Alice'S Magic Privalige

Alice'S Magic Privalige
Melaporkan Rencana Alice Part 1


__ADS_3

Freya bersama Evan kembali ke kerajaan Niguis untuk melaporkan kepada Georgi. Aleda dan Haura kembali ke kerajaan Sky untuk menyampaikan laporan kepada Raja Karta. Dylan Kembali ke kerajaan Mizu untuk melaporkan kepada sang Ayah, Raja Kozi. Dan Glen kembali ke kerajaan Suhi untuk melaporkan kepada sang Ayah, Raja Steven. Mereka semua menjadi perwakilan langsung yang akan menyampaikan laporan Alice kepada kerajaan mereka masing-masing.


"Kalian sudah mengerti apa yang harus kalian sampaikan kepada Ayah kalian masing-masing?" tanya Viola kepada mereka yang sedang berdiri di depan lapangan portal sihir teleportasi.


"Sudah Bu." Jawab mereka semua.


"Baguslah. Aku titip salam kepada ayah kalian. Dan kembalilah tepat waktu." Jawab Viola.


"Baik Bu." Jawab mereka bersama.


Freya dan Evan yang terlebih dulu di atas portal sihir teleportasi untuk kembali. Yang kedua Aleda dan Haura, berikutnya Glen, berikut Dylan. Viola dan guru yang lain sudah mengantarkan para siswa untuk kembali. Mereka sekarang berjalan ke ruang rapat para guru untuk membicarakan rencana untuk mewujudkan apa yang sudah di rencanakan oleh Alice.


"Ada apa?" tanya beberapa guru yang sedang berfikir alasan mereka dikumpulkan untuk mengadakan rapat.


"Ada apa ini Aidan?" tanya Taksa.


"Iya ada apa ini?" tanya Mega yang juga penasaran.


"Kalian tenang lah, ada hal penting yang harus di sampaikan oleh kepala sekolah untuk kita." Jawab Aidan


"Apa itu?" tanya Taksa.


"Aku juga tidak mengetahuinya." Jawab Aidan yang menggelengkan kepalanya.


Viola datang bersama dengan Rose dan Selly. Kedatangan mereka membuat semua orang menjadi diam dan hening seketika. Viola yang di persilahkan oleh Selly untuk duduk di kursi dan Selly berdiri di samping kursi Viola dan Rose duduk di kursi kanan.

__ADS_1


"Baiklah, karena semua sudah berkumpul. Kepala Sekolah akan memberitahukan kabar untuk kita untuk itu kita dengarkan dengan baik." Jawab Aidan.


"Terima kasih Aidan." Jawab Viola.


"Kalian harus mengetahui tentang hal besar yang akan kita hadapi di masa depan." Jawab Viola yang membuat semua orang menjadi tegang. Viola memberikan perintahkan kepada Selly. Selly memberikan sebuah kertas yang menuliskan informasi tentang rencana yang harus mereka lakukan.


"Nona silahkan." Jawab Selly.


"Yang kalian lihat itu adalah catatan yang harus kita kumpulkan dalam seminggu ini. Bahan-bahan herbal yang ada di dalam itu untuk digunakan sebagai bahan obat penyembuh yang akan di buat oleh Alice dan seluruh dokter kerajaan di dunia ini." Ucap Viola.


"Alice?" tanya mereka yang terkejut dengan ucapan Viola.


"Iya. Para raja pernah menemukan sebuah buku kuno yang berisi tentang ramalan masa depan. Monster yang pernah kalian temui juga ada di dalam catatan itu........" Viola menceritakan sejarah dan dasar pokok informasi yang ingin di sampaikan.


"Jadi kemungkinan besar kita akan mengalami hal yang sama seperti 100 tahun yang lalu?" tanya Aidan yang juga terkejut.


"Apa monster dengan kekuatan yang begitu besar, apa kita bisa untuk mengalahkannya?" tanya Mega.


"Kita akan berusaha semaksimal mungkin. Karena hal itulah kita harus membuat persiapan. Baik itu terjadi atau tidak, yang terpenting kita harus bersiap." Jawab Viola.


"Benar juga, kita harus mempersiapkan kemungkinan yang terjadi. Jadi inilah alasan para raja ingin bersatu dan membuat akademi sihir dunia?" tanya Devon.


"Aku juga mendengar bahwa 25 tahun yang lalu bahwa setelah kejadian perang terbesar antara monster yang di alami kita semua, para raja membasmi mereka dan salah satu alasan awal mereka bersatu. Dan aku pernah mendengar bahwa mereka juga menemukan sebuah kunci peta makam kuno yang di dapat di setiap negara. Dan ternyata itu adalah buku kuno?" tanya Devan.


"Jadi ini alasannya." Jawab Taksa.

__ADS_1


"Semua sudah terjawab. Apa yang menjadi pertanyaan ku selama ini. Semua kerjaan fokus pada kekuatan para generasi muda dan prajurit. Aku kira mereka melakukan hal ini karena takut kekuasaannya di rebut oleh kerajaan lain. Tapi ternyata mereka ingin melindungi kerajaan mereka sendiri dari teror kemunculan para monster." Jawab Mega.


"Kau benar Mega, untuk itu kita harus bersatu menghadapi ramalan di halaman terakhir buku kuno. Aku juga berharap kita bisa mengumpulkannya dengan cepat." Jawab Viola.


"Lalu untuk batu kristal biru ini?" tanya Aidan karena Viola belum menjelaskannya.


"Batu kristal biru ini akan kita kumpulkan sebanyak-banyaknya dan kita akan simpan di kerjaan dengan jumlah besar agar dapat digunakan dengan cepat saat di butuhkan. Seperti yang kalian ketahui bahwa kristal biru yang terdapat di bebatuan itu sangat berharga. Bahkan kita sulit untuk membelinya karena batu itu adalah batu menambah energi sihir. Batu itu akan mengembalikan sihir kita ke semula. Tapi ingat, batu ini hanya bisa digunakan maksimal 3 kali. Kita hanya bisa menggunakan 3 kali penggunaan batu kristal biru untuk mengembalikan kekuatan sihir di tubuh kita. Efek sampingnya hanya bisa menggunakan 3 kali kesempatan, jika lebih dari 3 akan membuat inti sihir milik kita hancur." Jawab Viola yang menjelaskan.


"Apa?" tanya mereka semua yang baru mengetahui bahwa batu kristal biru hanya bisa digunakan 3 kali saja.


"Iya, kalian baru tau? aku juga, semua ini informasi dari Alice. Alice yang menemukan penelitian ini. " Jawab Viola.


"Anak guru Darren benar-benar jenius. " Jawab Aidan.


"Dia bukan lagi sebagai seorang murid yang mampu kita ajari, dia lebih dari apa yang kita bayangkan." Jawab Viola.


"Benarkah?" tanya mereka yang terkejut.


"Mungkin bukan hanya aku yang merasakan, tapi kalian juga. Anak itu seperti sedang menyembunyikan kekuatannya. Apa yang aku lihat selama setahun ini membuat ku menyadari bahwa Alice lebih kuat dari apa yang di perlihatkan olehnya." Jawab Viola.


"Iya. Aku juga merasakan hal itu. Tapi tidak ada bukti bahwa dia lebih kuat dari apa yang kita bayangkan." Jawab Aidan.


"Benar juga, waktu itu aku pernah melihatnya bisa menggunakan sihir air. Aku bertanya-tanya apa yang aku lihat itu nyata atau tidak. Tapi aku hanya melihat nya sekali karena itu aku tidak pernah membicarakannya." Jawab Mega yang pernah melihat Alice menggunakan sihir air.


"Aku juga pernah melihat saat dia selesai latihan dia mampu membuat air mengalir dari pohon." Jawab Devon.

__ADS_1


"Karena semua sudah mengetahuinya maka tidak perlu di tutupi. Yah, kalian benar. Alice memiliki dua elemen, sama seperti Arlan. Tapi yang tau akan hal ini hanya Aku dan kedua orangtuannya. Tapi yang di ketahui oleh Alice hanya aku yang mengetahui. Darren dan Alika sengaja pura-pura tidak mengetahui." Jawab Viola.


"Apa? Dua elemen?" tanya mereka semua dengan terkejut. Wajah mereka semua benar-benar terkejut mendengar pernyataan yang diberikan oleh Viola.


__ADS_2