THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
PATRIAK GIOK LANGIT


__ADS_3

Di dalam hutan yang gelap dengan suasana yang mencekam dan bahaya yang bisa muncul dari balik pohon ataupun semak semak, terdengar suara burung serta Auman beberapa hewan yang tersembunyi di sana,matahari yang telah condong ke arah barat menandakan bahwa tengah hari telah berlalu dan matahari akan kembali ke peraduannya.


sementara itu di dalam hutan tersebut nampak samar samar gadis kecil yang sedang memasukan beberapa daging ke dalam cincin yang dia kenakan. melihat hal tersebut itu seperti pertunjukan sulap yang akan menghilangkan benda di udara yang tipis, hingga pada akhirnya dia mendengar perutnya berbunyi cukup nyaring lalu dia pun berpikir untuk memakan daging tersebut dan tepat saat pemikiran itu, muncul juga ingatanya dari kehidupan masa lalunya yang di mana dia sedang memasak daging babi Saus pedas bersama putri angkatnya sekilas wajahnya tersenyum mengingat masa masa tersebut.


setelah membersihkan lalu memotongnya kotak kotak dia pun merendamnya dengan bumbu yang telah dia beli dari shopnya lalu mulai mengolah daging tersebut, awalnya dia menumis beberapa bumbu berupa bawang putih bawang bombai dan beberapa bumbu lain yang telah di haluskan dengan cara di tumbuk setelah beberapa saat bau harum mulai mengudara di sekitar tempat itu setelah yakin dia pun memasukan daging babi yang telah di rendamnyan dan menumisnya serta tak lupa pula dia memasukan saus pedas yang dia sukai di masa lalu.


dan tadaaa daging babi Saus pedas siap di santap tak lupa pula dia mengeluarkan nasi yang telah dia bawah dari rumah, dengan meja dan kursi yang dia beli dari shop dan meletakan-nya di tempat tersebut namun ada yang aneh karna Ling Xia telah meletakan 2 kursi.


【 sambil menata hasil masakannya 】 " kakek apakah kakek tidak kasihan dengan perut kakek ?!?" ucapnya.


【 dengan wajah malu 】 " ohoho kakek ternyata sudah di ketahui oleh gadis muda ini " ucapnya dengan sedikit memerah di bawah matanya.' gadis yang hebat padahal aku sudah menyembunyikan ke beradaanku,dengan sangat baik ' kagumnya dalam hati dan sedikit waspada, berjalan mendekati kursi yang telah di siapkan oleh Ling Xia.


tak lama kemudian orang tua tersebut mendekat tepat setelah itu aroma semakin kuat sehingga dia pun dengan cepat menyambar kursi yang kosong tersebut, kakek tersebut mulai meneteskan air liur dari sudut bibirnya tak lama setelahnya Ling Xia menyerahkan nasi kepada kakek tersebut, dengan sedikit ragu dia mencium bau dari nasi yang berada di tanganya.


" aku tak akan meracuni kakek tak perlu waspada " ucapnya sambil mengambil nasi dari tempat penanak Nasik yang dia ambil dari tempat penyimpanan nya.


【 malu dan kagum 】" ohoho tidak tidak bukan seperti itu kakek hanya kagum dari aroma nasi ini baunya sungguh nikmat ini !! " ucapnya mengalihkan pembicaraan.


" kalau senikmat itu mengapa kakek tak mulai makan... silahkan tak perlu sungkan " ucap Ling Xia sambil menyodorkan piring yang berisi daging babi pedas hasil buatanya.


tepat setelah mendengar ucapan Ling Xia kakek misterius itu mulai mengambil daging dan memasukan ke dalam mulutnya dan blaasssss wajahnya pun mengeluarkan ekspresi yang cukup unik, ' aaa.. apa ini ?? rasa ini, tekstur ini, sungguh luar biasa Minyak yang keluar ketika tergigit dan rasa pedasnya sungguh, nikmat siapa bocah ini dan kenapa dia berada di tempat ini ' dengan mata yang terpejam sambil menikmati teksturnya,


mereka pun makan dengan lahap Tampa suara hanya dentingan antara sumpit dan mangkuk yang terus beradu Tampa sadar kakek misterius tersebut telah terduduk dan lemas akibat kekenyangan melihat hal tersebut Ling Xia mengeluarkan Teh yang telah dia buat sebelumnya dan menuangkan ke cangkir dan menyerahkannya kepada orang tua misterius tersebut,


【 sambil menyerahkan gelas dengan tangan ke dua tanganya 】 " silahkan tehnya ini baik untuk pencernaan dan untuk menghilangkan bau dari **** tadi " ucapnya dengan penuturan yang halus.


mendengar hal tersebut kakek itu langsung memegang dan menyeruput teh tersebut dan suara puas keluar dari mulutnya.


sambil memasukan semua piring yang telah kotor kedalam penyimpanan dan berencana membersihkannya ketika sampai di rumah, keduanya duduk dengan tenang sambil menyeruput teh,


" jadi gadis kecil apa yang kamu lakukan di sini ? " ucap kakek tersebut mulai mengintrogasi Ling xia.


【 setelah menyeruput teh hangatnya 】" apakah itu pertanyaaan yang tepat ??? seharusnya kakek memperkenalkan diri benar ?? apa lagi kakek sudah memakan masakan buatan ku. tapi sebelum itu perkenalkan nama saya Ling Xia cucu dari pasangan kakek Ling jingmi dan neneku Ling Qixuan " ucap Ling Xia dengan aura ratunya yang sengaja dia lepaskan membuat kakek tersebut terkejut!!

__ADS_1


【 sambil mengelus janggutnya 】 " ahaha aku lupa di mana kesopanan ku mungkin karna usia tolong maklumi, saya adalah Mong hua patriack dari sekte giok langit!!" ucapnya dengan nada bangga.


【 dengan mata berkedip beberapa kali akibat terkejut 】 " maafkan junior ini jika saya bersikap kurang sopan, lalu saya harus memanggil anda tuan Mong atau patriak ??" ucap Ling Xia dengan anggung .


' oho gadis yang hebat dia tetap tenang, apakah dia tidak tahu reputasi sekte giok ??' ucapnya dalam batin akibat bingung dengan reaksi yang di perlihatkan oleh Ling Xia " kamu masih bisa memanggilku kakek Mong lalu apakah kamu tidak terkejut dengan asalku ?? " ucapnya menguji Ling Xia apakah dia tahu tentang sekte giok langit atau tidak.


【 sambil manuangkan teh kepada kekek Mong 】 " bukanya tidak tahu mengenai sekte giok langit milik kakek Mong tapi itu sudah cukup karna kakek mau jujur kepada saya" ucapnya Ling Xia dengan tetap tenang lagi pula dia telah bertemu dengan kaisar kematian yang memiliki jutaan prajurit menyeramkan jadi apa lagi yang membuatnya tetkejut lebih dari itu.


【 dengan sedikit gelagapan dan ingin menyeruput teh 】" aa.. aaah maafkan orang tua ini karna bersikap demikian, jadi apakah kamu tahu penyebab dari keadaan lingkungan ini ?!?" ucapnya cukup penasaran mengapa gadis ini bisa berada di tempat mengerikan yang dimana pohong menghitam dan tanahnya ikut menghitam.


【 sambil meletakan teh dan duduk dengan tenang 】 " karna kakek Mong sudah jujur maka dari itu saya akan jujur, penyebab dari kejadian ini adalah saya !!" ucapnya dengan tenang.


tuan Mong yang mendengar hal tersebut hanya bisa terdiam, membuat suasana menjadi sunyi dan bertanya " apakah kamu ingin menjadi muridku ??" ucapnya spontan.


【 sedikit terkejut 】 " kakek tahu usiaku masih 8 tahun, di tambah lagi aku tidak ingin pergi jauh dari kakek dan neneku!! " ucapnya dengan nada sedih karna sejujurnya Ling Xia hanya ingin menemani kakek dan neneknya di usia senja mereka.


【 dengan raut wajah bersalah 】 " Bu.... bukan saat ini namun nanti ketika kamu bisa memutuskan setelah berusia 10 tahun, kamu bisa datang ke sekte giok langit ku " ucapnya untuk menghibur Ling Xia.


'haaa memang benar di luar sana banyak yang kuat tapi meskipun mereka kuat mana berani mereka akan makan siang di tengah hutan dan minum teh dengan tenang di hutan yang terkenal akan bahayanya ini !! ' ucapnya dalam batin " ahahah gadis Ling kamu tahu hutan ini kan ??" ucapnya sambil kambali meminum teh yang di suguhkan Ling Xia untuknya namun dia sedikit heran dengan teh tersebut mengapa dia merasakan kehangatan dan rasa tenang dari teh tersebut, dia akan menanyakannya nanti sekarang dia harus menikmati teh tersebut.


【 dengan sedikit senyum 】 " inikan taman bermainku !!" ucapnya dengan senyum kecil di wajahnya.


mendengar jawaban Ling Xia membuat kakek Hong menyeburkan teh yang berada di mulutnya, melihat hal tersebut Ling Xia lalu membuat wajah panik.


【 dengan wajah sedikit khawatir dan menyodorkan sapu tangan dengan rajutan emas 】 " apakah kakek baik baik saja ?? " ucapnya.


【 menyeka mulutnya yang belepotan teh 】 " ahh kakek baik baik saja !! ahahah " ucapnya salah tingkah ' anak dari wilayah mana yang menganggap hutan bayangan kematian sebagai tempat bermainya ' ucapnya sedikit bingung dengan jawaban Ling xia.


" lalu kakek mau kemana ?? kenapa bisa ada di dalam hutan bayangan kematian ini , bahaya loh kakek katanya tempat ini sudah membunuh banyak orang kuat loh !! " ucapnya dengan polos.


' gadis kecil ini seharusnya kamu menanyakan Hal itu pada dirimu sendiri apa yang kamu lakukan di hutan ini ? ' ucapnya dalam batin " kakek ingin pergi ke benteng di dalam hutan untuk memeriksa Arai yang dulu di pasang di sana " ucapnya sambil membersihkan janggutnya


' pantas saja aku melihat batas aneh yang mengelilingi benteng itu ' lalu dia terkejut dengan posisi matahari " maaf kakek Ling Er harus pulang nanti nenek marah, dan kalau nenek marah dia akan menyeramkan !!" ucapnya sambil memasukan meja dan kursinya kedalam cincinya .

__ADS_1


kakek Hong mengerti dengan hal itu dan. berdiri dari tempat duduknya,


【 sambil mengeluarkan Kanton kecilnya 】 " sebagai ucapan maaf ku ini teh untuk kakek karna kulihat kakek sangat menyukai teh suduhanku " ucapnya sambil menyerahkan kantung di mensi milikinya.


【 sambil memeriksa teh tersebut 】" kalau boleh tahu ini teh apa ?? " ucapnya penasaran karna jujur teh itu sangat enak dan aromanya sungguh special meskipun dia merasa tidak asing dengan baunya namun dia lupa di mana dia pernah menciumnya.


【 sambil melihat sekeliling memeriksa apakah ada yang ketinggalan】 " ah teh itu adalah teh daun surga !!" ucapnya jujur karna hanya itu yang tertera di kotak informasi meskipun agak mahal yakni 10 Tael emas untuk 100 kg dan itu sudah di bagi rata.


【 dengan terkejut 】 ' daun teh surga bukanya ini sangat mahal dan langkah. tunggu dulu berarti ini sama dengan teh di perjamuan para pemimpin sekte dan itu hanya ada beberapa teko namun anak ini menyuguhkannya seperti air putih, siapa anak ini sebenarnya??'..." dimana kamu mendapatkan ini ?? " ucapnya penasaran.


" aku mendapatkan teh itu dari orang yang kuselamatkan di hutan ini !! " ucapnya berbohong" baiklah karna sudah semakin sore aku pamit dah kakek " ucapnya dan melompat ke dahan pohon mati dan menghilang.


meninggalkan kakek Mong Kebingungan.


KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.474 JT TAEL EMAS BESAR


481 KOIN EMAS


50 KOIN PERAK


<<<< ITEM >>>>


⌑ Sabit Pembunuh Dewa.


⌑ pistol FN - five 7.


⌑ Grappling Hook.


⌑ Lentera Jam Pasir Kematian.


⌑ Cincin Surga Gelap.


⌑ Cincin Phionix Naga

__ADS_1


__ADS_2