
🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳
Assalamu alaikum tayang mak semuaaa.
Kangen gak sama mak( ngarep)
Maaf yaa..., mak mau promo novel baru.
Maaf juga belom sempet bikin bonchap buat novel ini.🙈🙈🙈
Semoga kalian mau mampir ya, Andra dan Najwa nya bikin baper lhooo...
Cek aja komen2nya...(maksa)
Sampe kak Chica aja mampir lho...hihihi
Author diamond favorit mak😍.
Bab 1.
Menyelamatkan bayi mungil.
___******___
Seorang remaja SMK yang baru saja merayakan kelulusannya.
Terlihat dari seragamnya yang penuh coretan warna-warni.
Lelaki berbadan tinggi dan kurus itu,dengan rambut sedikit memanjang.Terlihat dari poni yang hampir melewati alisnya yang tebal dan hitam.
Hidung mancung dengan bibir tipis,nampak serasi dengan kulitnya yang kuning langsat.
Terlihat ia memacu kendaraan roda duanya dengan kecepatan tinggi,membelah malam yang semakin pekat dan jalanan yang mulai sepi.Karena ia melewati jalur tikus agar tidak tercium pihak berwajib yang suka patroli malam,mencari anak muda yang suka balapan liar,termasuk geng-geng motor.
Namun ia pulang larut malam bukan karena keduanya.
Meski tampang nya terlihat selengean tapi sebenarnya ia anak muda yang patuh peraturan.
Semua ini karena beberapa temannya tak mengindahkan peraturannya,mereka mencoba mabuk-mabuk kan dengan membuat minuman oplosan.
Hingga menjadikan raga mereka terkapar di ruang instalasi gawat darurat sebuah rumah sakit unit daerah.
Untung saja,malaikat maut masih enggan mencabut nyawa mereka.
Mungkin tidak elit mencabut nyawa bocah ingusan yang mabuk karena minuman murahan.
Andra Prasetyo,adalah nama bocah di atas vespa merah yang ngebut itu.
Dua hari lagi usianya genap 18 tahun.Ia terus tancap gas,berharap secepatnya sampai di rumah,karena takut membuat umma nya khawatir.
Ia sudah cukup lama berada di luar rumah dan semua ini tak sesuai janjinya.
Ya,Andra memang remaja penurut ia selalu menepati janjinya pada siapapun,terutama umma,perempuan hebat yang telah melahirkannya,dan berjuang seorang diri membesarkan dia dan seorang adik lelakinya.
Karena abuya( panggilan untuk orang tua laki-laki,sama seperti ayah,atau abi)telah berpulang kerohmatullah sejak 10 tahun lalu.
Di jalan yang minim pencahayaan itu,Andra terus memacu kendaraannya.
Pohon-pohon besar menjulang di setiap sisi jalanan yang panjang dan sepi itu.
Ada belokan di depan namun anak ini tetap tidak menurunkan kecepatan akan laju kendaraannya.
Hingga,
Ckiitt...
Brakk
__ADS_1
"Aduh!"
Andra memekik ketika ia terjungkal bersama motornya,kakinya tertimpa body motor.Untung saja ia mengerem hingga tidak mengakibatkan luka dan kerusakan serius pada motor esteticnya itu.
"Astagfirullah,perasaan tadi gak ada apa-apa,"umpatnya sambil berusaha bangun dan mendirikan motornya yang terjungkal.
" Kira-kira tadi orang apa mbak kun ya?"
"Ish,gua gak takut kalo cuma si kun-kun."
Sambil bermonolog sendiri,Andra menghampiri sosok samar yang tergeletak di tengah belokan tadi.
Namun,tiba-tiba Andra menghentikan langkah kakinya.
Ia terlihat menyadari sesuatu.
"Gimana kalo itu begal?bisa di ambil tuh,si Semok gua,ah gua kagak rela,"
"Ini pasti akal bulus komplotan mereka."
Andra hampir saja balik badan ketika ia mendengar sayup-sayup suara perempuan.
"Tapi,kalo tadi yang gua serempet orang beneran,bisa di BAP gua.Enggak,enggak _masuk hotel prodeo gak masuk dalam list cita-cita gua."
Setelah di rasa cukup berdebat dengan hati kecilnya.
Andra memutuskan kembali menghampiri sosok yang tergeletak itu,sambil komat-kamit merapal doa yang ia bisa.
Terlihat sosok yang tergeletak itu ,berpakaian panjang tertutup hingga ke ujung kaki.
Dengan baju besar dan penutup kepala yang lebar.
Terlihat seperti sedang memeluk sesuatu atau seseorang?
"Astagfirullah!gua nabrak orang!"
"To,tol_eh gua mau minta tolong ama siapa sepi banget gini?"
Kemudian ia memberanikan diri berjongkok agar dapat melihat,korbannya itu masih selamat atau tidak.
"Tolooonggg....," lirih suara perempuan yang tergeletak itu.
"YaAllah,Bu,eh Mbak_maaf saya gak sengaja." Andra meringis sambil menyibak kerudung yang menutupi wajah perempuan itu.
Masyaallah...cantik
"Maaf,saya rasa tadi saya udah banting stang,ternyata..."
"Saya antar ke rumah sakit ya,Mbak_mari saya bantu berdiri."
Dengan raut wajah yang menyiratkan penyesalan penuh.
Andra berusaha memegang bahu wanita itu berniat untuk membantunya bangun.
Namun,ia terkesiap tatkala tangannya berlumuran darah.
Karena wanita ini berpakaian syar'i,Andra tak dapat melihat dimana luka itu sebenarnya.Mengapa wanita ini berkubang dalam darahnya sendiri?
Apakah separah itu?Ia merasa hanya menyerempet saja tadi.
Wanita itu menggeleng lemah,nafasnya tersengal.
Kemudian ia menyerahkan sesuatu yang sedari tadi di dekap nya dengan erat.
"Selamatkan dia,dia anakku_ku mohon," lirih terdengar suara dari wanita itu,sekuat tenaga ia berbicara sambil menahan rasa sakit di tubuhnya.
Ia mengarahkan mahluk kecil ,yang meringkuk di dalam bedongan hangat itu,ke arah Andra.Membuat Andra yang tak siap,menangkapnya dengan gelagapan.
Andra menjengit kaget dengan netra membola,tatkala ia mengetahui apa yang ada di gendongannya kini.
"Jaga dia,anggaplah adikmu sendiri,tolong...,"
__ADS_1
"Ku rasa ini sudah waktunya ajal menjemput ku...,"pinta wanita itu dengan wajah yang bersimbah air mata,sepasang netra yang sayu itu nanar memohon, dengan sebelah tangan menggenggam erat lengan Andra.Sepertinya ia merasa,bahwa ajalnya sudah sangat dekat.
Andra mematung,tubuhnya kaku dan lidahnya terasa kelu.
Ia ingin menolak,bahkan dengan sekuat tenaga ia berusaha mengeluarkan suaranya.
" Ta,ta_pi...,"hanya sepatah kata itu yang mampu di keluarkan lidahnya.
Bahkan tenggorokannya terasa kering,seakan rongga mulutnya tak lagi memproduksi saliva.
"Semua identitasnya ada di dalam bedongan itu..." tutur wanita itu dengan sekuat tenaganya,terlihat dari caranya yang sesekali memejamkan mata.
Andra memberanikan membuka penutup kepala dari mahluk yang berada di dalam dekapannya.
Seraut wajah mungil dengan kulit memerah,matanya masih terpejam damai,seakan tak menyadari apa yang terjadi saat ini.
Hidung dan bibir yang begitu mungil,serta kedua pipi dan dagu yang bulat,begitu cantik dan menggemaskan.
Apakah ia akan kehilangan ibunya?
Di saat tubuhnya masih sekecil ini?
Dan,itu semua karena salah ku.
Perang di dalam batin mulai bergejolak,mencuat kan rasa sesak penyesalan dan bersalah yang teramat sangat.
"Beri...kan...lah... ia...kasih sayang dan lindungilah,"
Ucapan wanita itu terpotong,nafasnya tersengal-sengal.
"Pergilah cepat dari sini,bawa dia bersamamu,selamatkan dia dari orang yang hendak menghabisi nyawanya...pergilah...pergiii!"wanita itu seperti mengeluarkan sisa tenaga terakhirnya untuk memberi perintah itu kepada Andra,karena setelahnya.
Andra mendengar sayup-sayup suara anjing-anjing yang menggonggong dari kejauhan,juga beberapa langkah kaki yang mendekat.
Ia menatap sebentar ke wajah mahluk kecil yang tak tahu urusan itu.
Kemudian beralih ke sosok wanita yang keadaannya sudah sangat lemah tersebut.Wajahnya semakin memucat karena begitu banyak darah yang mengalir.
"Ja...ngan pikir...kan...aku...a...kan,mati_karena luka tembak di...pung...gung...ku,"
Andra seketika beranjak berdiri,ternyata keadaan bayi ini benar-benar terancam.
Ia menatap sekali lagi,hingga netra nya dan wanita itu beradu.
Wanita itu mengangguk lemah,kemudian Andra pun bergegas menghampiri motornya.Ia mendekap bayi mungil itu dengan sebelah tangannya.
"Maafkan aku...." lirihnya pelan sambil melihat di mana sosok ibu dari sang bayi yang tergeletak,karena tidak akan mampu membawa keduanya dengan vespanya itu.
.....
Suara gonggongan anjing dan derap langkah para pemburu itu semakin jelas terdengar.
Menyobek pekat di keheningan tengah malam yang berbau amis darah.
Sesosok tubuh yang lemah itu tak lagi bergerak.
"Kenapa cepat sekali larinya,padahal dia sudah kena luka tembak," gumam salah satu pemburu yang menghisap cerutu di sela kedua bibirnya.
Asap nya mengebul membumbung udara,membuat malam pekat semakin dramatis.
Terdengar binatang yang berbulu coklat hitam itu menggonggong berkali-kali.
"Good boys,kalian menemukan mereka," serunya sambil mengelus kedua kepala anjing tersebut.
Selamat datang di karya keduaku.😎
Semoga bermanfaat dan menghibur🥰
Salam dari mak Chibi😘
Mohon dukungannya tayang cemuaaa...
__ADS_1