
Ling Xia berdiri sesaat untuk berpikir hingga akhirnya ia pun memutuskan untuk membatalkan perintahnya.
" Pandora hentikan protokol " perintahnya kemudian menadahkan tanganya kemudian sebuah lentera dengan cahaya merah darah muncul di tanganya aura kematian melayang kemana mana.
" Saya Permaisuri pertama, memerintahkan kepada seluruh prajurit kematian untuk kembali ke posisi kalian sebelumnya !!" Ucapnya lalu lentera tersebut bersinar sesaat setelah cahayanya meredup Lentera tersebut kemudian menghilang.
Bersamaan dengan itu 16 juta prajurit kematian kembali melakukan hal sebelumnya yang terhenti. 16 meriam yang berada di atas prefound ark kembali keposisi semula pintu Palka mulai menutup prefound ark tersebut mulai meninggikan posisinya.
awan gelap mulai menghilang dan kembali normal semua orang yang sebelumnya kehilangan kesadaran karena mendengar suara teriakan Ling Xia sudah siuman bersamaan dengan menghilangnya gelapnya awan.
" maafkan adik kak, hati Xi er menjadi tak karuan sehingga...." Ucapnya setelah turun dari atas kepala sang ular raksasa bersamaan dengan itu pula wujudnya kembali normal seperti sedia kala.
belum sempat menyelesaikan seluruh ucapnya tiba tiba Tian Xue memeluk Ling Xia.
" Tidak apa master jadi tolong lain kali jika ada yang menganggap di hati master, saya akan siap mendengarkan semua isi hati master !!" ucapnya dengan penuh kasih sayang.
" Benar yang di katakan saudari Xue, jadi jangan terlalu mudah terpengaruh oleh pemikiran negatif lainya " Ucap Ciyi yang berjalan mendekati keduanya. " Oh iya untuk ular ini mau di apakan adik !!" Tambah Zhao Ciyi mengarah kepada ular raksasa yang melihat masternya yang sedang di peluk oleh Tian Xue.
Kembali ke ibukota Kekaisaran
Jiangying kini telah duduk di kursinya dengan wajah penuh kekhawatiran mengabaikan semua tatapan yang di tujukan kepadanya sementara Mingmei duduk di sampingnya dengan wajah yang ikut cemas karena mengingat ucapan ling Xia sebelumnya yang terdengar penuh kemarahan sehingga kepala keduanya cukup kesakitan tetapi fakta yang lebih menakutkan adalah perintah terakhirnya yang mengatakan ibu kota kekaisaran akan hancur.
bersamaan dengan itu panitia menyatakan bahwa babak selanjutnya akan di adakan di ke esokan harinya keduanya saling menatap dan Tampa pikir panjang Jiangying dan Mingmei menghilang dari tempatnya tenggelam ke dalam kabut darah milik mereka, meninggalkan tempat tersebut Tampa memperdulikan yang lainya. tepat di atas prefound ark Jiangying dan Mingmei muncul mereka melihat ibu mereka yang tengah berdiri dengan cemas.
Melihat ke dua putrinya muncul nyonya Han langsung menghampiri ke duanya.
" oh syukurlah kalian baik baik saja !!" ucapnya cemas.
" kami baik baik saja ibu kalau ibu bagaimana ??" tanya Jiangying dengan nada khawatir karena ia dapat merasakan hawa kematian meskipun agak tipis di sekitar tempat tersebut.
" ibu baik baik saja tetapi entah mengapa tadi suasana tempat ini sedikit mencekam, karena ibu melihat banyak orang yang berbaris dengan hawa membunuh yang sangat kental !!" ujarnya tak paham dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
" ibu ibu melihat mereka di mana ??" tanya Mingmei.
" ahh mereka berada di lantai dasar, ibu sedang berkeliling karena sedikit penasaran dengan luasnya tempat ini namun tanpa sengaja ibu malah bertemu dengan sosok sosok seperti mereka, jadi ibu lekas kembali !!" ucapnya dengan ketakutan ketika mengingat sosok mereka.
" Apa ibu belum bertanya ke pada nyonya Pandora mengenai hal itu ??" tanyanya mingmei.
" Nyonya Pandora sejak dari tadi belum sempat berbicara sedikitpun sehingga ibu menjadi resah dan berpikir untuk bertanya kepada kalian" jawabnya dengan nada risau.
[ NYONYA HAN TAK PERLU RISAU MENGENAI MEREKA, MEREKA ADALAH PENGAWAL YANG DI TEMPATKAN DI SINI UNTUK KEAMANAN KALIAN BERTIGA ]
Nyonya Han dapat dengan cepat paham dan mengerti tetapi bagi Jiangying dan Mingmei mereka mengetahui dengan jelas bahwa semua prajurit kematian tersebut akan bertindak sebagai penjaga mereka sekaligus penyerang pertama jika memang benar perang akan terjadi.
Dan dengan hal itu maka perang akan resmi di mulai.
" Nyonya Pandora bagaiamana kondisi Master, apa dia baik baik saja ??" tanyanya Jiangying sedikit risau karena percakapan mereka yang terakhir.
" Benar nyonya pandora saya pun ingin mengetahuinya ??" tambah Mingmei
" Tidak ibu master baik - baik saja hanya saja kami sedikit rindu akan dirinya " jawab Mingmei berusaha mengalihkan perhatian nyonya Han.
[ MASTER BAIK - BAIK SAJA TAK ADA YANG PERLU DI RISAUKAN MENGENAI DIRINYA, SEKARANG HARI SUDAH MENJELANG SORE SILAHKAN UNTUK BERISTIRAHAT ]
Jawab Pandora mengakhiri pembicaraan ke 4 nya di ruang tersebut.
SEMENTARA ITU.
" Jadi adik sekarang kau mau kemana ??" Tanya Tian Xue kepada Ling Xia.
" Ahh adik mau pergi ke rumah nenek !!" Jawabnya sambil berjalan di depan di belakangnya ikut Tian Xue dan Zhao Ciyi.
" hmmm bagaimana jika kami berdua ikut dengan adik ??" ucap Tian Xue sambil menggandeng tangan Zhao Ciyi.
__ADS_1
" Benar adik saya juga belum pernah ketemu dengan kedua kakek dan nenek yang adik banggakan jadi kakak juga ingin ikut !!" Tambah Zhao Ciyi.
" Iyah kalau begitu ayo kita berangkat !!" teriak Ling Xia semangat tak sabar bertemu dengan kedua kakek dan neneknya
ketigannya berjalan menyelusuri jalan setapak sesekali terdengar pembahasan mengenai hal penting terkadang juga canda tawa di Antara ke 3nya juga ikut terdengar pembahasan mereka menyerempet ke mana - mana.
" Oh iya Gadis naga yang saya rawat sudah sadar apakah kalian Ingin pergi melihatnya ??" ucap Tian Xue senang.
" oh benarkah jadi sekarang apa saudari Tian Xue kini terlihat seperti seorang ibu yang membanggakan putrinya " ucap Zhao Ciyi.
" Oh apa saya terlihat seperti itu ??" Zhao Ciyi mengangguk terhadap apa yang Tian Xue katakan.
" benar apa yang di katakan kak Ciyi, Kaka Xue benar benar seperti seorang ibu " tambah Ling Xia.
" hmmm kalau begitu kalian berdua akan menjadi seorang bibi kalau aku menjadi ibu, bukankah seperti itu ?? " mendengar ucapan Tian Xue membuat keduanya terkejut sesaat menyadari fakta tersebut.
" kalau saya tak keberatan jika harus menjadi seorang bibi " ucap Ciyi menerima fakta tersebut Ling Xia berhenti berjalan lalu di lalui oleh keduanya.
melihat Ling Xia berhenti membuat keduanya menjadi penasaran apa yang menyebabkan hal itu.
" Ada apa adik ?? kenapa berhenti ??" tanya Zhao Ciyi
" ehh jika demikian bukankah saya akan menjadi bibi juga ??" ucap Ling Xia sedikit terkejut akan fakta tersebut.
" yah kan kita bersaudari jadi tentu saja anakku akan menjadi keponakan mu adik !!" jawab Tian Xue.
" apa tak mengapa ?? maksudku usiaku masih 10 tahun dan aku sudah menjadi bibi " jawabnya bingung.
Ling Xia memang bingung dengan konsep keluarga karena sejauh yang ia tahu hanya hubungan antara orang tua dan anak serta konsep keluarga nenek Dengan cucu dan terakhir hubungan antara ibu dan anak, di luar dari itu akan terasa janggal karena pengalamannya dan bagaimana konsep keluarga bisa terjalin.
" ehh tentu saja adik, apa kamu percaya jika di sini ada orang lain yang berusia seperti dirimu tapi sudah memiliki cucu ??" ucap Tian Xue memberikan contoh.
__ADS_1
" Eh benarkah ?? tapi apakah itu tidak terlihat aneh maksudku !!" mencoba menjelaskan kejanggalan yang ia pikirkan.