THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
KEKHAWATIRAN YANG TAK BERDASAR


__ADS_3

setelah hal itu semua prajurit kematian kembali ke tenda Meraka masing - masing untuk berkultivasi namun masih terlihat prajurit lain dan para beast yang masih berpatroli di mana - mana.


sementara Ling Xia kini berada di dalam tenda bersama seluruh petinggi dari para bawahannya mereka duduk dengan rapi mulai dari jendral besar Ning li Bei dan Zhao Ciyi dan belakang Ling Xia berdiri para prajurit elit yang di tugaskan untuk selalu mengawal Ling Xia setiap kali berada di wilayah hutan bayangan kematian.


mereka adalah korps rahasia yang dulunya merupakan para elit dari Prajurit kematian lalu di latih khusus oleh Zhao Khan, Zhao cu dan Zhao lu sehingga kemampuan mereka bahkan jauh lebih mengerikan dari para prajurit lain.


mereka di sebut prajurit kesengsaraan karena pelatihan serta kemampuan mereka yang sangat mengerikan.


dan juga beberapa jendral yang di angkat dari kalangan beast meskipun hanya 3 sosok beast tetapi mereka yang telah memberikan kontribusi terbesar selama proses pengambil Alihan hutan bayangan kematian.


sementara itu di depanya terlihat para jendral dan masing masing letnan jendral berada di belakangnya, sebuah meja dengan teknologi tinggi di hadapan mereka memperlihatkan dataran dari wilayah hutan Banyangan kematian.


dan tak lupa pula para jendral dari jajaran para beast yang Zhao Ciyi angkat, yakni beast harimau kabut hitam bintang 75, beast elang api bintang 75, dan ular iblis bintang 75 yang merupakan satu satunya wanita yang di angkat dari sekian banyak yang berani mengajukan diri.


meskipun mereka kuat namun mereka terikat kontrak iblis darah sehingga jika mereka berniat berhianat atau mencabut segel kontrak tersebut maka mereka akan mati menyedihkan dan jiwa mereka akan di jadikan sebagai penambah energi untuk menara evil monastery.


" yang mulia silahkan di baca, berikut adalah daftar harta yang kami temukan di kawasan pusat hutan bayangan kematian dan juga kami juga telah menyimpan ribuan cincin dimensi yang mulia di tempat yang mulia perintahkan" lapornya, sementara Ling Xia melihat daftar senjata dan artefak di dalam lembar laporan tersebut.


" kerja bagus ratu Ciyi, kakak memang tak pernah mengecewakanku " pujinya lalu tersenyum penuh arti.


" terimakasih yang mulia " ucap Zhao Ciyi sembari menunduk memberi hormat, dengan hati kegirangan bahkan Tampa ia sadari ia tersenyum lebar ketika menunduk.


" baiklah jendral besar Ning apakah ada hal yang menarik sejauh ini ??" ucapnya lalu menoleh ke arah pada sosok mengerikan dengan mata merah darahnya yang duduk di sisi kirinya.


" untuk saat ini semua wilayah di hutan bayangan kematian sudah stabil dan tak ada masalah yang berarti namun masalahnya terdapat di.." ucapnya terhenti.


" ada apa, coba jelaskan??" tanyanya singkat.

__ADS_1


" permisi yang mulia !!"jendral Ning Li Bei berdiri dari kursinya lalu menjulurkan kedua tanganya dan memperbesar gambar peta yang ada di meja. tak berapa lama gambar sebuah benteng terlihat di meja.


Ling Xia mengamatinya sesaat dan tersenyum tipis memahami maksud dari jendral besar Ning Li Bei. setelah itu Ling Xia menekan tombol dan sebuah hologram berbentuk kotak muncul di hadapan semua orang yang hadir.


" benar benteng ini berada di dalam kawasan hutan bayangan kematian jadi apa saran kalian mengenai hal ini ??" tanyanya, sementara ke 3 jendral beast yang hadir sedikit terkejut karena baru kali ini melihat rapat seperti ini yang biasanya yang memiliki kekuatan tertinggi yang akan memutuskan hasil rapat dan sisahnnya harus mengikuti.


semua jendral yang berjumlah 7 sosok mengerikan mulai berpikir.


" yang mulia hamba memiliki saran " ucap salah satu jendral membuat 3 jendral beast lain menjadi terkejut.


" ya tuan Han silahkan !!" ucap Ling Xia mempersilahkan.


" menurut hamba sebaiknya kita membiarkan keberadaan mereka disana untuk saat ini !!" mendengar itu jendral lain menjadi sedikit terkejut dan tertarik akan saran dari jendral dengan bentuk fisik cukup tinggi itu yang biasanya merupakan sosok yang selalu menyelesaikan setiap masalah dengan kekerasan.


" maaf jika hamba bersikap kurang sopan namun hal itu sedikit membuat hamba kurang setuju, yang mulia !!"


" terimakasih yang mulia, menurut hamba sebaiknya kita mengusir mereka dari wilayah hutan bayangan kematian yang mulia karena menurutku mereka telah melanggar kawasan teritorial dari wilayah hutan bayangan kematian !!" jelasnya yang menandakan akan mengajukan gagasan untuk mengusir mereka dengan cara kekerasan.


mendengar itu jendral Han Mu berdiri dari kursinya dan meminta izin kepada Ling Xia untuk menyanggah gagasan tersebut.


" yang mulia " mendengar itu Ling Xia mengangguk memberi izin " yang mulia menurut hamba mereka telah ada di sana sudah cukup lama sehingga besar kemungkinan kita tak bisa begitu saja langsung menyerang karena mereka pasti akan menyerang dan menurut hamba desa Hong Nang akan berada pada posisi yang cukup tidak menguntungkan jika kekaisaran mengirim prajurit melalui 2 wilayah kerjaan" mendengar itu Ling Xia mengerutkan keningnya.


" yang mulia mohon maaf tetapi jika kita membiarkan mereka begitu saja suatu hari jika kita kasih hati maka mereka akan meminta jantung yang mulia " ucapnya jendral Han paham akan hal tersebut mengingat sifat manusia dari zaman dahulu.


" baiklah aku paham dengan hal yang kalian cemaskan, jadi apakah ada yang mau menambahkan saran ?? saya persilahkan "namun tak ada yang terlihat ingin menambahkan.


" baiklah kalau begitu jendral besar Ning Li Bei, jendral Han Mu dan Ying su aku memerintahkan besok kalian pergi ke benteng giok hitam untuk meminta mereka untuk pergi dari kawasan wilayah kita " mendengar itu Ying su jendral wanita dari ras beast sedikit terkejut akan hal itu namun dengan cepat ia paham bahkan di hatinya ia merasa bahagia karena di percayakan tugas sepenting itu.

__ADS_1


" BAIK YANG MULIA " hormat mereka.


" dan untuk jendral Ma Chao, jendral Li Sao Yun dan Jendral Ci Lang aku ingin kalian membawa 100.000 prajurit kematian dan 20.000 beast untuk mengancam mereka dan jika mereka menolak maka perang adalah Jalan keluarnya satu - satunya " ke tiga jendral yang di sebutkan berdiri dan memberi hormat menerima tugas mereka.


" Jendral Li Kang dan Jendral Yu Li Sun saya ingin kalian membawa 50.000 prajurit kematian menuju ke perbatasan kekaisaran Heishi untuk menjaga wilayah di sana, karena akhir - akhir ini dari pengamatan dari satelit terlihat ada banyak manusia yang masuk ke dalam hutan jika mereka terlihat mengancam tangkap mereka dan jika mereka melawan habisi mereka " perintahnya.


" BAIK YANG MULIA " ucap mereka kompak.


" sementara untuk jendral lain aku ingin kalian memobilisasi semua prajurit kematian untuk menjaga setiap wilayah hingga menara evil monastery berhasil ku letakan " mendengar itu semua jendral termasuk Zhao Ciyi dan jendral Ning Li Bei menjadi panik.


" Yang mulia hamba mohon tolong pertimbangkan hal itu yang mulai " ucap Zhao Ciyi sambil berlutut.


" Benar yang mulia, jika yang mulia tetap ingin melakukannya biarkan hamba dan para prajurit lain untuk mengorbankan nyawa kami untuk yang mulia " ucapnya ikut berlutut, " BENAR YANG MULIA " ucap para jendral kematian kompak.


sementara para jendral dari ras beast menjadi bingung dan terkejut dengan ucapan yang di keluarkan para jendral dan jendral lainya karena langsung panik dan bersikap demikian karena ucapan terakhir permaisuri mereka.


Ling Xia yang melihat itu merasa terharu matanya mulai berkaca kaca kerena tersentuh akan hal itu. sambil mengepalkan tangan mungilnya Manahan air matanya agar tak tumpah


" aku perintahkan kalian untuk berdiri !!" ucap Ling Xia yang menatap langit langit tenda. karena haru sehingga matanya mulai berlinang air mata ' kalian sungguh payah tapi aku senang dengan kekhawatiran kalian yang tak berarti itu aku sungguh senang kalian menjadi bawahanku di kehidupan ku saat ini ' lalu tersenyum bersamaan dengan itu satu tetes air mata mengalir di pipi putihnya.


" tidak yang mulia hingga yang mulia menarik perintah terkahir yang mulia keluarkan " ucapnya Zhao Ciyi berkeras.


Ling Xia yang mendengar itu semakin berusaha menahan air matanya yang bisa tumpah setiap saat lalu melangkah mendekati Zhao Ciyi yang masih berlutut. Zhao Ciyi menjadi sedikit takut jika ia di pikul ataupun di hukum oleh Ling Xia namun ia lebih takut jika permaisuri sekaligus adiknya harus mati.


ia memejamkan matanya bersiap untuk menerima pukul atau perintah hukuman karena membangkang perintah Ling Xia namun tetap saja ia berkeras tak perduli dengan hal lain selain keselamatan Ling Xia. Ling Xia menjulurkan tanganya.


" kak Ciyi semuanya akan baik baik saja jadi tenanglah !!" Zhao Ciyi tekejut dan membuka matanya ia melihat wajah Ling Xia tengah berlutut sambil menitikan air mata sambil tersenyum. dalam sekejap Zhao Ciyi mengingat wajah seseorang yang terasa familiar oleh dirinya.

__ADS_1


hatinya menjadi sakit namun sesaat seolah-olah Ada hal yang sangat penting yang ia lupakan.


__ADS_2