
___®®___
Terima kasih,sayang,"
"Tolong bimbing dan bantu kami,kembali ke jalan Allah ya,Nak!"
ucap Mirna dengan menatap dalam netra bulat di hadapannya.
"Insyaallah,Ma,Insyaallah,"
"Semoga Mama dan Jihan istiqomah,semoga hijrah kalian berdua di mudahkan dan di terima oleh Allah,"
doa Fatimah tulus kepada wanita yang telah melahirkan calon imamnya.
"Aamiin!"
Serentak mereka berdua mengangkat tangan dan mengusapkannya ke wajah.
Dan,mereka berdua pun tersenyum dan saling mengusap air mata setelahnya.
__®®__
Selama dua minggu Mirna dan Jihan tetap tinggal di kampung itu.
Mereka yang mulai suka dengan perannya sebagai rakyat jelata,kini pun mulai terbiasa menjalani hari-hari tanpa pembantu.
Meninggalkan kemewahan ala sultan.
Bersosialisasi dengan emak-emak berdaster sudah mulai menjadi keseharian yang di jalani oleh Mirna.
Memakai baju biasa,makan-makanan biasa,terkadang masak sendiri.
Terkadang beli lauk matang di tetangga.
Tetapi, soal cuci mencuci semua di serahkan pada jasa laundry kiloan.
Yang juga adalah usaha kecil milik tetangga sendiri.
Ah,ternyata di kampung semua serba ada.
Air mineral diantar,barang sembako diantar,tukang sayuran lewat depan rumah.
Tukang jajanan banyak yang lewat.
Ada bakso,cilok,siomay,batagor,rujak,ketoprak,bubur ayam.
Belom lagi tetangga yang buka gerai cemilan dari sore sampai malam,ada takoyaki,kebab,mozreng,boba,hotang,
corndog.
(Duh,kami berdua bisa gagal diet kalo begini.)
__ADS_1
Sambil menyapu halaman Mirna senyum-senyum sendiri.
Sungguh tidak di sangka sama sekali olehnya.
Bahwa hrai-harinya akan semenyenangkan ini.
Meski pun tak dapat di pungkiri,kini ia sudah mulai merindukan sang suami.
Jihan juga terlihat meresapi perannya beberapa hari ini
Kuliah naik ojek online.
Selalu memakai baju panjang yang menutup auratnya.
Meski menuai reaksi berbeda dari beberapa kawannya.
Gadis cantik yang selalu ceria itu rupanya tidak terlalu peduli.
Ia merasa nyaman seperti ini.
Ia merasa bagai ulat yang berubah menjadi kupu-kupu.
Kini,rambut pirangnya yang panjang dan indah, selalu terbalut dengan pashmina.
Ia kini mulai terbiasa,bersosialisasi dengan warga sekitar rumahnya.
Meski beragam pujian sering terlontar dari ibu-ibu dan para pemuda sekitar rumahnya.
Pemuda yang berjualan ayam geprek di depan gang rumahnya.
Yang secara tak kasat mata,sudah tercuri hatinya.
Namun ia menyadari,gadis itu bukan lah gadis biasa.
Mirna sudah terbiasa belanja sayuran yang lewat di depan rumahnya.
Bahkan perdana ikut pengajian mingguan di musholla.
Karena di ajak salah satu tetangga yang suka berbelanja sayuran juga.
Karena Mirna bingung juga harus melakukan apa,di kala putrinya sedang tak ada dirumahnya.
Karena pernikahan akan di adakan dengan sangat sederhana.
Maka Mirna tidaklah terlalu sibuk.
Bahkan ia bingung harus menyiapkan apa.
Bahkan,berkali-kali Rojali mengingatkannya untuk tidak membantunya sepeserpun,walaupun uang hasil usaha Mirna di jamin halal.
Hanya saja Rojali ingin mandiri.
__ADS_1
Ia akan mengerahkan seluruh tabungannya.
Tanpa menyusahkan orang lain,apalagi mamanya sendiri.
Meski tanpa sepengetahuan sang putra.
Ternyata Mirna sudah menyiapkan sebuah rencana.
Sebuah rencana manis yang indah.
Ia berharap misinya kali ini berjalan sesuai harapannya.
Untuk mengecoh aliran uang dari usaha restauran nya.
Karena semua tindakan nya sudah di sadap.
Segala gerak gerik usahanya di awasi.
Maka ia berencana,mengalirkan uang ke beberapa rekening para karyawannya yang bisa di percaya dan juga setia.
Sehingga mirna mendirikan pansus atau panitia khusus.
Maka dari itu Mirna akan meminta Rojali menginap
di rumahnya hingga hari akad itu tiba.
Dengan alasan agar mereka bisa
berangkat bersama-sama.
Dan,lepas kangen juga tentu saja.
Bukankah selama lima tahun ini mereka tinggal terpisah?
Rojali akhirnya mengadakan pengajian malam mangkat di rumah kontrakan sang mama.
Hatinya bahagia sekaligus sedih,karena jagoan di dalam hidupnya tidak berada di sisinya kini.
Ia telah di benci hanya karena menyampaikan sesuatu yang benar.
Ia di buang karena hendak menyelamatkan sang papa dari kubangan kemaksiatan.
"Bang_"
Ia lantas menengok...
Lanjut...
Tetap dukung mak chibi.
Dengan like, komen dan...
__ADS_1
apa aja boleh dah😎