THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
MEMBESUK KEPONAKAN


__ADS_3

Langit sudah semakin terang akan cahaya yang di pancarkan oleh sang matahari menyinari seluruh alam yang terhampar luas sejauh mata memandang.


Ling keluar dari gubuk kecil milik kedua kakek dan neneknya sambau melambaikan tangan mengantar Ling Xia hingga ia menghilang di balik baris pepohonan, ia tersenyum saat ia berjalan matanya menatap dedaunan yang tertiup oleh sang angin di antara rimbunnya dedaunan terselip sinar dari sang mentari.


Ling Xia terus berjalan menyusuri jalan setapak yang selalu ia lewati dulu bersama kakek ataupun neneknya sesekali terdengar suara kicauan burung yang menemani setiap langkahnya.


" Hmm sarapan hari ini sangat enak, aku bahkan tak menyangka nenek juga dapat membuat masakan seperti tadi !!" Gumamnya berjalan dengan riangnya sambil mengingat rasa dari masakan neneknya.


[ MASTER APAKAH MASTER BERKENAN UNTUK BERTEMU DENGAN PUTRI ANGKAT DARI NONA TIAN ? ]


Mendengar itu Ling Xia pun menghentikan langkahnya dan sedikit terkejut karena melupakan hal tersebut dan jika bukan karena Pandora mengingatkannya mungkin ia bena benar melupakannya.


[ TUNGGU, APA MASTER MELUPAKANYA ]


" Ti -tidak lagi pula bukan kah saya sendiri yang mengatakan hal itu semalam " Berusaha membela diri.


[ PUPIL MATA MELEBAR, DERU NAFAS MENINGKAT, TEKANAN DARAH MENINGKAT, DENGAN DEMIKIAN SAYA MENARIK KESIMPULAN BAHWA MASTER SAAT INI SEDANG BERBOHONG ]


" Ugghh iya iya aku mengaku... aku melupakan hal tersebut nah sekarang puas ??" Ucapnya dengan nada kesal.


[ MASTER MUNGKIN DAPAT MENGELABUI ORANG LAIN TETAPI TIDAK UNTUKKU KARENA AKU DAN MASTER ADALAH SATU ]


" Iya - iya nyonya sekertaris !!" Sindir Ling Xia, Ling Xia menatap sekeliling untuk melihat apakah ada orang atau tidak, setelah mengamati untuk waktu yang cukup lama tak ada apapun yang muncul atau pergerakan.


Tak berselang lama sebuah pintu megah berwarna emas muncul entah dari mana tak berapa tepat setelah pintu tersebut muncul seutuhnya pintu tersebut kemudian terbuka cahaya dari dalam pintu tersebut menyeruak keluar sehingga Ling Xia menutup matanya karena sedikit silau.

__ADS_1


" Baiklah saatnya membesuk keponakanku yang cantik !!" Ucap Ling Xia lalu melangkahkan kakinya kedalam Pintu tersebut.


Tepat ketika itu juga Ling Xia sudah berada tepat di depan sebuah menara berwarna putih yang menjulang tinggi hingga menembus beberapa lapisan awan.


" Pandora bukankah menara ini sedikit terlalu megah ??" Ucapnya setelah mengamati bahwa di pintunya kini telah tidak memiliki ukiran dengan pola tengkorak dan juga warnanya bukan lagi berwarna hitam kusam melainkan sudah menggunakan warna emas berpadu dengan warna putih dengan pola ukiran yang indah.


Di daun gerbang yang sebelah kiri memiliki pola ukiran se-ekor Phoenix dengan ekor yang panjang sementara di sebelah kanan memiliki pola ukiran berbentuk naga yang meliuk memenuhi hampir semua daun pintu tersebut sementara tepat di tengah tengahnya terdapat gambar teratai yang memiliki warna merah Cerah.


[ MASTER SELAMA ANDA TIDAK MEMASUKI ALAM JIWA MASTER SAYA MELAKUKAN SEDIKIT RENOVASI DI BEBERAPA TEMPAT ]


Mendengar itu sontak membuat Ling Xia sedikit terkejut akan apa yang baru saja ia dengarkan.


" Benarkah ??" tanyanya spontan.


[ MASTER MESKIPUN SAYA SELALU BERADA DI SISI MASTER BUKAN BERARTI SAYA TIDAK MELAKUKAN APAPUN ]


" Adik Xi er akhirnya kamu datang !!" Menyambut Ling Xia dengan senyuman manisnya sehingga akan membuat semua kaum Adam akan membeku karena terpesona akan hal tersebut.


" Iya kak, saya datang untuk membesuk keponakanku !!" Jelasnya singkat.


" Oh benarkah ?? Aku pikir adik tidak akan datang untuk jangka waktu yang sedikit lebih lama !!" Sedikit menggoda Ling Xia karena setelah menjadi permaisuri serta beberapa urusan lainya sehingga Ling Xia sudah jarang datang berkunjung.


" Kakak adik sudah berjanji sebelumnya bukan ?, jadi adik tentu saja akan datang yah meskipun sedikit lebih awal, lagi pula semua laporan yang di berikan kak Ciyi sudah adik selesaikan semalam jadi tentu saja adik bisa santai sekarang !!" Jelasnya.


" Ehh jika seperti itu apakah adik sudah cukup beristirahat ?? " Tanya Tian Xue sedikit khawatir akan kondisi pertumbuhan Ling Xia.

__ADS_1


" Kakak adik ini seorang kultivator sehingga sekarang aku bahkan tak membutuhkan istirahat !!" Ucap Ling Xia dengan nada bangga.


" Meskipun demikian adik harus tetap beristrahat dengan baik jika tidak adik tidak akan tumbuh dengan baik loh !!" jelasnya sambil memeluk bawah dadanya sehingga membuat gunung kembar miliknya bergoyang yang mana memang benar bahwa daya tarik dari tianxue selain parasnya yang cantik dapat di pastikan bahwa tubuhnya memiliki daya tari seksual yang sangat ekstrim sehingga dapat membuat kaum Adam akan semakin menggila akan fakta tersebut.


Mendengar sindiran tersebut ia menatap dadanya yang kecil lalu kembali menatap dada milik kakaknya Tian Xue dengan wajah cemberut.


" hmm..mumumu, adik tahu akan hal itu lagi pula adik masih berusia 10 tahun jadi adik masih bisa tumbuh di masa depan !!" jawabnya dengan nada kesal. melihat wajah cemberut Ling Xia membuat Tian Xue menjadi gemes akan hal itu.


" ohh lihat adik kecilku ini sungguh imut jika sedang cemberut , kakak jadi tidak tahan !!" ucapnya lalu mencubit pipi adiknya yang mana membuat Ling Xia menampilkan wajah konyol.


" Kakak hentikan itu sakit !!" Protes Ling Xia, melihat hal itu membuat Tian Xue semakin bersemangat akan hal yang kini ia lakukan.


" ahh adikkan kultivator jadi tahanlah sedikit lagi pula melihat pipimu yang tembem dan lembut ini siapa yang akan tahan untuk tidak mencubitnya " jelasnya dan semakin bersenang senang dengan apa yang ia lakukan.


Ling Xia kini mengusap pipinya yang merah karena di cubit oleh Tian Xue sebelumnya.


" ahh maafkan kakak, Kakak jadi sedikit terbawa suasana tadi !!" mencoba membela diri.


" hump Adik benci kakak !!" ucapnya lalu melangkah masuk kedalam bangunan tinggi tersebut dengan kesal layaknya anak kecil.


yang mana hal tersebut di pengaruhi oleh psikologi usia milik Ling Xia meskipun jiwanya berusia 100 tahu lebih namun tetap saja faktor fisik akan tetap terbawa secara sadar maupun tidak sadar.


" ADIIIKKM MAAAFKAN KAKAK !!" Teriak Tian Xue dari luar menara.


{ HAY SEMUA MAAF BEBERAPA HARI TERAKHIR TAK SEMPAT UP KARENA KONDISI TUBUH SEDANG DROP KARENA KEHUJANAN SEHINGGA MEMBUTUHKAN WAKTU ISTIRAHAT YANG CUKUP PANJANG DAN JUGA MAMA NGELARANG SAYA BUAT MAIN HP BERLEBIHAN JADI UPNYA JARANG, OH IYA BUAT YANG LIKE MAKASIH YAH, DAN JUGA TOLONG DONG DI KOMENTARIN DAN SEBAGAI PERMINTAAN MAAF SAYA AKAN UP SETIAP HARI

__ADS_1


OH IYA KALIAN TAK PERLU RISAU KALAU NOVEL SAYA INI AKAN BERHENTI ATAU SEMACAMNYA SAYA BERJANJI AKAN MENULIS SEBANYAK BANYAKNYA.


KALA BEGITU SAMPAI JUMPA LAGI DI UP SELANJUTNYA BYE BYE 🤗🤗 }


__ADS_2