
"Gatal-gatal hilang."
"Aku juga."
"Rasa sakit yang perih karena nanah sembuh."
"Aku juga."
"Tubuh ku menjadi fit kembali."
"Iya, tubuh ku menjadi segar."
Semua penduduk desa yang berada di dalam isolasi yang telah meminum ramuan dari Alice seketika mereka memiliki tenaga dan rasa gatal perih yang mereka rasakan hilang. Luka koreng yang di sebabkan oleh mereka menjadi sembuh. Mereka hanya tinggal merasakan luka koreng yang seperti mengelupas dari kulit mereka. Bau amis yang berkurang namun belum hilang sepenuhnya.
"Ramuan apa yang sebenarnya kau berikan kepada kami?"
"Syukurlah, aku kira tidak bisa bekerja." Jawab Alice dalam hati.
"Semuannya tenang, dan duduklah dengan tenang. Aku telah mengobati kalian untuk sementara waktu, tidak selamanya. Jika kalian ingin sembuh sepenuhnya, mohon kerjasamanya dengan baik." Jawab Alice yang tersenyum kepada mereka. Penduduk desa menjadi tenang dan duduk berbaris dengan rapi.
"Apa yang bisa kami bantu?" tanya mereka.
__ADS_1
"Ceritakan pada ku apa yang terjadi kepada kalian, mulai dari kapan kalian sakit dan kira-kira apa yang membuat kalian menjadi seperti ini? Aku akan mencatat dan kalian ceritakan apa yang kalian ketahui di mulai dari anda nona." tanya Alice kepada wanita paruh baya yang di tolong olehnya terlebih dahulu.
"Pekerjaan ku adalah seorang petani. Aku hanya melakukan pekerjaan sehari-hari, bangun pagi memasak, mencuci pakaian dan berkebun. Tidak ada yang aneh menurut ku selama melakukan hal ini." Jawabannya.
"Aku ketularan dari kakak perempuan ku yang sudah meninggal di sana. Tumpukan tanah yang ada di sana adalah kuburan kakak ku." Jawab seorang anak kecil yang berusia 9 tahun menunjuk ke kuburan kakaknya.
"Bagaimana dengan kakak mu saat sakit?" tanya Alice.
"Jadi itu adalah kuburan para korban yang tidak bisa di tolong lagi?" tanya Alice dalam hati.
"Kakak berumur 15 tahun, pekerjaannya hanya membantu ibu mencuci pakaian di sungai. Bermain dengan teman-teman dan terkadang kami membantu ayah dan ibu di kebun." Jawabnya.
"Apakah ayah dan ibu mu terkena juga?" tanya Alice.
"Oke, selanjutnya." Jawab Alice.
"Beberapa tahun ini, karena jarang hujan sehingga orang-orang desa sering mengambil air dari sungai setiap pagi. Aku tidak tau apakah ini hanya perasaan ku saja atau tidak. Aku pernah melihat sesuatu di dalam sungai tapi tidak mengetahui itu apa. Dan sejak itu aku mulai gatal-gatal setelah mandi dari sungai." Jawab seorang pemuda yang berumur 28 tahun.
"Aku hanya seorang petani yang setiap hari bekerja di kebun. Tidak ada yang aneh selama ini, dan entah kenapa aku mengalami gatal-gatal ini." Jawabnya.
"Aku sudah mengalami gatal-gatal ini selama 10 tahun ini. Hanya aku yang bertahan lama dari teman-teman ku yang lainnya. Dan akulah orang dari generasi pertama yang mengalami gatal-gatal ini.Terakhir kali sebelum mengalami gatal-gatal aku dan teman-teman sedang mandi-mandi di aliran sungai dan mencari ikan di sungai. Namun, ikan yang kami temukan adalah ikan yang cukup besar dari biasanya. Tapi saat ikan itu kami makan, ada rasa pahit dalam daging ikan itu, padahal selama ini ikan itu rasanya ada manis dan lembut dagingnya saat dimakan. Tidak ada lagi yang kami makan setelah sore hari itu. Dan keesokan harinya, kami yang berjumlah 10 orang mengalami gatal-gatal. Kulit tubuh memerah, seperti bintik-bintik merah yang berada di sekujur tubuh. Kami mengira ini hanyalah gatal-gatal biasa sehingga pergi ke tabib hanya di berikan ramuan obat luar yang di tempelkan di kulit." Jawab seorang paruh baya berusia 45 tahun.
__ADS_1
"Reaksi pertama adalah bintik-bintik merah di kulit?" tanya Alice.
"Iya, rasanya gatal dan juga panas. Ramuan yang di berikan tabib atau dokter desa waktu itu membuat panasnya merendah menjadi dingin, namun efeknya tidak terlalu lama, hanya beberapa jam. Setelah itu semakin panas dan gatal sehingga kami menggaruknya. Dan keesokan harinya, bintik-bintik merah itu melepuh dan bernanah. Sehingga kami yang berjumlah 10 orang di asingkan di ruang bawah tanah ini."
"Lalu kenapa bisa dari sumur?" tanya Alice.
"Sumur ini dulu masih ada airnya . Kami masuk dari pintu itu." Ia menunjuk ke arah pintu yang ada di dalam ruang bawah tanah.
"Dan semenjak sumur ini kering, sumur ini menjadi sarana untuk mengirimkan kami makanan dan minuman setiap harinya. Orang-orang desa tetap membantu kami dalam pemasukan makanan dan pakaian. Bahkan kami membuat ruang bawah tanah ini sudah menjadi rumah kami selama ini." Jawabnya. Alice melihat memang ada kamar mandi. Dan pakaian kotor yang menumpuk.
"Baik, selanjutnya." Jawab Alice.
"Ini adalah desa fungi yang berarti adalah desa jamur. Fungi yang berarti jamur. Sudah sejak lama desa kami di kenal dengan tumbuhan jamur yang menjadi bahan utama perdagangan, 10 tahun terakhir ini di desa kami tumbuh jamur berkurang dan tidak seperti biasanya. Biasanya jamur liar yang beracun maupun yang dapat di makan akan tumbuh di sekitar hutan di desa fungi ini. Namun, semakin lama jamur ini berkurang dan terakhir dua tahun yang lalu tanaman jamur yang berada di hutan dan sekitar desa tidak tumbuh lagi. Aku adalah seorang pedagang jamur dan baru mengalami sakit ini seja setahun yang lalu." Jawab seorang pemuda yang berusia 25 tahun.
"Apakah ada sesuatu yang di makan atau ada hal yang aneh selama ini ?" tanya Alice.
"Hmmmmm, aku baru saja ingat. Aku pernah bertemu sebuah tumbuhan jamur yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Jamur ini sangat cantik, warnanya merah dan berbintik putih. Aku memetiknya di sekitar aliran sungai desa, tepatnya di air terjun dekat desa. Karena sudah lama tidak ada jamur yang tumbuh, aku kira ini adalah keberuntungan ku mendapatkan jamur baru dan untuk menelitinya. Apakah jamur ini beracun atau tidak. Aku membawa jamur itu dan mencoba memberikan makan kelinci dengan jamur. Sejak aku mengamati, kecil itu tidak apa-apa. Dan aku memasak jamur ini untuk mencicipinya. Rasa jamurnya sama seperti jamur yang tidak berbahaya bahkan lebih enak dari jamur biasanya walaupun ada sedikit rasa pahit." Jawabnya.
"Berapa lama waktu anda melihat kelinci yang makan jamur itu?" tanya Alice.
"Sekitar 3 jam." Jawabnya.
__ADS_1
"Apakah ada reaksi yang di rasakan setelah anda memakan jamur itu?" tanya Alice.
"Saat itu aku makan malam, banyak yang aku makan dari jamur itu dan setelah itu aku tidur. Dan saat aku terbangun aku sudah mengalami sakit ini. Jadi aku tidak yakin apakah ini karena jamur itu atau yang lainnya." Jawabnya lagi.