
Ling jingmi dan nenek Ling Qixuan sedang memulai membersikan rumput liar yang mulai tumbuh di sekitar tanaman herbal yang akan menggangu proses tumbuh kembang dari tanaman herbal.
alasanya rumput liar yang tumbuh di alam kultivator berbeda dengan tanaman dari bumi di karenakan kemampuan yang menyerap mineral 2x lebih cepat di bandingkan tanaman dari bumi.
dan tak lupa pula panjangnya akar dari rumput ini sehingga mampu menanamkan akarnya jauh ke bawah tanah di bandingkan tanaman herbal yang hanya mampu menanamkan akarnya hanya sampai 4 cm saja.
karena alasan itu sehingga kakek dan nenek Ling sering mencabuti tanaman pengganggu ini dan juga kecepatan tumbuh rumput ini yakni sekitar 7 hari dan di pastikan rumput ini sudah menjadi ancaman bagi tanaman herbal di sekitarnya.
dan kebetulan hari ini merupakan saat untuk membersihkan rumput tersebut sehingga pasangan ini meninggalkan gubuk mereka di pagi hari untuk mencabut rumput yang akan mengganggu proses pertumbuhan tanaman herbal di kebung.
***
keduanya tengah membersihkan rumput yang tumbuh menggunakan tangan sesekali ke duanya menyeka bulir bulir keringat yang muncul di kening keriput mereka, tak berapa lama ke duanya di kejutkan oleh seorang anak perempuan yang memanggil ke duanya dengan suara lantang yang di penuhi semangat.
" KAKEK NENEK !!" teriak gadis kecil dari arah jalan masuk kebung, kedua pasangan Langsia itu dengan cepat menoleh ke sumber suara tersebut.
Lalu tersenyum hangat mengetahui bahwa sosok yang memanggil mereka adalah cucu kesangan mereka Ling Xia. sang gadis kecil berlari ke arah ke dua lansia itu dengan senyuman di wajahnya dan lalu memeluk ke duanya.
kakek Ling jingmi dan nenek Qixuan hanya memasang wajah bingung melihat Ling Xia yang tiba - tiba memeluk mereka, sementara Ling Xia hanya tenggelam dalam pikirannya Tampa memperdulikan wajah kakek dan neneknya.
' rasa ini... sungguh menghangatkan ' ucapnya sambil memejamkan matanya lalu sekelebat ingatan di masa lalu masuk ke dalam pikirannya.
Ling Xia dapat melihat ketika dia senang sedih dan menangis ke dua kakek dan neneknya selalu bersamanya meskipun itu bukan ingatanya secara pribadi namun entah mengapa dia dapat melihatnya dan juga merasakan perasaan rindu akan masa masa itu.
__ADS_1
seakan - akan itu adalah pengalaman pribadi miliknya, setelah itu Ling Xia memahami bahwa jiwa miliknya dan jiwa Ling Xia kecil telah menyatu, tiba - tiba saat ling Xia membuka mata dia dapat melihat kolam dengan air yang sangat jernih dengan sebuah pohon aprikot sedang berbunga dengan cantiknya.
merasa tidak asing Ling Xia berjalan ke tepi dan mendapati bahwa tempat tersebut adalah alam batin miliknya, saat menyadari hal tersebut Ling sedikit terkejut namun begitu ia melihat ke permukaan air dia mendapati bayangan dari wujudnya kembali menjadi tampilan dirinya dari kehidupan sebelumnya.
dengan baju has yang sering ia gunakan di berupa potongan jas hitam dengan celana panjang hitam serta sepatu high heels yang sering ia kenakan, mendapati hal itu Ling Xia menjadi tak paham akan apa yang terjadi.
penasaran bercampur bingung merasuk ke dalam pikirannya ia berusaha memahami apa sebenarnya terjadi dan seketika ia merasakan hal tersebut tiba - tiba ada angin yang berhembus membawa guguran bunga dari aprikot yang indah.
" kak Ling !! " suara gadis kecil terdengar olehnya ia menoleh mencari sumber suara tersebut dan mendapati gadis kecil dengan pakaian lusuh.
Ling Xia merasa familiar dengan pakaian yang di kenakan gadis kecil yang kini berada di bawah pohon aprikot sambil tersenyum ke arahnya Ling Xia tiba - tiba menyadari bahwa gadis itu adalah gadis yang ia ambil tubuhnya.
" a-adik Ling apakah itu kamu ??" ucapnya sedikit grogi karena Ling Xia mengetahui bahwa gadis di hadapannya adalah gadis yang telah meninggal karena melompat ke dalam jurang untuk menyelamatkan diri namun kenyataannya tidak.
" benar Kak ini aku Ling Xia !! " ucapnya tenang, sementara itu Ling Xia menjadi semakin bingung karena ke adanya saat ini.
" kak bisakah aku meminta sesuatu dari kakak ??" ucapnya dengan nada sedih. Ling Xia hanya memandangnya penuh tanda tanya namun dengan cepat ia merespon.
" apa yang bisa ku bantu untukmu katakan jika aku bisa melakukannya maka aku akan membantumu " ucapnya penasaran.
" aku - aku Ingin meminjam tubuh Kakak aku -aku ingin berpamitan dengan kakek dan nenekku apakah bisa ??" ucapnya lirih lalu tertunduk takut permintaannya akan di tolak oleh wanita yang berdiri di hadapanya, mendengar itu Ling Xia tersenyum hangat.
" tentu kamu bisa meminjamnya !!" ucapnya di akhiri dengan senyuman terbaiknya.
__ADS_1
***
kakek Ling jingmi dan nenek Ling Qixuan manjadi bingung karena Ling Xia belum juga melepas pelukanya malahan menjadi semakin erat sehingga keduanya menjadi semakin bingun akan apa yang terjadi dengan cucu kesayangan mereka, tiba - tiba Ling Xia menangis.
air mata mulai menetes keluar dari mata kecilnya, sementara itu Ling jingmi dan Ling Qixuan menjadi panik dan melepas pelukan gadis itu lalu berjongkok di hadapan gadis itu.
" ada apa dengan mu Ling Er ??" ucap kakeknya.
" apa - apakah kamu terluka cepat tunjukan ke ne..!!" namun ucapanya di potong oleh Ling Xia yang kembali memeluk leher ke duanya.
air mata semakin berlinang tak kalah mengetahui perasaan yang sesungguhnya karenal untuk terakhir kali dan untuk selamanya akan terpisah dengan orang sangat ia cintai, Ling Xia hanya terdiam begitupun kakek dan neneknya.
kesedihan yang di alami Ling Xia hanya tergambarkan dengan air mata yang menggantikan seribu ucapan akan kesedihan yang ia rasakan, Ling Xia semakin mebenamkan wajahnya ke pundak kedua orang yang sangat ia cintai.
" kakek nenek terimakasih karena selama ini telah menjagaku dan merawatku.... nenek aku sangat - sangat menyukai sayuran buatanmu, juga kakek tolong jaga kesehatanmu jangan, jangan bekerja terlalu keras aku - aku sangat menyayangi kalian, aku berharap di kehidupan selanjutnya aku akan menjadi cucu kalian lagi dan menemani kalian untuk waktu yang lebih lama lagi...!! " mendengar itu kakek dan neneknya terkejut akan hal yang di ucapkan oleh gadis yang tengah memeluk mereka seolah - olah itu adalah kata kata perpisahan.
spontan kakek dan nenek Ling merasakan perasaan sedih yang tak tergambarkan di hati mereka dengan cepat ke duanya melepas pelukan cucu mereka, dan tubuh Ling Xia lalu tergulai lemas.
kakek dan neneknya menjadi panik akan hal tersebut.
〘 PERPISAHAN AKAN KEMATIAN BUKAN SEKEDAR KALIMAT PENGHIAS DARI AKHIR KEHIDUPAN MEMILIKI MAKNA YANG TAK KALA MENYAKITKAN DARI KEMATIAN ITU
ENTAH BAGI ORANG YANG DI TINGGALKAN DAN ORANG YANG AKAN MENINGGALKAN
__ADS_1
KEHIDUPAN ITU SINGKAT MAKA BUATLAH RIBUAN KENANGAN JANGAN DI ISI DENGAN KESEDIHAN AKIBAT PENGHIANATAN ATAUPUN KEKECEWAAN.
INGAT SENYUMAN MILIKMU BUKAN UNTUK MENYENANGKAN YANG LAIN TETAPI UNTUK DI RIMU SENDIRI 〙