Tukang Ojek Itu Jodohku

Tukang Ojek Itu Jodohku
Bonchap: Perjuangan Jihad( Melahirkan)


__ADS_3

💖💖💖💖💖💖💖


Momen yang paling di tunggu oleh pasangan suami istri, akhirnya tiba.


Di mana detik-detik perjumpaan dengan sang buah hati, buah dari cinta keduanya.


Proses kelahiran dan melahirkan berjalan dengan lancar dan cepat. Meskipun, sempat menegangkan di awal karena tensi Fatimah sempat tinggi.


Namun, karena perhatian dari suami sengklenya yang perhatian dan selalu setia di sisi nya. Menenangkannya dengan bacaan suroh-suroh Al Quran. Dengan tartil yang begitu merdu.


Ini, bukanlah kali pertama suaminya itu mengaji di hadapannya.


Namun, memang sejak kehamilan menginjak empat bulan, lelaki tengil yang ramah dan humoris itu selalu membacakan ayat suci Al Quran untuk menenangkan buah hatinya. Dan, berhasil membuat Fatimah tidur nyenyak setiap malam.


Pada saat mendengar bacaan Al-Quran, otak mengalami relaksasi yang baik sehingga seolah-seolah sedang berada dalam keadaan tidur. Pada kondisi tersebut, sel kemudian memberikan sinyal ke kelenjar dalam tubuh untuk mengeluarkan hormon.


Bacaan Al Quran(murottal) sangat efektif untuk mencegah /antisipasi stress berlebihan pada ibu hamil.


Selain itu, membacakan atau memperdengarkan lantunan Al Quran selama masa kehamilan akan merangsang kecerdasan emosional janin menjadi lebih baik.


Maka dari itu, penting bagi calon ibu untuk meningkatkan intensitas membaca Al Quran, agar sang buah hati yang berada di dalam kandungan dapat tumbuh secara optimal.


Karena itulah, juga hal yang di ajarkan oleh ayah Rojak kepada Fatimah.


Karena,bila sejak di dalam kandungan sudah sering mendengar ayat-ayat Allah. Maka, ia nanti akan mudah dalam menghafal suroh di dalam Al Quran.


Begitupun, nasehat yang di berikan oleh abi Fatih kepada Rojali.


Demikian pentingnya kita membaca, merenungi, dan mengamalkan ayat-ayat Alquran. Allah SWT berfirman dalam QS Yunus ayat 57, "Wahai manusia! Sungguh telah datang kepadamu pelajaran (Alquran) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman."


Namun, anjuran itu diberikan kepada setiap orang beriman. Termasuk bagi orang hamil. Karena ketenangan jiwa bagi orang hamil berpengaruh bagi kehamilannya. 


Karena itu, ibu hamil pun tidak lepas dari perintah umum untuk membaca Alquran. Hal ini dilakukan semata-mata karena ibadah untuk memenuhi perintah Allah SWT.


Mengenai tradisi membaca QS Yusuf dan Maryam, abi Lutfi menegaskan, tidak ada dalil kuat jika membaca surah tersebut akan berpengaruh bagi kandungan. Alhasil, ibu hamil pun dapat membaca Alquran tidak terbatas pada dua surah tersebut. 


"Yang jelas bacaan Alquran yang baik dan ikhlas akan membawa ketenangan hati. Hati yang tenang akan membawa pengaruh yang baik bagi janin dalam kandungan," abi Lutfi menegaskan kepada Rojali ketika ia menengok beliau yang kala itu sedang sakit.


Indra pendengaran mulai berkembang pada pekan ke-8 dan selesai pembentukan pada pekan ke-24. Indra pendengaran ini juga dibantu oleh air ketuban yang merupakan penghantar suara yang baik.


Janin akan mulai mendengar suara aliran darah melalui plasenta, suara denyut jantung dan suara udara dalam usus. Selain itu, janin akan bereaksi terhadap suara-suara keras, bahkan bisa membuat janin terkejut melompat.


Sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS an-Nahl ayat 78. 

__ADS_1


"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur."


Janin akan menunjukkan respons khas saat mendengar suara-suara bising atau teriakan yang tak disukainya. Efek ini mampu dipertahankan setelah enam menit bayi tersebut lahir.


Si jabang bayi akan berhenti menangis, membuka mata, dan dia tampak lebih tenang saat dia diperdengarkan musik yang biasa didengarnya ketika di alam rahim.


Janin, dengan demikian, menjadi terbiasa dengan rangsangan yang sama. Berdasarkan hal ini, sejumlah peneliti menyimpulkan, musik klasik dapat memberi pengaruh positif pada proses perkembangan janin. Inilah yang kemudian dikenal dengan Efek Mozart.


Musik ini pun sebenarnya bisa diganti dengan lantunan ayat Alquran. Efek bacaan tilawah sebagai salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah Sang Maha pencipta dapat menenangkan hati, baik bagi ibu maupun anak.


Rojali yang terus menggenggam tangan sang istri yang sedang berjuang, melahirkan secara spontan atau normal.


Di karenakan tidak adanya keluhan dan semua keadaan ibu dan bayi yang dalam kondisi baik.


Maka cara persalinan yang di pilih Fatimah ini, di setujui oleh SPOG wanita yang akan menanganinya.


Lelaki berambut ikal sebahu itu terus, mengalirkan semangat dan dukungan untuk wanita yang sudah penuh dengan peluh itu.


Berkali-kali ia mengusap dahi Fatimah, mengeringkan keringat sebesar biji jagung yang mengalir di kedua pelipisnya.


Doa dan dzikir tak putus ia rapalkan dengan kedua bibir sensualnya itu.


Sesekali melabuhkan kecupan di kening, di pipi di kedua mata. Tak peduli pandangan para nakes yang mencuri tatap ke arah mereka.


Fatimah tidak pernah berteriak setiap kontraksi itu hadir, keram yang seakan meremas perut bagian bawahnya. Rasa yang seakan meremukkan tulang-tulang dari setiap persendiannya.


Badan manusia hanya mampu menanggung rasa sakit hingga 45 Del. Tetapi selama bersalin ibu akan mengalami hingga 57 Del. Sama dengan rasa sakit akibat 20 tulang yang patah bersamaan.


Ia hanya beristighfar dan takbir, setiap gelombang cinta itu datang menghampirinya. Meski seakan nafasnya tercekat di tenggorokan, ia berusaha mengambil nafas sesuai instruksi sang bidan yang juga ikut mendampinginya.


Ia menikmati setiap rasa sakit itu, inilah perjuangan yang juga di rasakan oleh ummi Khadijah. Ketika, menghadirkannya ke dunia. Hingga, ia dapat merasakan indah dan kebahagiaan, bertemu lelaki idaman yang menyenangkan. Dan, sampailah ia pada fase di mana ia akan berjuang untuk memberi kehidupan dan kesempatan besar untuk kedua buah hatinya itu.


Bahkan, kata-kata ummi Khadijah selalu terngiang di kepalanya.


"Kakak yang sabar, kamu tahu? Rosulullah bahkan pernah bersabda: Bahwa, seorang ibu yang hamil dan bersalin juga akan mendapatkan pahala 70 tahun salat dan juga puasa. Selain itu, setiap rasa sakit dalam setiap urat sarafnya, akan digantikan oleh Allah SWT dengan memberi ganjaran 1 pahala haji."


"Dan, Allah pun berfirman dalam  QS. al-Ahqaf: 15. " Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula).


Kala itu, ketika Fatimah mengeluhkan sering sudah tidur karena membawa perut yang semakin besar, juga bolak-balik ke kamar mandi untuk sekedar buang air kecil.


Bagaimana lagi, Allah telah memberi anugerah bagi pasangan ini.


Dengan memberi sekaligus dua bayi di kehamilan pertama nya.

__ADS_1


Bahkan mereka (Rojali dan Fatimah) telah menyiapkan dua buah nama untuk bayi mungil mereka tersebut.


Momen perjuangan belum sepenuhnya berakhir, meskipun Fatimah telah berhasil melahirkan bayi perempuan pertamanya.


Rojali sedang berusaha menguatkan kakinya, karena entah kenapa, kedua tungkai nya mendadak lemas. Tatkala, Dokter wanita itu mengangkat bayi pertama mereka.


"Ayo, Bu Fatimah nanti kalo mulesnya dateng lagi, mengejan ya," saran sang Bidan memberi instruksi.


"ALLAHU AKBAR!" pekik Fatimah sambil mengejan untuk ketiga kalinya.


Rojali pun sontak, ikut-ikutan mengejan tiap kali sang istri mengejan.


" Sekali lagi ya, Bu. Ayo, semangat!"


"Allaaaahhhh!" pekik Fatimah panjang. Kemudian...,


"Oeeek...ooeek!"


"Alhamdulillah!" seru mereka serempak.



💖 Baby, Zahrina Syaquila & Baby Zahrani Syaqilla 💖.


Holaaa!


Mak kambek ni ha...


Capek juga ya bantuin Fatimah brojol.


Tegang euy...😁


Bonchap buat kalian semua...pembaca kesayangan mak🥰😘😘


Nantikan, bonchap berikutnya yaaa...


Jangan lupa mampir ke nupel mak yang baru ya😍


(tetep promo)



Tima kaciii🤩

__ADS_1


__ADS_2