THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
MEMILIH


__ADS_3

πŸ€— Hay semua sebelum membaca πŸ€—


Tolong klik tombol πŸ‘, Eiitttss jangan lupa juga dengan komentarnya yang positif dan membangun πŸ™.


Dan saya akan sangat senang jika para pembaca sekalian mau memberikan VOTE kepada saya, jadi saya tunggu nih vote dari kalian heheh πŸ˜‹!! ... πŸ˜‰πŸ˜‰


πŸŽ‰HAPPY READING ALLπŸ₯°


Setelah Ling Xia melepas ikatan wanita sebelumnya Ling Xia berdiri lalu mengamati matanya menangkap sosok wanita lain masih sadarkan diri yang tengah terduduk tak jauh tempat Ling Xia berada, ia tertunduk menatap permukaan tanah sambil bertumpu pada ke dua tanganya yang gemetaran.


Ling Xia mengetahui penyebab reaksi tersebut hal itu sering terlihat pada mereka yang sedang mengalami trauma dan ketakutan, Ling Xia berjalan ke arah wanita tersebut , sang wanita itu tidak menyadari ketika Ling Xia berjalan mendekati dirinya hingga ia melihat sepasang kaki yang muncul di hadapannya.


ia terkejut dan mundur kebelakang lalu dengan perlahan ia mengangkat wajahnya namun belum sempat ia melihat wajah Ling Xia tiba - tiba beberapa totokan mendarat di sekitar dadanya serta lehernya, akhirnya iapun ikut kehilangan kesadarannya Ling Xia kemudian menatap sekelilingnya memastikan tak ada wanita lain yang masih sadar sebelum akhirnya melepas ikatan dari wanita tersebut.


tepat ketika ia sedang melepas ikatannya Pandora memberikan peringatan kepada Ling Xia.


[ MASTER PENGISIAN ENERGI BLACK ORION TELAH SELESAI DAN BERSIAP UNTUK BERANGKAT. ]


mendengar itu Ling Xia menjadi membeku sesaat karena bingun antara melanjutkan rencananya menuju tempat organisasi cobra hitam seperti sebelumnya atau tetap tinggal dan membebaskan para budak. Setelah berpikir sesaat Ling Xia lalu kembali melanjutkan melepaskan tali dari wanita tersebut.


" Pandora bisakah kamu menerbangkan Black Orion menuju tempat persembunyian dari organisasi Cobra Hitam ??" Tanya Ling Xia sambil melepas tali.


[ BISA MASTER. ]


bersamaan dengan itu Ling Xia telah berhasil melepas semua ikatan dari tubuh wanita yang Ling Xia baru saja totok. ia berdiri lalu memberikan perintah lanjutan.

__ADS_1


" Kalau begitu terbangkan Black Orion kesana, dan beritahu aku ketika sudah sampai !!" Jawab Ling Xia lalu berdiri dan berjalan ke arah wanita lainya berniat untuk melepas ikatan mereka.


[ APA MASTER TIDAK IKUT ?? ]


" Tidak Pandora !! Karena sepertinya saya harus tetap berada di sini untuk mengurus semua ini. " Jawab Ling Xia terhadap pertanyaan Pandora.


[ SESUAI KEINGINAN MASTER. ]


di sebuah tanah lapang yang di penuhi oleh ilalang prefound ark berukuran raksasa dengan warna hitam legam mulai aktif. Dengan perlahan mulai naik ke atas langit mengabaikan daya tarik dari planet tersebut bersamaan dengan meninggi posisi melayangnnya seluruh permukaan badan dari prefound ark tersebut juga mulai menghilang, itu di mulai dari bagian depan hingga akhirnya seluruh bagian dari prefound ark tersebut kini telah menghilang sepenuhnya.


seketika kecepatan naiknya bertambah cepat dan ketika mencapai ketinggian tertentu 4 jet pendorong di bagian belakangnya mulai mengeluarkan tenaga pendorong seperti ekor pesawat jet pada umumnya, dengan perlahan prefound ark tersebut mulai bergerak maju dan ketika ke 4 jet pendorong berukuran raksasa tersebut telah aktif sepenuhnya kecepatannya juga meningkat secara signifikan.


meninggalkan posisi awalnya dan dengan cepat terbang menuju tempat yang di targetkan sebelumnnya. Ling Xia mengamati pergerakan prefound ark tersebut dari peta kecil yang memperlihatkan segitiga berwarna hitam tengah bergerak dengan kecepatan tinggi menuju tempat yang di rencanakan.


" Pandora berapa lama hingga Black Orion dapat mencapai markas dari organisasi Cobra Hitam ??" tanya Ling Xia selagi melepas ikatan tali pada wanita lainya.


" Hmm... kalau begitu tolong beritahu aku ketika Black Orion akan mencapai lokasi mereka !!"


[ BAIK MASTER ]


Mendengar itu Ling Xia kemudian melanjutkan pekerjaannya melepas tali yang mengikat tubuh para wanita satu persatu, hingga pada akhirnya Ling Xia pun berhasil melepas semua ikatan pada tangan dan mulut para budak wanita yang berada di sekitarnya.


Tak berapa lama bau menyengat dari bau amis darah dan bau busuk dari jeroan manusia yang tercecer di mana - mana akhirnya membuat Ling Xia semakin terganggu terutama bau dari kencing serta kotoran lain yang keluar dari tubuh seseorang setalah meregang nyawa. Awalnya ia dapat mengabaikan hal tersebut karena gelapnya malam sehingga tak menampakan hal menjijikkan di sekitarnya namun setelah beberapa saat Ling Xia akhirnya sudah tak dapat mengabaikan semua bau tersebut terutama ketika ia tidak sengaja menginjak potong tubuh manusia hak itu sungguh mengganggu baik karena suara ataupun ketika menempel di alas sepatu yang Ling Xia pakai.


Ling Xia menggosokkan kakinya ke atas rumput untuk menyingkirkan apa yang melekat di bawah alas kakinya dan memutuskan untuk memindahkan para budak tersebut ke tempat lain karena bau di tempat itu mulai menggila, iapun mendapat sebuah cara untuk memindahkan para budak menggunakan gerobak, Ling Xia pun melangkah mendekati gerobak untuk mengecek kondisi dari ke 10 gerobak yang masih terparkir.

__ADS_1


tetapi rencananya untuk memindahkan semua para budak itu menggunakan gerobak di urungkan karena kuda yang seharusnya digunakan untuk menarik kereta sudah melarikan diri akibat yang di sebabkan oleh suara dentuman keras yang di hasilkan oleh senjata yang di gunakan Ling Xia sebelumnnya.


sehingga Ling Xia pun memutuskan untuk membebaskan para budak dari dalam kerangkeng besi. dan berpindah tempat lain dengan cara bejalan kaki.


Sementara itu para budak yang terkurung di dalam kerangkeng mulai menatap Ling Xia yang mendekat penuh harap untuk membebaskan mereka terutama setelah melihat apa yang Ling Xia lakukan terhadap para budak wanita yang sebelumnya di bawah oleh para bandit. meskipun demikian tetap saja ada yang masih ketakutan terhadap dirinya karena dengan tenangnya ia berjalan di antara mayat - mayat dan bahkan ada yang sengaja Ling Xia injak tentu saja hal itu membuat mereka merasa aneh dan takut terhadap dirinya.


Ling Xia kemudian berdiri di belakang salah satu gerobak yang ia hampiri pertama kali sambil memeluk tubuhnya sendiri dengan tangan kanan di dadanya sementara tangan yang lainya sedang menahan dagunya sambil mengetukkan jari telunjuknya ke dagunya sembari berpikir, sambil mencari cara untuk membebaskan para budak yang terkurung di dalam kerangkeng besi tersebut.


Tiba - tiba ia mengingat sosok pria yang sebelumnya pergi untuk mengambil para budak wanita dan menyimpulkan bahwa pria tersebut memiliki kunci dari kerangkeng besi. Tetapi setelah menoleh dan melihat semua mayat yang ada di sana niatnya pun akhirnya ia urungkan.


Karena dapat di pasti bahwa membutuhkan waktu yang tak sedikit untuk mencari mayat mana yang memegang kunci tersebut apalagi tidak menutup kemungkinan bahwa pria yang di lepaskan oleh Ling Xia bisa saja yang membawa kunci dari kerangkeng yang ada di depanya.


Ling Xia menjadi menyesal karena telah membiarkan pria terakhir itu melarikan diri yang kini sudah terlambat untuk di kejar karena sudah tak tahu di mana keberadaanya.


" Yah jika tak ada jalan maka cukup buat saja." Gumamnya bersamaan dengan itu Ling Xia mengeluarkan pedang dari dalam penyimpanan dimensinya berniat untuk memotong kerangkeng besi tersebut. tetapi ada beberapa orang yang menjadi waspada dan salah paham akan niat dari Ling Xia sehingga para pria kemudian mencoba melindungi orang di sekitarnya.


Meskipun gelap tetapi masih tetap terdengar beberapa suara Isak tangis dari para anak - anak yang bercampur di dalam kurungan besi tersebut. Ling Xia membuang nafas kemudian memberikan instruksi ke pada para budak yang ada di dalam kurungan besi.


" Kalian mundur !!" Ucapnya. tak butuh waktu lama semua orang menuruti apa yang Ling Xia ucapkan. setelah merasa semua orang sudah berada pada jarak yang aman Ling Xia kemudian menebas kerangkeng besi tersebut.


sfx : suing... suing... suing ... ( suara pedang yang di ayunkan )


Kilauan bilah pedang terlihat akibat aura yang terpancar setelah memasukan energi qi kedalam pedang tersebut yang ia gunakan untuk memotong besi dari kerangkeng tersebut akibat tebasan tersebut menciptakan sebuah celah cukup besar, para budak menatap penuh kekaguman melihat tehnik pedang yang Ling Xia tunjukan.


Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol πŸ‘ yaahh !!....

__ADS_1


kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya.


__ADS_2