
KEMBALI KE IBUKOTA KEKAISARAN
" Owaahhh jadi itu tricknya aku sungguh tak menyangka master Ciyi memiliki sidat seperti itu !!" Ucapnya kagum terhadap hal yang di ucapkan saudarinya itu " Sekarang adik tak akan ragu lagi untuk menghadapi master lain kali " tersenyum licik di balik topeng miliknya.
" semoga berhasil, tapi trick seperti itu mungkin tak akan berhasil lagi untuk ke 2 kalinya !!" sedikit khawatir dengan apa yang akan di lakukan adiknya itu.
" kakak itu menurutmu tapi jika menurutku itu pasti bisa barhasil !! " ucapnya percaya diri tiba tiba meingmei yang menoleh untuk melihat pertandingan lainya menangkap sosok yang cukup ia kenali dari kejauhan.
" haaa terserah adik lah " sudah tidak perduli lagi dengan pemikiran adiknya itu, tetapi tetap saja ia sedikit khawatir terhadapnya.
" ehh kak coba lihat gadis yang disana " ucap Mingmei serius, sambil menunjuk ke arah arena yang berada paling jauh tempat keduanya.
" ada apa adik ?? " ucapnya penasaran lalu memandang mengikuti arah yang di tunjuk Mingmei.
Dari kejauhan 2 sosok sedang bertarung yang mana terlihat seorang pemuda dengan lawanya seorang gadis yang sedang bertarung dengan cukup sengit, melihat hal itu tatapan Jiangying menjadi semakin serius tak kala menyadari bahwa yang bertarung adalah seorang yang ia cari selama ini setelah target balas dendamnya.
keduanya saling mengeluarkan jurus di tengah - tengah pertarungan sang gadis meluncurkan serangan menusuk ke arah lawanya secara mendadak, menyebabkan lawanya terkejut sesaat namun terlihat sekilas sebuah senyuman sinis dari wajah pria tersebut, ia berhasil menahan menepis serangan dari wanita tersebut sehingga pedang dari sang wanita langsung tertancap ketanah dengan sigap sang pria yang melihat kesempatan tersebut langsung meluncurkan sebuah tebasan.
semua orang sudah berpikir bahwa sang gadis sungguh ceroboh melakukan hal tersebut. namun tepat seketika itu juga pedang dari pria tersebut malah menembus tubuh gadis tersebut seolah olah gadis tersebut adalah angin sosok wanita tersebut melebur ke udara, melihat hal itu sang pria menjadi panik ia mencoba mencari lawannya , tiba - tiba ia merasakan hawa ke hadiran di belakang punggungnya ia berusaha mengayunkan pedangnya sekali lagi dengan segenap kekuatan yang ia miliki namun sayang sebuah tapak mendarat mulus di punggungnya yang lebar.
__ADS_1
ia kemudian terpental ke depan hingga beberapa meter jauhnya hingga ia berhenti tepat beberapa sentimeter dari pinggir arena, ia tertelungkup tak bergerak semua orang mengira bahwa ia sudah kehilangan kesadarannya, sang wasit kemudian mulai menghitung,tetapi tiba - tiba tangan pria tersebut mengeratkan pegangannya terhadap pedang miliknya.
ia mencoba bangkit menggunakan pedangnya sebagai titik tumpuannya ia berdiri sesaat mencoba mengumpulkan energinya, terlihat setalah ia berdiri sempoyongan, terlihat juga kedua peserta sedang berbicara satu sama lain tepat setelah keduanya berhenti berbicara sang gadis kembali menghilang dari tempatnya berdiri dengan kecepatan tinggi ia akhirnya muncul di depan sang pemuda kemudian melepaskan satu jurus atau lebih tepatnya dorongan pelan sehingga menyebabkan peserta pria terjatuh keluar arena.
Semua orang bersorak gembira melihat pertandingan tersebut, sang pemuda kemudian berdiri sekuat tenaganya lalu memberi hormat ke arah sang gadis, gadis tersebut membalas hormat dari sang pemuda sorak Sorai terdengar dari sekitar arena tersebut.
" Jadi bagaimana menurut Kakak mengenai dirinya ??" ucapnya sambil menoleh ke arah kakaknya untuk melihat reaksinya.
" menurut kakak jurus langkah ilusi anginnya itu cukup baik tetapi penguasaannya masih belum mampu mengeluarkan kemampuan sesungguhnya dari jurus tersebut, tetapi yang membuatku tertarik adalah ia tak merendahkan lawanya seperti peserta dari perwakilan lainya " jelasnya terhadap penilaiannya kepada wanita muda tersebut.
" iya.... penilaian kakak hampir sama dengan adik tetapi..." ucapnya lalu menatap kembali ke arah wanita tersebut dengan lebih serius terlihat aura biru terpancar dari lubang topeng kilik Mingmei.
" coba Kakak perhatikan tubuhnya menggunakan mata Kakak pasti menyadarinya " mendengar itu Jiangying kemudian menoleh menatap ke arah sang gadis yang tengah berjalan, aura merah keluar dari mata Jiangying ia terkejut setelah melihat apa yang di maksud oleh adiknya Mingmei.
" Aura yang berada di dentianya menipis ??" ucapnya sedikit terkejut, karena menurutnya sang gadis yang sebelumnya bertarung memiliki pancaran aura seorang kultivator Tingkat Pembentukan jiwa tahap 10 tetapi sekarang malah terlihat seperti kultivator Tingkat Pembentukan jiwa tahap 9 sehingga keduanya menyadari jelas ada yang salah dengan dentian gadis tersebut ataukah ada sesuatu tehnik rahasia yang ia gunakan tetapi jika demikian pasti para panitia akan menyadarinya dan mendiskualifikasi murid tersebut.
" Benar dantianya bermasalah atau lebih tepatnya terluka !!" dengan nada serius " jadi apa pendapat Kakak setelah melihatnya menggunakan mata Kakak ??"
" hmm jika di lihat dan di cocokan dengan buku yang master bagikan sebelumnya ia mengindikasikan bahwa ia memiliki kerusakan yang cukup parah, sehingga besar kemungkinan jika bukan usianya yang memendek maka ia akan lumpuh seumur hidupnya !!" jawab Jiangying dengan nada kasihan.
__ADS_1
" jadi kakak apa yang akan lakukan sekarang,setelah melihat gadis yang kakak anggap rival tersebut ??"
" hmm kakak akan mengurusnya !!" jawabnya Mingmei sudah mengetahui hal ini sehingga ia hanya dapat tersenyum menanggapi jawaban dari kakaknya.
MENARA EVIL MONASTERY DI DALAM DANTIAN LING XIA.
Terlihat seorang gadis kecil sedang berbaring di atas tempat tidur giok putih dengan wajah terlihat juga seorang wanita yang berada tak jauh dari tempat gadis tersebut yang sedang terduduk bermeditasi.
dengan perlahan mata dari wanita itu mulai terbuka setelah beberapa saat ia kemudian menstabilkan energi Qi yang ia serap tak berselang beberapa saat ia kemudian mulai berjalan menghampiri tempat tidur giok tersebut.
ia kemudian mengusap wajah dari hadis kecil tersebut dengan lembut dengan wajah khawatir.
" Gadis kecil lekaslah sadar " Ucapnya penuh kasih. bersamaan dengan itu jari dari gadis tersebut bergerak sesaat, sang wanita terkejut tak kala menyadari hal tersebut ekspresi gembira terlihat jelas dari wajahnya.
( HAY SEMUA TERIMAKASIH ATAS REPON POSITIF YANG KALIAN BERIKAN, SUNGGUH SEBUAH KEBAHAGIAAN TERSENDIRI UNTUK SAYA RERUTAMA SETELAH BEBERAPA HARI TIDAK ON KARENA ALASAN MOOD YANG BURUK SERTA KESIBUKAN YANG TAK PENTING LAINYA HAHAHA MAAF JIKA TERDENGAR TIDAK PROFESIONAL SEDIKITPUN, SEHINGGA SAYA JUGA INGIN MEMINTA MAAF AKAN HAL TERSEBUT.
JADIIII .....
SAMPAI JUMPA DI UP SELANJUTNYA OH IYA BUAT KAK ❄️ R Y C X ❄️ MAKASIH ATAS BOOM LIKENYA YAH BYE BYE )
__ADS_1