
___๐๐___
Sepertinya sesi ijab qobul sesungguhnya akan di mulai.
Rojali sudah tidak setegang di awal.
Ia mulai tenang dan menikmati nya sesantai di pantai.
Mungkin karena beberapa candaan yang di buat oleh pak penghulu kocak.
Sehingga suasana pun menjadi gegap gempita macam pasar malam saja.
"Saya dapat informasi,bahwa ada permintaan dari calon pengantin wanita kepada calon pengantin pria,betul?"tanya pak penghulu kepada Rojali.
" Betul Pak,setelah ijab qobul nanti calon istri saya,telah meminta saya untuk membawakan sholawat,"jelas Rojali dengan senyum simpul menghias wajah tenangnya.
"Jadi ini sebagai hadiah atau mahar?" tanya pak penghulu memastikan sekali lagi.
"Begini Pak,ketika putri saya di tanya mau mahar apa,ia tidak menyebutkan jenis dan nominalnya,ia menyerahkan semua sesuai kemampuan dari calon suaminya.
Tapi satu permintaannya,ia ingin di bawakan satu sholawat yang dia pilihkan di hari ini,
Itu semua karena putri saya sangat mencintai sholawat," ucap ayah Rojak mengambil alih untuk menjelaskan kepada pak penghulu.
"Baik,ini termasuk mahar utama,nanti di sebutkan ya,pas ijab qobul,"
"Boleh di beri tahu sekarang ya,sholawat apa yang akan di bawakan nanti,biar di sebut,"ujar pak penghulu tanpa melihat ke depan karena ia sambil menulis sesuatu.
Kemudian ayah Rojak menanyakan
kepada Fatimah, sholawat apa yang ia inginkan.
"Sholawat Jibril,Yah," lirih Fatimah dengan tetap menundukkan wajahnya.
"Baik,bisa kita mulai ya!"seru pak penghulu membuat aura seketika tegang lagi.
Para tamu yang akan mengabadikan dengan kamera ponsel pun sudah siap sedia.
Bahkan photographer sewaan Mirna pun sudah siap dengan angle yang pas.
Tentu Mirna tidak akan menyia-nyiakan momen ini,maka ia pun membayar tenaga profesional.
"SAH??"
"SAHH!!"
"SAHHH!!!"
Suasana pun mendadak riuh karena bukan hanya kedua saksi,akan tetapi hampir semua tamu meneriakkan satu kata yang sama.
"Alhamdulillah,"lirih kedua pengantin lega karena sesi terpenting sudah terlewati.
Dan label sebagai pasangan suami-istri sudah tersemat secara hukum agama dan negara.
Pak penghulu membacakan doa untuk kedua pengantin.
"Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir."
Artinya: Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.
Kemudian Fatimah meraih tangan lelaki gondrong nan tengil yang sudah menjadi suaminya itu,dan menciumnya takdzim.
Lalu Rojali meletakkan telapak tangannya di ubun-ubun gadis manis yang kini sudah halal untuknya.
Kemudian sebait doa yang sudah di ajarkan oleh Abi Fatih,di ucap nya dengan lirih.
"Allahumma inni asโaluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa โalaih. Wa aโudzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha โalaih."
ย Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya.
Kemudian mereka berdua pun sibuk dengan menandatangani berkas-berkas.
Setelah itu sesi penyerahan mas kawin serta pemasangan cincin di jari manis keduanya.
Sesi Foto-foto pun tak kalah meriah,tergambar kebahagian yang terpancar dan tercetak dengan jelas dari semua orang yang hadir di sana.
Suasana berganti syahdu dan sendu ketika acara sungkeman berlangsung.
Ketika pasangan pengantin memohon doa dan restu dari kedua orang tua serta sanak saudara dan handai tolan.
Rojali sudah menguatkan dirinya.
__ADS_1
Ia pun sudah ikhlas menerima takdirnya.
Di mana cukup baginya meski hanya ada mama dan adik perempuannya sebagai keluarga.
Karena ada Abi Fatih dan Uma Khumairoh yang sudah ia anggap keluarga bahkan orang tua keduanya.
Di balik tiang penyangga tenda ada sepasang mata yang sedang mengabadikan momen itu sejak awal.
"Nah,sekarang saya mau nanya nih sama kalian berdua,karena kan statusnya di KTP gadis sama perjaka nih,"
"Jadi,udah nikah apa belom?"
tanya pak penghulu serius kepada sepasang pengantin di hadapannya.
Yang kemudian di jawab serempak oleh keduanya.
"Belom_!"
"Lha,barusan ngapain dong?"
tanya pak penghulu dengan menautkan kedua alisnya.
"Eh_?"
Kedua pengantin baru itu pun tersadar dengan maksud pertanyaan pak penghulu,yang ternyata hanyalah menjebak mereka saja.
Kemudian mereka pun serempak tertawa malu-malu.
Di sauti tawa dari para tamu pastinya.
Ah,entah sudah berapa kali mereka tertawa lepas karena dua pengantin baru ini.
Ada-ada saja ulah nya.
Ternyata bahagia itu sederhana ya...
Bahkan bisa menularkan energi positif untuk sekitar.
Pak penghulu pun segera pamit undur diri.
Karena masih ada beberapa calon pengantin sudah mengantri.
Supaya setiap langkah ketika berdua selalu di berkahi.
Kini tiba saatnya janji Rojali terbukti.
Ia pun bersiap diri menghampiri para sahabat yang cengar-cengir sedari tadi.
Ayah Rojak sudah menyiapkan panggung kecil di samping.
Tentu saja untuk sang menantu idaman membuktikan diri di momen penting.
Shalawat bagi umat Muhammad Solallahu Alaihi Wasallam terhadap beliau,adalah mengakui kerasulannya serta memohon syafaat dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata'ala.
Jadi pengakuan terhadap kerasulan Muhammad,bukan saja diikrarkan dengan mengucapkan syahadat.
Sehingga banyak keutamaan yang bisa didapatkan dengan membaca Shalawat.
Pertama, dikabulkan doanya.
Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya.
Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi.
Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki." (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).
Kedua, dijanjikan pahala berlipat.
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasaโi).
Ketiga, diangkat derajatnya. โBarang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula'." (HR Ahmad).
Keempat, dikumpulkan di surga bersama Nabi. Rasulullah SAW bersabda: "Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku." (HR Tirmidzi).
Kelima, mendapatkan syafaat Nabi. Dari Abdullah bin Umar, dia mendengar
Rasulullah SAW bersabda: "Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawat lah kepadaku. Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuah tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat." (HR Muslim).
(Allahumma sholli wasallim wabarik alaih)
Shallallahu 'Ala Muhammad Shollallah alaihi wasallam.
__ADS_1
Shallallahu 'Ala Muhammad Shollallah alaihi wasallam.
Sholawat atas Muhammad, sholawat atas keluarga serta keselamatan atasnya
ุฃูููุชู ุดูู ูุณู ุฃูููุชู ุจูุฏูุฑู
Anta syamsun anta badrun
Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama
ุฃูููุชู ููููุฑู ูููููู ููููุฑู
Anta nurun fauqo nurin
Engkau cahaya di atas cahaya
ุฃูููุชู ุฅูููุณูููุฑู ููุบูุงููู
Anta iksirun wa gholi
Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya
ุฃูููุชู ู ูุตูุจูุงุญู ุงูุตููุฏูููุฑู
Anta mishbahush-shuduri
Engkaulah pelita hati.
ููุงุญูุจูููุจูู ููุงู ูุญูู ููุฏู
Ya habibi ya Muhammad
Wahai kekasihku, wahai Muhammad
ููุงุนูุฑูููุณู ุงููุฎูุงูููููููู
Ya 'arusal-khofiqoini
Wahai pengantin tanah timur dan barat (sedunia)
ููุงู ูุคููููุฏู ููุงู ูู ูุฌููุฏู
Ya mu-ayyad ya mumajjad
Wahai Nabi yang dikuatkan (dengan wahyu)
ููุงุฅูู ูุงู ู ุงููููุจูููุชููููู
Ya imamal qiblataini
Wahai Nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat.
Lantunan suara yang merdu diiringi tabuhan lembut dari alat musik hadroh.
Perpaduan yang dinamis sehingga menghasilkan alunan yang merasuk hingga kedalam kalbu.
Betapa pria itu yang kini sudah berlabel sebagai suaminya.
Terlihat begitu sempurna di matanya.
Wajah yang rupawan di bingkai dengan surai ikal yang jatuh hingga ke bahu.
Tubuh yang tinggi tegap dengan bahu lebar menambah kegagahan.
Senyum jenaka itu kini nampak menawan.
Di tambah lagi dengan kelebihannya kini,melantunkan sholawat dengan suara yang begitu merdu dan menghanyutkan.
Membuat siapapun yang mendengar seakan terbawa oleh rindu yang menggebu, kepada sang Baginda Rosul.
Hingga beberapa pasang mata tak kuasa menahan derai itu hingga tertumpah.
(Oh,Bang Rojali_Your My Perfect Husband!)
Sepertinya Neng botoh ude bucin,wkwkwk...
Udah Sah kaaaann...
Akhirnya...๐๐๐๐๐ฅณ๐ฅณ๐ฅณ๐๐๐
Selamat buat chibi,eh๐คญ
__ADS_1