
Mereka yang tekejut dengan serangan itu membuat mereka hampir terjatuh. Monster semut yang muncul itu merasakan kekuatan sihir yang mengarah kepadanya sehingga ia muncul ke arah permukaan dan langsung memberikan serangan kepada Glen, Freya dan Evan.
Evan, Freya, dan Glen yang sedang di tembaki oleh monster semut merah dengan menggunakan kekuatan yang di miliki olehnya. Dengan cepat juga Freya, Haura dan Glen mencoba menghindar dari setiap serangan yang di berikan oleh monster semut merah ke arah mereka.
Glen menggunakan kekuatan sihir tanah untuk mencegah serangan dari monster semut merah. Serangan monster semut merah itu adalah serangan tanah panas yang ke arah udara untuk menembaki Evan, Freya dan Glen.
Sihir Glen yang membuat perisai tanah yang melayang di atas udara sebagai hamparan tanah melindungi Glen, Freya dan Evan dari serangan monster semut merah. Perisai tanah itu tidak bisa bertahan lama. 10 kali serangan tembak yang di luncurkan oleh monster semut merah dapat menghancurkan perisai tanah yang di buat Glen. Mereka kembali menghindari serangan itu di udara.
Tidak tinggal diam, Freya yang membisikkan sebuah rencana kepada Glen.
"Lindungi aku dengan perisai tanah yang kaki miliki. Aku akan mencoba mendekati semut itu untuk menyerangnya." Jawab Freya.
" Jangan ke gabah. Aku mengerti apa yang sedang kalian fikirkan." Jawab Evan yang melihat dua muridnnya sedang berbisik. Evan langsung mengetahui apa yang difikirkan oleh mereka berdua.
Evan yang tidak ingin Glen dan Freya melakukan tindakan tanpa melihat situasi kemampuan yang di miliki oleh lawan membuatnya maju lebih dulu untuk mengetes kemampuan dari musuh.
"Kalau aku tidak salah. Aura sihir yang besar itu ada pada tubuh monster semut merah. Oleh karena itu, aku tidak bisa mengambil resiko kalau Glen Dan Freya lebih dulu menyerang." Jawab Evan dalam hati untuk turun dari udara dan mendekati monster semut merah.
Glen menggunakan kekuatan miliknya untuk menyerang dengan menggunakan kekuatan sihir level puncak akhir dengan 1000° celsius api yang begitu panas ke arah monster semut. Saat pelemparan itu, tidak sedikit pun melukai monster semut merah. Monster semut merah itu mampu menghindar dengan cepat dengan menggunakan antena yang sangat sensitif itu membuat anggota nya menggantikan dirinya saat di serang.
"Bagaimana ini bisa terjadi?" tanya Freya dalam hati.
__ADS_1
"Semut menggunakan antena milik mereka untuk berkomunikasi kepada para semut lainnya. Meraka akan saling tolong menolong dalam membantu satu sama lain. Mereka akan berbondong-bondong mencari makanan di sekitar." Jawab Glen.
"Kalian lihat sendiri, kekuatan monster semut merah itu tidak bisa di remehkan.Serangan ku yang kuat itu bisa dengan cepat di hindari oleh monster semut merah. Serangan yang aku tidak biasa itu bisa membuat para anggotanya menjadi perisai nya sendiri untuk bertahan hidup." Jawab Freya.
"Jika ada Penelitian bahwa semut adalah hewan yang suka tolong menolong maka saat ini aku melihat bahwa mereka saling bersaing untuk satu sama lain untuk mendapatkan pengakuan dari monster semut merah itu." Ucap Evan yang menunjuk banyak semut lain yang besar itu sangat menghormati ketua mereka dan mau mengorbankan diri sendiri. Tapi beberapa semut lainnya tidak berada di pihak monster semut merah besar." Jawab Evan dalam hati melihat tingkah laku semut-semut sekitar yang sedang berada di monster semut merah. Semut-semut itu hanya diam dan melihat pertunjukan yang di berikan untuk mereka saksikan.
"Ini aneh." Jawab Evan.
"Aneh kenapa guru?" tanya Freya.
"Tidak apa-apa, sekarang waktunya berpesta." Jawab Evan yang sudah bersiap untuk berperang melawan para semut merah di sarang mereka bersama dengan Monster semut merah yang menjadi pemimpin pasukan.
"Mereka benar-benar gila." Jawab Freya melihat begitu banyak kawanan semut yang sedang berbondong-bondong untuk menyerang mereka.
Freya menggunakan sihir api miliknya untuk membakar hangus beberapa ekor semut yang sedang mendekati mereka. Begitu juga dengan Glen yang menggunakan tanah miliknya dan mengembalikan kesadaran semut merah untuk tidak menyerang pada manusia. Glen berhasil membuat ribuan semut untuk sadar kembali. Namun ribuan lainnya masih di kendalikan oleh seseorang.
"Kenapa tidak membuatnya mati?" tanya Freya.
"Karena mereka berhak untuk hidup. Aku hanya membantu mereka untuk kembali ke jalan yang benar. Saat ini yang harus kita fokuskan adalah guru. Guru yang melawan monster semut merah." Jawab Glen kepada Freya.
"Aku tidak bisa membuat mereka sadar. Jadi maafkan aku untuk membunuh mereka." Jawab Freya yang langsung membakar hangus ekor semut merah.
__ADS_1
Glen menggunakan kekuatan sihir tanahnya lagi untuk menutup beberapa lubang sarang semut yang ada di sekitar satu persatu untuk membuat para semut api merah kedepannya akan baik-baik saja. Glen menutup akses masuk keluar anggota pasukan semut merah pada sarang semut sekitar.
Glen dan Freya dapat menggunakan kekuatan mereka semaksimal mungkin untuk menghentikan pasukan semut merah. Semetara disini lain, Evan yang sedang berjuang bertarung dengan monster semut merah membuatnya kewalahan.
"Guru," panggil Freya yang langsung membantu Evan yang sudah terdampar di tanah akibat serangan dari monster semut merah.
"Kalian dengar, gunakan jimat teleportasi yang diberikan oleh Darren untuk kita. Kita harus segera pergi dari sini. Kemampuan ku benar-benar tidak cukup untuk melawannya. Dia belum mengeluarkan semua kekuatannya saja sudah membuat ku seperti ini." Jawab Evan menjelaskan.
"Apa?" tanya Glen langsung melihat monster semut merah.
"Kalian menyingkir segera." Jawab Evan yang langsung berdiri dan mengalihkan monster semut merah yang hampir mengarah kepada mereka. Evan membawa monster semut merah di tanah bekas serangan dirinya sendiri dan saat monster semut merah berada di tanah lengkung itu, Evan langsung menggunakan kekuatan penuhnya untuk mengelilingi tubuh monster semut merah dengan api yang cukup panas.
"Glen bantu aku untuk menutupnya dengan tanah." Jawab Evan kepada Glen. Glen langsung menganggukan kepala dan menutup monster semut merah yang terbakar dengan tanah. Freya juga menggunakan sihir api miliknya menambahkan api ke dalam api yang sudah di lemparkan oleh Evan ke arah monster semut merah.
"Apakah ini cukup?" tanya Glen.
"Tidak. Ini hanya akan menahannya beberapa menit. Serangan ini sudah yang ke 5 kalinya aku gunakan tapi tidak ada efek besar terhadap monster semut api." Jawab Evan.
"Jadi apa yang harus kita lakukan?" tanya Glen.
"Sekarang gunakan jimat teleportasi itu. Kita harus segera pergi dari tempat ini." Jawab Evan yang berada di dekat Freya dan Glen.
__ADS_1
"Baik guru." Jawab mereka.
Mereka menggunakan jimat teleportasi meninggal hutan larangan dan kabur dari monster semut merah.