Alice'S Magic Privalige

Alice'S Magic Privalige
Menghancurkan Para Monster Part 1


__ADS_3

"Nona, aku sudah menyelesaikan misi ku." Jawab Jerry.


"Tetap pantau mereka dari jauh, jika mereka tidak bisa mengalahkannya lakukan serangan diam-diam untuk membantu mereka. Apa kau mengerti Jerry?" tanya Alice.


"Aku mengerti nona " Jawab Jerry yang tetap melihat mereka yang sedang berada di hadapan jantung monster tanaman.


"Bagaimana bisa manusia seperti kalian sampai di sini?" Ucap jantung monster tanaman membuka matannya dan melihat Dylan, Glen, Darren, Aleda dan Freya yang masing-masing di tempat mereka.


Darren tidak ingin menjawab langsung memberikan serangan api ke arah monster tanah dengan cepat. Beberapa akar yang menyambung ke jantung terputus karena terbakar. Hal itu tidak membuat jantungnya lemah. Monster tanaman langsung memberikan serangan balik dengan mengarahkan akarnya ke arah Darren. Darren dengan cepat menghindari dan terus menyerang ke berbagai sisi di sekitar jantung monster tanaman yang ukurannya sebesar 20 meter dengan berat 10 ton.


Darren sengaja untuk membuat lemparan bola api di setiap sisi sampai semuannya sudah diletakkan sesuai dengan rencana Darren lalu menyalakan Api dengan formasi bola api yang sudah di lempar dan membuat jantung tanaman sedang di kurang ke dalam api panas bersuhu 1000 derajat celsius. Darren membutuhkan waktu 5 menit membuat jantung monster tanaman itu diam di dalam lingkaran api yang melaya mengelilingi dirinya.


Tidak ada cela jantung monster tanaman bisa keluar. Tapi dengan cepat akar-akar yang terputus dari jantung monster tanaman bergerak ke arah Darren dan Darren tetap menghindari di setiap gerakan dari kepungan akar. Lama kelamaan gerakan akar semakin melemah dan Darren mengetahui hal itu karena jantung monster tanaman sudah mulai melebur di Api Darren.


Darren terus mengeluarkan kekuatan miliknya untuk lebih cepat membakar jantung monster tanaman hingga menjadi abu. Darren berhasil membunuh jantung monster tanaman dan membuat akar monster tanaman tidak menyerang Darren. Namun tiba-tiba guncangan di dalam hutan Gasta membuat gempa yang cukup besar.


"Di tarik oleh apa mereka?" tanah Darren yang terkejut melihat akar monster tanaman yang ditarik sesuatu setelah guncangan yang menimpa mereka. Darren mengikuti salah satu akar dan melihat seekor belut raksasa muncul di permukaan dan membuat sebuah sungai yang besar untuk tubuhnya.


'Bagaimana ini bisa terjadi?" tanya Darren melihat di depannya seekor belut listrik yang teramat besar Ukuran tinggi setinggi 50 meter dan tubuh jika di hitung mungkin ada sekitar 20 ton." Jawab Darren dalam hati.

__ADS_1


"Telah muncul belut raksasa." Ucap Darren.


"Belut? Jangan-jangan itu bos monster belut listrik beracun?" tanya Ema.


"Nona, aku harus pergi." Jawab Ema yang melihat Alice masih sibuk bersama dengan Arlan sedang membuat pola sihir yang akan menjadi tempat utama di hutan larangan ini.


Ema pergi membantu Darren yang sudah melawan monster belut listrik raksasa yang dengan bebas membuat jalan dirinya untuk mendapatkan air dan juga ke darat dengan mengeluarkan kaki pada tubuhnya berjalan di tanah.


"Apa sebenarnya makhluk ini?" tanya Darren yang sedang menghadapi dan melihat semua kejadian yang penuh dengan darah di sungai itu. Padahal semua orang senang kemari untuk melihat hijau pemandangan dan awan cantik.


Darren yang akan di serang monster belut listrik beracun di tolong oleh Ema yang tiba- tiba datang. Ema mencantolkan giginya pada pakaian Darren untuk menghindar serangan monster belut listrik beracun


"Kau?" tanya Darren terkejut di tolong oleh seekor Chimera.


"Pergilah untuk membereskan tubuh mu. Aku akan menggantikan mu disini, percayalah kepada ku." Jawab Ema yang siap menghadapi monster belut listrik beracun . Darren yang sudah kehabisan tenaga menyerap batu kristal biru dan meminum obat penyembuh.


Ema sedang melawan monster belut listrik beracun dengan menyemburkan racun yang sudah ada di ekornya ke dalam aliran air di sekitar monster belut listrik beracun. Melanjutkan dengan Ema membuat petir dengan kekuatan sihir tingkat raja ke arah kepala monster belut listrik beracun.


"Chimera ini benar-benar hebat." Jawab Darren yang baru saja selesai meminum obat penyembuh.

__ADS_1


"Jangan terlalu banyak melihat ku. Kerjakan saja tugas mu untuk pulih kembali." Jawab Ema.


Ema dengan cepat berlari ke dan terbang ke arah monster belut listrik untuk memberikan serangan terakhir karena racun Ema sudah bekerja. Ema menyerang kembali dengan listrik dan boom. Suara ledakan pada tubuh monster belut listrik beracun hancur berkeping-keping.


"Racun di lawan dengan racun. Petir di lawan petir." Ucap Ema dan pergi membawa Darren yang masih mengisi energi nya dengan batu kristal biru. Ema membawa Darren keluar dari hutan dan menjauh. Membawa Darren ke pasukan utama untuk beristirahat.


Darren berhasil mengalahkan satu monster. Di tempat lain, ternyata mereka juga menghadapi monster lain setelah mengalahkan jantung monster tanaman. Glen menghancurkan jantung monster tanaman dengan menggunakan serbuk emas yang sudah di kumpulkan olehnnya untuk di pasarkan dan menjadi tombak runcing yang hujan ke arahnya tanpa henti sehingga menghancurkan jantung monster tanaman.


Glen menghadapi ular tanah yang akan berevolusi menjadi seekor naga dengan kerjasama tim mengalahkannya. Glen mengeluarkan kekuatan bersama dengan tim membuat pisau-pisau besar dari emas dan menusuk tubuh ular tanah.


Dylan yang berhasil menghancurkan monster tanaman dengan mengisi penuh jantung monster tanaman dengan air sehingga meledak hancur. Tapi tetap, monster lainnya muncul dengan membawa pasukan di lautan. Monster gurita yang sangat menyeramkan. Dylan bersama dengan timnya mengalahkan monster gurita dengan monster ikan yang hidup di sekitar pantai di bunuh oleh Dylan dengan menggunakan kekuatannya untuk tidak menyingkirkan air laut dengan tinggi menjulang ke atas sehingga para monster seperti sedang berada di daratan. Kehabisan pernapasan melemahkan monster gurita dan Dylan langsung menghancurkan monster gurita.


Di tempat lain, Aleda yang sudah menghancurkan jantung monster tanaman dengan menggunakan pedang sayatan angin ya g langsung mencabik-cabik tanpa ada jeda. Setelah mengalahkakan monster tanaman, Aleda di perlihatkan monster gagak hitam berkepala 3 dengan kekuatan yang kuat. Aleda bersama dengan Haura mengalahkan monster gagak berkepala 3.


"Apa yang terjadi di garis utama? tanya Aleda.


"Mereka sedang bertarung dengan para monster. Aku tidak tega jika meninggalkan nona sendiri. Izinkan aku untuk menjadi bodyguard nona." Jawab Haura.


Mereka berdua bekerja sama satu sama lain untuk mengalahkan gagak hitam berkepala 3. Mereka bertarung di langit sehingga orang yang melihatnya tidak biasa. Namun jika terus menerus di biarkan itu akan menghancurkan sekitar. Aleda dan Haura menyatukan kekuatan angin dan pedang mengalahkan monster gagak berkepala 3. Akhirnya setelah pertempuran beberapa waktu mereka berhasil mengalahkan monster gagak berkepala 3.

__ADS_1


__ADS_2