
___®®___
Rojali yg berniat melamar Fatimah
Mengatakan isi hatinya kepada orang tua dari si gadis bermata besar itu.
Sesekali ia akan mencuri pandang sang pujaan yang menunduk malu,dengan pipi yang merah jambu.
Ia juga bilang akan membawa serta mama dan sang adik.
Rencana khitbah sekitar 7 hari lagi.
Setidaknya ia butuh persiapan,dan ia perlu memberi tahu gurunya yang tak lain adalah Abi Fatih.
Ia juga menunggu sang adik selesai ujian.
Rojali pun tak lupa untuk menanyakan perihal mahar.
Juga acara walimatul ursy nanti mau dibuat seperti apa.
Kemudian ayah menyerahkannya kepada Fatimah mau minta mahar apa,semua ia serahkan kepada sang putri.
Ia yakin dan faham bahwa putrinya itu mengerti.
Pasti Fatimah tidak akan memberatkan calon suaminya nanti.
"Soal mahar_Fatimah ingin semampunya Abang aja,tapi Fatimah ada keinginan agar calon suami aku nanti membawakan sholawat sebelum ijab qobul,bagaimana Bang?"
tanya Fatimah dengan menatap lekat lelaki di hadapan sang ayah itu.
Rojali dengan cepat dan mantap mengiyakan keinginan sang gadis pujaan hati.
"Insyaallah,saya siap!"
"Nanti di bawain tim hadroh komplit deh,biar sekalian kita bikin maulid di acara pengajian nanti,"
Rojali pun melihat bergantian antara ayah dan anak itu.
Berharap mereka setuju akan usulnya.
"Ide yang bagus,Ayah setuju,iya kan Mi?"ujar ayah sambil menoleh ke sang istri.
" Iy,Ummi setuju,ini berarti Nak Rojali sudah pernah sholawatan diiringi band tabok kayak gitu ya?"
tanya Ummi memastikan.
__ADS_1
"He,pernah Mi,dulu...,"
jawab Rojali sambil menggaruk tengkuknya.
"Kalo kamu gimana Kak?"
tanya ayah kepada Fatimah yang sedang memainkan ujung jilbabnya.
"Kakak setuju kok,dan judul sholawat nya aku kasih pas hari H,gimana Bang Rojali?"
"Siap ya?"
tantang Fatimah sembari memasang senyum termanisnya.
Rojali pun menelan saliva nya kasar.
(Gawat,hafalan sholawat gue belom banyak)
Akan tetapi ia tetap memasang senyum percaya dirinya.
Kemudian mengacungi kedua ibu jarinya ke arah sang gadis yang tersenyum jahil kepadanya.
(Kamu nantangin dek?
Dalam hatinya ia berharap di tahap berikutnya Allah akan selalu berpihak padanya.
(Gue kudu minta tolong ini sama bang Tohir,si master sholawat.
Die kan senior di NuMus (singkatan dari Nurul Mustofa,salah satu majelis dzikir dan sholawat terbesar)
Akhirnya di putuskan sudah bahwa akan ada akad nikah dan pengajian saja sebagai syukuran.
Ayah Rojak hanya akan mengundang para tetangga dekat saja,sanak saudara dan dua orang sahabat baik Fatimah.
Rojali pun memutuskan untuk menceritakan semuanya, bahwa keluarganya hanya papa,mama dan adiknya.
Ia juga mengatakan sang papa tidak akan datang di pernikahannya.
Bahkan dengan berani ia juga mengatakan bahwa sudah 5 tahun keduanya tidak akur dan bersebrangan.
Rojali tidak ingin menutupi keadaan dia dan juga keluarganya.
Ia ingin keluarga Fatimah menerima dirinya dengan segala kerumitan masalahnya.
Menceritakan garis besar usaha sang papa.
__ADS_1
Siapa orangtuanya itu sebenarnya.
Bagaimana ia di usir dari rumah dan di keluarkan dari silsilah keluarga.
Ayah Rojak sempat kaget namun nampak sesaat saja.
Ia mengagumi keberanian sang calon menantu membuka keadaan keluarganya dengan gamblang.
Tidak ada ketakutan yang tercetak pada paras tenang ayah Rojak,begitupun dengan ummi Khadijah.
Dan jangan lupakan si cantik dengan pashmina jingga.
Lelaki itu terdiam sesaat,menatap wajah calon mertuanya.
Ia tidak melihat keraguan,air muka mereka semua tetap sama.
Kembali ia bersyukur kepada Tuhan nya.
Rojali meneruskan kembali ceritanya,tentang ia yang selama ini hidup sendiri dan sempat terluntang lantung di jalanan.
Menghidupi dirinya dengan cara mengamen di sepanjang warung dan toko pinggir jalan agar bisa makan dan beli pakaian bekas.
"Di balik kesusahan yang Allah timpakan pada saya,ternyata Allah telah mempersiapkan orang-orang baik untuk membantu saya,"
"Di ujung kesabaran dari segala kesakitan,Allah menghadirkan bintang dan pelangi,"
"Ayah jangan khawatir,saya akan membahagiakan putri kesayangan ayah dan ummi,"
ujarnya meyakinkan kedua calon mertuanya itu.
Karena usaha yg di gelutinya selama 4 tahun ini sudah membuahkan hasil.
Penghasilan dari usahanya ia belanjakan dalam bentuk lempengan emas atau biasa di sebut mas antam.
Dan disimpan di bank khusus.
Karena itu Rojali berani melamar si cantik yang jago silat itu.
Soalnya usaha babang Ali nanti yaa,
pasti sepress...😉
Pokoknya tetep dukung mak chibi💃💃
Apalah aku tanpa kalian para kesayangan💋💋
__ADS_1