
di sebuah ruangan yang cukup sederhana terlihat beberapa sosok dengan usia antara 16 sampai 17 tahun mereka terlihat murung akibat pemberitahuan yang di keluarkan pria tua yang terlihat berwibawa dengan wajah yang tak kalah sedih di bandingkan sosok remaja di hadapannya, sementara gadis yang terduduk di atas kasur hanya bisa meneteskan air mata dan coba di tenangkan oleh gadis lain, sementara ke 2 remaja pria hanya bisa tertunduk lesuh.
【 dengan wajah masih meneteskan air mata 】 " jadi gadis kecil itu tidak selamat ??" ucapnya lirih.mencoba menyakinkan apa yang baru saja dia dengarkan.
【 dengan wajah teguh 】 " meskipun berat namun inilah kenyataan - nya kalian beristirahatlah dan setelah itu kalian kembalilah ke sekte !! " ucapnya mencoba teguh namun kenyataan karena mengingat tempat berdarah tersebut dia pun berbalik dengan wajah suram.
【 dengan wajah terkejut 】 " tidak dekan mo kami akan kembali, kami akan mencari rubah busuk itu dan membunuhnya " Ucap wujie dengan kemarahan di sertai anggukan dari temanya yang lain.
【 Dengan wajah marah 】 " apakah kalian tidak menghargai pengorbanan gadis kecil tersebut ?!?, jika kalian pergi dan terbunuh kalian hanya membuatnya sedih jangan bersikap kekanak Kanakan saat siang hari akan ada profound ark yang akan datang untuk mengirimkan perbekalan dari kekaisaran, kalian akan naik prefound ark dan kembali ke sekte!!" ucapnya lalu melanjutkan langkahnya dan menghilang di balik pintu, meninggalkan ruangan tersebut dalam kesunyian.
tiba tiba suara lonceng keras beberapa kali terdengar membuat semua yang berada di bangunan tersebut berlari menuju tempat tugas mereka masing - masing dan seluruh prajurit tempur berlari ke arah tempat persenjataan dan mengambil persenjataan yang mereka kuasai tak berselang lama dari atas tembok terlihat sosok dengan gagahnya memandang ke arah tanah lapang yang kini di penuhi oleh mahluk buas yang menandakan bahwa mereka akan berperang dia adalah komandan jendral bernama Gu Wang namun dia cukup terkejut melihat jumlah musuh yang berbaris.
setelah melihat hal tersebut Gu Wang turun dari atas tempatnya berada sebelumnya dan berbicara kepada bawahnya untuk memperkuat pertahanan. dan berjalan menuju sekelompok kultivator melihat Gu Wang mendekati mereka, mereka dengan lekas memberinya hormat jendral Gu Wang yang melihatnya membalas hormat dan memberikan instruksi.
【 memberikan intruksi 】 " kalian terbanglah menuju desa terdekat dan berikan perintah ini !!!" ucapnya sambil menyerahkan gulungan.
melihat hal itu ke 4 sosok tersebut mengambil gulungan yang berjumlah 8 buah sesuai jumlah desa yang dekat dengan hutan bayangan kematian memberi hormar terbang ke arah desa terdekat menggunakan artifak terbang mereka, menandakan bahwa perang kali ini benar benar akan sulit.
sementara itu para remaja sebelum-nya ikut naik ke atas benteng berniat melihat apa yang terjadi dan mereka terkejut dengan jumlah musuh sangat banyak, terlihat mereka terdiri dari mahluk beast dan mahluk buas mulai dari bintang 10 hingga bintang tingkat 80 meskipun mereka yakin mampu membunuh hingga ratusan namun jumlah yang hadir di depan benteng tersebut adalah ribuan hingga mereka sangat terkejut, melihat hal itu ke 4 remaja tersebut bukanya takut malah berniat ikut berperang,
namun niat mereka dapat di baca oleh Dekan Mo Xie
【 dengan wajah tenang 】 " kalian akan pulang siang ini !! " ucapnya membuat ke 4 remaja tersebut terkejut.
【 masih dengan wajah emosi 】 " tapi dekan Mo kami cukup kuat untuk menghadapi mereka, apakah dekan tidak mempercayai kami ??" ucapnya Yilu dengan nada kesal.
【 melepas aura 】 " KALIAN AKAN PULANG TIDAK ADA TAWAR MENAWAR !!" ucapnya sambil amarah, sementara itu di sekitarnya yang melihat kejadia itu dapat merasakan tekanan dari sosok tersebut. ke 4 remaja tersebut hanya diam karna tahu bahwa orang tua di hadapan mereka sudah marah .
【 menyerap aura 】 " kalian pulang dan minta mereka untuk mengirimkan bantuan kesini, saya tahu keinginan kalian untuk membantu tapi, hmmm biarkan tugas di sini di lakukan oleh kami para orang tua !! " ucapnya lalu berbalik. mendengar sarkasme tersebut menandakan bahwa besar kemungkinan benteng tersebut tak akan mampu bertahan menghadapi karavan mahluk buas tersebut.
ALAM BATIN LING XIA ( KEKAISARAN BLOOD MOON )
di sebuah ruangan besar terlihat seorang gadis kecil terduduk di atas tahta dan di belakangnya Ciyi dengan wujud menakutkannya berdiri sementara di hadapan mereka berbaris puluhan prajurit mulai dari jendral besar hingga komandan batalion yang sedang berlutut.
setelah itu Ling Xia mengangkat tangannya menadakan bahwa yang di ruang tersebut untuk berdiri, setelah itu Ling Xia maju dan memberikan instruksi.
【 sembil berdiri 】 " Aku telah mendapatkan tempat yang bagus untuk mendirikan kekaisaran dan sepertinya tempat itu cukup menarik, kita akan mengambilnya setelah semua siap apakah ada yang keberatan ??" ucapnya dan kembali duduk di tahtanya yang terlihat mengerikan
mendengar hal tersebut semua yang hadir di ruang tahta tersebut menyambut ide tersebut.
__ADS_1
【Sambil bersujud 】〘 HIDUP YANG MULIA PERMAISURI 〙 kompak.
Setelah itu Ling Xia hanya tersenyum mendengar perintahnya dapat di terima dengan mudah, lagi pula jika itu hanya sebagian benua yang di inginkan permaisuri mereka dengan senang hati mereka akan maju karna di masa lalu bahkan jika itu dunia atau alam tertentu mereka dengan mudah membantai isinya dan memberikanya ke pada junjungan mereka namun kenyataanya itu hanya sebuah hutan yang tak ada satupun pihak yang mengklaimnya sebagai wilayah mereka.
di ruangan terlihat tempat tidur yang indah sesosok wanita mulai membuka matanya dan menyebarkan penglihatannya ke arah lain dia cukup terkejut dengan tempatnya saat ini namun bukan itu yang membuatnya terkejut dia tidak melihat masternya, tepat seketika itu juga dia berdiri dan pergi menuju pintu dan mencoba membukanya namun tak mampu menggesernya sedikit pun, penjaga yang berada di luar menyadari bahwa penghuni kamar tersebut telah terbangun dan salah satu dari ke 2 penjaga tersebut berlari ke arah ruang tahta yang saat ini Ling Xia berada sesaat prajurit tersebut tiba dia berubah sikap dan berjalan menuju permaisurinya dengan tenang Karena dia takut menarik perhatian dari para jendral dan Komandan di ruangan tersebut.
【 sambil bersujud 】 〘 hormat kepada yang mulia permaisuri 〙 mendengar perkataan dari sosok yang bersujud dengan wajah menyeramkan serta zirah mengerikan, membuat seisi ruang tersebut melihatnya tidak terkecuali Ling Xia yang memeriksa kertas yang berisikan penempatan para prajurit kematian sesuai intruksinya.
【 Meletakan kertas dan duduk dengan sangat anggun 】 " berdiri !! dan laporkan apa yang perlu di laporkan " ucapnya dengan suara anak kecil namun di penuhi dengan martabat.
【Berdiri 】〘 Yang mulia Gadis itu telah tersadar 〙 ucapnya pelan karna semua yang ada di ruangan tersebut masih menatapnya karna berani berdiri terutama tatapan dari Ciyi yang saat ini menatapnya dengan tajam dari arah belakang meskipun dia prajurit kematian namun aura dari iblis kuno memang sangat menakutkan, Ling Xia yang mendengar laporan dari prajurit tesebut dia berdiri dan memberikan instruksi.
【 Dengan tagas 】 " Semuanya kembali ke tempat kalian dan tuan Li Bei Siapkan para prajurit kita akan menyerang daerah tersebut dalam jangka waktu dekat, dan para jendral dan komandan kembali dan tingkatkan kemampuan kalian di lantai 327 " titahnya kepada para prajurit di lantai 327 merupakan area kultivasi yang dapat meningkatkan kekuatan dari mahluk non-live sementara di lantai teratas 10000 merupakan raungan khusus yang hanya bisa di masuki oleh Ling Xia dan dari lantai 20 hingga ke lantai 300 merupakan tempat untuk mahluk hidup namun selebihnya merupakan tempat yang menyimpan rahasia yang hanya ke 6 penjaga menara yang mengetahuinya.
【 Jendral besar Ning Li Bei maju 】〘 SESUAI TITAH PERMAISURI 〙 ucap mereka semua !
【 para jendral dan komandan 】〘 Hidup PERMAISURI 〙 dan mulai membubarkan diri keluar dari ruangan tersebut.
【 dengan senyuman 】 " baiklah tuan prajurit tolong antarkan kami berdua keruangan tersebut !! " lalu berdiri di depan sosok tersebut dengan pupil mata emas serta rambut gelap di sertai gaun putih polos membuat Ling Xia terlihat anggun dalam kesederhanaan.
【 Terpukau dengan senyuman Ling Xia 】〘 Ba.. Baik permaisuri silahkan ikuti saya 〙 namun kekagumannya di gantikan dengan ketakutan karna sorot mata menakutkan dari Ciyi yang tepat berada di belakangnya serta aura membunuh yang kuat menyadari hal tersebut Ling Xia menggenggam tangan Ciyi membuat Ciyi terkejut.
beberapa menit sebelumnya
karna risau dengan keadaan masternya Tian Xue menghancurkan pintu tersebut namun dia terkejut dengan sosok mengerikan di balik pintu tersebut dan berpikir bahwa mahluk tersebut menculik masternya saat dia tidak sadarkan diri, sehingga dia pun menyerangnya dan mengambil informasi darinya setelah dia kalahkan Tian Xue pun menyerang melihat bahwa gadis di hadapannya menyerangnya prajurit tersebut mengeluarkan prisainya dari dalam kabut, merekapun mulai pertarungan.
Tian Xue dengan prajurit penjaga, Tian Xue yang menyadari prisai tersebut memiliki aura erosi yang kuat sehingga mengganti gaya bertarungnya dengan kemampuan es terus menerus menembakan tombak es yang berukuran 3 meter dari dalam aray sederhana sementara sang prajurit menahanya menggunakan prisai yang dia dapatkan dari salah satu penjaga evil monastery, setiap tombak yang mengenai prisai tersebut hancur karna aura erosi dari prisai tersebut apalagi prisai tersebut merupakan senjata tingkat neraka yang setara dengan surga namun senjata ini hanya mampu di kenakan oleh mahluk non-live karna kekuatan erosi jiwanya sehingga sering di sebut sebagai senjata terkutuk dan jumlahnya sudah jarang kecuali di alam iblis meskipun demikian tetap saja jarang ada yang mengenakannya atau menggunakanya, setelah itu menyadari bahwa seranganya dapat di tahan Tian Xue membalut tanganya dengan es dan melompat mencoba menyobek prisai tersebut namun setiap seranganya dengan mudah di tahan sang prajurit cakar es yang hancur karna aura erosi tersebut kembali di pulihkan tepat ketika hancur Prajurit yang mengetahui jika dia menjadi sasaran mendorong prisainya dan membuat jarak tepat ketika Tian Xue mundur Prajurit memasukan energi kematian ke dalam prisai tersebut dengan cepat dari dalam batu berwarna hitam mulai mengeluarkan cahaya dan dalam sekejap puluhan sulur sulur dengan aura mengerikan dan di ujun sulur tersebut terdapat mulut mengerikan menganga ,Tian Xue yang melihat hal tersebut melompat mundur berusaha membuat jarak dan yang sebelumnya di pijaki retak dan hancur karna serangan dari sulur tersebut meskipun lantai tersebut sangat keras menyamai baja surga , Tian Xue yang mengambil jarak terus menembakan ratusan jarum es sehingga mampu membuat sulur tersebut membeku dan hancur tetapi dari sulur tersebut di gantikan dengan sulur baru sehingga Tian Xue hanya bisa terus mengelak, tiang Xue yang melihat bahwa sang prajurit sedang fokus mengendalikan sulur tersebut membuat Ling Xia memutar menuju prajurit dan berniat menyerang prajurit kematian tersebut menyadari bahwa dirinya menjadi incaran seketika di menghentikan kontrol terhadap sulur tersebut dan menjatuhkan prisainya dan menarik pedang dengan aura yang sama dengan prisai tersebut dan melompat ke arah Tian Xue berniat memukulnya dengan bilah pedangnya namun dengan sekejap mereka terkejut karna muncul sosok wanita menyeramkan di antara mereka, sang prajurit menghentikan serangannya karna menyadari siapa wanita tersebut sementara Tian Xue tidak perduli dan menyerang wanita di hadapannya karena dia sadar bahwa wanita itu merupakan atasan dari prajurit tersebut, wanita itu menangkap tangan Tian Xue dengan senyuman setelah tangan satunya di tahan dia pun mengeluarkan ekornya berniat menghancurkannya menggunakan ekornya namun dia menhentikanya setelah merasakan pelukan gadis kecil di sampingnya
【 sambil memeluk dengan air mata yang menetes 】 " kak Tian akhirnya kamu sadar !!" lirihnya, Tian Xue yang menyadari bahwa gadis tersebut adalah masternya membalas dengan pelukan hangat " selama master baik baik saja keselamatanmu tidak berarti " ucapnya haru.
sementara itu Ciyi meminta sang prajurit sebelumnya untuk pergi namun sebelumnya dia memberikanya pil darah yang memiliki kekuatan untuk memulihkan mahluk non live dan iblis, setelah mengucapkan terimakasih dan hormat prajurit tersebut pergi setelah mengambil prisai nya, Ciyi kembali mendekati Tian Xue dan Ling Xia yang masih berpelukan,
【 sambil berdehem mencoba menarik perhatian】〘 ehem!!! bagaimana kalau permaisuri dan nona rubah ganti tempat dahulu dan melanjutkan reuni ini 〙 ucapnya, namun Tian Xue yang sadar dengan sosok di sampingya dengan sigap berdiri dan mebelakangi Ling Xia yang masih terharu, Ling Xia yang mendapat perlakuan tersebut terkejut dan bingung.
【 mengeluarkan ekornya 】 " master tetap di belakangku aku akan menahanya jika ada kesempatan lekaslah melarikan diri " ucapnya dengan waspada terhadap sosok di hadapannya,
【 mencoba menjelaskan 】 " tapi kak Tian dia ...." ucapannya di potong oleh Tian Xue yang bersiap menyerang " tenang master aku akan baik baik saja " ucapnya mencoba meyakinkan masternya. sosok di hadapannya kagum dengan sikap tian Xue yang sedang ketakutan karna aura intimidasi yang dia keluarkan dan tetap berjuang demi masternya.
mendengar hal tersebut Ling Xia menjadi sedih dan marah.
__ADS_1
【 sambil berteriak 】 " Sudah cukup kak Tian tidak perlu seperti ini, karna dia adalah tangan kananku namanya Zhao Ciyi !! " ucapnya sambil mendengus karna di abaikan sebelum-nya.
Tian Xue yang mendengarnya terkejut dengan apa yang di katakan masternya ' ta.. tangan kanan tapi wanita itu bukankah dia iblis ' masih bingung dan mencerna apa yang baru saja di ucapkan oleh masternya.
【 dengan senyuman 】 " kak Ciyi bisakah kita keruangan lain sepertinya tempat ini sudah tidak bisa di jadikan tempat istirahat" sambil menerawan melihat hasil pertarugan antara prajurit kematian dan Tian Xue yang menyebabkan tempat itu rusak parah dengan lubang di mana mana.
【 sambil menunjukan jalan 】〘 silahkan lewat sini yang mulia 〙 melangkah di ikuti oleh Tian Xue dan Ling Xia yang menggenggam tangan Tian Xue tak ingin di lepaskanya lagi seperti adik kecil bersama ibunya sepanjang jalan Tian Xue terus terpukau dengan tampilan tempat tersebut dan mereka berhenti ketika tiba di ruang yang sangat indah karna memiliki taman di dalamnya setelah itu mereka pun duduk memperkenalkan diri masing masing dan berbincang bincang Ling Xia pun menjelaskan tempat itu, siapa Prajurit kematian dan siapa Ciyi serta ke 5 sosok lainya sepanjang penjelasan Tian Xue hanya ternganga karna tekagum kagum dengan apa yang dia dengarkan.
KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.368 JT TAEL EMAS BESAR
481 KOIN EMAS
50 KOIN PERAK
<<<< ITEM >>>>
⌑ Sabit Pembunuh Dewa.{ tingkat ilahi }
⌑ pistol FN - five 7. { dari dimensi lain }
⌑ Grappling Hook. { dari dimensi lain }
⌑ Lentera Pasir Kematian.
⌑ Cincin Surga Gelap.
⌑ Cincin Phionix Naga
⌑ Evil monastery { 1x }
⌑ Cawang Jiwa
⌑ Jarum jiwa { Senjata Dewi Penyembuhan }
⌑ Pakaian Permaisuri { Gaun,Tiara, Anting, Sepatu, Sarung tangan }
⌑ Kitab Rantai iblis ( Tingkat tidak di ketahui )
⌑ Tiket Emas { 3 x dapat di gunakan untuk membeli perlengkapan, herbal, Hewan Spiritual,Obat secara gratis }
__ADS_1
⌑ Tiket Berlian { 1 x bisa di gunakan saat sistem berada pada level 5.0 }