
Dengan seluruh kekuatan iblis yang merasuki Mingmei yang merupakan jiwa dari senjatanya, mencoba melancarkan serangan untuk membebaskan dirinya dari cengkraman iblis kuno Zhao Chu, tetapi tepat setelah ia mengangkat tanganya di sertai teriakan perjuangannya seluruh energi miliknya mulai menghilang, dan lambat laun tubuhnya mulai berubah dan kembali ke sedia kala.
Begitupun senjatanya ikut bereaksi seluruh untaian serat yang terhubung ke lengan Mingmei mulai terlepas, dengan tatapan putus asa sang iblis yang menguasai tubuh Mingmei hanya bisa pasrah saat seluruh energi iblis miliknya yang akan ia gunakan untuk membalaskan seluruh kebencian sang master harus lepas dari genggamannya.
Tepat ketika itu juga ia berpikir apa sebenarnya kesalahannya ia hanya berniat membalaskan kebencian yang terdapat di hati sang master, karena dari sebelum - sebelumnya saat ia mulai menyatu dari masternya ia merasakan kesedihan yang sangat teramat akan kepedihan Mingmei dari masa lalu dan tentu saja kebencian yang Mingmei sembunyikan jauh di dalam relung hatinya yang terdalam.
" Ahhh maafkan saya master, saya belum bisa melaksanakan keinginanmu !!" Ucapnya lirih dalam hati sebelum kesadarannya mulai memudar, tepat ketika itu juga tubuh utamanya yakni tombak di lepas dari tubuh Mingmei yang di lakukan oleh Zhao Chu.
Tubuh Mingmei mulai kembali kebentuk ya yang sedia kala, Zhao Chu yang menyadari itu mulai menghentikan tehnik miliknya, tepat ketika kondisi Mingmei kembali ke dirinya seutuhnya Zhao Chu mulai menggendongnya untuk di bawa kembali ke prefound ark, tetapi sebelum itu tombak yang di genggam oleh Zhao chu kembali melakukan perlawanan terkahir menggunakan sulur miliknya yang berbentuk benang.
" Hmm jika selalu berakhir seperti ini dengan kamu berencana mencelakai mastermu maka saya akan meleburmu menjadi bongkahan besi !! " Ancamnya melalu telepati ke pada tombak Mingmei sebelumnya, seolah-olah merasakan bahwa ia akan kembali di pisahkan dengan masternya ia pun akhirnya menghilangkan seluruh bentuk perlawanan.
Alasan mengapa seluruh senjata tersebut di segel karena memiliki banyak alasan selain berbahaya dan juga sulit di kendalikan senjata - senjata tersebut memiliki niat membalaskan dendam atau kebencian yang teramat sangat yang terkumpul sejak zaman dulu mereka memiliki beberapa segel yang mampu menekan kebencian, tetapi dengan demikian senjata tersebut juga tak mampu mengeluarkan kekuatan sesungguhnya, karena senjata iblis kebanyakan memanfaatkan kebencian sebagai sumber energi.
Sehingga seluruh senjata iblis yang tersegel di dalam menara evil monastery yang sebelumnya menyegel Zhao Ciyi beserta bawahannya, hanya mengekstrak kebencian dari pemegang saat ini.
__ADS_1
" Nona Jiang sepertinya sudah saatnya saya undur diri, untuk membawa nona Mei untuk pemulihan !!" Ucapnya sembari memasukan senjata iblis Mingmei kedalam dimensi lain dalam bentuk retakan " Lagi pula jika saya tinggal terlalu lama di sini, bisa - bisa akan ada banyak bahaya yang akan terjadi, di bandingkan ulah dari senjata nona Mei !! " Tambahnya kemudian mulai menghilang dari tempatnya sambil menggendong Mingmei.
Jiangying mengangguk paham akan maksud dari Zhao Chu.
" Oh iya paman juga mau mengingatkan, untuk mengganti topeng nona secepatnya !! " Mendengar suara telepati di kepalanya ia pun terkejut karena baru menyadari bahwa topengnya kini yang tersisa bagian yang menutupi mata kirinya saja.
Dengan cepat Jiangying mengganti topeng miliknya tepat setelah ia mengganti topengnya dengan topeng lain, setelah itu ia baru menyadari betapa berantakannya kekacauan yang di lakukan oleh adiknya, terlihat banyak orang tak sadarkan diri bertebaran di mana mana.
Dan juga terlihat beberapa peralatan zirah yang tergeletak di sekitar pusaran sebelumnya, yang merupakan milik dari para prajurit yang terbunuh setelah mencoba menerobos dinding energi qi. Jiangying tiba - tiba mengingat putri ke tiga yang berada paling dekat dengan adiknya. Dengan cepat ia menemukan tubuh dari gadis tersebut yang saat ini tengah terbaring di atas arena, yang hanya menyisakan 50% dari bentuk utuhnya karena terkikis oleh energi qi negatif.
" Syukurlah sang putri masih hidup jika tidak... haaa memikirkannya saja itu sungguh akan merepotkan !! " Pikirnya lalu mengeluarkan sebotol pil dari cincin penyimpanan miliknya, menyadari kenyataan itu Jiangying juga sedikit bingung mengapa gadis tersebut bisa selamat dari kondisi yang sedemikian mengerikan itu.
Setelah memasukkan obat ke dalam mulut sang putri, tubuhnya mulai bereaksi tetapi itu cukup lambat untuk reaksi dari pill tingkat 5 miliknya, ia berniat menyalurkan sedikit energi qi- nya ke tubuh sang putri dengan cara menyentuh keningnya. Tetapi belum sempat ia menyentuh kening sang putri ia merasakan niat membunuh yang muncul beberapa puluh meter darinya, dan juga ia menyadari bahwa ada serangan senjata tersembunyi yang di tujukan kepadanya.
Dengan sigap ia menangkap senjata tersebut lalu berdiri dan menatap ke arah senjata tersebut berasal, tetapi Jiangying juga menyadari sosok lainya ada 15 dari mereka yang bersembunyi dengan cara menyembunyikan aura mereka dan berada di beberapa titik di sekelilingnya.
__ADS_1
" Sungguh hebat untuk seorang peserta misterius sepertimu !!" Ucap sosok yang mendarat tepat beberapa belas meter dari Jiangying.
" Apakah begitu cara orang ibukota kekaisaran memberikan sapaan kepada orang lain ??" Balas Jiangying lalu meremas belati tersebut yang ia genggam kemudian tangan Jiangying mengeluarkan cahaya merah.
dan senjata tersebut terbakar untuk sesaat kemudian berubah menjadi abu dalam sekejap, semua sosok menakutkan tersebut terkejut bukan kepalang kerena yang mereka tahu senjata rahasia mereka itu sulit untuk di hancurkan dan merupakan salah satu senjata yang paling mereka andalkan dalam penyerangan diam diam mereka, dan tak sedikit dari korban mereka meregang nyawa karena terkena senjata tersebut.
Perasaan terkejut dengan cepat di gantikan dengan ketakutan akan sosok yang berdiri di hadapan mereka, karena Jiangying ikut mengeluarkan niat serta hawa membunuh miliknya, semua orang berpakaian hitam yang bersembunyi terkejut tetapi sang pemimpin dari kelompok tersebut dengan tenang mengambil langkah yang cukup mengejutkan untuk Jiangying.
" SELAMATKAN TUAN SEMENTARA YANG LAIN CEPAT BUNUH TARGET !!" Teriak sang pemimpin mereka dengan tubuh besar dan pakaiannya sedikit berbeda dengan yang lain keran menggunakan baju hitam di padukan beberapa warna emas.
" apa ke dua sosok itu !!, tunggu sebentar siapa yang mereka maksud dengan yang satunya ??" pikir Jiangying tetapi belum sempat ia selesai berpikir beberapa senjata mulai menyerang ke arah Jiangying.
Dengan cepat ia mengeluarkan Aray pelindung untuk melindungi tubuhnya sehingga ia dengan tenang akan menyambut serangan belati tersebut, tetapi Jiangying kembali terkejut kerena serangan
Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol 👍 yaahh !!....
__ADS_1
Kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya. 😉😉