Alice'S Magic Privalige

Alice'S Magic Privalige
Rapat: Jamur Herbal


__ADS_3

Alice buka pintu kamarnya dan melihat sosok Arlan yang berada di depannya.


"Arlan?" tanya Alice yang membuka pintu kamar inapnya


"Akhirnya aku bisa mendapatkan nutrisi." Jawab Arlan yang meletakkan kepalanya di atas pundak kanan Alice.


"Arlan, apa yang kau lakukan?" tanya Alice.


"Sebentar saja. 5 Detik." Jawab Arlan yang memang terlihat lelah. Setelah 5 detik Arlan langsung mengangkat kepalanya dan masuk begitu saja ke dalam kamar Alice.


"Aku capek Alice mengikuti Ayah kemana-mana." Jawab Arlan.


"Urusan mu kesini?" tanya Alice.


"Mengisi nutrisi." Jawab Arlan dengan tersenyum.


"Jangan main-main di kamar ku Arlan. Kalau tidak ada yang penting keluar? Atau aku yang keluar?" tanya Alice.


"Oke. Aku yang keluar." Jawab Arlan yang baru saja duduk di sofa berdiri kembali berjalan keluar dari kamar.


"Aku hanya ingin mengatakan kepada mu, kita harus menjadi satu tim. Aku tidak akan meninggalkan mu, aku akan menjaga mu." Jawab Arlan yang pergi dengan tersenyum.


"Manusia aneh." Jawab Alice yang tidak peduli dengan Arlan yang memang suka bercanda dengan Alice.


Disisi lain, para raja kembali membahas inti dari rapat yang di adakan hari ini.


"Bagaimana dengan usulan yang akan kalian berikan?" tanya 5 raja bersama-sama kepada Viola.

__ADS_1


"Kalian........" Viola yang kesal dengan kelima Raja.


"Nona tenang, " ucap Selly yang menangkan Viola.


"Bagaimana jika mengadakan di titik hutan ini?" tanya Darren yang sedang menunjuk sebuah hutan yang di silang.


"Hutan terlarang?" tanya semua orang yang sedang kaget dengan usulan Darren.


"Kenapa di hutan itu? Hutan yang belum pernah di telusuri ada apa di dalamnya. Jika kita bisa menyelesaikan masalah ini, kita akan mendapat keuntungan dan kerugian yang sama. Tantangan yang belum pernah di lakukan sepanjang sejarah. Tahun depan sudah menjadi puncaknya. Dan kita belum mengetahui seberapa jauh kekuatan anak didik dan prajurit yang kita miliki. Aku ingin pergi ke tempat itu bersama-sama. Aku sendiri yang akan menjadi panitia pelaksana dalam kegiatan pelatihan camp ini." Jawab Darren yang mengajukan diri.


Semua raja diam, dan para guru juga diam.


"Apa ini tidak terlalu beresiko Darren?" tanya Viola.


"Kita hanya perlu mendapatkan beberapa hal dari hutan itu. Tidak perlu masuk terlalu jauh. Cukup di sekitarnya saja. Aku pernah ke sana dan mendapat ini." Jawab Darren dengan mengeluarkan sebuah jamur berwarna biru.


"Jamur?" tanya semua orang dengan terkejut.


"Apakah Alika yang memeriksa hal itu?" tanya Ansel.


"Iya. Alika yang mengatakan itu. Kita tau sendiri bahwa kekuatan tidak mungkin tidak akan ada luka yang terjadi. Prajurit seperti kami selalu di hadapkan dengan kematian. Kami berada di garis depan dalam melindungi kerajaan." Jawab Darren.


"Jika jamur ini di temukan, kita dapat meneliti bagaimana perkembangbiakan jamur ini untuk kebutuhan kedokteran kami." Jawab Rose.


"Jadi benar dia adalah suami dari wanita itu? Apa itu juga yang di pakai oleh Alice waktu itu?" tanya Rose dalam hati.


"Apa itu adalah obat yang digunakan oleh Alice waktu itu?" tanya Aidan.

__ADS_1


"Iya." Jawab Darren dengan cepat dan membuat semua orang terkejut,


"Apa?" tanya mereka yang mengetahui efek dari cairan obat yang diberikan oleh Alice waktu itu. ( Lihat episode 18.)


"Hmmmm." para raja berbisik kawan hanya mereka yang tidak mengetahui.


"Alice dan ibunya sering belajar bersama dalam menemukan berbagai jenis obat dan resep obat. Aku hanya membantu, sedangkan mama masih bekerja mengantar orderan orang." Jawab Darren.


"Izinkan aku yang menjelaskan." Jawab Rose dan para raja menganggukkan kepala setuju.


"Saat perkenalan murid baru, anak raja Georgi yaitu Freya menantang anak tuan Darren, Alice. Saat pertandingan persahabatan itu membuat Freya kalah. Alice memberikan ramuan dari botol itu kepada Freya dan efeknya sangat mengejutkan. Freya sembuh dengan cepat." Jawab Rose lagi.


"Apakah benar seperti itu?" tanya para raja yang tidak mengetahui kecuali Ansel yang sudah mengetahui.


"Alice mendapatkan itu dari istri ku. Sejak kecil Alice selalu bersama dengan ibunya belajar tentang tanaman herbal. Alice belajar ilmu kedokteran bersama dengan ibunya selama di desa. Oleh karena itu, saat aku mendapatkan jamur herbal itu mereka membuat sebuah penelitian untuk menciptakan resep obat yang dapat di gunakan dengan jumlah besar." Jawab Darren menjawab rasa penasaran mereka.


"Jadi itu hasil penelitian dari Alice dan istri tuan Darren?" tanya Rose yang sangat penasaran.


"Lebih tepatnya adalah hasil penelitian Alice sendiri. Alika hanya mengetahui jenis herbal jamur yang bisa di makan langsung dan mendapatkan efek penyembuh dengan cepat namun memboroskan jumlah jamur dengan cepat. Sedangkan Alice mencampurkan dengan beberapa bahan yang dapat memperbanyak dan memberi waktu penyimpanan yang cukup lama untuk digunakan dengan efek yang sama seperti makan jamur herbal itu. " Jawab Darren lagi.


"Apa?" tanya mereka semua dengan terkejut.


"Iya. Tapi hal ini di rahasiakan oleh kerjaan atas permintaan Alika sendiri. Bahkan aku juga tidak bisa meminta obat itu kepada Alice karena bukan hak kami untuk meminta hal penting seperti itu." Jawab Ansel kepada mereka.


"Iya. Jumlah jamur yang aku dapatkan saat itu hanya ada 15 buah. Dan Alice berhasil membuat percobaan dengan menghabiskan 5 buah jamur. Dan berhasil melipat gandakan dari 10 jamur dengan jumlah 100 buah botol yang dapat digunakan. Dan untuk saat ini, ada 50 buah yang di bawa Alice dan 50 buah ada di tangan Alika. Namun untuk saat ini, aku tidak mengetahui sudah berapa botol yang mereka gunakan." Jawab Darren.


"Dan aku harap kalian yang berada di tempat ini harus merahasiakan hal ini kepada orang lain. Cukup hanya orang-orang yang berada dalam rapat ini yang mengetahui hal ini. Aku menjaga janji yang sudah aku katakan kepada Alika." Jawab Ansel.

__ADS_1


"Aku menceritakan hal ini hanya karena aku mendengar bahwa Alice mengeluarkan obat itu di hadapan kalian semua. Jika tidak, aku tidak ingin membicarakannya." Jawab Darren.


"Dan untuk usulan ku mendapatkan jamur herbal itu hanya untuk keselamatan kita semua. Aku hanya ingin kita semua membuat obat herbal dari jamur itu untuk menyembuhkan banyak orang." Jawab Darren lagi.


__ADS_2