
di ibukota kekaisaran langit agung..
sebuah bangunan yang megah terlihat mencolok di antara barisan bangunan yang terdapat di sana, matahari kini telah berada di atas kepala menandakan bahwa waktu saat ini ialah siang hari.
cahaya matahari bersinar terik yang di ikuti dengan panasnya tetapi hal itu tak membuat antusiasme dari para penduduk yang berniat menonton pertandingan tidak berkurang sedikitpun, melainkan malah 2x lebih ramai di bandingkan saat di pagi hari.
alasanya tak lain dan tak bukan di karenakan saat ini turnamen kekaisaran telah memasuki kompetisi sesungguhnya yang mana semua peserta telah berkumpul. baik dari kalangan kultivator dari rakyat biasa hingga ke lapisan perwakilan kekaisaran.
bersamaan dengan itu semua tempat duduk di dalam stadion kini telah di penuhi baik itu dari kelas 1 - 4 dah bahkan tempat untuk sang kaisar juga mulai di penuhi oleh para pengawal dan beberapa sosok besar lainya.
sementara itu Jiangying dan Mingmei terlihat masih tetap duduk dengan tenang, para finalis dari pertandingan sebelumnya kini telah memenuhi tempat duduk yang telah di sediakan untuk mereka.
tetapi tempat mereka di pisahkan dengan mereka yang menjadi perwakilan kekaisaran, kerajaan, bangsawan, maupun perwakilan dari sekte, terlihat juga tempat duduk mereka jauh lebih mewah di bandingkan tempat duduk yang di sediakan untuk mereka yang tak memiliki latar belakang.
begitupun suasana yang sangat berbeda kebanyakan dari sisi yang menjadi perwakilan sudah tidak asing satu Sama lain sehingga banyak terjadi percakapan di antara mereka semua.
berbeda dengan tempat duduk dari Jiangying dan Mingmei yang hanya terdengar percakapan oleh mereka yang membentuk aliansi sebelumnnya.
meskipun demikian di sekitar tempat duduk Jianying dan Mingmei jauh lebih sunyi karena kebanyakan peserta di tempat itu telah mengetahui seberapa mengerikan kemampuan yang mingmei miliki.
di tambah dengan topeng dan tudung yang ia kenakan menambah kesan misterius yang mencekik bagaikan duduk di sebelah iblis yang akan menghancurkan siapa saja yang bersuara atau bergerak sedikitpun.
Jiangying dan Mingmei tidak memperdulikan hal tersebut dan berfokus mengamati orang orang yang berada di tempat duduk dari para perwakilan.
semua orang terkejut begitu Mingmei bergerak melipat ke2 tanganya, semua berubah menjadi mencekam tak ada yang bersuara termasuk peserta yang membentuk aliansi merekapun terdiam tak berani bersuara takut menyinggung sosok gadis muda tersebut.
bahkan karena hal kecil itu membuat beberapa peserta meneteskan keringat dingin terutama yang duduk sangat dekat dengan Mingmei.
" haaa ini menyebalkan orang itu tidak ada, kupikir dia juga merupakan perwakilan ternyata hanya anjink Tampa gigi " ucapnya Tampa rasa hormat sedikitpun.
__ADS_1
" husss Adik Mei jangan seperti itu!! jika ada yang mengerti maksudmu bukankah akan lebih rumit !! " ucap Jiangying bersamaan dengan itu sebagian peserta menjadi terpesona akan suara yang di keluarkan oleh Jianying.
" baiklah kak aku tak akan membicarakan hal itu lagi tetapi, setidaknya aku bisa melampiaskan kebencianku kepada peserta lain benar tidak kak ??" tanyanya dengan nada manja.
mendengar itu semua peserta yang duduk di tempat itu mengucurkan keringat dingin dengan deras tak kalah mendengar ucapan Mingmei yang sudah menjadi momok menakutkan di tempat itu.
" adik Mei tenanglah dan juga bukanya berlebihan melampiaskan ke marahanmu itu kepada peserta lain hanya karena hal sepele seperti itu ??" ucapnya menenangkan adiknya, Jiangying menyadari kemarahan tersebut bukan karena alasan yang lain melainkan karena harus menunggu begitu lama.
sehingga Mingmei menjadi mudah emosi, dahulu pernah ada yang membuatnya jengkel sehingga untuk melampiaskan kemarahannya ia membunuh hampir 300 beast tingkat 40 dan menghancurkan tempat tersebut yang menjadi sarang dari beast malang tersebut.
Jiangying mengetahui hal itu karena telah bersama dengan Mingmei sangat lama sehingga ia mengetahui luar dalam dari gadis tersebut.
* back to Story *
tak berselang lama sebuah suara dentuman keras terdengar suara tersebut berasal dari 2 gong emas yang di pukul bersamaan menandakan bahwa acara akan di mulai.
" UNTUK PARA PENDUDUK DAN JUGA TAMU KEHORMATAN KEKAISARAN LANGIT AGUNG MARI KITA SAMBUT YANG MULIA KAISAR LANGIT AGUNG YANG AKAN MENYAMPAIKAN SAMBUTAN DALAM MEMBUKA AJANG TURNAMEN INI "
" TERIMAKASIH UNTUK PARA PENDUDUK KEKAISARAN LANGIT AGUNG YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN, HARI INI KITA BERKUMPUL DI TEMPAT INI UNTUK MENYAKSIKAN KOMPETISI ANTARA PARA TALENTA TALENTA JENIUS KITA KALI INI MAKA DARI ITU SAYA SEBAGAI KAISAR DARI KEKAISARAN INI MENYATAKAN KOMPETISI ... DI MULAI "
para penonton semakin menggila dan bersorak lebih keras akan hal tersebut. sementara itu sang kaisar kembali ke tempat duduknya dengan wajah bangga.
bersamaan dengan itu 10 arena yang terbuat dari batu yang di poles dengan indah mulai mencuat muncul dari bawah tanah meskipun ukurannya jauh lebih kecil dari arena yang mingmei hancurkan sebelumnya.
terlihat sosok pria dengan baju yang di dominasi warna hitam mulai naik ke salah satu arena.
" BAIKLAH SAYA AKAN MEMBACAKAN HADIAH UNTUK PARA PEMENANG DARI KOMPETISI INI.
UNTUK JUARA KETIGA AKAN MENDAPATKAN SENJATA TINGKAT LANGIT TAHAP RENDAH DAN 10 BUAH PIL PENEMPA JIWA TINGKAT 4 TAHAP MENENGAH"
__ADS_1
mendengar itu semua penduduk kembali bersorak,dan para peserta menjadi semangat tak terkecuali para peserta dari perwakilan, sementara itu Mingmei dan Jiangying hanya diam tak merespon.
" UNTUK JUARA KE DUA AKAN MENDAPATKAN SENJATA TINGKAT LANGIT TAHAP MENENGAH DAN 15 BUAH PIL PENEMPA JIWA TINGKAT 4 TAHAP MENENGAH "
semua orang merespon lebih riuh lagi dari sebelumnya, dan para peserta mulai mengeluarkan tatapan penuh ambisi, dan sekali lagi Jiangying dan mingmei hanya terdiam.
" DAN UNTUK JUARA PERTAMA AKAN MENDAPATKAN SENJATA TINGKAT LANGIT ATAS DAN 25 BUAH PILL PENEMPA JIWA TINGKAT 4 TAHAP MENENGAH "
suara para penonton kini membludak tak kalah mendengar hadiah hadiah tersebut terutama untuk peserta yang kini menatap dengan tatapan penuh semangat membara untuk memenangkan kompetisi kali ini.
sementara itu Mingmei mendengus kesal lalu membuat aray di sekitarnya kemudian berbicara ke Jiangying.
" kak apa maksudnya ini, hadiahnya sungguh sampah senjata tingkat langit tahap atas ?? dan 20 buah Pill tingkat 4 tahap menengah ??... ahh aku mau pulang !!" ucapnya sambil berniat Mengangkat tangan untuk menyerah.
namun dengan sigap Jiangying menahannya.
" sabarlah Adi Mei, lagi pula kita hanya mengincar hadiah spesialnya jadi jangan menyerah dulu kamu paham ??" tanyanya mencoba menahan Mingmei yang sudah mulai kesal.
" kak jika maksud Kakak hal itu bukankah kita bisa mendapatkannya dengan menghancurkan kota ini, dan mengancam sang kaisar ??" tanyanya dengan nada emosi.
" jika seperti itu apakah kamu berniat mengecewakan Adik Ling ?? tidak bukan ?? jadi sabarlah !!" ucapnya berusaha menenangkan Mingmei.
" haa baiklah kak aku akan tetap tinggal tapi jangan salahkan aku jika aku lepas kendali " ucapnya lalu duduk sambil melipat kedua tanganya di dada.
' hmm hari ini dia bersikap seperti ini apakah dia tengah kadatangan tamu ! ' ucapnya Jiangying sambil menggelengkan kepalanya.
Mingmei yang menyadari itu menatap Jiangying dengan tatapan kesal.
" ada apa kak ?? " tanyanya.
__ADS_1
" apakah kamu melupakan ini ??" ucapnya sambil menunjuk arai di sekelilingnya.
mingmei pun menjentikan jarinya dan fiuuh arai tersebut menghilang.