
Semua penghuni asrama murid inti akademi sihir dunia telah berkumpul di meja makan. Aidan yang memimpin makan malam ini membuat suasana menjadi canggung.
"Kalian semua pasti bertanya-tanya kenapa aku hadir malam ini untuk mengumpulkan kalian di meja makan ini dan datang kemari bergabung dengan kalian." Jawab Aidan melihat semua orang sudah berkumpul. Mereka menganggukan kepalanya.
"Aku mengumpulkan kalian malam ini hanya ada 2 hal. Pertama, besok akan di umumkan misi selanjutnya untuk kalian maka dari itu persiapkan diri kalian. Kedua, selamat atas keberhasilan kalian. Oleh karena itu mari kita rayakan malam ini sampai puas." Jawab Aidan.
"Misi? Kita mendapatkan misi lagi?" tanya Alice dalam hati.
"Kalian semua adalah murid-murid ku yang paling hebat di antara yang lain." Jawab Aidan kepada mereka.
"Aku baru kali ini melihat wajah sangat guru Aidan yang biasanya mengajar menjadi seperti ini?" tanya Freya kepada Glen.
"Aku dengar kalian berdua mengalahkan monster belut listrik beracun." Jawab Freya yang mendatangi Alice.
"Iya. Freya dan Glen juga menyelesaikan misi mengalahkan begitu banyak monster cacing tanah." Jawab Alice yang membanggakan Freya dan Glen.
"Tapi tidak sehebat kalian berdua." Jawab Freya.
"Aku juga masih belajar, semua karena pangeran Arlan." Jawab Alice.
"Aku tidak akan kalah lagi dari mu." Jawab Freya.
"Bagus. Kita semua harus lebih baik lagi." Jawab Alice yang bersemangat memberikan semangat kepada Aleda dan Freya dengan merangkul tangan mereka berdua dan berjalan ke arah meja makan untuk menikmati makan lagi.
"Bagaimana kau bisa mengalahkan monster belut listrik beracun?" tanya Glen yang tiba-, yang bertanya kepada Arlan yang sedang melihat Alice sedang memeluk tangan Freya dan Aleda.
__ADS_1
"Hanya mengeluarkan seluruh kekuatan." Jawab Arlan.
"Kau harus ingat bahwa aku tidak akan pernah kalah dari mu." Jawab Glen.
"Semangat." Jawab Arlan yang menepuk pundak Glen dan meletakkan gelas di meja dan berjalan ke arah Alice.
"Hentikan minum anggur mu. Kita kembali." Jawab Arlan yang menarik Alice dan mengantarkannya ke dalam kamar.
Pagi hari, semua orang yang sudah bangun dan pergi ke akademi sihir. Mereka heran dengan kemunculan banyak orang yang di hadapan mereka saat ini.
"Sepertinya semua sudah berkumpul. Semuannya tenang dan dengarkan." Ucap Aidan yang berhenti berbicara dan melihat semua orang yang ada di depannya. Saat semua orang mulai diam dan memperhatikannya, Aidan mulai berbicara kembali.
"Untuk misi selanjutnya akan di sampaikan oleh Kepala Sekolah langsung, untuk Ibu Viola saya persilahkan memberikan pengumuman misi selanjutnya." Jawab Aidan mempersilahkan Viola.
"Terima kasih. Selamat untuk kalian berenam yang sudah menyelesaikan misi pertama dengan begitu cepat. Tidak sesuai dengan perkiraan waktu yang kami bayangkan. Bahkan kalian menyelesaikan hal itu di luar ekspektasi kami semua. Untuk itu tepuk tangan untuk keberhasilan kalian." Jawab Viola. Semua orang tepuk tangan dengan meriah.
"Kenapa, bisa misi tingkat S di dampingi oleh 3 orang?" tanya Alice yang belum mengerti kecuali 5 orang lainnya yang sudah mengetahui apa yang akan mereka hadapi.
"Kalian berenam akan dibagi menjadi 3 tim. Setiap tim akan di bagi pendamping yang sesuai." Jelas Viola.
"Tim pertama akan di samping oleh jendral kerjaan Gasta yaitu jenderal Darren. Tim ini berisi Arlan dan Alice. Untuk orang yang di panggil boleh berdiri di belakang pendamping." Ucap Viola. Arlan dan Alice berjalan ke arah Darren berdiri. Mereka berdua berdiri di belakang Darren.
"Tim kedua akan di dampingi Jendral kerajaan Niguis yaitu jenderal Evan. Tim ini berisi Glen dan Freya. Untuk orang yang di panggil boleh berdiri di belakang pendamping." Ucap Viola lagi. Glen dan Freya berdiri di belakang Evan.
"Tim ke 3 akan di samping oleh Jenderal kerajaan Sky, jenderal Haura. Tim ke 2 di isi oleh Dylan dan Aleda." Jawab Viola.
__ADS_1
"Semua sudah di bagi sesuai dengan timnya. Sekarang aku akan menjelaskan apa misi yang harus kalian lakukan " Jawab Viola.
"Hal ini sudah di bicarakan beberapa Minggu yang lalu oleh seluruh raja yang memimpin dunia, para guru dan juga aku. Kami menyepakati misi ini untuk diberikan kepada kalian. Karena misi ini berbahaya maka kami secara khusus meminta 3 jenderal untuk ikut dalam menjalankan misi ini. Oleh karena itu aku harap kalian dapat menjalankan misi ini dengan sungguh-sungguh." Jawab Viola.
"Sebenarnya misi apa yang membuat hal ini harus seperti itu?" tanya Alice dalam hati.
"Mungkin semua orang yang berada di sini sudah di sampaikan langsung oleh raja-raja. Tapi aku akan menyampaikan kembali apa yang harus di sampaikan. Kalian akan masuk ke dalam hutan larangan."
"Hutan larangan?" tanya Alice yang terkejut.
"Iya, kalian ke sana untuk mendapatkan jamur herbal."
"Jamur herbal?" tanya Dylan dan Glen yang kuat. Mereka semua hanya mengetahui tentang misi memasuki hutan larangan tapi tidak mengetahui bahwa mereka harus mendapatkan jamur herbal.
"Apa? Jamur herbal itu yang di maksud?" tanya Alice dalam hati.
"Jamur herbal ini adalah jamur yang menjadi bahan pokok untuk mengobati luka luar prajurit atau saja biasa mengobati luka yang cukup parah." Jawab Viola.
"Untuk apa kita mengumpulkan jamur herbal di hutan larangan?" Tanya Alice.
"Banyaknya monster-monster sekarang yang muncul pada lingkungan sekitar. Karena itu kita membutuhkan jamur herbal ini untuk mengobati rakyat yang terluka dan sebagai bahan penelitian. Jamur yang di dapat akan menjadi miliknya sendiri dengan membagi rata, setengah untuk guild dan setengah lagi untuk kalian." Jawab Viola.
"Oh ya, jamur ini juga akan menjadi penelitian. Karena jamur ini sepuluh tahun sekali akan tumbuh. Dan alasan kami membawa pendamping untuk misi kali ini karena kalian akan memasuki hutan larangan. Jendral Darren pernah mendapatkan jamur herbal ini di depan hutan larangan. Oleh karena itu kalian harus kompak dan saling menjaga satu sama lain."
"Untuk tim satu akan ke arah barat, tim dua arah utara dan tim 3 ke arah tengah yaitu selatan. Aku harap kalian semua akan selamat. Jaga diri kalian semua. Dan jika sesuatu terjadi berbahaya datang, kalian segera melakukan sihir teleportasi dengan jimat yang sudah aku berikan kepada masing-masing pendamping. Untuk wilayah hutan larangan kalian akan di jelaskan langsung oleh Darren. Ada yang ingin kalian tanyakan?" Viola bertanya kepada mereka.
__ADS_1
"Berapa banyak yang harus di ambil?" tanya Alice.
"Sebanyak kalian bisa mengambilnya. Selama tidak ada bahaya kalian boleh melanjutkan." Jawab Viola.