THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
RACUN MAYAT


__ADS_3

di sepanjang pinggiran desa Hong Nang terdapat sawah yang luas yang seharusnya musim ini merupakan musim tanam sekaligus musim paneng untuk jagung namun karna hujan yang tak kunjung turun untuk membasahi dahaga dari tanah yang dulunya terkenal subur menyebabkan banyak keadaan penduduk di desa tersebut sulit,


sementara itu di sebuah ladang terlihat dua sosok yang sedang berdiskusi, sosok tersebut adalah Ling Xia dan Tian xue....


【 dengan wajah bingung 】 " Ling Er ingin memindahkan sungai ?? bagaimana bisa ??.." bingung akibat kalimat yang di ucapkan masternya.


【 dengan wajah bangga 】 " tentu saja itu mudah dengan kejeniusanku itu bukan masalah besar !!, kita cukup menggunakan kincir air itu sudah pasti bisa namun aku harus melihat lokasinya sebelum membuatnya karna ukuran dan lokasinya yang paling penting " ucapnya akan membuat siapa saja tak akan percaya jika semua itu adalah pemikiran dari anak kecil


【 dengan wajah penasaran 】 " baiklah jadi apakah yang kamu butuhkan mungkin kakak bisa membantu ??" ucapnya mulai tertarik.


【 dengan wajah sedih 】 " untuk saat ini kakak apakah Kaka bisa melihat barapa jauh jarak dari sungai kemari ??"


【 dengan sigap 】 " baiklah kalau begitu kakak akan pergi melihatnya " dan melayang pergi, sementara itu Ling Xia sedang menunggu dan tak berapa lama Tian Xue kembali dengan kecepatan terbangnya bahkan untuk sampai ke ibukota kerajaan hanya membutuhkan waktu sekitar 5 jam saja sementara untuk berjalan membutuhkan waktu sekitar seminggu.


【 mendarat 】 " hmmm jaraknya cukup jauh sementara itu dari sungai ke sini harus melalui satu bukit dan mengenai tingginya tidak terlalu curam !!" setelah melakukan pemantauan.


【 dengan wajah senang 】 " baiklah kalau begitu untuk saat ini sebaiknya kita pergi ke kepala desa untuk melaporkan rencana ini !! " setelah itu merekapun berjalan ke arah desa, Tampa mereka sadari ternyata mereka atau lebih tepatnya Tian Xue menarik begitu banyak perhatian karna kecantikanya bahkan sampai ada yang saling bertabrakan tak mampu mengalihkan pandangannya karna terpesona dengan kecantikanya.


di rumah yang saat ini sedang di lakukan pertemuan untuk membahas mengenai hutan bayangan kematian, karna desa tersebut bisa di bilang sudah lama berada di sana sehingga mereka telah mengetahui bahwa jika akan terjadi penyerangan di desa tersebut meskipun sudah jarang sejak adanya benteng giok hitam namun tetap saja penyerangan tidak dapat terhindarkan 100% sesekali ada yang berhasil masuk namun mereka sudah cukup terluka parah akibat pertarungan yang mereka lalui sebelumnya dengan benteng giok hitam sehingga cukup mudah untuk di hadapi, namun tetap saja jika bahkan manusia dapat berjalan ke dalam hutan dengan santai itu menandakan bahwa mereka sedang berkumpul di suatu titik.


【 menanggapi jawaban dari istri kepala desa 】" jika memang demikian apa yang harus kita lakukan ?? " ucap tabib Ling


【 sambil memegang dagunya 】 " jika demikian bukanya kita harus bersioa untuk mengungsi ke daerah ibu kota akan lebih baik" ucap Yu rang selaku penjaga desa


【 sambil meletakkan gelas yang telah di seruput 】 " memang benar tetapi untuk saat ini kita sebaiknya tenang dulu sampai ada pemberitahuan dari pihak benteng giok hitam sebaiknya kita cukup menanggapinya dengan kepala dingin " ucap kepala desa, mendengar hal tersebut mereka mengangguk setuju meskipun masih ada rasa was was namun tetap saja itu pilihan yang tepat karna "bergerak dalam kabut bisa merenggut sesuatu yang berharga "


【 sambil duduk 】 " suamiku bukankah kita memiliki masalah yang lebih mendesak saat ini ??" ucap istrinya mengingatkan suaminya.


【 dengan wajah sedikit terkejut 】 " benar istriku terimakasih sudah mengingatkan!!" ucapnya kepada sang istrinya dan istrinya hanya tersenyum. dan kepala desa kembali melanjutkan" saat ini kita menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan meskipun permasalahan beras sudah terselesaikan untuk saat ini berkat bantuan dari sang penolong melalui tangan tabib Ling,namun keadaan kita saat ini belum bisa di sebut tuntas akibat hujan yang belum turung menyebabkan sungai sumur yang ada di desa sudah mulai mengering jika seperti ini kita akan terasa sulit, maka dari itu apakah dari saudara sekalian memiliki jalan keluar ??" ucap kepala desa.


mendengar ucapan kepala desa membuat semua yang ada di ruangan itu menjadi bingung karna memang benar untuk permasalahan beras sudah selesai namun dengan tidak adanya hujan itu akan lebih sulit dari sebelumnya, bahkan jika mereka berhemat.

__ADS_1


tiba tiba dari luar terdengar ketukan pintu mendengar hal tersebut istri kepala desa keluar untuk melihat siapa yang datang dan tak lama kemudian dia kembali bersama 2 orang yakni Liing Xia dan Tian Xue begitu mereka masuk mereka menjadi sorotan terutama Tian Xue yang masuk layaknya bangsawan dengan wajah cantik serta tubuh yang bisa di bilang menggoda meskipun tertutup namun tetap saja itu mambuat semua orang di sana kehilangan fokus mereka. sosoknya membuat semua di ruangan itu takjub kecuali sang tabib yang sudah mengenali siapa gadis itu, Ling Xia yang melihat hal itu mengambil tindakan


【 sambil berlari ke arah kakeknya 】 " KAKEK !!" ucapnya semangat lalu berlari dan di sambut oleh kakeknya dengan senyum hangat, mendengar teriakan Ling Xia membuat semua orang yang di sana kembali tersadar.


【 dengan wajah penasaran 】 " ehem gadis Ling kamu datang kesini bersama siapa ? " penasaran dengan gadis yang datang bersama Ling xia.


【 sambil menatap arah yang bertanya 】 dia adalah kakak Tian " jawabnya singkat !!


mendengar hal tersebut Tian Xue lalu memberi hormat kepada semua yang ada di ruangan tersebut


【 berdiri dengan anggun 】 " perkenalkan aku Tian Xue pelayan dari nona Ling salam kenal !!" suaranya yang indah membuat semua yang di ruangan itu terpesona kecuali tabib Ling dan Ling Xia sendiri, setelah melakukan perkenalan diri Tian Xue pergi ke kursi yang disiapkan oleh istri kepala desa.


semua orang ikut memperkenalkan diri meraka yang masih bingung dengan pemikiran mereka masing masing setelah mencerna ucapan dari Tian Xue yang menyebutkan bahwa dirinya adalah pelayang dari Ling xia, akhirnya Ling Xia pun menjelaskan bagaiamana dia bisa bertemu serta bagaimana dia menyelamatkan nya setelah mendengar itu semua orang menjadi paham namun tetap saja mereka heran siapa guru dari Ling Xia yang telah menyelamatkan mereka dari kelaparan,namun itu tetap menjadi misteri hingga akhir karna sosok yang mereka maksud tidak pernah ada di dunia ini.


【 sambil mengusap kepala cucu kesayangan nya 】 " jadi cucuku sayang apa yang membuatmu datang kemari??" ucap kakeknya penasaran, setelah itu Ling Xia menjelaskan rencananya yakni memasang kincir air untuk memindahkan air dari suangai yang di pelopori oleh masternya yang berada di hutan ,awalnya semua orang di ruangan tersebut bingung dengan apa yang di ucapkan Ling Xia namun setelah di jelaskan dengan baik mereka pun setuju dan berencana memasangnya setelah kincir airnya selesai, mendengar hal itu membuat semua orang di desa ruangan tersebut dan tak menyangka bahwa master dari Ling Xia sendiri mau mengeluarkan ide berilian hanya untuk desa kecil seperti mereka.


karna pembahasan telah selesai akhirnya mereka membubarkan diri Tian Xue yang melihat masternya berdiri langsung berdiri di dekat Ling Xia dan mereka pun berencana pergi ke toko kecil milik kakeknya sepanjang perjalanan Tian Xue menjadi perhatian dari warga desa yang sengaja menunggunya lewat karna menurut mereka melihat gadis yang sangat cantik itu sangat sulit mengingat posisi dari desa tersebut yang berada di ujung dari kekaisaran, namun mereka tak ada yang berani mendekat karna menghormati tabib Ling yang sangat mereka hormati setelah tiba di toko ternyata neneknya juga sudah tiba di sana dan membuka toko dengan cepat beberapa orang masuk untuk memeriksakan kondisi mereka.


【 wajah ceria 】 " tidak kakek Ling Er akan pergi melihat seberapa hebatnya kakek dan nenek " ucapnya antusias.


belum sempat mereka berjalan tiba tiba seorang gadis melewati mereka sambil menggendong gadis lainya di punggungnya yang kepalanya di tutupi tudung dan darah menetes dari tanganya yang menjuntai ke bawah. melihat masternya nyaris terjatuh namun berhasil di tahan oleh kakeknya membuat tian Xue langsung membuat bola es sebesar kepalan tangan dan berniat menyerang kedua gadis itu karna mereka berani menabrak masternya yang terkasih, melihat hal itu Ling Xia langsung memegang tangan dari Tian Xue


【 sambil menggenggam tangan Tian Xue 】 " tidak apa apa Ling Er baik baik saja " ucapnya menenangkan Tian Xue yang marah, setelah mengecek kondisi cucunya baik baik saja kakek Ling langsung mengikuti mereka di ikuti Ling Xia yang ikut berlari di sampingnya ikut Tian Xue meskipun Ling Xia mempu berpindah dengan tehnik kabut darah namun dia tetap menjaga sikap low profilnya di tambah lagi dia tak ingin kakeknya terkejut dan menarik perhatian dari orang di sekitarnya, tiba tiba layar biru muncul di hadapannya sontak dia berhenti dan meminta Tian Xue untuk pergi terlebih dahulu, mendengar ucapan masternya langsung menuju kearah tabib Ling tuju


Sementara itu...


【 terengah engah 】 "SIAPA SAJA TOLONG NONAKU !!" teriak sesosok wanita di pintu klinik kecil tersebut. melihat hal itu dengan cepat semua orang yang berada di ruang tunggu langsung pergi dan membantu memindahkan gadis bertudung tersebut ke atas tempat tidur sederhana, gadis yang menggendong sebelum-nya kehilangan kesadaran akibat kelaparan dan kelelahan. dengan cepat kakek Ling yang tiba langsung memapahnya dan membaringkannya di atas lantai beralaskan tikar dari anyaman rotan yang di keluarkan nenek ling.


【 dengan wajah panik 】 " suamiku cepat periksa gadis di atas kasur biar aku yang mengurus gadis ini " mendengar hal itu kakek Ling Langsung memeriksa pergelangan tangan dari gadis yang terbaring di atas kasur namun wajah tabib Ling berubah terkejut ketika melihat wajah gadis itu karena berubah menjadi ungu.


tidak lama kemudian Ling Xia tiba setelah melihat kakeknya memeriksa terkejut dengan kondisi pasienya hal tersebut membuat Ling Xia penasar lalu pergi menghampiri kakeknya tiba tiba Tian Xue muncul dan menhentikanya dengan cara berhenti di hadapannya.

__ADS_1


【 dengan wajah penasaran 】 " ada apa kakak tian apakah ada Masalah??, mengapa kakak menahanku ?? " penasaran karna Tian Xue bersikap aneh


【 dengan wajah yang suram 】 " maaf master gadis di sana telah terkena racun mayat dan racun itu akan menyebar melalui udara dan siapapun yang bernafas di dekatnya akan tewas!! " , mendengar hal itu Ling Xia lalu panik karna kakeknya berada di dekat si pasien dan neneknya juga sudah melakukan kontak dengan gadis yang menggendong pasien sebelum-nya


【 dengan wajah panik 】 " kakak tian apa yang kakak katakan, kalau begitu cepat menyingkir aku akan ....." blum sempat menyelesaikan kalimatnya semua orang di ruang tersebut jatuh satu persatu kehilangan kesadaran mereka kecuali tian Xue dan Ling xia, mata Ling Xia berkaca kaca melihat hal tersebut dengan panik lalu pergi ke arah kakeknya menggunakan kabut darah.


【 dengan mata berlinang air mata 】 " kak.. kakek bangun kakek kakek uaaaghhh ..." tangisnya pecah memanggil kakeknya, tak lama kemudian suara lemah terdengar di belakangnya.


【 dengan suara lemah 】 " Li..ng Er jangan bersedih kakek dan nenek akan baik baik saja setelah kami beristirahat kami akan pulih" ucapnya mencoba menenangkan cucunya yang mulai menangis


【 dengan wajah mulai tersenyum 】 " be.. benarkah nek ?? " blum sempat menjawab neneknya pun kehilangan kesadaran. melihat hal itu Ling Xia semakin histeris aura hitam mulai keluar dari tubuhnya, Ling Xia melangkah mendekati neneknya yang kehilangan kesadaran, Tian Xue yang berada beberapa meter kesulitan untuk bernafas aura kematian sangat kental bahkan dapat terlihat di udara layaknya sebuah asap hitam yang mematikan dan nyaris terdorong mundur. tiba tiba dari kening Ling Xia muncul teratai mengeluarkan cahaya berwarna ungu dan melepas kelopaknya dan kelopak tersebut mulai menyerap semua racun tersebut, entah itu di udara maupun di dalam tubuh orang orang yang berada di sana, Tian Xue yang melihatnya terpukau karna fenomena hal yang baru saja dia lihat sementara Ling Xia kehilangan kesadarannya, lambat laun semua kelopak tersebut terserap kedalam tubuh Ling Xia di ikuti oleh kabut hitam tersebut dan suasana kembali tenang meninggalkan Tian Xue yang sedang memangku kepala dari masternya.


KEUANGAN SAAT INI KOIN SEBANYAK 79.999.369 JT TAEL EMAS BESAR


481 KOIN EMAS


50 KOIN PERAK


<<<< ITEM >>>>


⌑ Sabit Pembunuh Dewa.


⌑ pistol FN - five 7.


⌑ Grappling Hook.


⌑ Lentera Pasir Kematian.


⌑ Cincin Surga Gelap.


⌑ Cincin Phionix Naga

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN TAK PERLU SUBSCRIBE CUKUP LIKE AJA OKE SEE YOU NEXT TIME.


__ADS_2