THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
DEKLARASI JIANGYING ( BAGIAN 4 )


__ADS_3

Terpojok karena kondisinya saat ini membuatnya tak dapat berpikir jernih keringat mulai membasahi tubuhnya karen sudah teka dapat menahan tekanan tersebut. sambil mengeratkan giginya dengan wajah muram akhirnya mau tidak mau ia pun menerima tantangan tersebut.


" aku tuan muda ke 4 dari keluarga Hong akan ikut !" ucapnnya sambil mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanannya, bukanya mendapat apresiasi dari sekelilingnya semua malah menjadi sunyi senyap dan hanya menatap kasihan ke arah sang pemuda tersebut. ini bagaikan kelinci yang menyerahkan diri kepada harimau.


Dengan tangan agak sedikit gemetar ia mengangkat pedangnya bersiap di posisinya kakinya ikut gemetar sehingga ia berdiri sekuat tenaga karena Jiangying menekanya menggunakan aura miliknya.


Sang wasit melihat hal itu menghela nafas lalu memberikan aba aba untuk memulai dan pertandingan.


" PERTANDINGAN KE 50 MULAI !! " teriaknya lalu bergegas turun dari arena.


Namun entah mengapa tak satupun dari keduanya mengeluarkan jurus sama sekali atau menyerang Jiangying yang mengetahui penyebab dari lawanya yang tak bergerak karena tekanan yang ia berikan membuat pemuda di depannya sudah kesulitan bergerak bahkan untuk berdiri.


Jiangying yang mulai jengkel setelah mengingat wajah angkuh dari lawanya sebelum pertandingan di mulai terutama karena ia sepupu dekat dari orang yang paling ia benci. Jiangying mulai bergerak menunjuk ke arah pemuda tersebut bersamaan dengan itu pedang yang melayang di belakang punggungnya mulai bereaksi sebuah sengatan listrik lambat laun menyelimuti bilah pedang tersebut. dan mulai melayang sedikit lebih tinggi tiba tiba ujung telunjuk Jiangying lurus ke depan.


" kakak Jiang, apa kakak sedang membully anak kecil ??" suara tersebut terdengar di kepala Jiangying.


Pedang tersebut meluncur dengan kecepatan tinggi lurus menuju arah telunjuk Jiangying, dan bomm suara menggelagar ke seluruh bagian ibu kota, semua orang menahan nafas melihat kekuatan tersebut, seluruh kultivator menjadi waspada begitu pun dengan pengawal dari setiap Pangerang yang sudah berdiri bersiap dengan senjata mereka masing - masing dan para putri sudah mulai di evakuasi.


Sementara tuan muda Hong terlihat tergeletak di atas arena tak bergerak sedikitpun menandakan ia kehilangan kesadaran, terlihat arena yang berada tepat di belakang dari tuan muda Hong sudah tak bersisah, semua orang tercengang di buatnya.


" Master maafkan saya karena telah bersikap berlebihan !!" ucap Jiangying meminta maaf kepada Ling Xia menggunakan telepati.


" Haaa Xi er mengerti akan kebencian kakak setelah melihat semuanya jadi.... ohh lihat ini bukankah itu pangeran ke dua ??" ucap Ling Xia sambil menatap layar hologram miliknya, " Dan coba ku tebak wanita yang berada di sampingnya adalah saudara tirimu kan kak ??" tebak Ling Xia.

__ADS_1


Mendengar itu Jiangying kembali menundukkan kepalanya karena pernah bersikap tulus kepada keduanya saat dirinya di anggap sebagai sosok anak kecil dengan masa depan gemilang namun setelah terperosok jatuh ia di khianati dengan sangat keji.


Ling Xia yang saat ini sedang berdiri di tebing 7 km dari rumah neneknya pun berdiri terdiam setelah selesai berpamitan dengan nyonya Hong dan berniat menuju rumah kakek dan neneknya namun ia berhenti sambil memasang wajah penuh amarah karena memahami apa yang di rasakan oleh muridnya tersebut.


" SUDAH CUKUP KALIAN PULANG SEKARANG JUGA KEKAISARAN LANGIT AGUNG AKAN DI HAPUS DARI PETA !!" Mendengar itu wajah Mingmei dan Jiangying terkejut bukan kepalang mendengar perkataan Ling Xia yang kini sudah mulai berubah dengan aura membunuh yang pekat luar biasa pepohonan di sekitarnya mulai mati hewan hewan mulai mati satu persatu,


Rambutnya mulai memajang lalu di ikuti kobaran api menyala di setiap helainya bajunya mulai terbakar dan di gantikan baju kebesaran miliknya dengan warna merah darah sebagai warna dasarnya, mahkota dari tulang naga menghias kepalanya beberapa biasa di tubuhnya mulai bermunculan pola tengkorak dengan warna emas terlihat semakin jelas sementara di sekita Ling Xia Puluhan tengkorak dengan tulang secerah lahar panas dari gunung Merapi mulai bermunculan dari dalam tanah sambil mengenakan zirah mengerikan.


Langit menjadi gelap gulita di sertai angin berhembus dengan sangat kuat, semua orang terkejut dengan perubahan tersebut.


" PERINTAHKU MUSNAHKAN KEKAISARAN LANGIT AGUNG !!" suaranya terdengar ber- mil mil jauhnya semua orang yang mendengar itu kehilangan kesadaran.


16 juta prajurit kematian yang menjadi bawahan Ling Xia dengan cepat merespon hal tersebut dan meninggalkan kegiatan yang sedang mereka lakukan termasuk yang berada di prefound ark.


Prefound ark yang berada di atas ibukota pun ikut bereaksi seribu tabung mulai mencuat dari dalam lantai aura kematian yang kental mulai menyebar memenuhi setiap sudut dari ruangan di lantai satu, bersamaan dengan itu prefound ark tersebut ikut bersiap untuk menyerang dan mulai menjalankan protokol sebelumnya


18 meriam raksasa yang berada di atas prefound ark mulai menggeser moncong mereka ke arah timur laut istana sang kaisar penutup peluncur rudal mulai terbuka satu demi satu.


Ling Xia kini berdiri di ujung tebing ia kemudian mengeluarkan sebuah bola keristal lalu mengangkatnya ke udara bersamaan dengan itu aura hitam mulai meresap kedalam bola kristal tersebut lalu lambat laun warnanya mulai berubah menjadi gelap mulai dari tengah hingga akhirnya hitam seutuhnya Ling Xia kemudian menjatuhkan ya ke dasar tebing tersebut tepat ketika itu juga sesuatu muncul kepala ular pyton raksasa dengan mata berjumlah 4 buah dengan merah darah dan 2 mulut dengan gigi mengerikan yang mencuat keluar serta memiliki panjang mencapai 5 Km ular tersebut menundukkan kepalanya memberi hormat sekaligus mengizinkan Ling Xia untuk naik.


Tepat ketika ia di atas kepala ular tersebut muncul 2 sosok wanita.


" MASTER TOLONG KENDALIKAN DIRI ANDA !!" teriak Tian Xue mendengar suara teriakan tersebut Ling Xia menoleh ke arah sumber suara tersebut.

__ADS_1


" Kak Tian dan kak Ciyi ada apa kalian kemari ??" ucapnya


" Adik tolong hentikan kegilaan ini jika begini terus adik akan membuat banyak orang menderita !!" ucap Tian Xue.


" Tapi kak mereka sudah keterlaluan karena membuat salah satu saudariku bersedih, jadi maaf kak tolong jangan halangi saya !!" ucapnya bersamaan dengan itu sang ular hitam raksasa mulai berbalik. dengan sebuah portal kabut darah yang memiliki tinggi 30 meter yang mulai membentuk.


" Apa adik tidak mempercayai ke dua murid kita itu ??" mendengar itu Ling Xia terkejut melihat Ling Xia bereaksi membuat Zhao Ciyi melanjutkan kalimatnya." Percayalah adik mereka berdua itu sangat kuat jadi tolong biarkan mereka membalaskan dendam milik mereka sendiri, seperti katamu sebelumnya kita hanya membantu memperlancar balas dendam mereka jadi tolong hentikan semua ini"


" Ta - tapi kak !!" Ucapnya sedikit sedih di sertai keraguan ia terdiam untuk sementara waktu "....."


[ MENGUNCI TARGET.... 16 MERIAM UTAMA SIAP MENEMBAK ]


[ 241 MISIL SIAP DI LUNCURKAN ]


[ 400 TON BOM NAPALM SIAP DI JATUHKAN ]


[ PERSIAPAN UNTUK MELEDAKKAN 1.230.431 DRONE DI SELURUH IBU KOTA KEKAISARAN SIAP DI LAKUKAN ]


[ MENUNGGU PERINTAH ]


[ MENUNGGU PERINTAH ]


[ MENUNGGU PERINTAH ]

__ADS_1


__ADS_2