri { Gaun,Tiara, Anting, Sepatu, Sarung tangan }
⌑ Kitab Rantai iblis ( Tingkat tidak di ketahui )
⌑ Tiket Emas { 3 x dapat di gunakan untuk membeli perlengkapan, herbal, Hewan Spiritual,Obat secara gratis }
⌑ Tiket Berlian { 1 x bisa di gunakan saat sistem berada pada level 5.0 }
MAAF YAH JARI JEMPOL RADA SAKIT SOALNYA MENGETIK DI HP TOLONG LIKE DAN KOMENTAR NYA DAN MAAF KALAU UPLOAD-NYA BAKALAN LAMA SEE YOU NEXT CHAPTER !!
__ADS_1