
di pinggiran hutan Bayangan Kematian berdiri sebuah bangunan kecil berukuran 11 m² yang cukup kokoh meskipun terkadang bocor saat hujan deras di saat musim penghujan tiba meskipun demikian itu sudah cukup bagi penghuninya, dari gubuk kecil terlihat cahaya yang berasal dari obor yang di nyalakan, menandakan bahwa penghuninnya belum tertidur.
di gubuk tersebut terlihat dimana kakek dan neneknya sedang khawatir menunggu kepulangan cucunya itu terlihat dari sang kakek yang berjalan bolak balik di depan gubuk tersebut, sementara Ling Xia dan gadis Tian Xue muncul di balik pohon raut wajah gadis rubah terkejut dengan kemampuan dari gadis kecil yang sedang menggenggam tanganya lalu rasa hangat yang dia rasakan sungguh membuatnya nyaman, dia adalah rubah api biru yang terkenal karna suhu dinginya yang entah orang lain ataupun dirinya dapat rasakan, selama ini hanya dingin yang dapat terasa oleh jarinya atau tanganya sehingga dia telah terbiasa namun untuk pertama kalinya dia merasakan hangat dan itu sangat nyaman untuknya, lalu dia pun menggenggam tangan Ling Xia lebih erat seolah olah dia tak ingin melepasnya.ling Xia yang merasakan bahwa tangannya di genggam cukup erat beralih dari melihat gubuk kecil dan kini melihat gadis rubah yang berdiri di sampingya.
【 sambil tersenyum hangat 】 " sudah tidak apa apa sekarang ikutlah denganku !!" lalu menarik tangan gadis rubah tersebut, dan dengan pasrahnya dia pun mengikuti Ling Xia dan berjalan mendekati kakek dan neneknya.
tepat sisah beberapa meter Ling Xia melepaskan tangan Tian Xue.
【 berlari kecil 】 " KAKEK NENEK LING ER PULANG !! " dan kedua orang tua berbalik dan dengan haru memeluk cucunya yang sangat mereka sayangi,lalu...
【 sambil bertolak pinggang 】 " cucuku kenapa kamu baru pulang, bukanya nenek sudah bilang beberapa kali jangan pulang larut dan kamu aissss " ucap neneknya memarahi cucunya
" sudah sudah jangan memarahi Ling Er dia pasti memiliki alasanya " ucap kakeknya membela cucunya.
【 sambil memegang tangan dari gadis rubah tersebut 】" oh iya kakek nenek perkenalkan dia Tian Xue aku menyelamatkan nya saat terluka di dalam hutan karna tak punya tempat tinggal makanya aku membawanya pulang " ucapnya menjelaskan kondisi dari Tian Xue.
【 sambil memberi hormat 】 " selamat sore, perkenalkan aku Tian Xue aku di selamatkan oleh cucu kalian sehingga mulai saat ini aku akan menjadi pengikutnya." ucapnya singkat namun dapat menjelaskan banyak hal.
sementara itu kakek dan nenek dari Ling Xia yang awalnya terpukau akan kecantikan dan aura yang di milikinya berubah menjadi bingung dengan kondisi yang baru saja mereka berdua dengarkan selain itu mereka menjadi panik karna gubuk yang mereka miliki sangat kecil.
【 raut wajah panik 】 " bukanya kami menolak kehadiran nona Tian namun kondisi gubuk kami sangat kecil aku takutnya nona merasa tidak nyaman. " kakek Ling menjelaskan dengan tulus.
【 dengan wajah pengertian 】 " aku tidak mengapa tidur diluar selama aku bisa dekat dengan penolongku itu sudah cukup" ucapnya sambil melihat pohon tinggi.
【dengan wajah panik 】 " tidak nona kalau begitu begini saja Ling Er kamu tidur dengan nenek dan kakek malam ini bagaimana? " ucap nenek Ling kepada cucunya. karna menurut-nya tubuh Ling Xia kecil sehingga itu akan menjadi jalan keluar yang paling singkat dan mudah.
【 sambil berpikir 】" tidak nenek itu akan sempit tapi bagaimana kalau kaka Tian sekamar denganku!! lagi pula bukan kah jika aku sekamar denganya semuanya akan baik baik saja di tambah lagi tubuhku kecil jadi tidak akan makan banyak tempat" sambil menjelaskan.
【 setelah berpikir sejenak 】 " baiklah jika demikian aku pun setuju " ucap kakek Ling.
mereka pun masuk kedalam gubuk, Ling Xia langsung pergi menuju dapur lalu mengeluarkan daging dari hewan yang telah Ling Xia buru, awalnya wajah mereka selain Ling Xia nampak terkejut namun setelah Ling Xia menjelaskan kepada kakek dan neneknya bagaimana dia mendapatkannya dan tentu saja fix 100 persen kebohongan sehingga dia kembali merasakan rasa aneh tersebut.
setelah mendengar penjelasan Ling Xia nenek Ling Langsung mengambilnya dan membawanya ke dapur untuk di bumbui dengan alakadarnya dan di masak dan tak lama kemudian dia keluar dari dalam dapur dan menyajikannya ke pada ketiga orang yang telah menunggu di meja makan sederhana, karna awalnya itu memiliki 4 kursi sehingga mereka bisa duduk bersama, mereka pun makan dengan tenang kecuali Ling Xia yang merindukan masakan yang dia santap saat bersama patriak sekte giok langit,
setelah itu mereka pun pergi ke kamar mereka masing-masing berencana untuk tidur, namun berbeda dengan kedua pasangan kakek dan neneknya, di dalam kamar yang cukup sempit terlihat Ling Xia sedang duduk di atas kasur dan Tian Xue duduk di sampingnya,karna penasaran Ling Xia langsung menanyakan penyebab sehingga Tian Xue bisa terluka seperti itu namun Tian Xue merasa khawatir jika ceritanya akan di dengarkan oleh kedua penghuni lainya, namun setelah Ling Xia menjalaskan bahwa ruangan tersebut telah di pasangi arai sederhana agar tak ada yang bisa menguping pembicaraan, tentu arai tersebut dia dapatkan dari shop, setelah mendebga penjelasan Ling xia mengenai arai tersebut Tian xue pun mulai menceritakannya.
__ADS_1
setelah beberapa Saat....
menurut cerita Tian Xue dia di serang oleh orang berjubah hitam lebih dari 100 orang dengan tingkat pembentukan jiwa yang di pimpin oleh tingkat saint serta beberapa iblis, meskipun berhasil membunuh 58 orang dan 3 iblis namun karna kalah jumlah dan energi yang terkuras banyak sehingga dia memutuskan untuk melarikan diri.
【 dengan wajah yang cukup terkejut 】 " syukurlah kakak selamat !!"
【 wajah lega 】 " terimakasih master !!" ucapnya kepada masternya.
【 dengan wajah serius 】 " tapi ada satu hal yang menggangguku !!" karna bingung.
【 dengan wajah penasaran 】 " apa itu master??" suasana yang awalnya mulai tenang kini makin kembali tegang karna perubahan raut wajah Ling xia.
【 dengan wajah serius 】 " apakah memang benar jika mereka hanya mengincar Cristal milikmu?? jika demikian seharusnya mereka mengejarmu bahkan jika harus keluar hutan tapi.. ahh sudahlah kita istirahat saja untuk saat ini ?? tapi jika mereka datang untuk mengincarmu maka mereka akan ku habisi " dengan wajah bangga dan setelah itu Ling Xia mulai berbaring. 'tapi perasaan mengganjal apa ini ' risaunya dalam batin.
setelah Ling Xia berbaring untuk beberapa saat namun dia herang ' kenapa Tian Xue belum juga naik ' karna penasaran akhirnya dia membalikkan badannya dan melihat Tian Xue tertidur di tanah.
【 dengan wajah kaget 】 " kakak apa yang kakak lakukan di sana ?? " ucapnya kepada Tian Xue yang sudah memejamkan matanya.
【 dengan wajah polos 】 " hmmm ?!?tertidur master, apakah ada yang salah ??"tepat setelah itu Ling Xia memintanya untuk naik dari kasur.
【 dengan wajah sedih 】 " jika aku tidur di atas aku takut master akan terganggu dengan kehadiran saya " ucapnya dengan nada sedih.
【 dengan wajah sedikit marah 】 " jika kakak tidak ingin tidur di atas maka aku akan tidur di lantai bersamamu kakak !!" ucapnya memaksa
【 dengan wajah pasrah 】 " ba... baiklah master aku akan tidur di atas !!" ucapnya karna takut jika masternya tidur di lantai tanah yang dingin ,Tian Xue tidak masalah tidur di lantai karna telah terbiasa namun jika masternya yang notabenenya hanya anak kecil tidur di lantai maka dia akan sakit.
【 dengan wajah bangga 】" nah begitu, sekarang tidurlah di sini " sambil menepuk kasur yang cukup luas menandakan bahwa Tian Xue tidur di sana.
tak lama kemudian Tian Xue naik namun dia sedikit terkejut ketika merasakan bahwa tempat tidur itu cukup empuk dan nyaman di tambah lagi ketika berbaring Ling Xia memberikan kepadanya selimut dia serasa sangat hangat dan nyaman, melihat hal itu Ling Xia hanya tersenyum dan tak lama kemudian merekapun tertidur nyenyak.
5 jam sebelumnya.....
di tengah hutan yang gelap gulita dan tak ada apapun selain kesunyian yang menemani para penghuninya, kilatan siluet cahaya mata yang memantulkan sinar yang tak tahu entah muncul dari mana membuat seisi hutan menjadi lebih mencekam di bandingkan ketika siang hari, di tengah lapangan luas terlihat sebuah bangunan setinggi 20 meter dengan cahaya yang berasal dari obor yang menyala, di atasnya berdiri berberapa orang disana yang terdengar sedang malakukan pembicaraan yang sangat serius sementara itu salah satu sosok di sana adalah Yilu yang sedang di papah oleh kedua temanya melihat hal itu mereka beberapa pihak lalu mengantarkan yilu masuk ke ruang tabib untuk beristirahat dan di ikuti oleh Ma wu mereka bingung dengan kondisi yang di alami para murid dari sektenya terutama cucunya yang sedang tidak sadarkan diri, namun setelah Dekan Xu menjelaskan apa yang terjadi aura di sana berubah menjadi suram mengetahui bahwa cucu serta muridnya di selamatkan oleh sesosok gadis kecil, sementara itu wajah Patrick agung mong menjadi gelap karna yang dia tahu hanya satu gadis kecil saja yang berani berada di dalam hutang kematian dan dia adalah Ling Xia.
【 dengan wajah panik 】 " jadi apa yang terjadi dengan gadis kecil itu ??" ucapnya panik.
__ADS_1
melihat hal tersebut
【 dengan wajah bingung 】 " aku tak tahu patriak karna aku lekas membawa para murid untuk segera kembali !!" ucapnya bingung karna reaksi yang di keluarkan Patriaknya, selama ini patriak memiliki sifat dingin dan pemarah namun untuk pertama kalinya dia bereaksi seperti itu membuatnya semakin bingung ' sebenarnya apa yang terjadi ' ucapnya dalam batin " tetapi Dekan mo sudah pergi mencarinya ku harap dia bisa menyelamatkan gadis itu !" sambungnya.
mendengar jawaban dari Dekan Xu sontak membuat wajah patriak menjadi cerah berharap sebuah keajaiban dapat terjadi, tiba tiba dia mengingat wajah gadis kecil tersebut dan wajahnya kembali sedih tepat beberapa saat kemudian sesosok putih terbang dengan cepat dan mendarat di atas benteng tersebut, setelah mendarat semua orang yang hadir disana melihat ke arahnya dengan tatapan terkejut dan penuh harap dari patriak mong namun wajah dekan Mong dapat membuat semua orang paham apa yang terjadi sepertinya dia telah gagal menyelamatkan gadis tersebut terlihat di wajahnya yang suram di tambah kain dengan bercak darah yang sedang dia genggam menandakan bahwa gadis tersebut tidak terselamatkan.
akhirnya benteng itu kembali sunyi.
KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.369 JT TAEL EMAS BESAR
481 KOIN EMAS
50 KOIN PERAK
<<<< ITEM >>>>
⌑ Sabit Pembunuh Dewa.
⌑ pistol FN - five 7.
⌑ Grappling Hook.
⌑ Lentera Jam Pasir Kematian.
⌑ Cincin Surga Gelap.
⌑ Cincin Phionix Naga
MAAF UPDATE-NYA AGAK LAMA SOALNYA LAGI ADA GANGGUAN DIKIT MA KOTA SERTA SUSUNAN PLOTNYA YANG BUAT PUSING JADI TETAP STAY YAH DI NOVEL SAYA INI
DAN MAKASIH BUAT KALIAN YANG SUDAH LIKE DAN KOMEN, SEMOGA REJEKI KALIAN MAKIN BANYAK DAN SEHAT HINGGA 2021 DAN SETERUSNYA BYE BYE
BONUS PICT WAJAH LING XIA
__ADS_1