
___®®___
Kita tinggalkan seorang ayah yang tersiksa batinnya.
Salah sendiri kan,haha(ketawa jahat)
Kembali ke acara lamaran bang ojek ganteng.
Skuy...
Rojali yang kaget dengan penampilan baru dari mama dan Jihan,lantas memeluk mereka erat .
Dalam hati ia berdoa,berharap semua itu menjadi jalan dan pintu hidayah untuk keduanya.
"Udah ah_ pelukannya,itu abang Crab-car nya nungguin,"
sela Mirna melerai pelukan anak bujang nya itu.
"Lho,Mama bawaan nya banyak banget,Ma?"
"Kan Abang bilang Mama gak usah repot-repot,"
protesnya ketika Rojali melihat begitu banyak parsel dan hampers di bagasi taxi online tersebut.
"Ih,ini bukannya repot,tapi emang begini tradisinya,kalo mau lamaran sambil seserahan uang,"
lirih Mirna sambil memukul pelan pundak lelaki gondrong yang mengenakan batik pres body itu.
"Kan Abang juga udah nyiapin Ma,tu liat aja rombongan yang Abang bawa,"
"Kagak ada yang lenggang,"
debatnya lagi ke sang mama.
"Udah si Bang,Mama tu cuma mau nyenengin calon kakak ipar aku aja,"
"Jadi,ssttt_ Abang diem,gosah bicik!"
sela Jihan di tengah perdebatan ibu dan anak lelaki itu.
Rojali pun menghela nafasnya kasar.
Ia hanya tidak ingin membebani sang mama.
Ia tahu keadaannya saat ini,mama nya pasti menggunakan bermacam trik demi membelanjakan uangnya agar tidak terdeteksi.
Meski uang segitu adalah hal yang tak seberapa bagi sang mama.
__ADS_1
Ia juga tidak ingin terlihat mencolok di kampung ini.
Mereka di sambut dengan ramah oleh para tetangga dekat dan keluarga ayah Rojak.
Mereka pun menyambut di halaman depan.
Para ibu-ibu dengan sigap menyambut barang bawaan.
Mata mereka berbinar bahkan ada yang terbelalak.
Tatkala barang bawaannya itu tak habis-habis.
"Eh,bujug dah,baru lamaran aja bawaannya segini banyak,"
"Iya yak,jangan-jangan orang kaya kali pok,besannya Bu Dijah,"
"Tapi ada yang bilang,die tukang ojek online doang bu,"
"Ah,masa,tukang ojek secakep entu,"
"Iye ganteng bener..."
"Mirip bintang pelem ye pok,"
Yah,begitu lah kira-kira,isi dari kasak-kusuk para emak-emak deterjen,eh netijen maksudnya.
"Itu barang bawaan keluarga Bang Ali,mao di tarok di mana?"
seru Farhan sambil melongok kan kepala nya ke kamar sang kakak.
"Tarok kamar Ummi aja deh,disini udah penuh sama parsel buat pulangan besan,terus tu kue-kue jangan lupa pade di keluarin entar ye,"
"Siap bos Ummi!"
Seru Farhan di barengi Fadlan yang baru saja ikutan nongol.
Singkat cerita nih,setelah acara lamaran.
Maka di ambillah keputusan,bahwa pernikahan akan di adakan 2 minggu lagi.
Dengan koneksi dari pak RT yang kebetulan kalau abang iparnya adalah ketua KUA maka urusan surat izin nikah menjadi lancar jaya.
Akhirnya kedua keluarga saling bertemu dan tatap muka.
Mirna setelah melihat langsung calon menantunya itu begitu bahagia.
Apalagi melihat keluarga Fatimah yang begitu hangat dan kompak satu sama lain.
__ADS_1
Rumah yang kecil dan sederhana ini ternyata dapat membuat nya nyaman dan betah.
Di banding rumahnya yang megah dan mewah.
Namun auranya dingin dan senyap.
"Fatimah,sini deket sama Mama sayang,"
Mirna memanggil calon istri dari anak lelakinya itu.
"Iya,Ma_"
gugup Fatimah memanggil wanita yang baru saja di kenalnya ini dengan sebutan mama.
"Kamu cantik banget,sih?"
"Solehah pula,"
"Amal apa yang Rojali punya sehingga bisa dapetin kamu?"
puji Mirna sambil mengelus kepala yang berbalut pashmina berwarna biru muda itu.
"Padahal saya dan suami saya banyak banget dosa,tapi kenapa Allah masih baik,sehingga menghadirkan kamu sebagai penyejuk hati,dari anak yang sudah kami telantarkan_"
Mirna pun tak kuasa lagi menahan luruh air mata nya.
Ia terisak di hadapan sang gadis yang matanya juga sudah bercermin-cermin.
"Ma_"
"Allah itu memang maha baik dan juga maha penyayang,"
"Dan jangan lupakan,bahwa Allah juga maha pengampun,"
"Tiada dosa yang tidak akan Allah ampuni,selain dosa syirik dan musyrik,"
Lirih Fatimah lembut berbisik kepada Mirna yang sudah kini berada di dalam pelukannya.
"Terima kasih,sayang,"
"Tolong bimbing dan bantu kami,kembali ke jalan Allah ya,Nak!"
ucap Mirna dengan menatap dalam netra bulat di hadapannya.
Map in mak chibi yang baru nongol lagi ya😉
Semoga kita semua sehat selalu💞
__ADS_1