THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
PERSIAPAN RAPAT DAN HADIAH UNTUK YANG BERULANG TAHUN


__ADS_3

" Pandora selanjutnya tolong undang jendral Ning Li Bei ke prefound ark Colossus, katakan padanya akan ada perubahan rencana untuk menangani benteng Giok Hitam !!" Sambil berdiri dari posisinya.


[ BAIK MASTER !! ]


Sementara itu di 17 km dari benteng Giok Hitam.


Di dalam sebuah tenda dengan ukuran sedikit lebih besar dari tenda di sekitarnya, terlihat beberapa orang yang sedang duduk mengawasi sebuah kotak yang cukup aneh. seluruh prajurit yang hadir di sana merupakan prajurit terlatih yang di kirim dalam penaklukan benteng Giok Hitam.


Suasana hening memenuhi ruang..


Tiba - tiba benda tersebut bereaksi kertas mulai keluar dari benda tersebut, membuat semua prajurit yang berjaga terkesimanya melihat hal tersebut, dan yang lebih mengesankan lagi terdapat tulisan di kertas putih yang keluar dari dalam benda tersebut.


" Wao lihat benda pusaka ini ! bisa menghasilkan sebuah tulisan yang mampu menggerakkan seluruh prajurit !!" Ucap pria dengan sayap di punggungnya.


" Hentikan sikapmu itu, Jhiao liang dan lekas bawa kertas ini ke jendral besar !!" Ucapnya sambil mengambil kertas tersebut kemudian memasukkannya ke dalam sebuah amplop.


" Baik tuan !!" Ucapnya menerima dengan kedua tangannya sambil menunduk.


Ia pun keluar dari tenda kemudian mengepakkan sayapnya dan terbang menuju tenda sang jendral besar, ia kemudian mendarat tepat di depan tenda yang mana tengah di jaga oleh 4 prajurit kematian.


" Tunggu sebentar ada keperluan apa sehingga tuan berada di depan tenda jendral ??" Ucap salah satu prajurit penjaga.


" Kedatangan saya ke sini untuk mengantarkan pesan dari yang mulia permaisuri !!" Ucapnya sambil memperlihatkan sebuah amplop, sang prajurit sedikit terkejut akan hal tersebut lalu menunduk ke pada sang pembawa pesan, ia memberi hormat bukan kepada sang pembawa pesan melainkan yang sedang di bawah olehnya .


" Kalau begitu silahkan ikut dengan saya !!" Ucap sosok tersebut.


" Terimakasih tuan !!" Ucapnya lalu mengikuti prajurit tersebut dari belakang.

__ADS_1


Keduanya pun masuk ke dalam tenda tersebut sepanjang jalan mereka ke dalam tenda tak ada satupun suara yang mereka hasilkan, tiba tiba suasana menjadi mencekam karena aura yang di hasilkan oleh sang pemilik tenda, sebelum masuk menuju ruang sang jendral besar sang prajurit terdepan berhenti melangkah.


" Ingat apapun yang terjadi jangan pernah menatap mata sang jendral besar terutama jangan mengatakan hal lain yang tidak perlu, kau paham? " bisiknya sementara sang penerima pembawa pesan hanya menganggukkan kepala tanda paham " ingat jangan melakukan hal yang berbahaya !" ulangnya, keduanya pun melangkah masuk.


Tiba tiba tekanan aura mengintimidasi semakin kuat di dalam ruangan tersebut, sang pembawa pesan gemetaran sekujur tubuh berusaha menahan aura mengintimidasi dari jendral besar sekuat tenaga.


" SALAM KEPADA JENDRAL BESAR !!" Ucap prajurit tersebut sambil berlutut, pria yang sedang duduk di kursinya sambil menahan dagunya dengan pakaian berwarna hitam dengan hiasan naga emas menghiasi bpakaian miliknya.


" Berdiri dan katakan ada apa kalian kemari !!" Ucapnya dingin.


Pria yang membawa pesan melangkah ke depan sambil menahan aura yang menekan sekujur tubuhnya .


"Tu, tuan saya, mem - membawa perintah dari yang mulia permaisuri !! " Berlutut sambil menyerahkan amplop tersebut.


" Perintah dari permaisuri !! " Sang jendral besar pun lekas berdiri dan menghampiri si prajurit tersebut lalu menadahkan ke dua tangannya untuk menerima surat tersebut sambil berlutut dan menunduk.


Keduanya sedikit terkejut melihat sikap sang jendral besar, karena yang mereka tahu sosok mengintimidasi di hadapan mereka merupakan jendral tertinggi di tempat tersebut, dengan tingkat kultivasi yang sungguh mengerikan membuat siapa saja merinding hanya dengan berada di sekitarnya.


Keduanya pun pamit undur diri begitu hal yang akan di sampaikan telah di berikan, meninggalkan jendral Ning Li Bei dengan amplop di tanganya, begitu ke duanya pergi jendral Ning Li Bei kemudian membuka amplop tersebut lalu membaca kalimat yang terdapat di kertas tersebut.


" Hmm.. jika seperti itu pasti ada hal yang cukup merepotkan telah terjadi !!" Ucapnya lalu kertas di tanganya mulai terbakar dengan api berwarna putih " Panggilkan Nona Zhi sekarang juga " Tak berselang lama sosok yang di minta muncul,


" MEMBERI SALAM KEPADA TUAN JENDRAL " sembari berlutut.


" Berdirilah !! " Ucapnya mengizinkan wanita berpakaian dengan warna biru muda dengan gambar teratai menghiasi pakaian miliknya.


" Terimakasih tuan " Lalu berdiri "Kalau boleh hamba tahu ada perihal penting apa sehingga saya di panggil oleh tuan !!" Sang jendral kemudian berdiri dari kursinya.

__ADS_1


" Aku terkesan dengan intuisimu nona Zhi " Lalu melangkah menuju sebuah lemari yang terdapat banyak gulungan di sana.


" Saya tersanjung atas ucapan tuan !!"


" Alasanku memanggilmu karena malam ini akan di adakan rapat darurat yang di adakan oleh yang mulia permaisuri dan saya memanggilmu karena namamu tersirat di dalam surat perintah yang mulia !!" Mendengar hal itu nona Zhi Yang terkejut karena perihal tersebut.


" Sebuah kehormatan bagi hamba untuk hadir di acara sepenting itu tuan !"


" Bagus, Itu saja yang ingin saya katakan, kamu bisa pergi sekarang !!" ucapnya sembari menggulung kembali gulungan yang telah ia baca isinya.


" Kalua begitu hamba mohon undur diri !!" lalu meninggalkan tenda tersebut.


" Sebenarnya apa yang di pikirkan yang mulia sampai - sampai meminta kita untuk hadir di rapat seperti ini, padahal biasanya yang di minta hadir adalah nona Zhao sungguh saya tak memahami pemikiran yang mulia !! " Pikirnya.


Sementara itu di desa Hong Nang.


Di depan klinik milik keluarga Ling Xia terlihat seorang gadis berusia 17 tahun tengah menyapu halaman, suara gesekan antara dedaunan dan tanah terdengar memenuhi udara di sekelilingnya.


" Oh lihat putriku betapa rajinnya !!" Ucap seorang pria dengan penampilan sekitar 35 tahunan.


" Ayah baru datang melihat putrinya sekarang !!" Tetap menyapu halaman.


" Ohh lihat putri kita dia sampai merajuk karena terlambat di sapa oleh ayahnya !!" Ucap wanita yang berdiri di samping sang pria.


" Ibu jangan membela ayah lagi pula siapa yang merajuk karena hal seperti itu !" Sambil menambah kecepatan menyapunya.


" Ahh baiklah - baiklah ayah yang salah, lagi pula putriku juga tidak datang menyambut ayah tentu saja ayah juga sedikit kecewa mengenai hal itu !!" Ucap ayahnya sambil berjalan mendekati putrinya.

__ADS_1


" Mengenai hal itu putrimu ini memiliki alasan, setiap pagi harus latihan membuat obat dan juga master memintaku membuat satu pill tingkat 4 baru bisa meninggalkan tempat ini jadi maaf saja jika putrimu ini ..." Ucapanya terhenti ketika melihat tusuk konde di depannya dan bahkan sampai terkejutnya ia menjatuhkan sapu miliknya " ini - ini terimakasih ayah !!" Girang karena menerima hadiah lalu memeluk ayahnya.


" Hmm apa kamu pikir ayahmu melupakan hari ulang tahunmu ?? " Ucapnya ibunya sambil mendekati putrinya yang masih memeluk ayahnya.


__ADS_2