
" SEMUANYA TETAP WASPADA JANGAN ADA YANG MENURUNKAN PENJAGAAN !!" teriak Jendral Kin Sa kepada seluruh prajurit kematian yang kini mulai memasuki menara evil monastery yang sebelumnya di turunkan di dataran hutan bayangan kematian.
meskipun prajurit kematian tidak mudah terluka selama bukan serangan jiwa maka kondisi mereka akan tetap baik - baik saja, tetapi karena kali ini mereka memasuki tempat yang berfungsi untuk mengurung sosok yang kuat di tambah lagi sang tahanan belum di ketahui kemampuannya maka mereka harus terus tetap waspada.
karena menurut penjelasan Zhao Ciyi terdapat lebih dari 8000 evil monastery yang merupakan artefak yang di gunakan untuk penyegelan dan artifak untuk mengurung sosok pengacau.
artifak ini di ciptakan menggunakan tehnik kuno yang mana cara pembuatannya telah lama menghilang tertelang oleh waktu serta bahan yang di gunakan tidak di ketahui dan menurut rumor di masa lalu bahwa artifak ini di ciptakan dari tulang punggung mahluk kuno.
artefak ini dapat di gunakan untuk mengurung mahluk yang mengancam seluruh alam yang mana ke 8000 artifak evil monastery ini di miliki oleh 8000 pengawas yang bertugas menjaga 8 alam besar yang mana di dalamnya terbagi atas semesta atas, sedang dan bawah.
yang mana di dalamnya bisa terdiri dari berbagai jenis alam sementara alam kultivator yang terdiri dari 9 alam yang terdapat di dalam gugusan alam semesta sedang.
para prajurit mulai menelusuri setiap lantai dari menara tersebut namun entah mengapa sejauh ini belum ada tanda tanda dari sang penghuni.
semetara itu Ling Xia masih berada di luar menara menanti laporan dari para jendral yang di tugaskan untuk masuk ke dalam menara.
" kak menurut kakak apakah kita bisa memiliki menara ini Tampa harus bertarung seperti sebelumnya ??" sambil menatap gerbang raksasa dari bangunan tersebut.
" kakak tak yakin akan hal tersebut, tetapi saya juga berharap demikian adik Ling !! " jawab Zhao Ciyi yang berdiri di sampingnya.
beberapa waktu berlalu namun tak ada reaksi yang di harapkan oleh keduanya untuk muncul, hanya beberapa prajurit yang datang melaporkan hasil temuan mereka berupa beberapa ruangan penyimpanan kepada Zhao Ciyi.
hingga seorang prajurit datang dengan tergesa - gesa Zhao Ciyi sedikit terkejut mendengar laporan itu.
" adik Ling menurut laporan dari para prajurit sepertinya mereka telah menemukan keberadaan dari tahanan menara ini !!" ucapnya.
" benarkah, lalu apa yang kita tunggu ayo kita masuk !!" ucap Ling Xia lalu melangkah maju. namun terhenti setelah mendengar ucapan Zhao Ciyi.
" adik Ling sebaiknya serahkan hal ini ke pada kakak, adik tinggalah di sini !!" ucapnya sembari memegang tangan mungil Ling Xia.
__ADS_1
" kak ada apa apakah ada sesuatu yang salah ?? " tanyanya.
" tidak hanya saja ini akan sedikit berbahaya jadi tinggalah" jawabnya.
" tidak kak, Ling ikut apapun yang terjadi lagi pul.." ucapnya terhenti ketika Zhao Ciyi berlutut sambil memegang ke dua pundak kecil Ling Xia.
" kakak mohon tetaplah disini !!" ucapnya dengan tatapan serius.
' kenapa kakak Ciyi seperti ini ??' pikirnya lalu melirik prajurit kematian yang sebelumnya melapor lalu kembali menatap Zhao Ciyi" haa baiklah jika itu yang kakak inginkan !!" ucapnya dengan wajah bingung.
" terimakasih adik Ling " ucapnya lalu berdiri " tunjukan jalanya " perintahnya kepada prajurit sebelumnnya.
sesuai dengan ucapan Ciyi sang prajurit pun terbang menuju pintu lalu di ikuti oleh Zhao Ciyi di belakangnya.
' kenapa kakak seperti itu apakah ada sesuatu yang salah ' pikir Ling Xia.
di dalam menara, ruangan besar yang sangat gelap tidak memperlihatkan apa yang ada di sekeliling terlihat dua sosok sedang terbang dengan tergesa-gesa tak memperdulikan gelapnya ruangan tersebut.
debu - debu yang bertumpukan akibat waktu yang terus berjalan debu debu tersebut beterbangan tak kalah kedua sosok tersebut terbang melewati tempat itu dengan kecepatan yang sangat cepat.
tepat di ujung ruangan tersebut terlihat tangga megah yang begitu besar, keduanya terbang menuju ke lantai atas. satu lantai dua lantai tiga lantai mereka lewati Tampa memperdulikan sekitar.
hingga di lantai kesekian yang terlihat di kejauhan sosok - sosok prajurit kematian tengah berbaris di hadapan sebuah pintu yang tak kalah besar dari pintu pertama yang keduanya lewati.
setelah menyadari kedatangan Zhao Ciyi seluruh prajurit membuka jalan untuk dirinya terlihat sosok lain dengan tinggi mencapai 3 meter dengan pedang besar di punggungnya tengah memperhatikan ukiran yang terdapat di pintu besar tersebut.
Zhao Ciyi mendekat dengan tergesa - gesa menghampiri sosok besar tersebut.
" jadi apa yang kalian temukan ??" tanyanya.
__ADS_1
" silahkan yang mulia lihat sendiri" ucap Zhao yu sambil mempersilahkan Zhao Ciyi untuk memeriksa apa yang ia maksud.
tak pikir panjang Zhao Ciyi pun mendekat lalu menatap sesaat namun matanya terbuka lebar akibat terkejut melihat hal yang di maksud Zhao yu.
" simbol ini ??" gumamnya dengan mata terbuka lebar " lalu apakah ada ruangan seperti ini yang kalian temukan ??" ucapnya.
" tidak ada yang mulia, kami belum memeriksa lantai lain !!" ucapnya sosok jendral yang terlihat mengerikan dengan tatapan yang mematikan.
" kalau begitu jendral tolong tinggalkan beberapa prajurit di sini untuk mengawasi sekeliling tempat ini selama aku masuk memeriksa isinya, dan juga tolong pergi dan periksa apakah ada ruangan seperti ini di lantai lain jika kalian menemukan hal yang ku maksud segera kirim salah satu prajurit kembali kesini dan sampaikan kepada prajurit yang berjaga !" perintahnya.
〘 BAIK YANG MULIA 〙 ucap sosok mengerikan dengan kapak raksasa di punggunya lalu melangkah pergi meninggalkan beberapa Prajurit kematian untuk menjaga tempat itu
" Zhao yu ayo kita masuk dan pastikan para mahluk merayap ini tak membuat permaisuri kita terganggu " ucapnya sembari mendorong pintu tersebut dengan aura miliknya.
" baik yang mulia " ucap sosok besar tersebut sambil mengambil pedang besar yang berada di punggunya.
sfx : BOOM krieeeeeekk suara dentuman dan suara pintu terbuka.
debu debu berjatuhan dari atas pinggiran pintu bersamaan dengan pergerakan dari pintu raksasa tersebut yang terbuka.
bersamaan dengan pintu terbuka obor obor yang berada di belakang pintu mulai menyala dan satu demi satu obor - obor yang terdapat di ruangan itu mulai menyala hingga obor terkahir.
Zhao Ciyi sedikit terkejut dengan apa yang ia di saksikan oleh matanya sendiri, terlihat ribuan patung yang tertutupi debu yang tengah berbaris memenuhi ruang yang luas tersebut.
namun hal yang membuatnya terkejut bukanlah jumlahnya melainkan tanduk yang berada di atas kepala dari setiap patung patung tersebut.
terlihat patung patung tersebut membawa senjata dan perlengkapan perang terlihat juga cukup banyak prajurit dengan tampilan yang sama tengah menunggangi sosok berbentuk hewan berkaki 4 dengan bentuk kepala yang cukup mengerikan.
" jadi benar Ras naga hitam ?!" ucap Zhao Ciyi.
__ADS_1