
matahari mulai menyingsing menyinari barisan bangunan yang tersusun rapi yang berkejaran layaknya air di lautan, terlihat juga penduduk kekaisaran sudah memulai aktifitas mereka terlihat ada yang membuka kedai membawa dagangan dan berbagai macam lainya.
hari ini jauh lebih meriah di bandingkan hari biasanya di ibukota tersebut karena kompetisi yang akan di adakan, di antara penduduk terlihat juga para kultivator dengan ciri khas senjata yang mereka bawa berjalan menuju ke satu arah entah itu perindividu maupun berkelompok.
sementara 3 kilometer di atas langit kekaisaran nampak samar samar sebuah prefound ark yang transparan sedang melayang Tampa bergerak sedikitpun, sinar matahari menerpa permukaan dari prefound ark tersebut namun karena prefound ark tersebut sedang mengaktifkan kemampuan kamuflase sehingga terlihat seolah olah cahaya tersebut menembusnya.
di dalam ruang dengan gaya mewah clasik dengan ornamen kayu layaknya ruangan berkelas dari Eropa, seorang gadis kecil sedang menggerakan tangan tanganya di udara.
tiba tiba sebuah sinar matahari masuk melalui jendela ruangan tersebut dan akibat hal itu gadis itu terkejut akibat sinar tersebut dengan spontan ia menutup matanya.
" hmm sudah pagi yah !!" gumamnya lalu menatap di depanya yang terlihat hologram gambar dari desain bangunan bergaya minimalis sedang melayang " ahh sepertinya aku memang jenius " tambahnya dan melambaikan tanganya semua gambar desain itu menghilang.
dia pun berdiri dari kursinya dan mulai melakukan pemanasan seperti biasa, setelah selesai Ling Xia berjalan menuju dinding dan menekan sebuah tembok yang tersamarkan oleh kayu berkualitas tinggi tiba tiba sebuah garis muncul di dinding tersebut tak lama kemudian dinding itu mulai naik muncul sebuah dapur mini di dalamnya.
Ling Xia kemudian melangkah masuk lalu menyetel pemanggang roti dan lanjut menyalakan alat pembuat kopi setelah itu ia menghampiri wastafel dan membasuh wajahnya dan kembali di samping alat kopi setelah mesinnya berhenti beroperasi Ling Xia menuangkan kopi panas ke dalam cangkirnya.
lalu menjemput 2 lapis roti yang keluar dari alat pemanggang roti sebelum dengan hawa panas yang keluar dari roti tersebut Ling Xia mengangkat dan kemudian memperhatikan roti tersebut sambil membolak balikan roti roti tersebut setelah yakin roti tersebut terpanggang dengan sempurna tercium juga aroma panggangan roti has di pagi hari.
" buka shop katalog sayur segar yang telah di olah !!" setelah mengucapkan itu sebuah papan muncul di hadapanya di sana terlihat berbagai sayuran yang telah di olah secara sempurna.
" pagi ini enaknya sayur apa yah " berpikir sesaat lalu mulai menekan tombol pembelian untuk sayur selada dan tomat segar Ling Xia mengangkat sebuah piring berisikan 2 potong roti.
Ding ...
__ADS_1
〚 PEMBELIAN TELAH DI LAKUKAN OLEH MASTER JUMLAH DI AMBIL DARI AKUN MASTER SEBANYAK 2 KOIN PERAK 〛
Ling Xia mengangkat Piring berisikan 2 lapis roti dan dari udara tipis muncul lembaran lembaran sayur dan mendarat di salah satu dari roti, setelah beberapa saat hal tersebut selesai.
menatap sekeliling dia mencari tempat yang pas buat menikmati roti lapisnya bersama kopi hitam yang merupakan favoritnya di kehidupan sebelumnya setelah melihat jendela berukuran sangat lebar Ling Xia pun berjalan arah jendela tersebut.
Ling Xia meletakan kopi dan piring yang berisikan roti lapis di atas meja yang mewah dengan sofa yang di balut Warna merah dengan ornamen emas yang berbentuk naga di sandarannya.
setelah itu dia berlari kecil menuju kursi yang semalam dia duduki untuk menyelesaikan Desain yang sedang ia kerjakan, lalu mendorong kursi kantor eksekutif tersebut ke tepi ruangan yang terdapat jendela.
setelah menyetel agar pas Ling Xia menjemput roti dan kopi yang sebelumnya ia letakan di atas meja Ling Xia kemudian duduk di atas kursi tersebut.
namun saat dia menyandarkan tubuhnya sinar matahari tepat mengenai matanya sehingga Ling Xia spontan menutup mata dengan cepat karena silau akan cahaya terang dari sang mentari.
" Pandora tolong jendelanya !!" tepat setelah itu kaca jendela tersebut mulai bereaksi cahaya dari luar mulai meredup sehingga Ling Xia membuka matanya, lalu mengambil galas berisikan kopi yang ia letakan di meja kecil yang dia keluarkan dari penyimpananya sebelum-nya yang ia letakan di samping kursi tersebut.
" inilah aroma has di pagi hari " gumamnya pelan setelah itu dia menyeruput kopi tersebut lalu meletakan gelas kembali kemeja yang berada di sampingnya lalu mengambil roti lapis dan langsung memakanya dengan anggungnya.
" pemandangan yang indah " ucapnya sambil menatap keluar jendela terlihat hamparan bangunan berukuran kecil jauh di bawahnya berbaris rapi dengan berbagai ukuran serta pepohonan yang terselip di antara deretan bangunan bangunan di bawahnya dan sesekali terlihat segerombolan burung putih dengan ekor yang panjang beterbangan.
sinar matahari yang menyinari ibukota kekaisaran menambah kesan megah dan keindahan di saat yang sama, Ling Xia telah menghabiskan roti lapisnya lalu kembali menyeruput kopi favoritnya sambil menikmati pemandangan di bawahnya.
matahari semakin meninggi begitupun dengan di ibukota kekaisaran jumlah orang yang berjalan bertambah banyak membuatnya terlihat layaknya barisan semut yang sedang bersiap melakukan tugas mereka.
__ADS_1
Ling Xia menatap sesaat kumpulan orang orang itu lalu tersenyum dan berdiri dari kursinya melambaikan tangan, dalam sekejap cangkir dan piring pun menghilang dari pandanganya.
Ling Xia mendorong kembali kursi mewahnya kembali ke posisi semula, setelah itu ia pun meninggalkan ruangan tersebut, seketika ia melewati pintu keluar, dapur mini kembali menghilang tertutup oleh dinding kayu.
Ling Xia menelusuri loby dari prefound ark yang di dominasi warna putih dengan kemewahan dalam kesederhanaan, setelah beberapa saat Ling Xia melihat ke dalam ruangan tersebut terlihat 3 sosok sedang tertidur di atas tempat tidur dari giok.
Ling Xia yang melihat itu tersenyum menanggapi pemandangan tersebut dalam sekejap ia mengingat anak anaknya dari kehidupan sebelumya senyumnya pun di gantikan dengan kesedihan, ia tiba tiba mengingat sosok kakek dan neneknya ia pun berpikir untuk pergi menemui keluarganya tersebut .
" Pandora jika mereka bangun segera laporkan padaku. aku ingin pergi menemui kakek dan nenekku tiba tiba aku merasa rindu akan pelukan mereka " ucapnya lalu kembali menatap sendu ke arah tempat tidur tersebut.
〚 BAIK MASTER 〛
dalam sekejap Ling Xia menghilang dan di gantikan dengan sisa sisa kabut merah di tempat Sebelumnya ia berdiri, jauh di kerajaan Hai Shu tepatnya di desa Hong Nang matahari menyinari rindangnya pepohonan, terlihat 2 sosok lansia meninggalkan gubuk kecil mereka dan berjalan menjauh.
di atas dahan pohon tak jauh dari gubuk Ling Xia muncul dari kabut darahnya tepat seketika itu dia melihat sekeliling memastikan tak ada yang melihatnya setelah mengetahui tak ada siapapun sebelum turun Ling Xia melihat pakaian yang ia kenakan terlihat mewah sehingga ia merasa resah akan hal itu.
ia pun menutup matanya dan sekelebat kabut merah darah miliknya menutupi tubuhnya setelah kabut itu menghilang Ling Xia telah berganti pakaian dengan pakaian lusuh yang biasa ia kenakan ketika menemui kakek dan neneknya.
setelah ia yakin tak ada yang salah dengan yang ia kenakan dengan cepat ia melompat ke tanah dan bergegas membuka pintu gubuk tersebut dengan semangat.
" kakek nenek ini cucu kesayangan kalian datang !!" teriaknya sambil berdiri di mulut pintu, namun tak ada yang merespon ucapannya.
" Pandora apa kau tahu di mana kakek dan nenekku berada ?? " merespon ucapan tersebut sebuah video dari salah satu drone penjaga yang sebelumnya ia simpan untuk menjaga orang yang Ling Xia cintai muncul di kepalanya " ahh mereka di kebun rupanya " ucapnya lalu berbalik dan berlari bersamaan dengan itu gambar tersebut menghilang.
__ADS_1
setelah berlari ke arah kebung tanaman obat herbal milik keluarganya ia melihat kakek dan neneknya sedang membersihkan rumput di kebun kecil tersebut, Ling Xia tersenyum gembira melihat ke 2nya sehat dengan cepat Ling Xia berlari ke arah ke duanya dengan semangat.
" KAKEK NENEK !!" teriaknya.