THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
LANGIT MALAM


__ADS_3

Ling Xia yang kini terbaring di tempat tidur kurang dari 20 menit kini kembali tersadar seolah - olah waktu iya di kuasai alkohol hanyalah sebuah ilusi, alasan ia mengalami hal demikian itu di karenakan tubuhnya mampu menetralisir alkohol dengan kadar yang cukup kuat mengingat bahwa tubuhnya sudah bukan lagi tubuh manusia pada umumnya.


Bahkan setelah sadar ia tak lagi merasa kantuk ataupun kelelahan yang sengaja ia simpan untuk waktu yang cukup lama alasanya agar ia dapat tertidur namun karena tubuhnya yang merupakan tubuh yang setara dengan dewa peringkat atas maka dari itu semua hal negatif akan mudah di netralisir


" Baaaa, begini lagi !!" Ucapnya. merasa kecewa.


[ MASTER BAGAIMANA KEADAAN ANDA, APAKAH ANDA PUAS DENGAN TIDUR MASTER ]


" Pandora aku tak paham bagaimana kamu mendiskripsikan apa arti dari kata puas, tapi tadi itu rasanya hanya seperti berkedip saja. ini sungguh tidak nyaman !!" Ucapnya sembari berdiri dari tempat tidurnya dan berjalan sambil mengenakan baju tidur miliknya ia berhenti di depan sebuah kursi tempat ia selalu menghabiskan waktu jika ia memiliki waktu senggang.


Di atasnya telah tersedia teko berisi teh hangat yang selalu menjadi bagian dari waktu istirahatnya.


" Pandora di mana posisi para prajurit kematian yang kirim ke ibukota kekaisaran saat ini ??" Ucapnya sambil menuangkan teh ke dalam cangkir.


[ POSISI SAAT INI SEKITAR 3 JAM SEBELUM MENCAPAI WILAYAH IBUKOTA ]


" Bukankah itu lebih cepat dari yang seharusnya ??" tanyanya sedikit terkejut karena.


[ BENAR MASTER KARENA INI MEMANG LEBIH CEPAT KARENA TERNYATA MESIN SERTA TEKNOLOGI YANG MENUNJANG KAPAL INI MERUPAKAN TEKNOLOGI YANG JAUH MELAMPAUI TEKNOLOGI YANG ADA DI BUMI ]


" Pruu... uhug uhug ...!!" Tersedak teh karena terkejut " Maksudmu kapal tersebut merupakan kapal yang berasal dari planet lain atau dimensi lain ??" Tanyanya terkejut.


[ MASTER BUKANKAH BLACK ORION SERTA COLOSUS JUGA MERUPAKAN JENIS DARI PESAWAT YANG SAMA ]


" Ehh benarkah jadi ke 3 kapal tersebut bukan dari peradaban kuno atau semacamnya di alam ini??" Tanya Ling Xia lanjut.


[ LEBIH TEPATNYA DARI DIMENSI LAIN ]


" Ahhh aku pikir ketiganya merupakan teknologi kuno dari peradaban lampau dari dunia ini... ternyata dari dimensi lain juga !! haaaa ini sungguh membuatku merasa tiba tiba ada pemikiran berat menghampiri kepalaku !!" Ucapnya mengusap kepalanya.

__ADS_1


" Hmm ini menjadi semakin rumit, tapi bukankah kita sudah mempreteli black Orion sebelumnya, dan jika kita juga sudah membongkar yang lainya selain mesin bukankah itu artinya seluruh bagiannya dapat kita buat juga ?? " Tanya Ling Xia penasaran.


[ BENAR MASTER DAN SEBETULNYA KITA JUGA DAPAT MENCIPTAKAN MESINNYA ]


" A-apa Bu-bukankah itu curang !!" Ucapnya dengan ekspresi terkejut.


[ MASTER SAAT MELAKUKAN PEMBELIAN KITA JUGA MENDAPATKAN CETAK BIRU DARI SETIAP HAL YANG MENYUSUN KAPAL TERSEBUT DALAN BEROPERASI, TETAPI MATERIAL YANG DI GUNAKAN SEDIKIT UNIK SEHINGGA SAMPAI SAAT INI SAYA BELUM BISA MENGATAKANNYA KEPADA MASTER ]


" Haa jadi ada masalah seperti itu rupanya !!" Ucapnya kecewa sambil bersandar ke kursinya.


[ TAPI TIDAK MENUTUP KEMUNGKINAN DI MASA DEPAN KITA TIDAK DAPAT MELAKUKANYA DENGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI MASA DEPAN DAPAT DI PASTIKAN KITA PASTI DAPAT MEMBUATNYA, JADI MASTER TOLONG OPTIMIS LAH ]


" Kamu benar Pandora, dengan kejeniusan serta keberadaan dirimu itu sudah dapat di pastikan kita akan menciptakan keajaiban di tanah tandus ini hm... hm.. hmm !" Ucapnya menyemangati diri sendiri.


" Baiklah Pandora untuk kedepannya tolong buat tempat pangkalan yang dapat menganalisa membuat serta mengembangkan segala hal untuk mendukung kekaisaran di masa depan !!" Ucapnya.


[ BAIK MASTER ]


" Benarkah... benarkah ??" Bertanya dengan semangat.


[ IYA MASTER ]


" Kalau begitu aku serahkan urusan di ibukota jadi tolong urus dengan baik aku akan pulang dan mengatur bukti - bukti agar aku terlihat sering di klinik !!" Berdiri dari kursi santainya dan berjalan menuju tempat ia selalu mengurus berkas.


[ MASTER SAMPAI KAPAN MASTER AKAN MEMPERTAHANKAN KEBOHONGAN INI ??]


Mendengar itu Ling Xia menghentikan kegiatannya


" Sampai kapan ??" Pikirnya atas semua kebohongan yang telah ia lakukan untuk mengelabui bukan hanya dirinya tetapi kakek dan neneknya.

__ADS_1


" Selama yang di butuhkan pand.. meskipun ini terlihat egois namun... !!" Ucapnya dengan nada suram.


[ BAIK MASTER SAYA MENGERTI ]


Setelah itu Ling Xia kembali melanjutkan keinginannya yang tertunda akibat pernyataan Pandora sebelumnya.


Sementara itu di dalam kawasan kekaisaran batu hitam.


" Nona dermawan apa yang nona lakukan di luar ??" ucap seorang gadis kecil mengintip dari balik tirai kusam dan sobek yang berperang sebagai pintu dari gubuk kecil tempatnya.


" Aahh gadis kecil, Saya sedang menunggu sesuatu dan juga bukankah kamu sekarang harusnya tidur kenapa di sini ??!" Tanya Lei Zhen khawatir.


" Di malam - malam sebelumnya Saya sering terbangun di waktu ini karena batuk dari ibuku, jadi mungkin karena sudah terbiasa mungkin itu sudah menjadi kebiasaan !!" Jawabnya dengan nada berat.


" Oh ya ampun, jika begitu sekarang maukah kamu menemaniku di sini ??" Tanya Lei Zhen dengan nada hangat.


" Oh benarkah ??" Tanyanya bersemangat.


" Tapi sebelum itu !!" berjalan menghampiri sambil mengeluarkan sebuah selimut dari cincin dimensi miliknya " Kenakan ini ,karena malam ini mungkin akan sangat dingin !!" Ucapnya sambil menutup tubuh kadis kecil tersebut dengan selimut tersebut.


" Oh terimakasih kak !!" Ucapnya lalu menghisap ingus miliknya.


" Nah karena sudah siap Mari kita duduk di luar !!" Ucapnya sambil menuntun tangan kecil dari gadis muda tersebut.


Keduanya pun duduk di atas tanah beralaskan tikar yang sebelumnya Lei Zhen tempati.


" Oh iya bagaimana ibumu apakah tidurnya sudah nyenyak ??" Tanya Lei Zhen dengan nada khawatir.


" Oh ibu baik - baik saja sekarang, apalagi dengan selimut serta alas tidur yang nona berikan dia terlihat tertidur dengan sangat pulas !!" Jawabnya dengan nada senang.

__ADS_1


" Syukurlah kalau begitu !!"


Keduanya pun kembali menatap angkasa menikmati langit malam dengan ribuan kilauan cahaya yang membentang sejauh mata memandang.


__ADS_2