THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
DARAH DI PAGI HARI ( bagian 2 )


__ADS_3

matanya mulai menerawang keseluruh tempat yang terdapat darah mengering terlihat bahkan di langit - langit juga terlihat darah meskipun posisinya cukup tinggi.


' bukankah ini terlalu berlebihan jika harus sampai di sana juga ??' batinya " eurgg "tiba tiba sekali lagi ia merasakan mual di mulutnya, dengan cepat ia menutup mulutnya menggunakan ke dua tanganya.


sang prajurit menoleh karena mendengar suara dari arah belakangnya.


" tuan apakah anda baik - baik saja ?? " ucapnya sedikit khawatir karena ia yakin bahwa tak ada seorang pun yang dapat menahan aroma dan pemandangan seperti yang kini mereka saksikan.


" tidak - tidak, saya baik - baik saja jadi tolong lanjutkan !" ucapnya sembari menutup mulutnya dan hidungnya menggunakan sapu tangan karena meskipun telah menggunakan masker kain namun tetap saja aroma dari bau amis masih dapat menembus masker kain tersebut.


keduanya terus naik namun semakin mereka naik mereka terus mendapatkan pemandangan yang sama seperti di lantai sebelumnnya.


hingga lantai ke tiga yang memiliki ruangan dan tangga yang di pisahkan menggunakan tembok papan yang cukup sehingga hal yang terdapat di dalamnya tidak dapat terlihat dari tangga.


dan jika trus menelusuri loby tersebut akan mengarah ke tangga selanjutnya yang menuju ke lantai atas.


" sebetulnya di mana orang yang bertanggung jawab di sini ??" tanyanya kepada prajurit di depanya yang sedari tadi memasang wajah pucat akibat sesekali menahan nafas karena menahan aroma amis dan sesekali tercium bau jeroan dan pesing dari berbagai arah.


" ahh tuan sebentar lagi kita akan sampai saya harap tuan bisa bertahan ??" ucapnya.


" seharunya aku yang bilang begitu !!" sembari menatap prajurit tersebut dengan tubuh yang gemetar sedari tadi, karena akan menjadi sebuah kebohongan jika seseorang akan mengatakan baik baik saja setelah berada di tempat seperti itu untuk waktu yang cukup lama.


" ahh te- terimakasih tapi tuan tenang saja aku akan baik baik saja !!" ucapnya, " mari bergegas !!" mendengar itu tuan Luo mengangguk setuju dan keduanya lekas menambah kecepatan melangkah mereka.


hingga keduanya tiba di lantai teratas dari bangunan tersebut, mereka berdiri di depan sebuah ruangan, lalu sang prajurit membuka pintu dengan bekas sabetan horisontal yang terlihat.


sang penjaga meminta tuan Lao meng untuk menunggu di luar karena alasan tertentu setelah itu sang prajurit melangkah masuk ke dalam ruangan tersebut terlihat berbagai jenis bekas pertempuran di berbagai tempat. terlihat juga beberapa orang yang sedang memeriksa tempat itu.


sang prajurit berjalan kearah salah seorang yang mengenakan pakaian hitam polos sedang berpikir dengan keras terlihat dari wajahnya yang di penuhi kerutan akibat berusaha memikirkan dan membayangkan apa yang terjadi di tempat itu.

__ADS_1


" tuan wei " ucap prajurit tersebut dan sosok di depannya terkejut lalu berbalik dengan wajah yang me merah.


" ARHGG BUKANYA SUDAH KUBILANG JANGAN MENGGANGGUKU JIKA AKU SEDANG BERPIKIR ??" teriaknya marah.


sang prajurit menjadi semakin gemetaran mendengar bentakan dari pria yang ada di depanya.


" ma- maaf tapi tuan kepala penjaga ibukota datang untuk bertemu tuan !! " ucapnya menjelaskan maksud kedatanganya.


mendengar itu Wai Zu memahami kenapa prajurit itu berani mengganggunya yang terkenal galak jika di ganggu dalam berpikir.


" HAAAAA baiklah tapi katakan kepadanya untuk berjalan hati hati aku tak ingin ada sesuatu yang dapat merusak kondisi tempat ini " ucapnya menatap sekitar.


" baik tuan wei " paham akan maksud dari sosok yang berada di depanya.


" kalau begitu cepat pergi !!" ucapnya sambil mengibas wajahnya yang terlihat aneh karena menahan aroma yang memenuhi tempat itu.


**Sementara itu**


jatuh kedalam pikiranya sendiri yang penuh tanda tanya terlihat jelas di wajahnya atau lebih tepatnya alisnya yang berkerut sampai bisa bertemu antara alis dengan lainya.


karena terlalu fokus memikirkan semua itu ia sampai tak menyadari keberadaan dari sosok prajurit yang telah berdiri di sampingnya yang telah memanggil namanya.


" tuan Lao meng.... tuan lao meng apa tuan mendengar ku tuan ... !!" hingga beberapa saat Lao meng terkejut lalu menatap prajurit yang terlihat mulai jengkel karena terus di abaikan hingga beberapa saat.


" ehem tuan Wei Zu sudah menunggu tuan di dalam " katanya.


' waahhh ternyata Wei Zu yang bertanggung jawab rupanya, baguslah kalau begitu !!' pikirnya, karena Wei Zu bukanlah pria sembarangan karena kemampuanya berpikir yang kritis sehingga banyak kasus yang berhasil ia pecahkan.


sehingga ia menjadi orang yang sangat dapat di andalkan bagi para atasan atau kolega sepeti tuan Lao meng, dan juga karena Wei Zu sudah mendapatkan pengakuan langsung dari sang kaisar meskipun demikian ia tetap rendah hati dan menghargai orang lain.

__ADS_1


meskipun ia berasal dari kaum rakyat biasa Tampa latar belakang sehingga ia sering mendapatkan tatapan aneh dari banyak orang dan juga sering di remehkan dalam organisasi penyelidik kasus khusus yang di bentuk oleh sang kaisar sendiri.


namun karena prestasinya sehingga ia bisa berada di posisinya saat ini yang di tunjuk langsung oleh sang kaisar yang tertarik dengan hasil kinerja yang di tunjukan olehnya, meskipun sempat mendapat kecaman dari pihak lain namun karena hal ini merupakan keputusan dari sang kaisar sendiri.


namun tak ada yang berani menunjukkan keberatan di permukaan, sehingga mereka hanya bisa diam meskipun terkadang ada yang dengan terang terangan menolak hal itu dengan mengejek atau menjatuhkan Wei Zu di depan umum terutama oleh orang - orang dari keluarga bangsawan.


namun karena Wei Zu tak menanggapinya dengan serius karena menurutnya percuma memperdulikan mereka yang telah kalah, sehingga ia lebih fokus ke karirnya dan mengabaikan semua gangguan yang ada.


namun begitulah semakin tinggi pohon tumbuh maka semakin kencang angin yang menerpa, hal itu di buktikan dengan beberapa kali percobaan pembunuhan yang di arahkan kepadanya oleh pihak yang tak menyukai dirinya.


namun karena ia memiliki pemikiran yang berbeda dari kebanyakan orang orang atau jenius sehingga ia sering dapat lolos dari percobaan pembunuhan tersebut ataupun fitnah yang di tujukan untuk menjatuhkannya.


menurutnya bukan saatnya untuk menyerang balik karena ia menyadari latar belakang miliknya yang merupakan rakyat biasa, sehingga ia terus menunggu untuk saat itu.


***


tuan Lao meng pun tiba dan di sambut dengan hangat oleh Wei Zu.


" jadi tuan Wei bagaimana hasil penyelidikannya hingga saat ini ?? " ucap Tuan Lao dengan wajah penasaran.


" haa tuan kasus ini sungguh berbeda dengan kasus lain yang pernah kutangani karena semua tubuh korban yang jumlahnya tak sedikit menghilang Tampa jejak di tambah lagi latar belakang dari toko obat ini yang juga sempat mengejutkanku !!" ucapnya, mendengar itu wajah Lao meng menjadi penasaran.


" hmm apa maksudnya tua Wei ??" ucapnya bingung.


" apakah tuan pernah mendengar paviliun topeng darah ??" tanyanya dengan wajah serius.


" kalau maksudmu organisasi pembunuh yang terkenal itu aku tahu, mereka sungguh kejam dan bringas bahkan kasus yang tercatat di kantor ku hampir sebagian pembunuhan di lakukan organisasi ini, tapi apa hubunganya dengan semua ini ?? apakah ini di lakukan oleh mereka ??" jawabnya, lalu bertanya dengan wajah yang lebih serius dari sebelumnya.


kerena jika ini merupakan perbuatan mereka tentu hal seperti ini bukanlah hal yang mustahil untuk di lakukan, karena sifat mereka yang terkenal kejam dan brutal dalam melakukan aksi mereka yang membunuh Tampa pandang bulu sehingga itulah kesimpulan yang di dapatkan oleh tuan Lao meng.

__ADS_1


" itu hampir benar namun kali ini bukan mereka yang membunuh tetapi sepertinya merekalah yang di bunuh atau lebih tepatnya di bantai !!" mendengar itu wajah Lao meng berubah menjadi terkejut.


* jangan lupa like dan komentnya sumpah aku sungguh nunggu koment kalian meskipun singkat aku harap ada *


__ADS_2