
Kalahkan monster kelelawar gua tanpa sihir. Anda akan mendapatkan koin dan penaikan kekuatan persentasi tingkat sihir angin.
Alice yang mendapatkan pesan misi dari sistem saat perjalanannya menuju ke gua. Alice yang menerima misi dan langsung mengeluarkan pedang monster.
"Ternyata menggunakan pedang monster tanpa sihir meningkatkan kekuatan pertahanan dan daya tahan tubuh." Jawab Alice dalam hati.
Alice yang terus bergerak maju mengalahkan satu persatu prajurit kelelawar perbudakan pada monster miliknya. Alice semakin terbiasa menggunakan pedang monster untuk menebas tubuh monster prajurit kelelawar.
"Bagaimana mungkin kau bisa mengalahkan prajurit ku dengan mudah padahal kau masih berada di tingkat dasar level 9." Jawab Monster Kelelawar yang sedang melihat pertarungan Alice bersama dengan prajuritnya.
Monster Kelelawar emosi melihat banyak prajurit yang telah mati dikalahkan oleh Alice membuat dirinya untuk menggerakkan kedua sayapnya dan menghempaskan angin ke arah Alice. Alice dengan menggunakan sihir terbang untuk menghindari serangan kelelawar.
"Bagaiman aku bisa melawannya tanpa sihir." Jawab Alice dalam hati ketika di atas udara melayang.
Monster itu dengan cepat terbang ke arah Alice yang untuk menyerang kembali. Mereka seperti sedang kejar kejaran di atas udara langit malam dengan bulan terang menyinari bumi.
Alice selalu menghindar tanpa menyerang, sedangkan monster Kelelawar terus menyerang Alice dengan membabi buta. Alice yang berfikir untuk mencari kelemahan dari monster kelelawar agar dapat mengalahkannya dengan mudah tanpa menggunakan sihir.
"Kalau terus begini, mana mungkin aku bisa mengalahkannya?" tanya Alice dalam hati.
Anda boleh menggunakan sihir namun hadiah membunuh monster kelelawar akan dipotong setengah.
Sistem memberitahukan kepada Alice tentang hal ini. Namun, Alice tetap tidak ingin menggunakan sihir untuk mengalahkan monster kelelawar.
__ADS_1
Alice yang kembali melayang terbang ke arah gua di mana tempat itu adalah sangkar dari monster kelelawar. Alice sedang memeriksa sesuatu yang ada di dalam gua.
"Bodoh, kau masuk ke dalam sangkar ku." Jawab Monster Kelelawar.
"Tenang saja, kau akan menyesalinya saat mengetahui apa yang ingin aku lakukan di dalam sangkar gua milikmu ini.
"Nona kenapa tidak mengeluarkan sedikitpun sihir yang dimiliki olehnya untuk menyerang monster kelelawar. Sejak tadi nona hanya menghindari serangan yang diluncurkan oleh monster kelelawar." Ema sedang berpendapat tentang pertengkaran Alice dengan monster Kelelawar.
" Nona apa yang kau fikirkan sampai-sampai masuk ke dalam gua?" tanya Ema melihat Alice yang sudah masuk ke dalam gua.
Alice terus menghindari dengan kelelawar hingga masuk gua. Dinding gua yang hancur oleh serangan yang dikeluarkan Monster Kelelawar.
"Bagus, ternyata memang ada. Aku akan ke arah sana." Jawab Alice yang sudah mendapatkan rencana bagaimana mengalahkan monster kelelawar tanpa sihir dasar yang di keluarkan oleh Alice.
Alice membelokkan tubuh yang melayang itu ke arah kanan mulut gua yang berada di dalam gua. Alice memiliki rencana untuk membuat suara yang dapat berkembang di seluruh gua sehingga dapat menghancurkan telinga monster kelelawar.
Monster Kelelawar berhenti mengejar Alice dan mendengar suara gempa yang terjadi akibat tiupan terompet Alice dengan cepat.
"Kelebihan yang kau miliki sebagai seorang monster kelelawar adalah pendengaran dan karena itu aku akan membuat kelebihanmu itu menjadi kekurangan untuk dirimu sendiri." Jawab Alice yang terus menemukan terompetnya dengan durasi 5 detik untuk mengatur nafas.
"Berisik." Ucap Monster Kelelawar yang Indra pendengarannya mulai tidak nyaman untuk didengarkan terus-menerus. Alice terus meniup terompet. Namun tidak menyangka bahwa telinga monster kelelawar berdarah.
Monster Kelelawar itu berhenti di depan banyaknya lorong gua yang akan membawanya. Monster Kelelawar diantar terus menerus mendengar suara tiupan terompet di keempat cabang.
__ADS_1
Monster Kelelawar mulai terganggu dengan suara yang ditimbulkan oleh Alice. Monster Kelelawar itu asal masuk ke salah satu lorong gua untuk menemukan keberadaan Alice namun ternyata salah. Ia tidak menemukan keberadaan Alice.
Alice dan terus membuat suara dari terompet. Dengan kegigihan Alice, monster kelelawar yang masuk keluar lorong gua tidak menemukan Alice hingga ke lorong terakhir jangan sama sekali belum dimasuki oleh monster kelelawar.
"Akhirnya kau datang juga monster jelek." Jawab Alice menyambut kedatangan monster kelelawar yang terbang dan masuk ke dalam lorong gua.
"Manusia brengs*****k. Mati kau di tangan ku." Ucap Monster Kelelawar yang mengeluarkan seluruh kekuatan sihir anginnya untuk menghancurkan Alice. Akibat kekuatan sihir angin yang begitu besar goyangkan gua. Satu persatu batu dingin Gus roboh, suara batu yang terjatuh dari luar maupun dari dalam membuat semua suara yang tercampur menjadi satu dan membuat gema yang berbeda-beda bunyi dan membuat telinga monster kelelawar menjadi berdarah keduanya. Monster Kelelawar sangat kesakitan dengan memegang kedua tangannya.
Tidak ingin mengambil resiko dan memanfaatkan peluang dengan kekacauan yang dibuat oleh Monster Kelelawar, Alice hubungan dengan erat tidak monster yang dipegang olehnya dan berlari dengan cepat ke arah monster kelelawar dengan target memotong kedua saya yang dimiliki oleh monster karena saat lengah. Alice dengan cepat memotong kedua sayap monster kelelawar yang sedang lengah karena kesakitan akibat gendang telinga miliknya pecah sehingga berdarah.
Alice dengan cepat juga terbang ke atas dan membuat monster kelelawar tertimbun oleh bebatuan gua yang telah runtuh akibat serangan angin yang di miliki olehnya sendiri.
"Nona," panggil Ema yang sangat khawatir melihat gua itu runtuh. Alice yang keluar dari reruntuhan gua dengan melayang di atas.
Monster Kelelawar itu dikalahkan dengan begitu saja tanpa ia mengeluarkan seluruh kekuatan yang dimiliki olehnya namun sudah ditawarkan dengan cara yang paling sederhana. Monster kelelawar yang diserang dengan kelebihan pendengarannya namun diubah menjadi kelemahan bagi pendengaran miliknya.
Selamat, anda berhasil mengalahkan monster kelelawar dengan bagus. Penilaian di hitung, poin 10.000 + kekuatan angin menjadi 75%.
"Bagus." Jawab Alice dalam hati namun sudah tersenyum.
Alice dengan cepatnya membongkar tubuh monster kelelawar yang baru saja meninggal. Alice mengambil inti monster yang ada di dalam kelelawar untuk dirinya dan memberikan daging monster kelelawar kepada Ema.
"Apa kau ingin memakannya?" tanya Alice.
__ADS_1
"Tidak usah nona, nona bawa saja badan Monster itu untuk sebagai bukti pada misi nona." Jawab Ema.
"Iya juga, mungkin saja dagingnya bisa di jual dan yang lainnya. Pasti mereka akan memberikan banyak koin kepada mu." Jawab Ema lagi.