
sebuah tempat yang sangat hijau dan rimbun menandakan bahwa tempat tersebut adalah rumah bagi pepohonan serta hewan hewan hutan. dengan batang yang besar serta kanopi kanopi dari rerimbunan daun pohon menciptakan pemandangan yang sangat mengesankan, dengan nuansa yang tenang membawa rasa nyaman serta suara desiran angin yang berhembus membuat pepohonan tersebut menciptakan suara khas yang menambah suasana yang damai.
meskipun demikian tempat itu sudah terkenal dengan kengeriannya yang di kenal dengan nama hutan bayangan kematian, bukan Tampa alasan orang orang menyebutnya seperti itu, alasannya di karenakan gelapnya Banyangan dari rimbugn-nya-nya pepohonan di sana sehingga cahaya sulit mencapai dasar dari hutan tersebut sehingga banyak mahluk buas yang menggunakan hal tersebut untuk menyamarkan tubuh mereka dan menerkam mangsa mereka, serta tanaman beracung yang berada di sana bertebaran bagaikan gugurnya daun di musim gugur.
tak jauh dari sana terlihat gubuk kecil dengan 3 orang penghuninya setelah malam yang kacau dengan segala jenis bencana alam yang terjadi pada waktu satu malam,yang di mana kejadian tersebut hanya di ketahui beberapa pihak saja, di dalam kamar tersebut seorang gadis kecil sedang terbangun dari tidurnya.
[ SELAMAT PAGI MASTER ]
"hemm ?? ah yah selamat pagi Pandora !! " ucapnya membalas sapaan dari asisten terpercayanya, setelah membalas salam dari bawahnya dia langsung terduduk seperti biasanya, yaah meskipun tubuh berubah namun tetap saja kebiasaan sulit untuk di ubah.
' heemm.... kejadian semalam layaknya mimpi ' ucapnya dalam batin, sementara itu dia sudah tidak merasakan dingin seperti malam sebelumnya, setelah itu Ling Xia berdiri dari posisi duduknya dan melakukan olah raga ringan, tak berapa lama Ling Xia pun akan berjalan keluar ruangan tersebut.
belum sempat membuka pintu langkahnya di hentikan oleh asisten kepercayaannya.
[ MASTER TUNGGU ]
mendengar teguran dari Pandora Ling Xia menghentikan langkahnya dan berbalik " ada apa Pandora ??" ucapnya menaggapi teguran dari Pandora.
[ MASTER SEBELUM MASTER KELUAR SEBAIKNYA MASTER MENGGUNAKAN SESUATU AGAR MASTER DAPAT MENEKAN AURA YANG MASTER MILIKI ]
mendengar hal tersebut Ling Xia dengan cepat mengingat semua hal yang di instruksikan oleh Pandora bahwa tubuh yang saat ini di miliki oleh masternya bukan lagi tubuh biasa melainkan tubuh primordial yang merupakan tubuh special di antara tubuh lainya, akhirnya dia memeriksa apa yang harus di lakukan agar dia auranya tidak menghatar kemana mana.
" jika demikian Pandora tolong perlihatkan aku item yang di bagus untuk menekan aura miliku ini !!" ucapnya.
tak beberapa lama kemudian layar dari shop terlihat dan di sana tertera beberapa item mulai dari kalung cincin lambang serta item lainya, setelah beberapa saat dia akhirnya membeli sebuah cincin dengan nilai 800 koin emas meskipun item tersebut cukup mahal item tersebut memiliki fungsi lain yakni item itu bisa menyatu kedalam kulit pemilik dan menyamarkan diri dengan berubah menjadi tato sehingga jika dia memakainya kemanapun tidak akan menimbulkan keculigaaan, tak lama berselang akhirnya dia selesai.
saat dia berjalan kearah dapur di sana sudah ada kakek yang sedang menghaluskan beberapa daun yang akan di Ramu menjadi obat sementara di sebelah dalam dapur yang di mana kompor berada neneknya sedang memasak sayur untuk di jadikan lauk di pagi hari.
akhirnya dia pergi mendekati kakeknya yang sedang menghaluskan obat menggunakan alat tumbuk yang dapat menghaluskan bubuk ramuan obat.
BERIKUT GAMBAR CONTOHNYA
" kakek apakah Ling Er bisa membantu kakek ??" ucapnya kepada kakeknya
mendengar hal itu dia berbalik dan melihat asal suara tersebut, melihat hal tersebut kakeknya jingmi
" kakek ada apa, apakah ada sesuatu di wajahku !?!" ucapnya sambil memegang pipinya sendiri,mendengar hal tersebut membuat kakeknya tersasar namun bukanya sadar total sekarang wajahnya menunjukan kebingungan entah mengapa pagi ini cucunya terlihat berbeda namun dia bingung apa yang berbeda.
tak lama berselang neneknya keluar dari dapur sambil membawa makanan setelah meletakannya di meja, setelah itu dia melirik ke arah suami serta cucunya sambil berkata " haiya cepatlah duduk dan mak...." dia juga terlihat aneh membuatnya terlihat seperti kakeknya sebelum-nya.
" Ling Er apakah itu dirimu ?? " ucapnya Tampa sadar.
" nenek apa maksud nenek ini Ling Er memangnya ada apa memangnya ada sesuatu di wajahku " ucapnya sambil mengelap wajahnya dengan baju yang dia miliki namun setelah beberapa saat akhirnya dia tersadar bahwa sepertinya auranya masih bocor keluar, melihat kondisi ini dengan cepat otaknya mengatur kebohongan.
" kakek nenek saat ini Ling Xia sedang berlatih ilmu kultivasi dari master yang kuselamatkan dulu jadi beginilah hasilnya " berusaha meyakinkan kedua orang di depanya setelah beberapa saat sunyi menguasai tempat itu
" wah seperti itu rupanya ternyata cucuku juga belajar berkultivasi " ucap kakeknya dengan senang .
__ADS_1
mendengar hal itu neneknya juga mengerti hal tersebut." hmmm jadi seperti itu , kalau begitu kalian jangan berdiri saja duduklah makan!! " pintanya kepada ke ke2 orang yang masih berdiri.
mendengar hal tersebut Ling Xia dan kakeknya berjalan dan duduk di tempat mereka biasa makan yaps karna budaya yang di anut oleh keluarganya kecilnya yakni tidak boleh bersuara saat makan makanya mereka makan dengan khidmat, setelah mereka makan. kakekanya pun berbicarakepada Ling Xia bahwa dia dan neneknya akan ke desa untuk membuka klinik kecilnya karna dia khawatir selama dia tak membuka kliniknya mungkin banyak orang desa yang sakit di tambah lagi dengan kondisi desa saat ini yang cukup mengkhawatirkan, setelah mendengar hal tersebut Ling Xia juga mengungkapkan ke inginnya untuk pergi ke dalam hutan.
mendengar hal tersebut ke dua orang lainya sontak membuka matanya dengan lebar mendengar ucapan dari cucu kecilnya,
" Ling Er bukanya itu berbahaya nenek tidak akan pernah membiarkanmu ke sana !! " ucapnya dengan khawatir sekaligus marah.
" benar apa yang di katakan nenek jika tak ada hal yang penting sebaiknya jangan kesana lebih baik kamu tetap di rumah!!" ucap kakeknya.
" Ling Er kamu baru berkultivasi lagi, meskipun demikian kamu hanya berada di tahap pengumpulan QI " ucap neneknya dengan raut wajah sedih, memang benar jika ke dua orang tua tersebut memiliki kultivasi yang tak tinggi namun tetap saja mereka berdua sudah di anggap kuat di desa tersebut .
para kultivator bahkan jika tidak sangat sangat penting mereka dengan keperluan tersebut para kultivator di tahap pembentukan inti tidak berani menginjakan kaki masuk ke dalam hutan tersebut.
" hmm siapa bilang bahwa aku berada di pengumpulan QI !!" dengusnya dengan sombong.
mendengar jawaban tersebut ke dua orang tua diam akibat terkejut kakeknya pun bertanya " Ling Er kamu berada di tahap apa sekarang ??" ucap kakeknya dengan raut wajah ingin tahunya sementara neneknya hanya mengangguk karna ingin mengajukan pertanyaan yang sama dengan suaminya.
" nenek kakek sekara Ling Xia berada di tahap
..... pembentukan dasar tingkat 5 !!!" dengan wajah di angkat ke atas seolah olah telah melakukan sesuatu yang membuatnya begitu bangga, meskipun dia berada di tingkat inti tahap 8 namun tetap saja menurutnya kemampuan nya harus tetap dia sembunyikan untuk menghindari kecurigaan.
mendengar hal itu ke dua orang tua tersebut terkejut memang benar jika Ling Xia bisa di bilang jenius di desa tersebut karna mungkin di antara anak anak seumurang Ling Xia masih belum ada yang mampu melampaui pengumpulan QI dan yang tertinggi saat ini di dasa adalah anak dari kepala desa yang berada pada tahap pengumpulan QI tingkat 7, meskipun menjadi jenius namun jika masuk ke dalam hutan itu masih sangat sangat jauh untuk bisa masuk bahkan untuk zona aman masih tetap dengan mudah membuat seorang kultivator tahap pengembangan roh sekalipun akan terluka parah jika bertemu dengan para mahluk penghuni wilayah tersebut.
" Ling Er tetap berada di rumah kakek dan nenek akan pergi ke desa dan pulang saat senja jadi tetap lah di rumah ini demi kebaikanmu !!" ucapnya kepada cucu kecilnya.
" benar Ling Er tetaplah di rumah nanti nenek akan pulang membawakan hadiah untukmu yah " ucapnya kepada cucuknya.
" ehh.."ucap kakek dan neneknya kompak.
"ji jika demikian hmmm..." ucap kakeknya masih menimang kondisi yang di ajukan cucu ya, memang benar Ling Er pernah bercerita bahwa dia bertemu dermawan yang dia bantu karna terluka di pinggir hutan dengan memberikannya air serta obat untuk mengobatinya, dan karna ingin berterimakasih maka dari itu pada saat bandit manyambangi ke gubuk kecil tersebut dermawan yang Ling Xia selamatkan datang dan membunuh mereka dengan batu yang di aliri qi dan di tembakan ke arah kedua bandit tersebut sehingga mereka mati . meskipun cerita itu bohong namun orang dulu memang mudah di bohongi .
" baiklah tapi ingat kamu jangan nakal turuti semua yang di katakan dermawan tersebut " ucap neneknya dengan bangga ke arah cucunya ' aku berharap cucu kecilku ini bisa tumbuh menjadi gadis yang kuat dan tak akan di aniaya di dunia kultivator yang keras ini ketika kami berdua telah tiada ', dalam batinya membuat Tampa sadar mengeluarkan ekspresi sedih.
" tapi aku belum setuju " ucap kakeknya yang terkejut dengan keputusan istrinya.
" hmmm baiklah Ling Er kami berdua akan pergi dulu ingat hati hati " tambahnya lagi dan Manarik suaminya untuk pergi.
" tunggu dulu aku belum setuju " ucap kakeknya sambil di seret keluar rumah.
melihat hal tersebut Ling Xia hanya bisa tersenyum dan melambaikan tanganya.
" HATI HATI DI JALAN !!" ucapnya sambil melambaikan tangan mungilnya.
' hmmm baiklah saatnya melanjutkan rencana dan maju ke hutan dan merampok semua tanaman dan daging yang di sana hahahahha' Tampa sadar dia mengeluarkan senyum iblis yang akan menjalankan rencana jahatnya.
setelah menutup pintu dia pun berangkat menuju ke arah hutan namun dia baiklah saatnya menggunakan tehnik tersebut dan puff dia menghilang dan di gantikan dengan kabut merah tipis di tempatnya sebelumnya.
beberapa ratus meter dari lokasinya berdiri sebelum-nya kabut merah tipis muncul dan Ling Xia muncul secara tiba tiba, dan alangkah terkejutnya dia karna sekarang berada di atas tebing tempat dia terbangung dulu, ' fiuh untung saja aku tak jatuh tapi meskipun aku jatuh tetap saja itu tidak akan jadi masalah,ternyata kemampuan ini seperti teleportasi namun lebih sederhana Tampa alat apapun KERENNN " teriaknya bangga karna kemampuan yang telah dia pelajari.
__ADS_1
sepertinya akibat tidur nyenyak semalam dia kembali menjadi normal yaps itu cukup mencengangkan. setelah beberapa saat memandangi jurang kabut hitam akhirnya dia pun ingin melanjutkan rencananya yakni berburu dan mengambil tanaman yang bagus menurut nya.
" baiklah Pandora tolong Carikan aku target yang dapat aku bawa pulang untuk ke dua orang tersanyangku !!" ucapnya namun kesenangannya berkurang setelah mendengar jawaban dari Pandora.
[ MAAF MASTER SISTEM KU SAAT INI BELUM BISA MENGGUNAKAN KEMAPUAN SEPERTI ITU ]
"apa... apa masalahnya ?? padahal dahulu di bumi kamu dapat dengan mudah menemukan lokasi bahkan orang orang yang akan aku bunuh, apa yang salah !!
[MASTER DAHULU DI BUMI TERDAPAT SATELIT MILITER YANG DAPAT AKU GUNAKAN UNTUK MEMINDAI ATAU MENEMUKAN SESUATU NAMUN DI SINI TERKENDALA DI KARNAKAN TAK ADA SATELIT DAN INTERNET ]
" kamu benar namun jika seperti bukanya aku harus menunggu cukup lama jika harus membangun pemancar jaringan di seluruh dunia ini dan satelit !!" ucapnya kecewa
[ MASTER TIDAK MEMBUTUHKAN TOWER ATAU PEMABCAR JARINGAN KARNA SISTEM SAAT INI BERADA DI DUNIA KULTIVATOR YANG SEKARANG AKU MENGGUNAKAN ALIRAN ENERGI QI UNTUK MENCARI INFORAMASI BARU YANG MASTER BUTUHKAN ]
" fiyuhh jadi aku sekarang hanya perlu membeli satelit yah ??" ucapnya bersyukur karna jika Ingin membangun tower di setiap lokasi bukanya itu terdengar gila dan akan memakan berapa banyak biaya.
[ NEGATIF MASTER, ITEM DAPAT DI BELI JIKA MASTER TELAH MENAIKKAN KEMAMPUAN SISTEM HINGGA LEVEL 3 ]
" haaaa sudahlah sekarang sebaiknya aku berburu saja " ucapnya dan huff dia menghilang dari lokasinya.
dia bertengger di atas pohong yang cukup besar tempat biasanya dia pergi memetik tanaman berarti itu masih berada di luar hutan.
' aaa ternyata ini cukup sulit hanya tempat yang pernah aku datangi. bisa aku capai jadi mungkin sebaiknya aku berpindah ke tempat yang kulihat'. batinya kecewa, dan huff sekali lagi dia menghilang.
sekarang dia berada di atas pohon yang dia lihat di kejauhan dan melihat lebih jauh lagi dan huff dia pun tiba di tempat tujuannya saat dia akan menghilang lagi dia mendengar suara kokokan ayam di bawahnya dia melihat 2 ayam jantang bertarung dengan sekumpulan ayam hutan yang kemungkinan betina yang akan menjadi pasangan dari pemenang, meskipun mereka ayam namun ukuran mereka besar laykanya kalkun serta mereka tergolong hewan buas meskipun memeiliki inti namun itu kecil sehingga mereka tidak tergolong kedalam urutan mahluk buas, tetap saja karna keberadaan batu inti mereka dapat merasakan keberadaan dari para kultivator atau sesuatu yang berbahaya itulah kelebihan dari batu inti mereka, batu inti membawa kemampuan dari mahluk tersebut dan sering di jadikan alat untuk mendeteksi bahaya, sehingga mahluk mahluk ini akan sulit untuk di dekati di tambah lagi kemampuan terbangnya yang aerobik mampu berbelok tepat sebelum terbentur pada penghalang di depanya seperti kata pepatah jika kau tak hebat bertarung kamu harus pandai untuk kabur dan kenapa Ling Xia tidak terdeteksi itu di karnakan kemampuan kabut darah dan item yang dia bawah sehingga dia akan 2x lebih sulit untuk di deteksi bahkan untuk kultivator tahap nirwana dalam menemukanya.
' ketika kepiting dan ikan bertarung maka melayang yang di untungkan ' ucapnya dalam bating
setelah itu Ling Xia mengeluarkan senjata favoritnya yakni FN Five - Seven alasan dia menggunakanya selain mudah untuk digunakan dalam posisinya saat ini itu juga sudah dilengkapi dengan silence ( peredam )
pcuu peluru meluncur dari muncong pelurunya namun target yang dia sasar tidak terkena dan asik melanjutkan pertarungan mereka namun berbeda dengan para betina yang sekilas mendengar tersebut dan melirik ke kanan-kiri untuk mencari asal suara tersebut, tapi daya tarik di depan mereka jauh lebih menarik dari pada penasaran dari mana asal suara tersebut.
' fyuh untung mereka ayam hahahah ' syukurnya dalam batin dan tembakan selanjutnya di tembakan tepat ketika pertandingan selaqi dan di menangkan oleh ayam jantang yang cukup besar dari lawannya saat dia berjalan mendekati para betina untuk mengambil hadiahnya
pcuuu suara tembakan selanjutnya tepat menganai kepalanya akibat terkejut para betina terkejut dan termenun dan pcu pcu pcu pcu pcu pcu end dia mendapatkan 6 ayam jantang 2 jantang dan 4 betina.
KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.499 JT TAEL EMAS BESAR DAN 981 KOIN EMAS DAN 50 KOIN PERAK
TINGKAT HEWAN BUAS
Pembentukan inti bintang 1 - 20
Pembentukan jiwa bintang 20 - 50
Tingkat surgawi bintang 50 - 75
Tingkat nirwana bintang 75 - 90
Tingkatan dewa bintang 90 - 100
__ADS_1
Tingkatan kesempurnaan blum di ketahui
Masing masing memiliki kemampuan dan jenisnya